RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
1
RENCARA INDUK PENELITIAN
Universitas Kristen Satya Wacana
Jalan Diponegoro 52 – 60 Salatiga, 50711
Telp. (0298) 321212
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
2
Lembar Pengesahan
Nama Perguruan Tinggi : UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
Penanggung jawab
: Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D
Rektor, Universitas Kristen Satya Wacana
Alamat
: Jl. Dipoengoro No. 52-60, Salatiga 50711 Indonesia
Telepon. (0298) 326362, 321212 (hunting) Fax.
(0298) 321433
Judul
: Rencana Induk Penelitian (RIP)
Salatiga, 30 Maret 2012
Pimpinan
Pimpinan Kristen Satya Wacana, Salatiga
Ttd
Prof. Pdt. John A. Titaley., Th.D
Rektor
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
3
Daftar Isi
DAFTAR ISI
1
BAB I PENDAHULUAN
4
BAB II LANDASAN PENGEMBANGAN BIRO PENELITIAN, PUBLIKASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
(BP3M)
6
2.1.
M
ISI7
2.2.
V
ISI7
2.3.
A
NALISISK
ONDISIS
AATI
NI8
2.3.1.
R
IWAYATP
ERKEMBANGAN8
2.3.2.
C
APAIANY
ANGA
DAS
AATI
NI12
2.3.3.
P
ERANBP3M
13
2.3.4.
P
OTENSI YANG DIMILIKIBP3M
DI BIDANG RISET,
BIDANGSDM,
BIDANG SARANA DAN PRASANA,
ORGANISASIMANAJEMEN
14
2.3.4.
SWOT
15
BAB III GARIS BESAR RENCANA INDUK PENELITIAN UNIT KERJA (5 TAHUN)
18
3.1.
V
ISI,
M
ISI,
DANR
ENCANAS
TRATEGISUKSW
18
3.1.1.
V
ISI18
3.1.2.
M
ISI18
3.2.
T
UJUAN DANS
ASARANP
ELAKSANAAN19
3.3.
S
TRATEGI DAN KEBIJAKANU
NITK
ERJA22
3.3.1.
S
TRATEGI PADA ARAS PROGRAM STUDI.
22
3.3.2.
S
TRATEGI PADA ARASU
NIVERSITAS.
22
BAB IV SASARAN, PROGRAM STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA
24
4.1.
T
EMA:
P
EMBANGUNANM
ASYARAKATP
EDESAAN DANP
ERKOTAAN(R
URAL ANDU
RBAND
EVELOPMENT)
25
4.2.
T
EMA:
E
NERGIB
ARU,
T
ERBARUKAN DANP
ENGELOLAANL
INGKUNGAN(N
EWE
NERGY,
R
ENEWABLE ANDE
NVIRONMENTAL)
28
4.3.
T
EMA:
K
ETAHANAN DAN KEAMANAN PANGAN(F
OOD SAFETY&
SECURITY)
34
4.3.1.
M
ANAJEMENS
UMBERD
AYAL
AHAN37
4.3.2.
P
RODUKSIT
ANAMANP
ANGAN,
H
ORTIKULTURA DANT
ANAMANI
NDUSTRI39
4.3.3.
S
UMBERD
AYAM
ANUSIA,
K
ELEMBAGAAN DANK
EWIRAUSAHAANS
EKTORP
ERTANIAN41
4.4.
T
EMA:
K
ESEHATAN,
PENYAKIT TROPIS,
GIZI&
OBAT-
OBATAN(H
EALTH,
TROPICAL DISEASES,
NUTRITION&
MEDICINE
)
44
4.5.
T
EMA:
P
ENGELOLAAN DANM
ITIGASIB
ENCANA(D
ISASTER MITIGATION&
MANAGEMENT)
52
4.6.
T
EMA:
I
NTEGRASI NASIONAL DAN HARMONI SOSIAL(N
ATION INTEGRATION&
SOCIAL HARMONY)
55
4.7.
T
EMA:
T
EKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI(I
NFORMATION&
COMMUNICATION TECHNOLOGY)
59
4.8.
T
EMA:
P
EMBANGUNANM
ANUSIA DAND
AYAS
AING BANGSA(H
UMAND
EVELOPMENT&
C
OMPETITIVENESS) 64
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
4
BAB I PENDAHULUAN
Dalam rangka desentralisasi penelitian di perguruan tinggi, UKSW telah mempersiapkan
berbagai komponen pendukung dalam organisasi dan mekanisme pengelolaannya agar dapat
bertanggung jawab secara penuh mulai tahap persiapan program, perencanaan program,
pelaksanaan program sampai dengan tahap pelaporan pertanggungjawaban kegiatan.
Berdasarkan pendekatan tersebut maka disusunlah dokumen Rencana Induk Penelitian (RIP)
yang memuat arah dan tujuan kebijakan, strategi dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan
penelitian UKSW dengan periode 5 tahun mendatang.
Secara substansi RIP disusun berlandaskan pada gambaran kemampuan, program,
mekanisme dan capaian secara terukur dalam jangka waktu 5 tahun ke belakang dalam perspektif
kekuatan, kelemahan, peluang, tantangan, kendala, bahkan ancaman dalam bidang penelitian dan
pengabdian masyarakat yang dihadapi pada masa mendatang.
Riset di UKSW mengacu pada 12 tema strategis untuk mengatasi pelbagai masalah
bangsa dan masyarakat Indonesia, yang meliputi : (1) Pengentasan kemiskinan (Poverty
alleviation), (2) Perubahan Iklim dan keragaman hayati (Climate change & biodiversity), (3)
Energi baru dan terbarukan (New and renewable energy), (4) Ketahanan dan keamanan pangan
(Food safety & security), (5) Kesehatan, penyakit tropis, gizi & obat-obatan (Health, tropical
diseases, nutrition & medicine), (6) Pengelolaan dan mitigasi bencana (Disaster mitigation &
management), (7) Integrasi nasional dan harmoni sosial (Nation integration & social harmony),
(8) Otonomi daerah dan desentralisasi (Regional autonomy & decentralization), (9) Seni dan
budaya/industri kreatif (Arts & Culture/creative industry), (10) Infrastruktur, transportasi dan
teknologi pertahanan (Infrastructure, transportation & defense technology), (11) Teknologi
informasi dan komunikasi (Information & communication technology), (12) Pembangunan
manusia dan daya saing bangsa (Human development & competitiveness).
Dalam rangka mewujudkan UKSW sebagai universitas riset bertaraf internasional
memandang perlu untuk menetapkan sejumlah isu sentral yang menjadi fokus dalam kelompok
Riset Unggulan Universitas Kristen Satya Wacana (RU-UKSW). RU-UKSW dapat
dikelompokkan dalam tiga program yaitu :
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
5
1. Program Pengembangan Pedesaan dan Kearifan Lokal. Fokus utama program ini adalah
penelitian multidisipliner yang berorientasi pada pendayagunaan potensi sumberdaya
lokal dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan seni termutakhir.
2. Program Pengembangan Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
berbasis masyarakat.
3. Program Penelitian Strategis. Fokus utama program ini adalah penelitian multidisipliner
yang bersifat terapan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan
berdasarkan pada 8 tema utama dari 12 tema strategis nasional.
Roadmap (peta jalan) program penelitian dalam skala institusi dapat digambarkan sebagaimana
pada Gambar 1.
