Mesin Pengolah Gula Semut
Karya Siswa SMKN 1 Purworejo
Di-Launching
PURWOREJO,FP – Siswa kelas XI jurusan permesinan dan pengelasan SMK Negeri 1 Purworejo berhasil membuat mesin pengolahan gula semut. Mesin pengolahan gula semut itu mampu memproduksi gula semut lebih baik secara kualitasmaupun kuantitas. “Secara umum dibanding pengolah gula semut tradisional mesin karya para siswa jelas lebih baik, cepat dan berkualitas, “kata Kepala SMKN 1 Purworejo, Budiyono, SPd, MPd di sela-sela launching mesin pengolahan gula semut dan workshop pembuatan gula semut, Selasa (22/11).
Diungkapkan, mesin pembuat gula semut karya siswa SMKN 1 Purworejo sudah diuji coba oleh para siswa dengan didampingi UMKM pengrajin gula semut dari Desa Somongari dan terbukti hasilnya sangat memuaskan. “Dengan hasil uji coba yang cukup memuaskan sudah selayaknya para pengrajin gula semut beralih menggunakan mesin ini, “ucap Budiyono.
Ditambahkan, satu set mesin pembuat gula semut terdiri dari tiga unit, yakni mixer, penggerus, dan ayakan. Mixer berfungsi untuk merubah bahan dasar menjadi adonan atau pasta, penggerus untuk mengaduk bahan yang sudah menjadi pasta, dan ayakan yang berfungsi untuk proses akhir atau pengkristalan gula semut. “Satu set kita bandrol Rp 8,5 juta, namun kalau beli pada saat launcing akan mendapat potongan 20 persen, “tambahnya.
Launching mesin pengolahan gula semut dan workshop pembuatan gula semut yang berlangsung di aula SMKN 1 purworejo dihadiri Eri Prayitno, Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dindikbudpora), perwakilan Diskoperi dagpar, perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan Bapeda, dan pengrajin gula semut yang ada di Purworejo.
Dua Pelaku Kejahatan ATM BRI
SPBU Suronegaran Berhasil
Ditangkap
PURWOREJO,FP – Berkat kegigihan jajaran Satuan Reskrim Polres Purworejo, dua dari tiga pelaku kasus ganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di SPBU Suronegaran pada 1 November 2016 lalu akhirnya berhasil diringkus. Sedang satu pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pencarian.
Kapolres Purworejo AKBP Satrio Wibowo, SIK dalam gelar perkara Selasa (22/11) mengatakan, dua pelaku yang berhasil diringkus adalah, AM (38) warga jalan Dr. Sutomo RT 03 RW 09 desa Jenang, Kecamatan Majenang, Cilacap dan DA (39) warga RT05 RW 04 dukuh Krajan Kidul, Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Brebes yang berdimisili terakhir di Komplek Taman Buana Impian No. 11 A Tembesi Kecamatan Batuaji, Pulau Batam – Kepri.
Dijelaskan, penangkapan berawal dari laporan korban. “Setelah menerima laporan pencurian dengan modus ganjal ATM di bilik ATM BRI SPBU Suronegaran, Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Purworejo kemudian melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara, “jelas Kapolres.
Untuk mengidentifikasi pelaku, lanjut Kapolres, anggota kemudian melihat rekaman CCTV yang ada di SPBU Suronegaran dan yang ada di bilik ATM. dari rekaman CCTV diketaui bahwa pelaku ada tiga orang. Satu pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario warna gelap dan dua pelaku naik mobil Toyota Avanza warna putih yang diparkir di depan bilik ATM. dari rekaman CCTV juga diketahui peran masing-masing pelaku.
Diterangkan, dalam melakukan penyelidikan anggota Sat Reskrim juga menginformasikan ciri-ciri pelaku kepada Polres luar daerah yang dimungkinkan pelaku melakukan kejahatan serupa di luar daerah. “Berkat kegigihan anggota Reskrim akhirnya dua pelaku berhasil ditangkap di salah satu hotel di daerah Bantul, DIY. Sedangkan tersangka IW saat dilakukan penangkapan berhasil melarikan diri dan kini masih dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Kapolres.
Menurut Kapolres, pelaku merupakan kelompok lintas wilayah dan dari pengakuan pelaku, mereka sudah melakukan di 19 lokasi. Tiga di wilayah Purworejo, selebihnya di Purwokerto, Cilacap, Klaten, dan Yogyakarta.
