• Definisi Pelayanan Publik • Ciri Pelayanan
• Kualitas Pelayanan • Paradigma Kualitas
Pelayanan Publik : Wikipedia
• Pelayanan publik = pelayanan yg diselenggarakan
pemerintah bagi warga
negaranya, baik scr langsung (melalui sektor publik) atau tidak langsung (melalui
swasta/NGO).
• pelayanan yg harus
disediakan utk semua orang, tanpa melihat kemampuan ekonominya
Pelayanan Publik : Wikipedia
• Pelayanan yg sangat
dibutuhkan atau bersifat mendasar/ esensial bagi
kehidupan manusia modern (basic need) dan pelayanan yg berkenaan dgn hak
asasi manusia (misal : hak
utk mendapatkan air bersih). • Biasanya menjadi obyek
peraturan/hukum
• disebut juga sbg pelayanan sipil (civil service).
Pelayanan Publik : Wikipedia
• Pelayanan publik = public good (bersifat
non-rivalrous dan non-excludable), yi
pelayanan yg swasta enggan/gagal untuk menyediakannya.
• Pelayanan yg tdk mencakup barang2 manufaktur.
• Disediakan oleh birokrasi/ badan usaha daerah/nasional yg memegang monopoli sumber daya alam yg menguasai hajat hidup orang banyak
Pelayanan Publik
Keputusan MenPAN No.81/93 :
• Pelayanan Publik adalah
segala bentuk pelayanan yg diberikan oleh pemerintah
pusat/daerah, BUMN/BUMD, dalam rangka pemenuhan
kebutuhan masyarakat, dan atau peraturan perundang-undangan yg berlaku
Karakteristik Pelayanan
David W. Cottle Tiga karakteristik pelayanan : 1. Intangibility
2. Human Interaction 3. Quality control
Ciri Pelayanan : Wikipedia
1. Intangiblity
• Bersifat intangible = tidak dpt disentuh, digenggam, dilihat, dibau, atau
dikecap shg tidak dapat disimpan atau dibungkus. Tidak bisa dijual atau
dikembalikan apabila tidak memuaskan.
Ciri Pelayanan
Intangibility : (lanjut)• Pelayanan tidak ada
transfer kepemilikan
• Tidak punya nilai
residual
• Tidak bisa disimpan • Tidak bisa
didemonstrasikan (tidak ada sampelnya)
Karakteristik Pelayanan
Human Interaction : • Menuntut partisipasi konsumer dalam proses pelayanan • Produksi dan konsumsi bersifat simultanRelasi Produsen-Konsumen dalam Industri Manufaktur Production Marketing Mix Company Customer Consumption
Relasi Produsen-Konsumen dalam Pelayanan Profesional Marketing Mix Consumption P r o d u c t o i n Buyer – Seller Interaction
Karakteristik Pelayanan
Quality control difficulty :
• Kualitas pelayanan dinilai saat diproduksi
Pelayanan lebih merupakan
kinerja (hasil kerja)
manusia bukan obyek atau
benda
sulit distandarisasikan sulit dikontrol atasan/
Kualitas Pelayanan
Kualitas :• Segala sesuatu yg mampu memenuhi keinginan atau kebutuhan pelanggan
Vincent Gasperz :
1. Kualitas = keistimewaan produk (langsung maupun atraktif)
kepuasan konsumen
2. Kualitas = segala sesuatu yg bebas dari kekurangan dan kerusakan
Kualitas pelayanan =
bentuk dari pemenuhan sebuah janji
Kualitas pelayanan = Tercapainya sebuah
harapan sesuai dengan komitmen yg telah
Kualitas Pelayanan
• Rumus :
Kualitas pelayanan =
persepsi klien tentang pelayanan yg diterima (realitas pelayanan) dikurangi dgn harapan klien
ttg pelayanan yg akan mereka terima
Q = P - E Q = service quality P = client perception E = client expectation
Kualitas Pelayanan
• Pelayanan yg diterima di bawah harapan
pelanggan kecewa – tidak puas
• Pelayanan sesuai harapan pelanggan puas
• Pelayanan melebihi harapan pelanggan sangat puas
Kualitas Pelayanan : Persepsi Profesional Perspektif Profesional :
• memberikan pelayanan yang sesuai atau
memenuhi standard tehnis profesional tertentu.
• Kontrol kualitas lebih bersifat tehnis atau dirancang untuk
mencegah kegagalan tehnis
Kualitas Pelayanan : Persepsi
Pelanggan
Kualitas pelayanan dari sisi
klien :
• Dilihat dari sisi manfaat apa yg diperoleh dari suatu
layanan. Klien tidak sekedar membeli pelayanan, tapi
manfaat apa yg diperoleh dari suatu pelayanan
menyenangkan atau
Kualitas Pelayanan Publik
KepMenPAN No: KEP/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah :
• Mutu pelayanan publik adalah pendapat
penerima pelayanan yang memuat
kesimpulan atau pendapat responden terhadap unsur-unsur pelayanan
yang dinilai
Kepuasan Pelayanan
Kepuasan Pelanggan
Wikipedia :
Customer satisfaction, a business term, is a measure of how products and services supplied by a company meet or surpass
customer expectation
Customer satisfaction is an abstract concept and the actual manifestation of the state of satisfaction will vary from person to person and product/service to product/service
Kepuasan Pelayanan
KepMenPAN No:KEP/25/M.PAN/2/2004 :
• Kepuasan pelayanan adalah hasil pendapat dan penilaian masyarakat terhadap kinerja pelayanan yang diberikan
oleh aparatur penyelenggara pelayanan publik.