Pengembangan Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan (Rural and Urban Development)
Energi baru, terbarukan dan pengelolaan lingkungan (New, renewable energy,
environmental)
Kesehatan, penyakit tropis, gizi & obat-obatan (Health, tropical diseases, nutrition & medicine)
Ketahanan dan keamanan pangan (Food safety & security)
Pembangunan manusia dan daya saing bangsa (Human development &
competitiveness). Teknologi informasi dan komunikasi (Information & communication technology) Integrasi nasional dan harmoni sosial (Nation integration & social harmony) Pengelolaan dan mitigasi bencana (Disaster mitigation & management)
2011 2012 2013 2014 2015 2016
Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi sumberdaya lokal melalui rekayasa sosial dan kearifan ekonomi lokal
Inovasi teknologi energi baru dan terbaharukan melalui pemanfaatan potensi sumberdaya lokal dan peningkatan kualitas lingkungan hidup
Pembangunan Pertanian Berkelanjutan dengan Manajemen Lahan Secara Bijaksana untuk Produksi Tanaman Pangan, Hortikultura dan Tanaman Industri yang Berwawasan Bisnis, Keadilan dan Perdamaian
Rekayasa biomaterial untuk pengembangan biofarmaka dan bahan pangan berbahan dasar tradisional
Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka kewaspadaan dan kemandirian masyarakat Menghadapi bencana melalui peningkatan manajemen kebencanaan berbasis paradigma pengurangan resiko
Integrasi nasional melalui rekayasa dinamika masyarakat berbasis pada nilai – nilai kearifan lokal dan budaya
Pemanfaatan TIK menuju kehidupan masyarakat yang adil, berkualitas dan berbudaya dengan berlandaskan pada pengetahuan kearifan lokal
Pembangunan masyarakat melalui peningkatan media, model dan metode pembelajaran berbasiskan pada penguasaan IPTEKS dan budi pekerti luhur.
Gambar 1.Roadmap (peta jalan) program penelitian dalam skala institusi
Di dalam Renstra UKSW tahun 2011-2020, khususnya yang terkait dengan bidang
penelitian dan pengabdian masyarakat, tujuan akhir yang ingin dicapai dalam 10 tahun tersebut
adalah; Menjadi Universitas dimana penelitian mendasari dan menjadi sumber pengajaran,
dimana pengembangan penelitiannya bermutu tinggi, dan hasil-hasil penelitiannya berguna bagi
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
6
masyarakat. Agar tujuan tersebut dapat tercapai maka ada langkah-langkah strategis yang harus
disiapkan dan kembangkan di internal UKSW, yaitu:
Pengembangan kualifikasi tenaga peneliti
Pengembangan penelitian interdisiplin/ multidisiplin
Pengembangan penelitian isu-isu strategis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat
serta dunia industri.
Peningkatan diseminasi informasi dan hasil penelitian
peningkatan mutu penelitian mahasiswa
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
7
BAB II LANDASAN PENGEMBANGAN BIRO PENELITIAN,
PUBLIKASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (BP3M)
2.1. Misi
Misi utama dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UKSW adalah
1. Untuk memberdayakan mereka yang miskin, kurang beruntung dan tertindas untuk
perbaikan kondisi kehidupan mereka keluar dari kekuatan mereka sendiri dan dalam
tanggung jawab mereka sendiri;
2. Untuk memungkinkan orang untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan
dengan memperkuat masyarakat sipil;
3. Untuk menciptakan kesempatan yang sama bagi perempuan dan laki-laki dan untuk
menghilangkan disparitas gender yang ada;
4. Untuk mempromosikan perdamaian dan mengatasi kekerasan;
5. Untuk melestarikan alam, kehidupan-mempertahankan sumber daya, melindungi
pengetahuan local dan menjamin keamanan pangan dan akses terhadap air minum yang
aman;
6. Untuk meningkatkan kesadaran dalam masyarakat dunia dari konteks global dan
dependensi bersama, mempromosikan perubahan dalam cara orang berpikir, mendorong
mereka untuk mengembangkan pendekatan mereka sendiri untuk mendukung
pembangunan dan untuk mencapai perubahan politik.
7. Menjadi pelayan dan lembaga pendidikan pelayanan (diakonia), sepanjang masa
mencakup kritik yang konstruktif serta informatif kepada gereja dan masyarakat terhadap
keadaan masyarakat dimana masih terdapat kemiskinan, ketidakadilan, ketidakbenaran,
dan ketidakdamaian.
2.2. Visi
Visi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UKSW mengacu pada visi
misi Universitas, sebagai berikut:
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
8
tinggi, yang terikat kepada pengajaran kebenaran (alethea) berdasarkan pada realisme
Alkitabiah.
2. Menjadi Universitas Magistroum et Scholarium untuk pembentukan minoritas yang
berdaya cipta (creative minority) bagi pembangunan dan pembaharuan masyarakat dan
negara Indonesia.
3. Menjadi pembina kepemimpinan untuk berbagai jabatan dalam masyarakat (termasuk
gereja) yang sedang membangun.
4. Menjadi radar dalam situasi perubahan kebudayaan, politik, moral dan rohaniah, yang
mensinyalir, mencatat, dan mengikuti perubahan-perubahan itu guna menjadikannya
objek atau sasaran pembahasan dan penelitian.
2.3. Analisis Kondisi Saat Ini
2.3.1. Riwayat Perkembangan
Visi diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran melalui penguatan kegiatan penelitian. Hasil yang diharapkan dari program ini
para dosen akan memiliki kemampuan untuk memberdayakan pembelajaran melalui proses
research-based-teaching (RBT) dan reseach-based-learning (RBL), serta menjadi agen pencipta
dan pengembang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS). Untuk pencapaian kebijakan
ini program aksi difokuskan pada peningkatan kualitas kinerja dosen melalui peningkatan
kualitas kompetensi akademik dengan melakukan research terapan dan pengembangan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) melalui peningkatan kemampuan merancang RBT
dan RBL dalam proses pembelajaran, serta mengaplikasikan temuan IPTEKS ke mitra industri
dan masyarakat.
Berbagai upaya telah dilakukan dalam mencapai visi tersebut, khususnya dalam upaya
pembenahan sistem manajemen penelitian dan sumberdaya IPTEKS, antara lain adalah dengan
membentuk Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) yang merupakan
penggabungan dari Lembaga Penelitian Universitas (LPU) dan Lembaga Pengabdian Masyarakat
(LPM).
LPPM
UKSW
dibentuk
berdasarkan
Surat
Keputusan
Rektor
nomor
201/Kep./Rek./7/2003 tanggal 30 Juli 2003, yang pada awalnya dibentuk sebagai Lembaga
Penelitian dan Pengembangan (LPP) yang kemudian disempurnakan menjadi Lembaga
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) pada tanggal 1 September 2003. LPPM
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
9
merupakan Lembaga aras Universitas yang setara kedudukannya dengan Fakultas/ Unit di
lingkungan UKSW, dengan tugas utama mengkoordinir aktivitas penelitian dan pengabdian pada
masyarakat pada level universitas. Pada tahun 2010 berdasarkan SK Rektor No.
