• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEPEMIMPINAN KESEHATAN MASYARAKAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KEPEMIMPINAN KESEHATAN MASYARAKAT"

Copied!
59
0
0

Teks penuh

(1)

KEPEMIMPINAN KESEHATAN MASYARAKAT

KEPEMIMPINAN KESEHATAN MASYARAKAT

(2)
(3)

 1. HIPOCRATES

 1. HIPOCRATES

KESMAS TELAH BER

KESMAS TELAH BERKEMBANG PKEMBANG PADA 460ADA 460 –  –  377 SM DI MULAI OLEH 377 SM DI MULAI OLEH HIPOCRA

HIPOCRATES SEORANG TES SEORANG AHLI EPIDEMIOLOGI.AHLI EPIDEMIOLOGI. BUKU YG DITULISNYA

BUKU YG DITULISNYA EPIDEMIC I, EPIDEMIC III DAN ON AIRS, WATER ANDEPIDEMIC I, EPIDEMIC III DAN ON AIRS, WATER AND PLACES

PLACES

MENGINSIPIRASI

MENGINSIPIRASI ORIENTORIENTASI PENYEMASI PENYEMBUHAN PENYAKIT TIDAK PADBUHAN PENYAKIT TIDAK PADAA MASALAH PENGOBATAN SAJA TTP SDH BERORIENTASI PADA PENYEBAB MASALAH PENGOBATAN SAJA TTP SDH BERORIENTASI PADA PENYEBAB TIMBULN

TIMBULNYYA A SUTU SUTU PENYPENYAKITAKIT..

TOKOH-TOKOH KESEHATAN MASYARAKAT

TOKOH-TOKOH KESEHATAN MASYARAKAT

(4)

2.

2.

EDWIN CHADWICK

EDWIN CHADWICK

- BAPAK KESEHATAN MASYARAKAT - BAPAK KESEHATAN MASYARAKAT

- PERINTIS PERKEMBANGAN KESEHATAN YG BERORIENTASI PADA - PERINTIS PERKEMBANGAN KESEHATAN YG BERORIENTASI PADA

MASYARAKAT MASYARAKAT

- BERSAMA THOMAS SOUTHWOOD MELAKUKAN PENELITIAN MENGENAI - BERSAMA THOMAS SOUTHWOOD MELAKUKAN PENELITIAN MENGENAI SANITASI.

SANITASI.

- DITULIS DALAM BUKU

- DITULIS DALAM BUKU SANITARY CONDITION OF LABOURINGSANITARY CONDITION OF LABOURING POPULATION.

(5)

3. CHARLES EDWARD AMOR

3. CHARLES EDWARD AMORY WINSLOW (1877-1957)

Y WINSLOW (1877-1957)

-TOK

-TOKOH

OH KESEHAT

KESEHATAN M

AN MASY

ASYARAKAT BUKAN

ARAKAT BUKAN HANY

HANYA DI

A DI AMERIKA

AMERIKA

SERIKAT TET

SERIKAT TETAPI J

API JUGA D

UGA DI DUN

I DUNIA BARAT

IA BARAT

-

- MEMULAI

MEMULAI KARIR

KARIR SEBAGAI

SEBAGAI AHLI

AHLI BAKTERIOLO

BAKTERIOLOGIS

GIS

MEMPERLU

MEMPERLUAS

AS

FOKUS

FOKUS KEPAD

KEPADA

A KESEHAT

KESEHATAN

AN

LINGKUNGA

LINGKUNGAN,KONDISI

N,KONDISI RUMAH,

RUMAH,

EPIDEMI

EPIDEMIOLOGI,

OLOGI, ADMINISTR

ADMINISTRASI

ASI KESEHAT

KESEHATAN

AN

MASYARAKAT

MASYARAKAT,KEP

,KEPERAWA

ERAWAT

TAN,

AN, KESE

KESEHAT

HATAN

AN MEN

MENT

TAL

AL,

, ORGA

ORGANISA

NISASI

SI

PERAWA

PERAWAT

TAN

AN MEDIS,

MEDIS, TERMASU

TERMASUK

K EVOLUSI

EVOLUSI DAN

DAN

PENTING

PENTINGNY

NYA

A

MODERN

MODERN KAMPANYE

KAMPANYE KESEHAT

KESEHATAN

AN MASY

MASYARAKAT

ARAKAT (

(

(1923)

(1923),,

INVESTIGASI WABAH PENYAKIT ( 1943 ) DAN SEJARAH

INVESTIGASI WABAH PENYAKIT ( 1943 ) DAN SEJARAH

EPIDEMIOLOGI AMERIKA ( 1952 )

(6)

• WINSLOW YWINSLOW YG MENJADI INSPIRASI AHLI-AHLI KESMAS MENGEMUKAKANG MENJADI INSPIRASI AHLI-AHLI KESMAS MENGEMUKAKAN

BERBAGAI DEFINISI

BERBAGAI DEFINISI DAN ARTI KESMAS.WINSLOW MENGEMUKAKAN SEBAGAIDAN ARTI KESMAS.WINSLOW MENGEMUKAKAN SEBAGAI BERIKUT :

BERIKUT :““ PUBLIC HEALTH IS THE SCIENCE AND ART OFPUBLIC HEALTH IS THE SCIENCE AND ART OF ………....