Paradigma Penilaian Kualitas (UNPAN)
Beltrami (1992) :
Tiga evolusi konsep kualitas untuk sektor publik (dlm Elke Löffler - unpan1.un.org) : • quality in the sense of respect of norms
and procedures;
• quality in the sense of effectiveness; and • quality in the sense of customer
Quality = respect of norms and procedures
• Kualitas = tidak ada
penyimpangan, kesesuaian dengan aturan/prosedur
formal penilaian dari perspektif user/klien tidak menjadi pertimbangan
• Model perspektif AN Lama :
memahami kualitas sbg masalah kesuaian secara tehnis prosedural
quality in the sense of effectiveness
• Th 1960an : Aplikasi konsep MBO (management by objectives) ke administrasi publik
• Inti MBO adl partisipasi dlm penetapan tujuan, arah tindakan dan pengambilan keputusan
• MBO memperkenalkan kriteria SMART
(Specific, Measurable, Achievable, Relevant, and Time-Specific)
• Kualitas = pencapaian tujuan/hasil (objectives) yang SMART
quality in the sense of customer satisfaction
Aplikasi model Total Quality memaksimumkan daya saing
organisasi melalui perbaikan terus menerus atas produk, jasa,
manusia, proses, dan lingkungannya
Filosofi TQM :
perusahaan yg sukses dan terunggul adl perusahaan yg memberikan kepuasan pada
konsumen melalui produk/jasa yg dihasilkan
Kualitas diukur dari kepuasan konsumen
Paradigma Penilaian Kualitas
Periode 1945-1949 1949-1951 1951-1950 1960-1980 1980-sek Definisi Kualitas Sesuai aturan dan standard tehnis Sesuai aturan dan standard tehnis Sesuai dgn kemanfaatan Sesuai kebutuhan pelanggan Kepuasan maksimal pelanggan Sistem Manajemen Kualitas Inspeksi kualitas Kontrol statistik Jaminan sistem kualitas Kontrol kualitas seluruh perusahaan Total Quality Management (TQM) Ukuran Kualitas Produk akhir Produk akhir Proses produksi Kebutuhan pelanggan Harapan pelangganParadigma Penilaian Kualitas
Time Awal 1900 1940 1960 1980 - sekarangFokus Inspeksi Sampling Fokus kualitas statistik kualitas organisasi
Customer driven quality
Old concept of quality :
Inspect quality after production
New concept of quality : Build quality into the process. Identify and correct causes of quality problems.
Parasuraman, Zeithaml and Berry :
• SERVQUAL = measurement of
customer satisfaction with a service by using the gap between the
customer's expectation of
performance and their perceived
experience of performance.
• The usual measures of customer satisfaction involve a survey : The customer is asked to evaluate each
statement in terms of their perception
and expectation of performance of the
• Hasil pengolahan data kuestioner akan dilakukan dengan
menggunakan analisa diagram
Kartesius dan probabilistik kesenjangan (gap), yang
merupakan penerapan dari Metoda Servqual (Service Quality).
• Metode ini menggunakan user based-approach = mengukur kualitas jasa
secara kuantitatif dalam bentuk kuesioner yang mengukur dimensi-dimensi kualitas jasa : – tangibles, – responsiveness, – realibility, – assurance, dan – empathy.
Indikator Kualitas Pelayanan
• Tangibles : kualitas
bentuk fisik pelayanan – gedung
– ruang dan fasilitas kantor
– komunikasi material :
korespondensi, formulir, brosur,dsb)
Indikator Kualitas Pelayanan
Responsiveness :
• Aksesibilitas atau kemudahan untuk
mendapatkan pelayanan • Daya tanggap terhadap
aspirasi, kebutuhan, kepentingan dan
Indikator Kualitas Pelayanan
Realibility : • Kompetensi dan profesionalisme pelayanan • Kemampuan menyediakan layanan dengan cepat, tepat dan handal.Indikator Kualitas Pelayanan
Assurance (jaminan):
• Jaminan bahwa problem yg dihadapi klien dapat teratasi atau kebutuhannya dapat
terpenuhi
• Kredibilitas pemberi layanan : – Nama dan reputasi (brand)
– Perilaku pelayanan : kejujuran, integritas
– Jaminan keselamatan,
Indikator Kualitas Pelayanan
Empathy :
• Perhatian atau bela rasa pada kepentingan /
problem yg dihadapi klien • Keramahan, kesopanan,
dan kesabaran dalam melayani klien
• Komunikasi yang baik dan menghargai klien
Indikator Kualitas Pelayanan Publik
• UU No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik UU 25 2009.pdf
• Kepmenpan No: KEP/25/M.PAN/2/2004 ttg Pedoman Umum Penyusunan Indeks
Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah kepmenpan_2004_025(2).pdf