115/Kep./Rek./3/2010, Tentang Pembentukan Biro Pusat Penelitian, Publikasi dan Pengabdian
Masyarakat di lingkungan Pembantu Rektor V Universitas Kristen Satya Wacana, nama dan
struktur LPPM dirubah menjadi BP3M (gambar 1) seiring dengan dibentuknya Pembantu Rektor
V bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Biro HKI BP3M Fakultas/Unit
Pembantu Rektor V Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Sekretariat
Puslit Interdisiplin Puslit Interdisiplin
Puslit Disipliner Prodi
Dosen/Mahasiswa
Gambar 2. Struktur LPPM
Sejalan dengan visi dan misi universitas, Visi LPPM adalah: menjadi Persekutuan Ilmiah
untuk mengembangkan kajian intelektual kritis terhadap teori dan penelitian dan memberikan
pelayanan dan pengembangan kepada masyarakat berdasarkan kasih dan keadilan. Untuk
mewujudkan visi tersebut maka dilaksanakan misi sebagai berikut:
1. Meningkatkan mutu akademik melalui program penelitian interdisipliner sebagai upaya
pengembangan ilmu berdasarkan kaidah keilmuan yang relevan dan sinergis dengan
penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di UKSW
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
10
2. Meningkatkan mutu akademik melalui program publikasi sebagai upaya pengembangan ilmu
yang secara nyata akan dapat meningkatkan mutu PBM di UKSW dan sekaligus sebagai
upaya untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian melalui media publikasi yang berkualitas
3. Mengupayakan
penyelenggaraan
Pengabdian
Kepada
Masyarakat
dalam
bentuk
pengembangan dan pemberdayaan masyarakat serta diseminasi hasil penelitian (IPTEKS)
yang didasarkan atas kajian penelitian dan pengembangan ilmu di UKSW sesuai visi dan
misi kelembagaan yang diemban.
Sejalan dengan visi dan misi tersebut, LPPM memfokuskan kegiatannya untuk mendorong
dan memfasilitasi berbagai upaya pelaksanaan kegiatan penelitian baik pada aras program studi,
fakultas maupun pusat studi, antara lain melalui pemanfaatan dana internal dan eksternal. Upaya
tersebut pada tahun ini telah membuahkan hasil yang cukup baik. Misalnya, dari
proposal-proposal penelitian mahasiwa yang diajukan ke Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Dikti
ada 9 judul dari 24 judul yang berhasil lolos seleksi. Sementara itu untuk kelompok
pengajar/dosen, pada tahun 2007 ini telah berhasil disusun dan dikirimkan 74 proposal penelitian
(meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 45 judul), dengan sebaran alokasi sebagai berikut:
0 12 11 14 1 5 2 45 8 4 22 21 15 0 4 74 0 10 20 30 40 50 60 70 80 Kop ertis P&K Jate ng Bal itban gda Dikt i Rist ek Bap peda Lain -2 Tota l J u m la h 2006 2007
Sumber: LPPM UKSW, 2008
Gambar 3. Jumlah proposal per sumber dana tahun 2006 - 2007
Secara keseluruhan jumlah kegiatan penelitian yang diajukan meningkat, tetapi jika dilihat
sumber dana terdapat penurunan jumlah pada sumber P&K Jateng (Penelitian Pemula dan
Dimas) dan Bappeda (Penelitian Kerjasama). Peningkatan yang signifikan dan positif pada
sumber dana Ristek (Riset Insentif), Balitbangda (Riset Unggulan Daerah), Dikti (Hibah
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
11
Bersaing) dan Kopertis (Penelitian Pemula). Untuk Insentif Riset (Ristek) dan Hibah (Dikti)
diharapkan akan semakin meningkat jumlahnya, baik yang dikirim maupun disetujui. Dari
pengajuan 2006-2007 telah disetujui 16 proposal dengan rincian: disetujui kopertis 5 (2007),
P&K Jateng 4 (2007), Balitbangda 3 (2007), Dikti 3 (2006), dan lain-lain yaitu KP3T Dinas
Pertanian 1 (2006), dengan total dana penelitian sekitar 360 juta.
5 4 3 3 1 16
Kopertis P&K Jateng Balitbangda Dikti Lain-2 Total
Sumber: LPPM UKSW, 2008
Gambar 4. Jumlah Proposal Yang Disetujui
Perkembangan selanjutnya LPPM ditingkatkan fungsionalitasnya dalam Bidang
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dipimpin oleh seorang Pembantu Rektor V. Pembantu
Rektor V membawahi beberapa unit kerja yaitu Biro HKI dan Biro Penelitian, Publikasi, dan
Pengabdian Masyarakat (BP3M). BP3M adalah Lembaga Pelaksana Akademik di tingkat
Universitas, yang dipimpin oleh seorang Kepala. Kepala BP3M dalam tugas-tugas
penyelenggaraan BP3M dibantu oleh seorang Sekretaris non-akademik. Sekretaris BP3M dalam
pelaksanaan tugas struktural dapat dibantu oleh penatalaksana sruktural dan keuangan.
Kelompok-kelompok minat interdisplin berada dibawah manajemen BP3M yang akan diatur
tersendiri oleh SK Rektor. Kelompok-kelompok minat interdisplin dibentuk atas usulan
Pimpinan Universitas atau usulan kelompok dosen kepada Rektor dan/atau Kepala BP3M
melalui Pembantu Rektor V untuk kegiatan penelitian dan pengembangan yang sesuai dengan
kebutuhan dan kepentingan Universitas. Kelompok-kelompok minat interdisiplin dipimpin oleh
seorang ketua kelompok yang merupakan pegawai tetap dosen UKSW. Anggota
kelompok-kelompok minat interdisplin terdiri dari tenaga-tenaga akademik UKSW dan tenaga
akademik tamu dari berbagai disiplin ilmu yang mempunyai minat terhadap topik penelitian
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
12
dan/atau pengembangan tertentu dalam rangka peningkatan mutu akademik serta kepakaran
yang bersangkutan melalui aktivitas yang dirancang untuk keperluan tersebut. Hasil penelitian
akan di review oleh tim internal disesuaikan antara topik dan kepakaran. Topik usulan penelitian
internal akan diseminarkan di tingkat prodi/fakultas untuk mendapatkan tanggapan dari rekan
sejawat. Pada tahun 2010 secara kualitas terjadi peningkatan dengan mulai diterimanya beberapa
proposal dalam skema penelitian Hibah Kompetitif Strategis Nasional dan Hibah Kompetensi
(Gambar 5. Jumlah Proposal Tahun 2010 dan 2011).
Gambar 5. Jumlah Proposal Tahun 2010 dan 2011
2.3.2. Capaian Yang Ada Saat Ini
Adapun salah satu bentuk keberhasilan dan capaian BP3M adalah penetapan strategi dan
program yang disetujui untuk dioperasionalkan mulai tahun 2010 oleh institusi adalah sebagai
berikut :
1. Menyediakan dana penelitian internal setiap tahun yang dapat diperoleh dosen melalui
mekanisme kompetisi. Mekanisme usulan dan persyaratan mengikuti standar DP2M
dengan besar dana 1,5 milyar rupiah per tahun. Adapun jumlah proposal yang sudah
dibiayai oleh BP3M pada tahun anggaran 2010/2011 adalah sebanyak 45 proposal
penelitian setara dosen muda (skema dikti) dan 3 proposal pengabdian masyarakat.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
13
2. Pelatihan dan workshop penulisan proposal, penyusunan roadmap penelitian, penulisan
jurnal internasional dan nasional, penulisan bahan ajar berbasis hasil riset.
3. Workshop dan seminar skala nasional dan internasional.
4. Mendorong partisipasi dosen dalam mengikuti berbagai program kompetisi penelitian
dan PM baik pada tingkat nasional dan internasional melalui pendampingan penyusunan
proposal.
