Pengembangan Model Pembelajaran Inquiry Berbasis Saintifik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kemampuan berpikir kritis yang diukur
Hasil analisis deskriptif pada kelas eksperimen menunjukkan terjadi peningkatan nilai rerata kemampuan berpikir kritis siswa dari pretest ke posttest sebesar 32.32% dan
Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sepauk Tahun Pelajaran 2014/2015 (b) untuk terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis pada pengukuran awal (pre-test) kelas
Jika dilihat dari nilai rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan model Group Investigation lebih baik dari kelas kontrol yang
Berdasarkan hasil analisis secara keseluruhan menyatakan bahwa meskipun tidak menutup kemungkinan tercapainya hasil kemampuan berpikir kritis pada tes akhir yang
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan rata-rata skor kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas eksperimen yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry
Data hasil pretest dan posttest yang diperoleh, menunjukkan bahwa signifikansi data kemampuan berpikir kritis awal peserta didik pretest dan data kemampuan berpikir kritis posttest
Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa: terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen yang menggunakan model inquiry training dengan kelas kontrol yang