Respons Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Terhadap Sistem Tumpangsari Dengan Tanaman Ubikayu (Manihot Esculenta Crantz)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan dari penelitan ini adalah (1) Mengetahui tingkat kerapatan tanaman terbaik untuk keragaan daun, pertumbuhan biji dan daya kecambah benih sorgum pada sistem tumpangsari
Pada penelitian ini tanaman sorgum ditanam pada tingkat kerapatan yang berbeda yaitu kerapatan satu, dua, tiga, dan empat tanaman per lubang tanam pada sistem tumpangsari
Tabel 4 menunjukkan bahwa pada umur 42 hst, perlakuan penanaman dengan sistem tumpangsari antara jagung dan bawang prei dengan jarak tanam 60 cm x 50 cm dan sistem monokultur
Hasil identifikasi dan perhitungan kelimpahan predator yang terdapat pada tanaman jagung dengan sistem pola tanam monokultur dan tumpangsari secara keseluruhan kelimpahan
Penelitian ini dilakukan rancangan perlakuan faktorial dengan menggunakan rancangan lingkungan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan tiga kelompok. Dari
Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel penelitian meliputi tinggi tanaman,
Penelitian dilaksanakan secara Faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga kali ulangan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1).
Penelitian dilaksanakan secara Faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga kali ulangan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1).