SUSAN G2A009132 Bab IV KTI
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: a) Prevalensi gejala rinitis alergi adalah sebanyak (61,7%). b) Distribusi jenis kelamin pada responden dengan
Gejala-gejala rinitis alergi yang perlu ditanyakan adalah diantaranya adanya rinore (cairan hidung yang bening encer), bersin berulang dengan frekuensi lebih dari
Respons fase lambat ini diperkirakan sebagai penyebab gejala kronis dan persisten dari rinitis alergi, terutama sumbatan hidung, anosmia, hipersekresi mukus
Pasien TB Ekstra Paru dewasa (18-60 tahun) yang memiliki catatan medik lengkap meliputi usia, jenis kelamin, gejala dan tanda klinis, diagnosis (pemeriksaan mikrobiologi,
Sampel penelitian adalah penderita rinitis alergi persisten dengan gejala sumbatan hidung yang datang di klinik THT-KL RSUP Dr2. Kariadi Semarang yang memenuhi
Pada kasus Ny. R dapat digolongkan pada abortus insipien. Hal ini dapat dilihat dari gejala-gejala yang ada, diantaranya : usia kehamilan yang kurang dari 20 minggu,
Rinitis alergi dapat ditegakkan berdasarkan anamnesis, bila terdapat 2 atau lebih gejala seperti bersin-bersin lebih 5 kali setiap serangan, hidung dan mata gatal, ingus encer
Rinitis alergi dapat ditegakkan berdasarkan anamnesis, bila terdapat 2 atau lebih gejala seperti bersin-bersin lebih 5 kali setiap serangan, hidung dan mata gatal, ingus encer