5. Pada tahun anggaran 2010/2011 akan dilakukan fasilitasi penelitian internal dosen
dengan skema bertingkat yaitu 10 juta, 30 juta, 50 juta dan fasilitasi penelitian lanjutan
berpotensi HKI/paten dengan skema 25 juta.
2.3.3. Peran BP3M
Sesuai dengan keberhasilan dan capaian organisasi peran BP3M saat ini adalah sebagai
berikut :
1. Melakukan penyusunan strategic plan arah dan kebijakan penelitian/pengabdian
masyarakat di UKSW dengan periodisitas 5 tahunan sesuai dengan statuta institusi
bersama – sama dengan peneliti.
2. Melakukan penyusunan standard operating procedure dalam bentuk skema dan
mekanisme pengajuan penelitian dengan sumber dana internal dan eksternal.
3. Mengembangkan model komunikasi secara intensif dan bersifat tripartid antar peneliti,
lembaga UKSW dan jaringan stakeholder (penelitian/sumber dana/pengguna) dalam
rangka peningkatan kualitas hasil penelitian secara online, Gambar 6.
4. Mendorong publikasi internasional melalui penyediaan skema insentif bagi peneliti yang
telah berhasil melakukan penelitian dan menerapkannya.
5. Penyediaan suatu mekanisme yang baku dan sistematis dengan tujuan untuk memberikan
kemudahan secara prosedural dalam pemanfaatan produk dan hasil penelitian bagi
masyarakat luas. Mekanisme ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam
melakukan akses sains, teknologi dan seni sesuai dengan kebutuhan.
6. Mengembangkan suatu media yang digunakan untuk menghimpun dan menawarkan
produk hasil rekayasa dan penelitian yang selama ini telah dimanfaatkan oleh sebagian
masyarakat.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
14
7. Penyediaan forum diskusi dan representasi secara teknis serta akademis suatu hasil
rekayasa dan penelitian, sehingga dapat menjadi media berbasis pada pengetahuan
(knowledge based) bagi masyarakat secara luas.
2.3.4. Potensi yang dimiliki BP3M di bidang riset, bidang SDM, bidang sarana dan
prasana, organisasi manajemen
Di bidang riset potensi BP3M adalah jaringan akses sumber dana dan kerjasama
penelitian (joint research) dengan lembaga eksternal (dalam dan luar negeri). Mekanisme ini
sangat penting karena akan dapat membantu meningkatkan kemampuan keahlian peneliti sesuai
dengan tuntutan dan kompetensi yang dipersyaratkan oleh lembaga donor. Peningkatan
kemampuan dan keahlian peneliti akan dapat membantu meningkatkan kualitas produk yang
dihasilkan oleh UKSW.
Di bidang SDM potensi BP3M adalah rumpun penelitian/kelompok minat/pusat studi
multidisipliner yang berasal dari berbagai negara dan bernaung di bawah koordinasi BP3M.
Kelompok – kelompok ini dianggap sebagai pemikir dalam membantu menentukan strategi, arah
dan kebijakan penelitian/pengabdian masyarakat di UKSW. Adapun pusat studi yang ada di
UKSW adalah sebagai berikut :
1. Pusat Penelitian dan Pelatihan Kesehatan Masyarakat,
Ketua Unit : Yulius Yusak Ranimpi, M.Si, Psi
2. Pusat Penelitian dan Studi Gender
Ketua Unit : Ir. Arianti Ina Restiani Hunga, MSi.
3. Pusat Penelitian Hukum
Ketua Unit : Umbu Rauta, SH., M.Hum
4. Pusat Studi Agama Asli Indonesia
Ketua Unit : Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D
5. Pusat Studi Audio, Music dan Electroacustics
Ketua Unit : Dr. Ir. Matias H.W. Budhiantho, MSE
6. Pusat Studi Bahasa dan Sastra
Ketua Unit : Prof. Dr. I Gusti Gde Astika, MA
7. Pusat Studi Center for Electronics and Information Technology
Ketua Unit : Daniel Santoso,MS
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
15
8. Pusat Studi Human Capital Development
Ketua Unit : Dr. Sutarto Wijono, M.A
9. Pusat Studi Kawasan Timur Indonesia
Ketua Unit : Dr (cand.). Drs. Jubhar Mangimbulude, MSc
10. Pusat Studi Keuangan Berbasis Perilaku
Ketua Unit : Prof. Supramono, SE,MBA,DBA
11. Pusat Studi Near Infra Red
Ketua Unit : Ferdy Rondonuwu, S.Pd., M.Sc., Ph.D
12. Pusat Studi Pendidikan Sains, Teknologi dan Matematika
Ketua Unit : Ferdy Rondonuwu, S.Pd., M.Sc., Ph.D
13. Pusat Studi Tempe
Ketua Unit : Dra. Lusiawati Dewi, M.Sc
14. Pusat Studi Video, Image, and Signal Processing
Ketua Unit : Dr. Iwan Setyawan
15. Satya Wacana Peace Center atau Pusat Perdamaian UKSW
Ketua Unit : Dr Christina Maya Indah S, SH, M.Hum
16. Sistem Mitigasi Tropis (SIMITRO)
Ketua Unit : Dr. Ir.Bistok Hasiholan,M.Si
Di bidang Sarana Prasarana potensi BP3M adalah memiliki gedung BP3M seluas 250 m
2yang
terdiri kantor administrasi, kantor kepala BP3M, kantor pusat studi dan ruang pertemuan. Di
bidang Organisasi dan Manajemen kedudukan BP3M sangat kuat mengingat salah satu pilar
yang menjadi tujuan UKSW adalah Research University. Secara manajemen lembaga ini secara
langsung berada di bawah Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang dipimpin oleh
seorang Pembantu Rektor V. Fasilitas lainnya adalah ketersediaan infrastruktur teknologi
informasi yang meliputi website sistem informasi penelitian.
2.3.4. SWOT
Rangkuman analisis SWOT adalah sebagai berikut :
KEKUATAN
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
16
2. Kelembagaan dari unit kerja LPPM menjadi bagian dari rektorat (dipimpin oleh Wakil
Rektor).
3. Sosialisasi pembentukan rumpun penelitian pada tingkat program studi, pusat penelitian
pada tingkat fakultas dan pusat studi pada tingkat universitas.
4. Penyediaan hibah penelitian internal UKSW sebesar 1 milyar rupiah yang dibagi dalam
skema :(1) h.dosen muda, (2) h.bersaing dan (3) h. kompetensi mulai tahun 2010.
5. Penyediaan insentif bagi peneliti yang berhasil mempublikasikan karyanya dalam even
internasional.
6. Kerjasama dan MOU antara UKSW dengan lembaga pemerintah dan laboratorium
penelitian baik dalam skala nasional maupun internasional.
7. Penyediaan fasilitas laboratorium secara lengkap di setiap fakultas untuk mendukung
penelitian.
8. Pengalaman pengelolaan hibah dari berbagai skema penelitian DP2M seperti :(1) h.
kompetensi, (2) h.strategis kompetitif nasional,(3) h.hi-link, (4)h. multitahun.
9. Pengalaman pengelolaan hibah dari skema penelitian BALITBANG, Pemerintah Daerah,
Litbang DEPTAN, BNPB Nasional dan Bank Indonesia.
10. Pengalaman pengelolaan hibah dengan pihak lembaga donor luar negeri; USAID,
AusAid, dan British Council.