• IKATAN DOKTER AMERIKA ( 1948 ) : IKATAN DOKTER AMERIKA ( 1948 ) : “

“ …………. KESE. KESEHAHATTAN MASYAN MASYARAKAARAKAT ADALAH T ADALAH ILMU DAN ILMU DAN SENI SENI YG MEMELIHYG MEMELIHARA,ARA, MELIND

MELINDUNGI, UNGI, DAN MEDAN MENINGKATKAN KESEHATNINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAAN MASYARAKATMELALUI USAHTMELALUI USAHA- A-USAHA P

(7)

• Abad ke 16 : Pemerintah Belanda pemberantasan cacar dan kolera

• Tahun 1807 : Pemerintahan Jenderal Daendels melakukan pelatihan dukun

dalam praktek persalinan.

• Tahun 1888 : Berdiri pusat laboratorium kedokteran di Bandung kemudian

berkembang di Medan, Semarang, Surabaya, dan

Yogyakarta.Menunjang pemberantasan penyakit seperti malaria,lepra, cacar, masalah gizi dan masalah sanitasi.

• Tahun 1925 : Hydrich, seorang petugas kesehatan Belanda mengembangkan

daerah percontohan dgn melakukan propaganda ( pendidikan ) penyuluhan kesehatan di Purwokerto dan Banyumas krn tingginya angka kematian dan kesakitan.

(8)

lanjutan

• Tahun 1927 : STOVIA ( Sekolah utk pendidikan dokter pribumi ) cikal bakal

berdirinya FKUI thn 1947.

• Tahun 1930 : Pendaftaran dukun bayi sbg penolongdan perawatan persalinan. • Tahun 1935 : dilakukan prog. Pes krn terjadi epidemic dgn penyemprotan DDT

dan vaksinasi massal.

• Tahun 1951 : diperkenalkan konsep Bandung ( Bandung Plan ) oleh Dr. Leimena

dan dr. Patah ( dikenal dgn Patah-Leimena ) intinya dlm pelayan kesehatan masyarakat aspek kuratif dan preventif tdk dpt

dipisahkan.Diadopsi oleh WHO sbg konsep pelayanan kesehatan primer. Tahun 1969-1970 kemudian disebut Puskesmas.

(9)

• Tahun 1956 : Dr. Y. Sulianti Saroso mendirikan “ Proyek Bekasi “ sbg proyek

percontohan /model pelayanan bagi pengembangan kesmas dan pusat

pelatihan , sebuah model keterpaduan antara pelayanan kes dan pelayanan medis.

• Tahun 1967 : Prog kesmas terpadu sesuai dgn masy.Indonesia.Sistem

Puskesmas tipe A, B , dan C.

• Tahun 1968 : RAKERNAS disepakati Puskesmas sbg Unit yankes yg memberikan

pelayanan kuratif dan preventif secara terpadu, menyeluruh dan mudah dijangkau.

• Tahun 1969 : Puskesmas disepakati dua saja yaitu tipe A ( dipimpin dokter) dab

(10)

• Tahun 1979 : hanya ada satu tipe Puskesmas dgn tiga stratifikasi , sangat baik,rata-rata

dan standar dilengkapi piranti manajerial Micro Planning utk perencanaan dan

Lokakarya Mini( Lokmin) utk pengorganisasian kegiatan dan pengembangan kerjasama tim.

• Tahun 1982 : SKN 1982

• Tahun 1984 : Prog.paket terpadu kes dan keluarga berencana di Puskesmas ( KIA, KB,

Gizi, Penanggulangan Diare dan Imunisasi)

• Awal Tahun 1990-an : Puskesmas merupakan pusat pengembangan kesmasdan juga

memberdayakan peran serta masyarakat selain memberikan yankes menyeluruh dan terpadudi wilayah kerjanya dlm bentuk kegiatan pokok.

