• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRESS RELEASE Gempa Pasaman 10 Juli 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PRESS RELEASE Gempa Pasaman 10 Juli 2016"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PRESS RELEASE

NO : UM.505/IST10-16/KPG/VII/2016

Menanggapi peristiwa gempabumi tektonik yang terjadi di Pasaman Sumatra Barat maka kami menyampaikan pernyataan sebagai berikut :

1. Parameter Gempabumi

Telah terjadi gempabumi tektonik pada :

Hari, Tanggal, Pukul : Minggu, 10 Juli 2016, 16:31:58 WIB

Kekuatan : 5.4

Lokasi : 0.21°LU dan 100.08°BT

Kedalaman : 10 km

Setelah dilakukan updating maka parameter menjadi :

Hari, Tanggal, Pukul : Minggu, 10 Juli 2016, 16:31:57 WIB

Kekuatan : 5.0

Lokasi : 0.10°LU dan 100.11°BT

Kedalaman : 10 km

Gempabumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena gempabumi berpusat di darat.

Dari hasil monitoring BMKG selama satu jam telah terjadi 2 kali gempabumi susulan. BMKG terus memonitor perkembangan gempabumi susulan dan hasilnya akan diinformasikan kepada masyarakat melalui media.

2. Dampak gempabumi

Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima Stasiun Geofisika BMKG PadangPanjang bahwa gempabumi dirasakan cukup kuat di Pasaman II SIG-BMKG (IV MMI), BukitTinggi, PadangPanjang, TanahDatar, dan Payakumbuh II BMKG (III MMI), Sicincin I-II SIG-BMKG (II-III MMI), Padang dan PekanBaru I SIG-SIG-BMKG (II MMI). SIG-BMKG akan terus memonitor perkembangan dan laporan dari lapangan untuk mengetahui kondisi yang selanjutnya.

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

Jl. Angkasa I No. 2. Kemayoran, Jakarta 10720 Telp. : (+62-21) 4246321, Fax : (+62-21) 4246703 P.O. Box 3540 Jkt, Website : http://www.bmg.go.id

(2)

Peta tingkat guncangan (shakemap)

3. Penyebab gempabumi:

Berdasarkan posisi dan kedalamannya, kejadian gempabumi ini disebabkan oleh aktivitas Sesar Sumatra berada diantara segmen Sianok dan segmen Sumpur.

Peta lokasi episenter gempabumi

4. Himbauan untuk masyarakat :

 Agar tetap tenang dan mengikuti arahan BPBD, serta informasi dari BMKG. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami

 Agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang pada umumnya kekuatannya semakin mengecil.

Jakarta, 10 Juli 2016 Kepala Pusat

Gempa Bumi dan Tsunami BMKG

Referensi

Dokumen terkait