KELEMAHAN
1. Koordinasi dan kerjasama antar lembaga baik internal (antar fakultas) dan
eksternal(antara institusi dengan lembaga pemerintah/luar negeri).
2. DP2M menjadi salah satu sumber dana yang penting dalam penelitian.
3. Minat dosen dalam melakukan penelitian dan publikasi masih rendah.
4. Kemampuan dosen dalam melakukan pengelolaan penelitian masih terbatas.
PELUANG
1. Kerjasama antara UKSW dengan lembaga pemerintah dan laboratorium penelitian baik
dalam skala nasional maupun internasional.
2. Eksplorasi sumber dana penelitian diluar DP2M seperti LIPI,Toray Foundation,
API-Indonesia.
3. Peningkatan kemampuan SDM peneliti.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
17
TANTANGAN
1. Persaingan yang ketat dalam mendapatkan dana penelitian.
2. Setiap peneliti memiliki kompetensi spesifik sesuai dengan bidang keahlian.
3. Institusi menyediakan fasilitas dan infrastruktur pendukung penelitian sesuai dengan
keahliannya.
4. Keberlanjutan penyediaan dana penelitian internal.
5. Fokus isu utama penelitian yang penad
Secara kelembagaan, pengelolaan penelitian di UKSW sudah cukup kuat, namun
menghadapi tantangan yang besar. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah diversifikasi
strategi, artinya pengelolaan penelitian di UKSW dalam kondisi mantap namun menghadapi
sejumlah tantangan berat sehingga diperkirakan roda pengelolaan penelitian akan mengalami
berbagai kendala dan hambatan untuk terus berputar bila hanya bertumpu pada strategi yang
telah diterapkan sebelumnya. Berdasarkan analisis ini disusun beberapa strategi yang secara
taktis dapat meningkatkan kinerja penelitian.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
18
BAB III GARIS BESAR RENCANA INDUK PENELITIAN UNIT KERJA
(5 TAHUN)
3.1. Visi, Misi, dan Rencana Strategis UKSW
3.1.1. Visi
1. Menjadi universitas Scientarium untuk pembentukan persekutuan pengetahuan tingkat tinggi
yang terkait kepada pengajaran kebenaran (alethea) berdasarkan pada realisme Alkitabiah
2. Menjadi Universitas Magistrorum et Scholarium untuk pembentukan minoritas yang berdaya
cipta (creative minority) begi pembangunan dan pembaharuan masyarakat dan Negara
Indonesia.
3. Menjadi Pembina kepemimpinan untuk berbagai jabatan dalam masyarakat (termasuk
Gereja) yang sedang membangun.
4. Menjadi radar dalam situasi perubahan kebudayaan, politik, moral, dan rohaniah, yang
mensinyalir, mencatat dan mengikuti perubahan-perubahan itu guna menjadi obyek atau
sasaran pembahasan penelitian.
5. Menjadi pelayan dan lembaga pendidikan pelayanan (diakonia) sepanjang masa, mencakup
kritik yang konstruktif serta informative kepada Gereja dan masyarakat terhadap keadaan
masyarakat dimana masih terdapat kemiskinan, adilan, benaran dan
ketidak-damaian.
3.1.2. Misi
1. Melaksanakan tridarma perguruan tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran tinggi, penelitian,
dan pengabdian kepada masyarakat.
2. Melaksanakan perguruan tinggi Kristen Indonesia yang berarti bahwa hidup dan
kegiatan-kegiatannya pada satu pihak mempunyai motivasi dan merupakan bentuk perwujudan Iman
Kristen yang oikumenis dan pada pihak lain menjawab secara tepat dan bertanggungjawab
situasi sosiokultural dan kebutuhan bangsa serta Negara Republik Indonesia.
3. Mendorong dan mengembangkan sikap serta pemikiran yang kritis-prinsipil dan
kreatif-realistis berdasarkan kepekaan hati nurani yang luhur dan dibimbing oleh Firman Allah.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
19
4. Mewujudkan pusat pemikiran dan pengalaman untuk pembinaan kehidupan yang adil, bebas,
tertib serta sejahtera.
5. Mencari dan mengusahakan terdapatnya hubungan yang bermakna antara iman Kristen
dengan berbagai bidang ilmu dan kegiatan atau pelayanan.
6. Mengusahakan terbentuknya dan membina angkatan-angkatan pemimpin masyarakat yang
selain diperlengkapi dengan bekal ilmu pengetahuan dan kepekaan di bidang tertentu, juga
memiliki kesadaran pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.
3.2. Tujuan dan Sasaran Pelaksanaan
Rencana strategis UKSW 2001 – 2011 adalah dasar manajerial UKSW untuk
mewujudkannya dalam kegiatan nyata yang difokuskan pada aspek Pendidikan dan Pengajaran,
Penelitian dan Pengembangan, Sumber Daya Manusia, Mahasiswa dan Alumni, Sarana dan
Prasarana, Kerjasama dan Kemitraan, Manajemen Organisasi, Manajemen Keuangan, dan
Promosi & Pencitraan. Evaluasi diri berdasarkan SWOT untuk pencapaian sasaran adalah
sebagai berikut.
Tabel 1. Evaluasi diri berdasarkan SWOT untuk pencapaian sasaran
No
KEKUATAN
SKOR
BOBOT
TOTAL
1
Komitmen UKSW sebagai Research University
10
2
20
2
Kelembagaan dari unit kerja LPPM menjadi bagian dari rektorat
(dipimpin oleh Wakil Rektor).
9
3
27
3
Sosialisasi pembentukan rumpun penelitian pada tingkat program
studi, pusat penelitian pada tingkat fakultas dan pusat studi pada
tingkat universitas.
9
8
72
4
Penyediaan hibah penelitian internal UKSW sebesar 1 milyar
rupiah yang dibagi dalam skema :(1) h.dosen muda, (2)
h.bersaing dan (3) h. kompetensi mulai tahun 2010.
9
10
90
5
Penyediaan insentif bagi peneliti yang berhasil mempublikasikan
karyanya dalam even internasional.
9
9
81
6
Kerjasama dan MOU antara UKSW dengan lembaga pemerintah
dan laboratorium penelitian baik dalam skala nasional maupun
internasional.
8
1
8
7
Penyediaan fasilitas laboratorium secara lengkap di setiap
fakultas untuk mendukung penelitian.
9
7
63
8
Pengalaman pengelolaan hibah dari berbagai skema penelitian
DP2M seperti :(1) h. kompetensi, (2) h.strategis kompetitif
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
20
9
Pengalaman pengelolaan hibah dari skema penelitian
BALITBANG, Pemerintah Daerah, Litbang DEPTAN, BNPB
Nasional dan Bank Indonesia
9
5
45
10
Pengalaman pengelolaan hibah dengan pihak lembaga donor luar
negeri; USAID, AusAid, dan British Council
9
4
36
Total
496
No
KELEMAHAN
SKOR
BOBOT
TOTAL
1
Koordinasi dan kerjasama antar lembaga baik internal (antar
fakultas) dan eksternal(antara institusi dengan lembaga
pemerintah/luar negeri).
9
1
9
2
DP2M menjadi salah satu sumber dana yang penting dalam
penelitian.
6
2
12
3
Minat dosen dalam melakukan penelitian dan publikasi masih
rendah.
8
4
32
4
Kemampuan dosen dalam melakukan pengelolaan penelitian
masih terbatas.
8
3
24
Total
77
Kekuatan - Kelemahan
419
No
PELUANG
SKOR
BOBOT
TOTAL
1
Kerjasama antara UKSW dengan lembaga pemerintah dan
laboratorium penelitian baik dalam skala nasional maupun
internasional.