Barang bukti yang berhasil diamankan, satu dompet warna coklat, delapan kartu ATM bank Mandiri, tiga kartu ATM bank BRI, delapan kartu ATM bank BNI, empat kartu ATM Bank BCA, dua kotak korek api, tiga gergaji besi yang sudah dipotong, satu helm standar warna hitam, satu sepeda motor Honda Vario nopol D 6425 ZCF warna hitam, satu unit mobil Toyota Avanza nopol R 8417 GH warna putih, uang tunai Rp 2 juta, satu HP Samsung Galaxy J7 warna hitam, dua cincin emas, tiga buah pakaian, dan dua celana.
“Kepada tersangka akan disangkakan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,”tandas Kapolres. Seperti diketahui, pada 1 Nivember 2016 sekitar pukul 16.00 WIB lalu telah terjadi tindak pidana kejahatan dalam bilik ATM di SPBU Suronegaran dengan modus mengganjal kartu ATM, korbanya adalah Siti Musyafiah (44) warga RT 01 RW 01 Desa Tasikmadu, Kecamatan Pituruh. Akibat kejadian itu korban menderita kerugian sekitar Rp 71 juta.
Diskoperindagpar Akan Gelar
Gebyar Bela Beli
PURWOREJO, FP – Dalam rangka mengangkat potensi produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Purworejo agar dikenal masyarakat, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Dan Pariwisata (Diskoperindagpar) akan menggelar kegiatan “Gebyar Bela Beli” di Alun-alun Purworejo mulai 23–27 November 2016
Kegiatan “Gebyar Bela Beli” Yang diberi tajuk “Sengkuyung Gathuk Manthuk Manthuk Manthuk” direncanakan akan menampilkan seluruh potensi UMKM yang Ada di seluruh Kabupaten Purworejo. Kepala Diskoprindagpar Purworejo, Dra Suhartini mengatakan, tujuan kegiatan untuk meningkatkan akses pasar produk KUMKM lokal yang mempunyai daya tarik, daya tahan dan daya saing tinggi. Mempromosikan berbagai produk-produk yang dihasilkan UMKM serta koperasi di Kabupaten Purworejo.
“Sasaran yang ingin dicapai, meningkatnya pemahaman, apresiasi dan peran serta aktif segenap lapisan masyarakat terhadap pemberdayaan dan koperasi dan UMKM khususnya dalam menggunakan produk-produk lokal, ” Dra Suhartini dalam jumpa pers di ruang assisten II Setda, Senin (21/11).
Siswa SMKN 1 Purworejo
Dilatih Membuat Gula Semut
PURWOREJO,FP – Guna melatih jiwa kewirausahaan, siswa kelas XI jurusan Pemesinan dan Pengelasan SMK Negeri 1 Purworejo dilatih membuat gula kristal atau gula semut. Pelatihan dilakukan di SMK negeri 1 Purworejo, Sabtu (20/11).
Sebagai pengampu pelatihan dari UKM pengrajin gula semut Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing. Pelatihan meliputi cara membuat gula merah menjadi adonan gulali, penggerusan dan pengayakan.
Kepala SMK Negeri 1 Budiyono,SPd,MPd mengatakan, dipilihnya pembuatan gula semut sebagai sasaran pelatihan karena dari beberapa kali presentasi di Jakarta prosepek gula semut cukup menjanjikan dan banyak peminatnya. “Permintaan ekspor gula semut cukup tinggi. Di Kabupaten Purworejo permintaan eksportir mencapai 90 ton per bulan tapi baru bisa terpenuhi 40 ton,” kata Budiyono.
Menurutnya, tidak terpenuhi permintaan tersebut karena selama ini para pengrajin gula semut di Purworejo pembuatanya masih manual sehingga secara kualitas dan kuantitas masih rendah. “Pelatihan yang kita laksanakan menggunakan mesin buatan para siswa yang secara kualitas dan kuantitas jauh lebih baik dibanding secara manual, “ucap Budiyono.
Dijelaskan, rencananya pembuatan gula semut itu nantinya akan dimasukan dalam kegiatan OSIS. Sementara untuk lebih mengenalkan mesin pembuat gula semut karya siswa SMK negeri 1 Purworejo kepada masyarakat, akan mengadakan demo dengan mengundang sejumlah pengrajin gula semut Dinas Koperasi dan Perdagangan Purworejo serta Dinas Pendidikan.
