• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRESS RELEASE GEMPABUMI Dompu NTB 1 AGUSTUS 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PRESS RELEASE GEMPABUMI Dompu NTB 1 AGUSTUS 2016"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PRESS RELEASE

NO : UM.505/IST1-06/KPG/VIII/2016

Menanggapi peristiwa gempabumi tektonik yang terjadi di Dompu – Nusa Tenggara Barat maka kami menyampaikan pernyataan sebagai berikut :

1. Parameter Gempabumi

Telah terjadi gempabumi tektonik pada :

Hari, Tanggal, Pukul : Senin, 1 Agustus 2016, 06:40:01 WIB

Kekuatan : 5.6

Lokasi : 8.23°LS dan 117.86°BT

Kedalaman : 18 km

Setelah dilakukan updating maka parameter menjadi :

Hari, Tanggal, Pukul : Senin, 1 Agustus 2016, 06:40:02 WIB

Kekuatan : 5.7

Lokasi : 8.24°LU dan 117.87°BT

Kedalaman : 22 km

Gempabumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena gempabumi berpusat di darat.

Dari hasil monitoring BMKG selama satu jam telah terjadi 3 kali gempabumi susulan dengan magnitude 3.5, 3.4, dan 2.5. BMKG terus memonitor perkembangan gempabumi susulan dan hasilnya akan diinformasikan kepada masyarakat melalui media.

2. Dampak gempabumi

Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima PGR 3 BMKG Bali bahwa gempabumi dirasakan cukup kuat di Mataram III SIG-BMKG (VI MMI), Denpasar II SIG-BMKG (III-IV MMI) dan Nusa Dua II SIG-BMKG (II-III MMI). BMKG akan terus memonitor perkembangan dan laporan dari lapangan untuk mengetahui kondisi yang selanjutnya.

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

Jl. Angkasa I No. 2. Kemayoran, Jakarta 10720 Telp. : (+62-21) 4246321, Fax : (+62-21) 4246703 P.O. Box 3540 Jkt, Website : http://www.bmg.go.id

(2)

Peta tingkat guncangan (shakemap)

3. Penyebab gempabumi:

Berdasarkan posisi dan kedalamannya, kejadian gempabumi ini disebabkan oleh aktivitas Sesar naik di laut disebut flores back arc thrust.

Peta lokasi episenter gempabumi

4. Himbauan untuk masyarakat :

 Agar tetap tenang dan mengikuti arahan BPBD, serta informasi dari BMKG. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami

 Agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang pada umumnya kekuatannya semakin mengecil.

Jakarta, 1 Agustus 2016 Kepala Pusat

Gempa Bumi dan Tsunami BMKG

Referensi

Dokumen terkait