• Awal Tahun 2000 : Perkembangan kesmas mengalami perubahan mendasar

“PARADIGMA SEHAT”menggeser dominasi “PARADIGMA SAKIT”dan adanya

(11)

• Tahun 2004 : SKN Thn.2004

• Tahun 2009 : SKN Thn.2009 dgn perubahan UU kesehatan

• Awal Thn. 2010 : perkembangan Kesmas tidak lagi berorientasi pada kebutuhan

individual ttp lebih kpd kebutuhan public yg telah menjadi tanggungjawab pemerintah.

(12)

• Merujuk pada definisi Winslow intisari ilmu Kesmas itu luas bukan hanya

berurusan ilmu sanitasi, teknik sanitasi, ilmu kedokteran kuratif, ilmu

kedokteran pencegahan tetapi sampai dengan ilmu sosial yg menekankan pengorganisasian masy dlm upaya mencapai derajat kes masy yg setinggi-tingginya.

• Ilmu kesmas bertujuan utk memperpanjang masa hidup dgn upaya

mengorganisasi sumber daya termasuk tenaga kes lain sbg mitra dlm mencapai kesmas yg optimal.

• Dlm konteks pengertian tsb.seorg ahli kesmas hrs mampu mengorganisasikan

sumber daya yg ada baik masy sbg penerima pelayanan kes maupun pemberi pelayan kes ( tenaga kes ).Bahkan harus mampu mengorganisir sumber daya yg dlm bentuk fasilitas kes dan asset fisik kes dlm mencapai pelayanan kes yg

berkualitas

(13)

• ILMU KESEHATAN MASYARAKAT DITOPANG OLEH BERBAGAI DISIPLIN ILMU : • 1. ILMU BIOLOGI • 2. ILMU KEDOKTERAN • 3. ILMU KIMIA • 4. ILMU FISIKA • 5. ILMU LINGKUNGAN • 6. ILMU SOSIOLOGI • 7. ILMU ANTROPOLOGI • 8. ILMU PSIKOLOGI • 9. ILMU PENDIDIKAN

(14)

• Sejalan dgn perkembangan IPTEKS di bidang kesehatan ruang lingkup ilmu kesmas bukan hanya

mampu mengelola masyarakat tetapi harus mampu mengkoordinasikan dan mengorganisasikan sumber daya kesehatan yg ada.

• PILAR UTAMA ILMU KESEHATAN MASYARAKAT MENCAKUP :

1. EPIDEMIOLOGI

2. BIOSTATITIK dan DEMOGRAFI KESEHATAN 3. KESEHATAN LINGKUNGAN

4. PENDIDIKAN KESEHATAN dan ILMU PERILAKU KESEHATAN 5. ADMINISTRASI KESEHATAN MASYARAKAT

6. GIZI KESEHATAN MASYARAKAT

7. KESEHATAN dan KESELAMATAN KERJA 8. KESEHATAN REPRODUKSI MASYARAKAT 9. SISTEM INFORMASI KESEHATAN

(15)

• Dlm perkembangannya secara garis besar, upaya-upaya yg dapat dikategorikan

sebagai seni atau penerapan ilmu kesehatan masyarakat atl. Sbb :

1. PEMBERANTASAN PENYAKIT,BAIK PENY.MENULAR MAUPUN TDK MENULAR 2. PERBAIKAN SANITASI LINGKUNGAN

3. PERBAIKAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN 4. PEMBERANTASAN VEKTOR

5. PENDIDIKAN ( PENYULUHAN) KESEHATAN MASYARAKAT 6. PELAYANAN KESEHATAN IBU dan ANAK

7. PEMBINAAN GIZI KESEHATAN MASYARAKAT

8. PENGAWASAN SANITASI dan TEMPAT-TEMPAT UMUM

(16)

9. PENGAWASAN OBAT, MAKANAN, dan MINUMAN 10. PEMBINAAN PERAN SERTA MASYARAKAT

11. PELAKSANAAN KESEHATAN dan KESELAMATAN KERJA di PERUSAHAAN 12. MELAKUKAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN ( AMDAL )

(17)

• Tiga pilar utama Program Indonesia Sehat , yaitu:

(1) penerapan paradigma sehat,

(2) penguatan pelayanan kesehatan, dan

(3) pelaksanaan jaminan kesehatan nasional (JKN).

• Penerapan paradigma sehat dilakukan dengan strategi

pengutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan upaya promotif dan preventif, serta pemberdayaan

masyarakat.

• Penguatan pelayanan kesehatan dilakukan dengan strategi

peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan, dan peningkatan mutu menggunakan

pendekatan continuum of care dan intervensi berbasis risiko kesehatan.

• Pelaksanaan JKN dilakukan dengan strategi perluasan

sasaran dan manfaat (benefit), serta kendali mutu dan biaya, ditujukan kepada tercapainya keluarga sehat.