Misteri Mayat Tanpa Kepala
Akhirnya Berhasil Diungkap
Polres Kebumen
KEBUMEN,FP – Setelah sempat menggegerkan warga Alian dengan adanya penemuan mayat perempuan tanpa identitas di saluran irigasi air, di desa Kambangsari, yang ditangani Polres Kebumen pada awal tahun 2016, kini kasus tersebut sudah terkuak.
Polres Kebumen dan warga yang penasaran harus bernafas lega, pasalnya identitas mayat serta tersangka pembunuhan berhasil diungkap jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen
Dikatakan Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH, mayat wanita yang ditemukan tanpa kepala di saluran irigasi Wadaslintang di Kambangsari Alian pada (05/02) silam, adalah T u r m i y a t i ( 4 2 ) w a r g a P u r w o d a d i P u r w o r e j o J a w a Tengah,terangnya.
Hasil test DNA terhadap korban, dan sampel pakaian yang digunakan korban saat itu membawa informasi kepada salah seorang perempuan asal purworejo, ucap Kapolres.
“Korban dibunuh oleh kekasihnya, dan saat ini tersangka sudah berhasil diamankan oleh jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen,” terang Kapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto, SH, MHSabtu (19/11).
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh, diketahui tersangka berinisial STM merupakan warga Bojongsari Alian Kebumen, nekat menghabisi nyawa korban karena tersangka selalu didesak untuk menikahinya, jelas kapolres menandaskan .
Karena merasa terpojok oleh desakan kekasihnya selalu minta dinikahi, tersangka yang bekerja sebagai makelar Kayu, menemui jalan pintas dan membunuh korban dengan cara mendorong Turmiyati hingga jatuh ke irigasi di desa Surotrunan.
Berdasarkan keterangan STM yang ternyata adalah seorang residivis kambuhan, mengatakan kepada polisi, kurang lebih sebulan setelah kematian kekasihnya, mayatnya tidak sengaja ditemukan warga kambangsari di saluran irigasi saat mencari ikan.
Kabar itupun akhirnya sampai ke telinga tersangka. Panik aksinya diketahui, tersangka berulang kali menuju TKP ditemukannya mayat Turmiyati. Beruntung Kapolres Kebumen saat meninjau TKP, langsung memerintahkan warga setempat agar mengamankan orang yang mencurigakan.
Mengikuti arahan Kapolres Kebumen, warga yang curiga terhadap sosok laki laki yang terlihat gugup saat diinterogasi dan sempat dicatat jenis kendaraan serta nopol yang digunakan orang yang berulang kali mondar- mandir disekitar TKP dan bertanya perihal mayat Mrs X yang masih menjadi misteri saat itu.
Dari hasil penyelidikan, dinyatakan bahwa kendaraan tersebut adalah milik Stm yang berhasil ditangkap jajaran Sat Reskrim di Serang Bekasi pada hari Jumat (18/11) kemarin.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Stm dijerat pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara .
Pergi Dari Rumah, Kakek Pikun
Ditemukan Sudah Jadi Kerangka
PURWOREJO,FP – Warga Desa Winonglor, Kecamatan Gebang geger dengan adanya penemuan tengkorak manusia di kebun tebu, Minggu (20/11). Tengkorak manusia pertama kali ditemukan oleh Mirsu dan Miyanto, pekerja tebang tebu. Selain tengkorak manusia, disampingnya juga ditemukan sarung dan kaos yang masih utuh. Penemuan tengkorak manusia tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Gebang. Dari hasil pemeriksaan, dijetahui tengkorak manusia tersebut adalah Ahmad Musro (80) warga RT 01 RW 02 Desa Jrakah, Kecamatan Bayan yang pergi sejak 10 Oktober 2016 silam dan sudah dilaporkan sebagai orang hilang.
Setelah diketahui identitasnya, tengkorak tersebut kemudian diserahkan ke keluarganya di Desa Jrakah, Kecamatan Bayan.
Menurut warga sekitar, hilangnya Ahmad Musro sudah pernah dilaporkan keluarganya ke Kepala Desa Jrakah, Supar dan diteruskan ke Polsek Bayan dan pada waktu itu pernah dilakukan upaya pencarian namun tidak ketemu.