10
1
10
2
Eksplorasi sumber dana penelitian diluar DP2M seperti
LIPI,Toray Foundation, API-Indonesia.
10
4
40
3
Peningkatan kemampuan SDM peneliti.
10
2
20
4
Joint research dengan lembaga pendidikan di Australia, Jepang,
dan Amerika.
10
3
30
Total
100
No
TANTANGAN
SKOR
BOBOT
TOTAL
1
Persaingan yang ketat dalam mendapatkan dana penelitian.
7
4
28
2
Setiap peneliti memiliki kompetensi spesifik sesuai dengan
bidang keahlian.
7
3
21
3
Institusi menyediakan fasilitas dan infrastruktur pendukung
penelitian sesuai dengan keahliannya.
7
1
7
4
Keberlanjutan penyediaan dana penelitian internal.
10
5
50
5
Fokus isu utama penelitian yang penad
8
2
16
Total
122
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
21
Kuadran II (positif, negatif)
Posisi ini menggambarkan bahwa secara kelembagaan, pengelolaan penelitian di UKSW
sudah cukup kuat, namun menghadapi tantangan yang besar. Rekomendasi strategi yang
diberikan adalah diversifikasi strategi,artinya pengelolaan penelitian di UKSW dalam kondisi
mantap namun menghadapi sejumlah tantangan berat sehingga diperkirakan roda pengelolaan
penelitian akan mengalami berbagai kendala dan hambatan untuk terusberputar bila hanya
bertumpu pada strategi yang telah diterapkan sebelumnya. Berdasarkan analisis ini disusun
beberapa strategi yang secara taktis dapat meningkatkan kinerja penelitian.
Kesempatan Kekuatan Tantangan Kelemahan Ubah Strategi (-,+) K-IV Progresif (+,+) K-I Strategi Bertahan (-,-) K-III Diversifikasi Strategi (+,-) K-II (419,-22)
Gambar 6. Analisis SWOT
Adapun strategi yang akan diterapkan dalam penelitian 5 tahun mendatang dapat
dirumuskan sebagaimana strategi pada subbab berikut ini.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
22
3.3. Strategi dan kebijakan Unit Kerja
3.3.1. Strategi pada aras program studi.
Pada aras program studi/fakultas strategi yang akan dilakukan adalah sebagai berikut.
Sosialisasi pembentukan rumpun penelitian sebagai wadah bagi para peneliti
untuk berinteraksi dengan tim peneliti (rekan sejawat, mahasiswa S1 dan
mahasiswa S2).
Pengembangan issue strategis di setiap rumpun penelitian yang akan menjadi
topik penelitian dalam periode tertentu sesuai dengan roadmap penelitian.
Fasilitasi pendanaan penelitian secara kompetitif antar peneliti dalam lingkungan
univesitas.
3.3.2. Strategi pada aras Universitas.
Pada aras universitas, strategi yang akan dilakukan adalah sebagai berikut.
Penguatan pusat studi/pusat penelitian sebagai wadah bagi peneliti dalam lingkup
universitas dan bersifat multidisipliner.
Fasilitasi pendanaan penelitian secara kompetitif antar rumpun penelitian/pusat
studi dalam lingkungan univesitas.
Penyelenggaraan secara berkesinambungan pelatihan penelitian secara
multidisipliner bagi para dosen muda.
Menyediakan jaringan penelitian sesuai dengan fokus penelitian dan kompetensi
yang ada di UKSW.
Fasilitasi dan pemberian insentif bagi peneliti yang berhasil melakukan publikasi
internasional, mendaftarkan HAKI dan menerbitkan buku ajar yang disusun
berdasarkan hasil penelitian.
Penyediaan jaringan kerja dan penelitian dalam dan luar negeri bagi peneliti
sesuai dengan kompetensinya.
Adapun strategi tersebut dapat digambarkan dalam peta strategi sebagaimana pada
Gambar 7.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
23
inputKoordinasi dan kerjasama antar lembaga internal
(antar fakultas) dan eksternal lemah. Minat penelitian rendah Sumber dana penelitian terbatas Kemampuan pengelolaan penelitian rendah proses Perluasan jaringan penelitian internal/ eksternal Peningkatan jumlah sumber dana internal
Penguatan kemampuan pengelolaan penelitian Perluasan akses pendanaan eksternal dalam/luar negeri Output Kerjasama penelitian antar rumpun penelitian/pusat studi/ lembaga internal/ eksternal
Perluasan lingkup skema penelitian dan diversifikasi program Kemandirian pengelolaan penelitian Laboratorium lengkap sesuai standard Penyediaan infrastuktur informasi
dan publikasi online
Kontrol kualitas dan kuantitas penelitian
Penguatan jaringan dan akses publikasi/
diseminasi
Gambar 7. Peta strategi unit kerja
Berdasarkan pada Gambar 7 dapat dijelaskan bahwa ada beberapa hal yang menjadi
kendala dalam organisasi BP3M yaitu (1) masih lemahnya koordinasi dan kerjasama baik secara
internal(antar fakultas) dan eksternal, (2) keterbatasan sumber dana penelitian, (3) rendahnya
minat penelitian dan publikasi peneliti dan rendahnya kemampuan peneliti dalam pengelolaan
penelitian. Strategi yang ditempuh untuk mengatasi kendala tersebut adalah (1) penguatan
koordinasi secara internal dan perluasan jaringan kerjasama secara eksternal, (2) peningkatan
sumber dana baik internal maupun eksternal, (3) penguatan kemampuan peneliti dalam
pengelolaan penelitian, (4) penyediaan infrastruktur informasi dan online, (5) control kualitas
dan kuantitas penelitian dan (5) penguatan jaringan akses publikasi dan diseminasi. Berdasarkan
proses tersebut diharapkan capaian sebagai berikut : (1) terbentuk kerjasama yang kuat antar
peneliti secara internal (dalam pusat studi) dan secara eksternal, (2) diversifikasi program dan
perluasan lingkup skema penelitian, (3) standardisasi prasarana penelitian, (4) kemandirian
peneliti dalam pengelolaan penelitian.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
24
BAB IVSASARAN, PROGRAM STRATEGIS DAN INDIKATOR
KINERJA
Sesuai dengan pedoman penyusunan RIP yang dikeluarkan oleh DP2M Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi dapat digambarkan bahwa penentuan topik penelitian harus sejalan
dengan roadmap penelitian dan alokasi waktu yang ditentukan(Gambar 8).
Gambar 8. Roadmap penelitian dan alokasi waktu yang ditentukan
Berdasarkan roadmap sebagaimana pada Gambar 3, arah dan fokus topik penelitian di
UKSW meninggalkan fase penelitian dan pengembangan serta masuk ke dalam fase
pembangunan dan rekayasa proses melalui pemanfaatan teknologi. Pada fase sebelumnya sudah
dilakukan eksplorasi kerangka konseptual yang menjadi dasar pijakan fase selanjutnya. Pada fase
teknologi akan dihasilkan metode/teknik/algoritma untuk rekayasa proses atau rekayasa sosial.
2012-15
2015-17
2017-TOPIK PENELITIAN
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
25
4.1. Tema : Pembangunan Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan(Rural and
Urban Development)
Kompetensi / Keahlian
Isu-isu Strategis Konsep Pemikiran Pemecahan
Masalah
Topik Riset yang diperlukan
Pertanian, Hukum, Pendidikan, Teknologi
Informasi dan multi disiplin penunjang domain penelitian.