(18)

Penerapan Paradigma Sehat

Prinsip paradigma sehat:

Puskesmas wajib mendorong seluruh

pemangku

kepentingan untuk berkomitmen dalam upaya

mencegah dan mengurangi resiko kesehatan yang

di hadapi individu

keluarga, kelompok dan masyarakat.

Definisi paradigma sehat:

Sebagai cara pandang, asumsi, konsep, nilai

dan praktik yang mengutamakan upaya menjaga

dan memelihara kesehatan, tanpa mengabaikan

penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.

(19)

• Dengan Paradigma Sehat maka orang-orang yg sehat akan diupayakan agar tetap sehat

dgn menerapkan pendekatan holistik. Selama ini cara pandang, asumsi, konsep, nilai dan praktik yg berlaku tampaknya masih menitik beratkan pada penyembuhan

penyakit dan pemulihan kesehatan Paradigma Sakit.

• Perubahan yang diharapkan dari tenaga kesehatan adalah tenaga kesehatan disetiap

lini pelayanan kesehatan mengupayakan agar : 1. Orang sehat tetap sehat dan tidak menjadi sakit. 2. Orang sakit menjadi sehat

3. Orang sakit tidak menjadi lebih sakit. . Dampak dari perubahan adalah :

1. Promotif dan preventif merupakan aspek utama dalam setiap upaya kes. 2. Meningkatnya kemampuan ten.kes. dlm promotif dan preventif.

(20)

TEORI

FAKTOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI KESEHATAN MASYARAKAT

BLUMM

Derajat

kesehatan

masyarakat

Heriditeir

Perilaku

Pelayanan

Kesehatan

Lingkungan

(21)

L P L L L L L  A = Pejamu = Agent = Lingk.  A P P P P P Jhon Gordon (1) (2) (5) (4) (3)  A  A  A  A

HUBUNGAN AGENT-PENJAMU-LINGKUNGAN

(22)

1. Pencegahan Primer.

Health Promotion.

Specific Protection.

2. Pencegahan Secunder.

Early Diagnosis.

Prompt Treatment.

3. Pencegahan Tertier.

(23)

 Dikatakan yankesmas, apabila memenuhi kriteria sbb:

1. Ber orientasi pd penduduk secara keseluruhan wilayah.

2. Ber orientasi pada pencegahan.

3. Bersifat multi disiplin = lintas sektor.

4. Mengikut sertakan masy. ( Ahmadi, 2005)

(24)

• 1. DEFINISI KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan

K E P E M I M P I N AN

 merupakan suatu ilmu yg mengkaji komprehensif  ttg bagaimana mengarahkan , mempengaruhi dan mengawasi org lain utk mengerjakan tugas sesuai dgn perintah yg direncanakan .

Ilmu kepemimpinan telah semakin berkembang seiring dgn dinamika perkembangan hidup manusia.

Ada beberapa definisi kepemimpinan yg dikemukakan para ahli :

a. STEPHEN P. ROBBINS :” kepemimpinan adalah kemampuan utk mempengaruhi  suatu kelompok ke arah tercapainya tujuan” 

b. RICHARD L.DAFT : “ kepemimpinan ( leadership ) adalah kemampuan

(25)

c. G.R. TERRY :

leadership is the activity of influencing people to

strive willingly for mutual objectives

” 

d. RICKY W GRIFFIN :

Pemimpin adalah individu yg mampu

mempengaruhi perilaku org lain tanpa hrs mengandalkan kekerasan;

pemimpin adalah individu yg diterima oleh org lain sbg pemimpinan

(26)

• Menurut S.P. SIAGIAN :

1. Tipe yg otokratisasi atau diktatorial 2. Tipe militeristis

3. Tipe paternalistis 4. Tipe yglaissez faire

5. Tipe yg demokratis atau partisipatif 

Yg hrs dipahami oleh para pemimpin adalah pemimpin yg baik adalah pemimpin yg mengerti dgn benar dimana ia meletakkan setiap tipe kepemimpinan sesuai dgn tempatnya.

(27)

• BUCHARI ALMA menjelaskan setiap tipe pemimpin sbb :

• PEMIMPIN KHARISMATIK : merupakan kekutan energy, daya tarik yg luar biasa

yg akan diikuti oleh para pengikutnya.

• TIPE PATERNALITIS: bersikap melindungi bawahan sebagai seorang bapak atau

sebagai seorang ibu yg penuh kasih saying.

• TIPE MILITERISTIS : banyak menggunakan sistem perintah , system komando

dari atasan ke bawahan sifatnya keras sangat otoriter, menghendaki bawahan agar selalu patuh, penuh acara formalitas.