Informasi dari warga, Ahmad Musro pergi dan tidak kembali lagi karena yang bersangkutan sudah pikun sehingga diduga tersesat di kebun tebu. “Tengkorak itu dikenali sebagai Mbah Ahmad Musro dari kaos, celana, serta sarung yang dikenakan terakhir kali sewaktu pergi dari rumah sekitar 42 hari lalu,”kata warga.
Oleh keluarganya, kerangka Ahmad Musro langsung dimakamkan secara layak di pemakaman umum desa setempat.
Ribuan Peserta Ikuti Jalan
Sehat HUT Partai Golkar
PURWOREJO,FP – Ribuan peserta ikuti jalan sehat dalam rangka HUT ke 52 Partai Golkar, Minggu (20/11). Peserta bukan hanya dari kader Partai Golkar saja, melainkan juga dari masyarakat umum. Jalan Sehat mengambil start di depan Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo di Kutoarjo. Peserta dilepas oleh Ketua Harian DPD I Partai Golkar Propinsi Jawa Tengah doktor H. Muhammad Iqbal Wibisono, MH.
Rute yang ditempuh sekitar 4 kilometer dengan menyusuri sejumlah jalan- jalan di Kutoarjo.
Ketua pelaksana kegiatan, Himawan Rudianto mengatakan, disamping jalan sehat, kegiatan juga diisi dengan bhakti sosial berupa pengobatan gratis dan donor darah. “Tujuanya untuk berbagi dengan sesama dsn jalin silaturahmi antar kader Partai Golkar, simpatisan dan masyarakat, “kata Himawan di sela kegiatan, Minggu (20/11).
Sementara itu, Ketua Harian DPD I partai Golkar Jawa Tengah, H . M u h a m m a d I q b a l W i b i s o n o m e n j e l a s k a n , k e g i a t a n kemasyarakatan seperti jalan sehat dan bhakti sosial dilakukan dalam rangka untuk konsolidasi internal partai. “Dalam rangka HUT kegiatan kemasyarakatan seperti ini dilakukan secara setentak di kabupaten, kota se-Jawa Tengah, “kata Iqbal Wibisono.
Menurutnya, tugas pokok Partai Golkar saat adalah mensukseskan pilkada 2017 yang sebentar lagi akan dilaksanakan di Pati, Jepara, Salatiga, Banjarnegara, Brebes, Batang, dan Cilacap. “Untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) kader Partai Golkar dilakukan melalui diskusi-diskusi berkaitan bagaimana Partai Golkar ke depan, “ucap Iqbal Wibisono.
Diungkapkan Iqbal Wubisono, dalam rangkaian kegiatan HUT Partai Golkar ke 52 tersebut tujuan akhir adalah bagaimana Partai Golkar agar lebih nyata melakukan tugas-tugas kemasyarakatan dan sehingga semakin lama Partai Golkar makin dicintai oleh rakyat. “Dan tujuan akhir sekaligus tugas utama kader Partai Golkar ialah kedepan lebih bisa meningkatkan perolehan suara didalam pemilu, baik itu Pilgub, Legislatif, dan Pilpres, “tandas Iqbal Wubisono.
Main Judi Ceki, Tiga Pria
Digrebeg Polisi
PURWOREJO,FP – Polsek Kota Purworejo berhasil meringkus tiga orang yang sedang bermain judi jenis sam gong di sebuah rumah di RT 03 RW 03 kelurahan Pangen, Kecamatan Purworejo, Kamis (17/11) sore.
Ketiga pria tersebut adalah, S (51) warga Kelurahan Doplang, K (53) warga Kampung Suronegaran, Kelurahan Purworejo, dan AB (51) warga Kampung Kepatihan, Kelurahan Purworejo.
Kapolsek Kota Purworejo AKP bambang Sulistyo menjelaskan, penangkapan terhadap ketiganya berawal dari informasi masyarakat. “Adanya informasi tersebut anggota kemudian melakukan penyelidikan, setelah diketahui benar ada empat orang sedang bermain judi langsung dilakukan penggrebegan. Namun satu dari empat pemain judi berhasil kabur, “jelasnya. Guna pengusutan lebih lanjut, kini ketiga pria tersebut diamankan di Mapolsek Kota Purworejo. Ketiganya akan dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.
berupa satu set kartu ceki, uang tunai Rp 135 ribu, sepeda motor Honda Beat nopol 7 AA 2857 CV milik S, dan sepeda motor Honda Vario nopol AA 4384 PL milik tersangka K.