Kemandirian Desa
Model pembangunan di desa saat ini bersifat parsial, melalui pendekatan sektoral tanpa mencoba untuk mensinergikan antara satu aspek dengan lainnya. Untuk itu perlu dirancang sebuah model pembangunan di desa yang mengintegrasikan seluruh aspek
pembangunan sehingga mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada menjadi mesin pendorong percepatan pembangunan desa. Dilakukan penelitian dengan tentang Model Pembangunan Terpadu dan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang tujuan jangka panjangnya adalah tercapainya kemandirian desa dalam akselerasi pembangunan desa secara terpadu. 1. Penyusunan Model Labsite Masyarakat Desa dan masterplan
pembangunan desa terpadu.
2. Pengembangan Sistem Informasi terpadu yang mengacu pada model pembangunan desa tersebut. Sosiologi, Komunikasi, Ekonomi dan Multidisiplin Kesetaraan Gender Banyak permasalahan yang muncul dimasyarakat yang disebabkan karena permasalahan gender Dilakukan riset aksi untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalah yang terkait dengan gender 1.
Permasalahan-permasalahan gender pada TKW Indonesia
2.
Permasalahan-permasalahan gender pada dunia industri Sistem Informasi Pariwisata, Perencanaan Pariwisata, Manajemen Perencanaan Pariwisata Indonesia memiliki banyak sekali potensi pariwisata, tetapi sayangnya belum dikembangkan secara maksimal Perlu perencaan pariwisata di beberapa daerah di Indonesia secara profesional 1. Perencanaan pariwisata berbasis pada masyarakat lokal Ekonomi Manajemen, Pertanian, Teknologi Informasi, dan disiplin lain penunjang domain penelitian. Kewirausahaan Peningkatan perekonomian masyarakat Indonesia dapat dilakukan melalui kewirausahaan.
Sayangnya banyak masyarakat kita yang tidak memiliki jiwa kewirausahaan ini.
Perlu dilakukan riset aksi tentang kewirausahaan
Prototipe kewirausahaan pada masyarakat pedesaan Ekonomi Manajemen, Pertanian, Teknologi Informasi, dan
Klaster UKM Pengembangan
perekonomian penduduk Indonesia dapat
dilakukan melalui UKM. Oleh karena itu,
Dilakukan penelitian untuk pengembangan klaster usaha kecil dan menengah
Pengembangan perekonomian penduduk Indonesia dapat dilakukan melalui UKM. Oleh karena itu, pembentukan klaster-klaster UKM menjadi
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
26
disiplin lain penunjang domain penelitian.
pembentukan klaster-klaster UKM menjadi satu hal yang penting
yang dapat dilakukan dengan belajar dari Negara lain maupun melihat potensi yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia sendiri.
satu hal yang penting
‘Self-disclosure’ dan kepercayaan diri
Masih banyak
masyarakat Indonesia
(terutama pada generasi tertentu) yang memiliki
keterbukaan dan
kepercayaan diri yang
rendah, Akibatnya
membawa dampak pada
pengembangan dan pembangunan masyarakat ini. Penelitian tentang ‘Self-disclosure’ dan kepercayaan diri yang ditindaklanjuti dengan aksi
menjadi satu hal
yang sangat
penting untuk
dilakukan.
Pengaruh media social terhadap
tingkat self-disclosure pada
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
27
Kemandirian Desa Pariwisata Klaster UKM ‘Self-disclosure’ danKepercayaan Diri
Bidang Ilmu
(RND)
Gambar 9. Roadmap penelitian Pengembangan Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan
Pertanian, Hukum, Pendidikan, Komunikasi, Teknologi Informasi, Manajemen, Psikologi dan multi disiplin penunjang domain penelitian.
Penyusunan Model Labsite Masyarakat Desa dan masterplan pembangunan desa terpadu
Implementasi dan Pengembangan Sistem Informasi Desa terpadu yang mengacu ada masterplan. ersebut.
Studi pendahuluan tentang pemetaan kondisi
existing desa saat ini.
Uji dan Postaudit sistem yang sudah berjalan
Prototype Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Perak Kotagede Dalam Rangka Pelestarian Budaya dan Pariwisata.
Model pengembangan pariwisata berbasis pada masyarakat
Sosialisasi dan revisi model di dinas pariwisata dan masyarakat yang memiliki daerah yang berpotensi sebagai tempat wisata
Model pengembangan promosi pariwisata berbasis masyarakat dengan memanfaatkan Teknologi Informasi
Studi Pengaruh Bentuk Komunikasi (SMS dan Lisan) dan Jenis Kelamin terhadap tingkat Self Disclosure Kajian Faktor Penentu Keberhasilan Pengembangan Klaster UKM. Studi Pengaruh Facebook terhadap tingkat Self Disclosure dan Kepercayaan Diri
Pemetaan Model Pendekatan untuk membangun Self Disclosure dan Kepercayaan Diri Penyusunan Modul untuk membangun Self Disclosure dan Kepercayaan Diri Kajian Strategi Pengembangan Klaster
Usaha Kecil dan Menengah Berbasis Teknologi Informasi.
Implementasi dan Evaluasi Pengembangan Klaster Usaha Kecil dan Menengah Berbasis Teknologi Informasi.