• TIPE OTOKRATIS : berdasarkan pada kekuasaan dan paksaan yg mutlak harus

(28)

• TIPE LAISSEZ FAIRE : ini membiarkan bawahan berbuat semaunya sendiri.

Semua pekerjaan dan tanggung jawab dilakukan oleh bawahan

• TIPE POPULISTIS : ini mampu menjadi pemimpin rakyat. Dia berpegang pada

nilai-nilai masyarakat tradisional.

• TIPE ADMINISTRATIVE : pemimpin yg mampu menyelenggarakan tugas-tugas administrasi secara efektif.

• TIPE DEMOKRATIS : berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan kpd   pengikutnya.

(29)

• Ada tiga teori yg menjelaskan bagaimana munculnya pemimpin ( Kartini

Kartono ):

• a. TEORI GENETIS : pemimpin itu sudah ada bakat sejak lahir dan tidak dapat

dibuat.

• b. TEORI SOSIAL : seorang pemimpin tidak dilahirkan akan tetapi seorang calon

pemimpin dpt disiapkan, dididik, dan dibentuk agar dia menjadi pemimpin yg hebat dikemudian hari.Setiap org bisa menjadi pemimpin melalui pendidikan dan dorongan berbagai pihak.

• c. TEORI EKOLOGIS ATAU SINTETIS : memiliki bakat pemimpin kemudian bakat

ini dikembangkan melalui pendidikan dan dorongan dan pengalaman yg akan membentuk pribadi sbg seorang pemimpin

(30)

• Adapun ciri-ciri utk menjadi seorang pemipin adalah :

a. Memiliki kompetensi yg sesuai dgn zamannya.Artinya kompetensi yg

dimilikinya sangat berguna utk diterapkan pada saat itu, dan kompetensi tsb diakui oleh banyak pihak serta pakar khususnya.

b. Memahami setiap permasalahan secara lebih dalam dibandingkan dgn org lain, serta mampu memberikan keputusan thp permasalahan tsb.

c. Mampu menerapkanthe right man and the right place secara tepat dan baik.The right man and the right place adalah menempatkan org sesuai dgn tempatnya dan kemampuan atau kompetensi yg dimilikinya.

(31)

• GEORGE R. TERRY MENGEMUKAKAN DELAPAN CIRI DARI PEMIMPIN : a. Energi : mempunyai kekuatan mental dan fisik

b. Stabilitas emosi : seorg pemimpin tdk boleh berperangka jelek thp

bawahannya , tdk boleh cepat marah, percaya diri sendiri hrs cukup besar c. Human relationship : memp.pengetahuan ttg hubungan manusia

d. Personal motivation: mempunyai kemampuan memotivasi diri sendiri maupun org lain

e. Communication skill : mempunyai kecakapan utk berkomunikasi

 f. Teaching skill : kecakapan mengajarkan, menjelaskan dan mengembangkan g. Sosial skill : suka menolong, luwes dlm pergaulan

(32)

1. Tradisi/warisan : seseorang menjadi pemimpin, karena

warisan/keturunan misalnya raja atau ratu atau warisan perusahaan keluarga.

2. Kekuatan pribadi baik karena alasan fisik maupun karena kecakapannya. 3. Pengangkatan atasan : seseorang menjadi pemimpin karena diangkat oleh

pihak atasannya.

4. Pemilihan seseorang menjadi pemimpin karena berdasarkan konsep

penerimaan/acceptance theory , anda menjadi pemimpin dan kami akan mentaati anda.

(33)

• a. Membangun dan menghilangkan semangat kemalasan karyawan

• b. Bagi para pimpinan agar selalu melakukan up grade pada ilmu yg dimiliki. • c. Pemimpin yg bijaksana adalah yg memiliki jiwa temperamen yg rendah. • d. Pemimpin yg dipilih adalah pemimpin yg jauh dari mental KKN.

• e. Pemimpin yg dipilih adalah yg memiliki jiwa dan semangat tidak mabuk atau

terlalu cinta pada kekuasaan.

(34)

• 1. Pendidikan umum yg luas

• 2. Pemimpin yg baik adalah generalist  yg baik juga • 3. Kemampuan berkembang secara mental

• 4. Ingin tahu

• 5. Kemapuan analitis

• 6. Memiliki daya ingat yg kuat • 7. Mempunyai kapasitas integratif  •  8. Ketrampilan berkomunikasi • 9. Ketrampilan mendidik

• 10. Personalitas dan objektivitas • 11. Pragmatism

• 12. Mempunyai naluri utk prioritas • 13. Sederhana, berani, tegas dsb.

