• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Model Creative Problemsolving Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Matematika Siswa SMP Muhammadiyah 56 Binjai T.P 2017/2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penerapan Model Creative Problemsolving Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Matematika Siswa SMP Muhammadiyah 56 Binjai T.P 2017/2018"

Copied!
76
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 3.1 Siklus Model Pembelajaran Tindakan Kelas
Tabel 3.2  Kisi-Kisi Tes

Referensi

Dokumen terkait

Simpulan penelitian ini yaitu kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan pembelajaran model PBL berbantuan multimedia telah mencapai ketuntasan klasikal,

Dari pemberian tindakan dengan pembelajaran menggunakan teknik kancing gemerincing pada tes awal, pada siklus I, siklus II diperoleh tingkat ketuntasan belajar

Untuk hasil tes peserta didik juga mengalami peningkatan secara signifikan yakni ketuntasan belajar hasil test awal sebesar 62,5%, hasil tes siklus I mencapai

Setelah diberikan tindakan pada siklus 2, selanjutnya dilakukan tes tendangan depan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar. Hasil tes ketuntasan belajar tendangan depan

Untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas kontrol dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis sebanyak dua kali, yaitu tes awal (pretest) berpikir

Pada akhir siklus diadakan tes pemahaman konsep matematika. Pada tes awal yang diberikan sebelum tindakan diperoleh rata-rata nilai kemampuan pemahaman konsep

kemampuan berpikir kritis siswa. Dari hasil perhitungan statistik terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan pendekatan pembelajaran dan gender,

Berdasarkan hasil tes siklus II, kemampuan berpikir kritis pesesrta didik kelas VIII pada pelajaran materi fisika meningkat dari pada saat hasil tes siklus I dimana didapatkan hasil