Januari 2017 Tarif Air Minum
PDAM Naik
PURWOREJO,FP – Terhitung mulai Januari 2017, tarif air minum PDAM Tirta Perwitasari Purworejo bakal mengalami penyesuaian, dari sebelumnya Rp 1.375 per meter kubik menjadi Rp 1.971 atau naik 30 persen.
Hal itu terungkap pada temu pelanggan dalam rangka sosialisasi rencana penyesuaian tarif air minum PDAM Tirta Perwitasari di pendopo rumah dinas Bupati Purworejo, Kamis (17/11).
Menurut Kepala Bidang Analisis Keuangan Investasi dan Primosi (AKIP) Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Kementerian Pekerjaan Umum Drs. Adi Susetyo, tarif dasar yang ditetapkan PDAM purworejo yang paling rendah dibanding daerah lain. Selain itu, sudah sekitar 9 tahun PDAM tidak melakukan penyesuaian tarif. “Tarif dasar PDAM purworejo sangat kecil, sedangkan air baku di Purworejo sangat terbatas sehingga untuk memenuhi kebutuhan air harus melakukan pengolahan dengan biaya yang cukup tinggi, ” kata Adi Susetyo didampingi Direktur PDAM tirta Perwitasari Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, ST.
Persoalan lainya yang dihadapi PDAM Purworejo, lanjut Adi Susetyo, biaya operasional yang dikeluarkan cukup besar namun cakupan pelanggan sangat rendah. Akibatnya banyak calon pelanggan yang antri karena PDAM belum bisa membuat instalasi
baru lantaran terkendala biaya. “Dengan belum adanya sambungan instalasi baru maka produksinya juga terbatas, ” tutur Adi Susetyo.
Dengan adanya rencana penyesuaian tarif tersebut, muncul beragam tanggapan dari para pelanggan yang hadir. Apalagi selama ini layanan PDAM dianggap belum maksimal. Bahkan ada pelanggan yang kimplaian karena air PDAM ithir-ithir dan aliran terhenti pada jam sibuk. Ada juga warga satu RT yang mengeluh air PDAM tidak terlalu jernih alias keruh.
Hanung, salah seorang pelanggan warga Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan Banyuurip mengatakan, pada dasarnya dirinya tidak keberatan tarif disesuaikan. Hanya kenaikan tarif harus diimbangi dengan peningkatan layanan yang baik. “Kami warga Kledung Kradenan kerap kecele karena air sering mengalir sangat kecil. Sementara perbaikan-perbaikan yang dilakukan pihak PDAM belum begitu terasa manfaatnya, “katanya.
Pasang Judi Togel Hong Kong,
Perangkat Desa Ditangkap
Polisi
PURWOREJO,FP – DI (33) dan Pra (20) keduanya warga Desa Samping, Kecamatan Kemiri terpakasa harus berurusan dengan polisi lantaran ketangkap tangan saat memasang judi online lewat handphone.
Kapolres Purworejo AKBP Satrio Wibowo, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Kholid Mawardi, SH mengatakan, kedua tersangka yang salah satunya perangkat desa ditangkap Rabu (16/11) malam di warung kopi di RT 02 RW 01 Dusun Getan, Desa Samping,
Kecamatan Kemiri. “Keduanya ditangkap anggota Reskrim Polres Purworejo saat asik memasang judi jenis togel lewat handphone, “kata AKP Kholid Mawardi, SH, Kamis (17/11).
Dijelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebut kedua tersangka kerap bermain judi jenis togel Hongkong lewat hanphone. Adanya informasi itu anggota Sat Reskrim Polres Purworejo langsung melakukan penyelidikan di lapangan. “Setelah diketahui kedua tersangka memang sering bermain judi togel Hongkong langsung dilakukan penangkapan, “jelas Kasat Reskrim.
Menurut Kasat Rsskrim, selain kedua tersangka, turut disita sebagai barang bukti berupa uang tunai Rp 236.000.- , satu buah Hp merk Nokia, satu buah Hp Merk Oppo dan satu lembar undangan catatan rekapan pembelian nomor togel.
“Kedua tersangka diduga melakukan tindak pidana perjudian sebagaimana di maksud dalam pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, Pungkas Kasat Reskrim Polres Purworejo,” tandasnya.