(35)

 1.Langkah pertama : membangun kesadaran diri sendiri

 2.Langkah kedua : memahami org lain

 3. Langkah ketiga : memusatkan perhatian utk memhami masalah

kekuasaan dan wewenang

4. Langkah keempat : komunikasi

5. Langkah kelima : pengambilan keputusan

 6. Langkah keenam : menciptakan visi

7. Langkah ketujuh : memikul tanggung jawab utk meningkatkan

prestasi kinerja pegawai dan organisasi

(36)

• PERILAKU PEMIMPIN ->MENGARAHKAN DAN MENDORONG ( S ) • PERILAKU BAWAHAN -> TKT.KEMATANGAN BAWAHAN -> MAU DAN

MAMPU (  D )

•  GAYA PEMIMPIN S 1: Tinggi mengarahkan, rendah mendorong • GAYA PEMIMPIN S 2 : Tinggi mengarahkan, tinggi mendorong •  GAYA PEMIMPIN S 3 : Rendah mengarahkan, tinggi mendorong •  GAYA PEMIMPIN S 4 : Rendah mengarahkan, rendah mendorong • PERILAKU BAWAHAN D 1 : TDK MAU DAN TDK MAMPU 

•  PERILAKU BAWAHAN D 2 : TDK MAMPU TAPI MAU  • PERILAKU BAWAHAN D 3 : MAMPU TAPI TDK MAU  • PERILAKU BAWAHAN D 4 : MAMPU DAN MAU 

(37)

• S 1 : pimpinan mengarahkan bukan mendorong memerintah ( telling )

Bawahan diarahkan secara rinci utk melaksanakan tugas=tugas dan

diawasi secara ketat.komunikasi hanya satu arah.Perilaku pimpinan model S1 cocok memimpin bawahan D1 ( tidak mau dan tidak mampu ) kurang  percaya diri dan merasa tidak bias.

. S 2 : pimpinan mengarahkan secara rinci akan tetapi juga memberikan dorongan semangat mengajak ( consulting). Model S2 cocok utk bawahan D2 (tdk  mampu tapi mau.) model S 2 ini komunikasi dua arah sdh dilakukan.

. S 3 : pimpinan pengarahan rendah sedang perilaku mendorong tinggi perilaku melibatkan ( participating ). Pimpinan dan bawahan sdh bisa saling bagi tugas dlm membuat putusan dan pimpinan sdh banyak mendengarkan saran bawahan.cocok utk bawahan D3 ( mampu tp tdk mau )

(38)

 S 4 : Gaya pimpinan yg kurang mengarahkan juga kurang memberi

dorongan karena bawahan

sudah mampu dan mau ( D 4 ).

Gaya kepemimpinan yg cocok adalah

melimpahkan atau

delegating

lanjutan

(39)

sedang

tinggi   rendah

D4 D3D D2 D1

Arah Perkembangan Bawahan

GA A KEPEMIMPINAN DAN SITUASI KEMAMPUAN DAN KEMAUAN BAWAHAN

S3

(40)

Masa sekarang

Masa depan

K EP E MIMPINAN VISIONER ( Burt Nanus )

Lingkungan External

Lingkungan Internal

Juru bicara

Penentu arah

(41)

• JURU BICARA : -

 komunikator ulung

 pendengar yg sabar dan penuh perhatian

lihai dlm melakukan lobi

.

PELATIH

: . Menyiapkan kader-kader di level bawahnya.

. PENENTU ARAH : -

Mengajak anggota bergerak maju menuju ke visi

-

 menjelaskan langkah2 serta system prosesnya

- memberi contoh dan teladan.

. AGEN PERUBAHAN : -

 Mampu merangsang perubahan

-

 Berani menjadi pioneer perubahan (

change agent)

(42)

• 1. BERORIENTASI MASA DEPAN

• 2. IMPIAN MASA DEPAN YG LEBIH BAIK • 3. COCOK BAGI ORGANISASI YBS.

• 4. MENCERMINKAN CITA-CITA YG TINGGI

• 5. DPT MENGKLASIFIKASI MAKSUD DAN ARAH •  6. MERANGSANG KONSENSUS DAN ANTUSIASME

• 7. MEREFLEKSIKAN KEUNIKAN ORGANISASI DAN KOMPETENSI • 8. CUKUP AMBISIUS.

• DUA PULUH SATU HUKUM KEPEMIMPINAN SEJATI MAXWELL • EMPAT BUKU TERLARIS DI AMERIKA

•  JUDUL BUKU : “ THE 21 IRREFUTABLE LAWS OF LEADERSHIP ”  VISI YG BAIK MENURUT BURT NANUS

(43)

 Adm.( dalam cakupan luas)

Manajemen dan organisasi

Kepemimpinan

Hubungan Antar Manusia

Pengambilan keputusan

Keberanian

Posisi Manajemen dan Organisasi

didalam Administrasi.