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
28
4.2. Tema : Energi Baru, Terbarukan dan Pengelolaan Lingkungan(New
Energy, Renewable and Environmental)
Kompetensi/Keahlian/ Keilmuwan
Isu-Isu Strategis Konsep Pemikiran Pemecahan Masalah Topik Riset Yang Diperlukan
Multidisiplin Security of supply
dan keberlanjutan penyediaan energi nasional:
1. Bauran energi yang tidak optimal Menurunnya
tingkat produksi minyak bumi Kelangkaan
Energi (gas dan listrik) di beberapa daerah Harga energi belum berdasarkan nilai keekonomiannya dan subsidi energi semakin meningkat Penggunaan energi masih boros Energi primer lebih banyak diekspor dibandingkan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri 1. Diversifikasi energi: Angin Biomassa dan biogas Surya-fotovoltaik Limbah panas dapur rumah tangga dan industri 1. Mengembangkan dan mempopulerkan teknologi pemanfaatkan energi angin menjadi energi listrik bagi daerah-daerah yang memiliki potensi angin yang kuat dan kontinu; 2. Mengembangkan dan mempopulerkan teknologi pemanfaatkan biogas dan biomassa yang bersumber pada sampah organik dan kotoran hewan yang melimpah di negeri ini; 3. Pengembangan pembuatan sel surya alternatif dari tanaman berklorofil; 4. Mengembangkan dan mempopulerkan teknologi pemanfaatan limbah panas dapur rumah tangga dan industri; 1. Energi Angin a. Pengembangan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Angin 2. Pengembangan
Teknologi Sel Surya Lapisan Tipis (Thin Film) dan
Komponennya a. Pengembangan
Teknologi Sel Surya Berbasis Dye dan Organik 3. Biomassa dan Biogas
a. Pengembangan teknologi pembangkitan biogas dari bahan tumbuhan b. Pengembangan teknologi dan bahan aktif pembersihan biogas untuk bahan bakar generator listrik c. Peng embangan teknologi energi pedesaan 4. Limbah panas dapur
dan industri a. Pengembangan
teknologi pembangkit listrik thermoelektrik dari limbah dapur rumah tangga b. Pengembangan teknologi pembangkit listrik thermoelektrik berbasis gradien suhu
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
29
Pendidikan 1. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penghematan energi 2. Rendahnya kesadaran dan perilaku yang mendukung penghematan energi 3. Konservasi energi 1. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang perhitungan ketersediaan sumber energi, pemakaian energi, dan hubungan pemakaian energi dengan biaya yang diperlukan 2. Peningkatankesadaran dan perilaku yang baik dalam mendukung penghematan energi
1. Pengembangan model yang sesuai untuk pembelajaran tentang perhitungan
ketersediaan sumber energi, pemakaian energi, dan hubungan pemakaian energi dengan biaya yang diperlukan
2. Model pendidikan dan pelatihan tentang peningkatan kesadaran dan perilaku yang baik dalam mendukung penghematan energi 3. Pendidikan karakter Biologi, Ekologi, Ekotoksikologi, Mikrobiologi Lingkungan, Kimia, Pertanian, Sosial, Ekonomi dan Teknologi Informasi
Penanganan Limbah dan Polutan Toksik di Lingkungan :
1. Terjadinya pencemaran lingkungan oleh berbagai polutan yang berasal limbah industri, pertanian, dan rumah tangga membutuhakan penanganan
2. Pembangunan industri dan pertanian yang ramah lingkungan membutuhkan inovasi teknologi dan bioteknologi dalam pengolahan limbah 3. Toksisitas suatu polutan
pada organisme dideterminasi
berdasarkan ketersediaan secara biologis
(bioavailability) di lingkungan dan rute masuknya polutan dari makanan, tanah atau air
1. Banyak mikrobia
dan tanaman yang diketahui memiliki kemampuan untuk meremediasi kerusakan lingkungan akibat adanya pencemaran berbagai jenis polutan 2. Pengembangan
teknologi dan bioteknologi untuk pengolahan limbah industri, pertanian dan rumah tangga
3. Berbagai jenis polutan toksik di lingkungan (logam berat, residu , pestisida dan B3 lainnya) perlu
diketahui toksisitasnya terhadap manusia, hewan, tumbuhan dan mikrobia serta rute dan fate polutan toksik tersebut di lingkungan 1. Pengembangan metode remediasi lingkungan tercemar polutan menggunakan agen organisme (bioremediasi) sebagai salah satu alternatif penanganan lingkungan tercemar senyawa toksik secara murah dan ramah lingkungan
2. Pengembangan teknologi dan
bioteknologi pengolahan limbah yang efektif, ekonomis dan efisien 3. Pengembangan
teknologi dan bioteknologi pemanfaatan limbah industri, pertanian, dan rumah tangga
4. Pengembangan metode, teknik pengujian dan evaluasi toksisitas polutan di lingkungan termasuk di dalamnya biomonitoring, biocontrol, biosensor, dan bioindikator untuk memantau kualitas lingkungan
1. Eksplorasi potensi mikrobia dan tanaman yang memiliki kemampuan mendegradasi polutan dalam proses bioremediasi 2. Karakterisasi mikrobia dan tanaman yang berpotensi sebagai agen bioremediasi lingkungan tercemar (logam berat, pestisida, pewarna, minyak tanah, dll) pada tingkat fisiomic, metabolomic, genomic dan proteomic
3. Pemanfaatan mikrobia dan tanaman dalam proses pengolahan limbah
4. Optimasi proses degradasi dan remediasi polutan oleh mikrobia dan tanaman (pada level fisiologis, biokimia dan enzimatis)
5. Peningkatan efektifitas dan efisiensi teknologi pengolahan limbah industri, pertanian, dan rumah tangga baik secara kimia, fisika, maupun biologis 6. Pemanfaatan limbah
industri, pertanian, dan rumah tangga
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
30
tepat guna maupun bioteknologi 7. Studi tentang efek
senyawa toksik terhadap ketahanan hidup (survival), pertumbuhan dan reproduksi organism di tanah dan air 8. Studi ekotoksikologis
pada aras individu, populasi, komunitas dan fungsi ekosistem untuk menganalisis risiko bahan pencemar di lingkungan
9. Studi tentang analisis metode, teknik
pengujian dan evaluasi toksisitas polutan di lingkungan termasuk di dalamnya
biomonitoring, biocontrol, biosensor, dan bioindikator untuk memantau kualitas lingkungan 10. Pemasaran
produk-produk berupa teknologi proses, inokulum, metode dan teknik analisis, agen untuk remediasi pengolahan limbah 11. Pemasaran produk-produk hasil pemanfaatan limbah industri, pertanian,& rumah tangga yang telah diolah
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
32
2010
2011
2012
2013
2014
2015
Pembangkit listrik
Penghematan
energi
Bidang Ilmu (R&D)
RANGKUMAN
dalam tema
Kiraan anggaran
20 juta
20 juta
20 juta
20 juta
20 juta
Gambar 10. Roadmap penelitian Pengembangan Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan
Fisika, Teknologi, Eklektronika, Pendidikan dan bidang ilmu lain yang relevan Karakteristik thermoelektrik Konversi energi dari thermoelektrik Prototipe pembangkit listrik berbasis thermoelektrik bersumber panas pembakaran arang Model pembangkit listrik berbasis thermo elektrik skala rumah tangga Penelitian hilir Desain pembelajaran penghematan energi Pengukuran karakteristik bahan berpotensi sumber energi baru dan terbarukan dan desain pembelajaran penghematannya
Rancangan aplikasi bahan berpotensi sumber energi dan model pembelajaran perhitungan energi Prototipe pembangkit listrik dan model pendidikan perilaku hemat energi
Model pembangkit listrik dan modul pembelajara energi
Penelitian hilir Model kincir angin Model paket induksi
elektromagnetik
Efektivitas konversi energi angin menjadi energi listrik
Model pembangkit listrik
skala rumah tangga Penelitian hilir
Patent
Model pembelajaran tentang perhitungan ketersediaan sumber energi, pemakaian energi, dan hubungan pemakaian energi dengan biaya yang diperlukan Model pelatihan peningkatan kesadaran dan perilaku penghematan energi Modul tentang pembelajaran dan pelatihan penghematan energi
RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
33
enanganan
Limbah dan
Polutan Toksik di
Lingkungan
Bidang Ilmu
Gambar 11. Roadmap penelitian Pengembangan Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan
Eksplorasi potensi mikrobia dan tanaman sebagai agen remediasi lingkungan tercemar polutan (pestisida, pewarna, logam berat dll)
Karakterisasi mikrobia dan tanaman yang berpotensi sebagai agenbioremediasi
Pengolahan limbah industri, pertanian dan rumah tangga secara biologis, kimia dan fisika
Biologi, Ekologi, Ekotoksikologi, Mikrobiologi Lingkungan, Kimia, Pertanian
Studi ekotoksikologis pada aras individu, populasi, dan fungsi ekosistem untuk analisis resiko pencemar di lingkungan
Optimasi proses degradasi dan remediasi polutan oleh mikrobia dan tanaman (pada level fisiologis, biokimia danenzimatis)
Peningkatan efektifitas dan efisiensi teknologi pengolahan limbah industri, pertanian, dan rumah tangga baik secara kimia, fisika, maupun biologis
Studi efek senyawa toksik terhadap ketahanan hidup (survival), pertumbuhan dan reproduksi organism di tanah dan air Pemanfaatan limbah industri, pertanian, dan rumah tangga menggunakan teknologi tepat guna maupun bioteknologi