(44)

PRINSIP KEPEMIMPINAN Kepemimpinan Sistim Kesehatan Mas Pratktik Kepemimpinan Profesional omunitas IM

Lembaga

Gaya Kepemimpinan Personal Gambar

(45)

 Kepemimpinan kesehatan masyarakat mencakup :

1. Komitmen thp masyarakat dan nilai yg melingkupinya

2. Komitmen thp keadilan sosial

3. Komitmen utk menjalani agenda kesmas yg telah disusun

4. Kepemimpinan kesmas harus bekerja dalam paradigma yg

mengatur kesehatan masyarakat

(46)

• PRINSIP 1 : Infrastruktur kesmas hrs diperkuat oleh pengunaan fungsi inti  dan layanan esensial kesmas sbg pedoman utk perubahan yg terjadi.

• PRINSIP 2 : Tujuan kesmas adalah meningkatkan status kesehatan setiap

individu dlm masyarakat. Pemimpin kesmas sangat percaya bhw promkes dan pencegahan penyakit dapat dilakukan.

• PRINSIP 3 : Koalisi masyrakat hrs dibentuk utk memenuhi kebutuhan kesmas

dlm komunitas. Kesmas merupakan tanggung jawab komunitas dan aktifitasnya berbasis populasi. Ini berarti bhw misi kesmas adalah bekerja dgn semua kelompok dlm komunitas utk

meningkatkan kesehatan seluruh anggotanya.

(47)

• PRINSIP 4 : Pemimpin kesmas local , regional dan Negara hrs bekerja sama utk

melindungi kes setiap individu tanpa menghiraukan status gender, ras, etnik atau social ekonomi.

• PRINSIP 5 : Perencanaan kesmas membutuhkan kolaborasi antara pemimpin

lembaga kesmas ,dewan Kes ( kalau ada ),DPRD dan daerah lain

• PRINSIP 6 : Pemimpin kesmas yg baru hrs mempelajari teknik dan praktek

kepemimpinan dari pemimpin kesmas yg berpengalaman (mentoring )

(48)

• PRINSIP 7 : Pemimpin kesmas hrs mengembangkan keterampilan

kepemimpinan mereka secara kontinu. Pemimpin tdk pernah berhenti belajar.

• PRINSIP 8 : Pemimpin tdk hanya hrs berkomitmen pd pembelajaran sepanjang

hidup, namun juga pada perkembangan dirinya.Harga diri

merupakan factor utama dlm pengembangan diri dan penting utk kompetensi personal. Sethi  menjelaskan tujuh R dalam harga diri.

• PRINSIP 9 : Asumsi yg mendasari prinsip ini adalah sehat secara fisik,

psikologis,emosi , ekonomi dan social merupakan seluruh elemen kesmas.

(49)

• PRINSIP 10 : Pemimpin kesmas hrs berpikir secara global namun

bertindak secara local.

• PRINSIP 11 : Pemimpin kesmas hrs menjadi manajer yg baik. Pemimpin

masa depan hrs memiliki ketrampilan kepemimpinan dan manajemen.

• PRINSIP 12 : Pemimpin kesmas tdk hanya menetapkan visi, namun juga

menjual visi dan menginspirasi org lain utk menerima visi dan berupaya merealisasikan visi tersebut.

(50)

• PRINSIP 14 : Setiap tingkat system kesmas membutuhkan pemimpin.Pemimpin

tdk hrs memiliki posisi resmi utk menjadi pemimpin tetapi kekuatan memimpin menjadi sangat penting.

• PRINSIP 15 : Pemimpin kesmas harus memahami apa yg dimaksud dgn

komunitas.

• PRINSIP 16 : Pemimpin kesmas hrs mempraktekkan apa yg mereka

ajarkan.Mereka hrs hidup dlm kehidupan yg konsisten dgn nilai tsb.

(51)

• Kepemimpinan yg baik tergantung pada pemikiran system.Tipe pemikiran ini

berfokus pada cara mengimplementasikan ( dlm jangka pendek dan panjang) komponen system yg penting utk memenuhi kebutuhan yg diidentifikasi.

• Utk memastikan pemikiran system berjalan efektif, Pemimpin kesmas hrs

mendukung perspektif system dan memastikan bhw staf memahami dlm pendekatan system.Komunikasi hrs sering dilakukan.

• Pembentukan Tim merupakan bagian penting dlm memimpin lembaga kesmas • Pemimpin kesmas hrs :

1. Berpikir sistematis dan bertindak secara strategis 2. Mempromosikan perubahan

3. Mendukung nilai lembaga dan masy

(52)

4. Memahami hubungan antara input system, intervensi program, dan output 

5. Memantau dan mengevaluasi dampak perubahan

6. Mempraktikan pemikiran system pada lima tingkat kepemimpinan. Lima tingkat kepemimpinan:

I. Kepemimpinan Personal

II. Kepemimpinan pada tkt. Tim

III. Kepemimpinan pada tkt. lembaga IV. Kepemimpinan pada tkt. Komunitas V. Kepemimpinan pada tkt. Profesional.

(53)

Kepemimpinan

PENDEKATAN SISTEM DALAM PERUBAHAN ORGANISASI

Pembentukan Tim Klarifikasi Nilai Misi Visi Rencana Tindakan Impelementasi Evaluasi

Sasaran dan Tujuan Berdasarkan Fungsi Inti dan

(54)

• TANTANGAN KESEHATAN MASYARAKAT SAAT INI ( ABAD KE 21 ) • 1. Pertumbuhan Layanan Terkendali

• 2. Privitasi

• 3. Reformasi kesejahteraan

• 4. Kepentingan akuntabilitas dan kinerja • 5. Pengarahan versus perselisihan

• 6. Invisibilitas kesmas

• 7. Pemerintahan dan reorganisasi Lembaga Kes. • 8. Peningkatan teknologi informasi

• 9. Kemunculan peny.baru dan kemunculan kembali peny.lama • 10.Perubahan demografi

(55)

11. Peningkatan peran Pencegahan

12. Peningkatan jumlah masyrakat yg tdk memiliki jaminan 13. Perubahan harapan masyarakat

(56)

• Pemimpin baru kesmas hrs menanggapi permintaan format baru kesmas

berdasarkan prinsip :

• 1. Kesmas hrs menjelaskan visi, misi, dan parameter mereka kpd masy. • 2. Kesmas hrs bersikap proaktif dibandingkan reaktif.

• 3. Dewan Kesehatan Daerah hrs diperkuat

• 4. Pencegahan harus ditekankan dan dipasarkan.

• 5. Kesling dan Kes.kerja hrs dihadapi oleh mitra kesmas

• 6. Aktivitas penilaian hrs diperkuat melalui penggunaan teknologi modern dan

penerapan metode Epidemiologi.

• 7. Profesional Kesmas hrs menjadi pembuat kebijakan

(57)

• 8. Pengembangan Kepemimpinan hrs didukung secara finansial.

• 9. Hubungan lebih kuat perlu dibangun antara Akademisi dan Praktisi. • 10. Sifat Kesmas yg multidisiplin hrs diperkuat bersama.

• 11. Lembaga Kesmas hrs berpikir secara global, namun bertindak secara local • 12. Harus mengajarkan masy tentang Kesmas

• 13. Koalisi termasuk kemitraan Pulik- Swasta harus dibangun. • 14. ASURANSI hrs disusun kembali secara teratur

• 15. Kesmas hrs memberikan praktik terbaiknya.

(58)

 STRATEGI PENTING :

->MENGEMBALIKAN FOKUS PADA PENCEGAHAN PRIMER

-> MENDIDIK MASYARAKAT TENTANG KESEHATAN MASARAKAT

RANGKUMAN

(59)

Referensi

Dokumen terkait

a) 6 kes merupakan individu yang disaring melalui pengesanan kes secara aktif kontak kepada kes positif COVID-19. Kes dikategorikan sebagai kes jangkitan tempatan. b) 4 kes

Sebanyak 61 kes kematian pada hari ini yang melibatkan 16 kes di Selangor, 11 kes di Johor, masing-masing enam (6) kes di Melaka dan Pulau Pinang, lima (5) kes di

Tantangan yang dihadapi oleh Dinas Perhubungan Komunikas dan Informatika dalam implementasi program pembangunan bidang perhubungan dan menjalankan tugas pokok dan fungsinya

Kinerja perusahaan yang semakin baik menunjukkan bahwa manajemen perusahaan tersebut sudah sesuai dengan kepentingan pemegang saham sehingga manajer akan berpikir dan

Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi Konsultan Perencanaan yang memuat masukan, azas, kriteria, proses dan keluaran yang harus dipenuhi dan

Hal ini penting diketahui oleh hakim karena wasiat wajibah itu mempunyai tujuan untuk mendistribusikan keadilan, yaitu memberikan bagian kepada ahli waris yang mempunyai

Berbeda dengan media sosial seperti Twitter dan Facebook yang menggunakan lebih dari dua hashtag untuk mengurangi keterlibatan, pengguna Instagram tidak akan puas

Pada kesempatan ini juga tim penulis akan membahas masalah pemanfaatan lahan kecil sebagai arena bermain anak, bagaimana cara pemanfaatan lahan tersebut, membuat