406
JURNAL AKUNTANSI MULTI DIMENSI (JAMDI)
Volume 3, Nomor 2, November 2020 (406 – 414) e-Journal ISSN: 2614 – 4239 DOI: http://dx.doi.org/10.96964/jamdi.v3i1
TELAAH ANGGARANSEBAGAI ALAT PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI AKTIVA TETAP PADA PT BINA KARYA NUANSA SEJAHTERA
Sri Handayani1, Iqbal M. Aris Ali2 Jurusan Amanajemen1, Jurusan Auntansi2
email: srihamdyani65@gmail.com1, [email protected]2
1 Sekolah Timggi Ilmu Ekonomi (STIE-YPUP) Ujung Pandang 2 Fakultan Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairaun Ternate 1 Alamat: Jl. Andi Tonro No.17 Makassar Sulawesi Selatan-Indonesia 2 Alamat: Jl. Yusuf Abdul Rahman Kelurahan Gambesi Maluku Utara-Indonesia
Abstrak. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Kelayakan Investasi Aktiva Tetap Dump Tuck Pada Pt Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi. Teknik analisis yang digunakan adalah capital budgeting dengan 3 metode analisis yaitu Payback Period, Net Present Value, dan Profitability Index. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka hasil dari penelitian ini adalah investasi aktiva tetap dump truck yang dilakukan oleh PT Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi dikatakan layak atau diterima untuk diinvestasikan. Hal ini didukung dengan hasil analisis yang menghasilkan Payback Period selama 1 tahun 1 bulan dengan NPV positif sebesar Rp20.377.442.761 yang berarti layak sesuai dengan kriteria yang ditentukan dan PI positif sebesar 4,16 atau lebih dari satu yang berarti layak sesuai dengan kriteria yang ditentukan.
Abstract. This study ulawesi analysis technique used is capital budgeting with three methods of analysis, Payback Period, Net Present Value, and Profitability Index. Based on the research that has been conducted, the results of this study are fixed asset dump truck made by PT Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi can said accepted or feasible to invest. This is supported by the results of the analysis that produces payback period of 1 year 1 month with positive NPV of Rp 20.377.442.761 which means feasible in accordance with the criteria defined and positive profitability index at 4.16 or more than one, which means a decent suit specified criteria.
PENDAHULUAN
Persaingan bisnis yang terjadi sekarang ini membuat perusahaan yang bergerak di bidang industri, jasa maupun dagang harus dapat bersaing untuk mempertahankan kegiatan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, setiap perusahaan dituntut untuk dapat melakukan suatu perencanaan bisnis yang baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang. Salah satu perencanaan bisnis yang dapat dilakukan untuk optimalisasi perusahaan adalah perencanaan investasi. Keputusan investasi [1] merupakan salah satu aspek dari penentuan anggaran modal, selain keputusan pendanaan. Keputusan investasi [1] juga lebih berfokus kepada pilihan-pilihan apakah membeli suatu aktiva, melaksanakan suatu proyek, membuat suatu produk, dan lain sebagainya yang lebih mengarah kepada pengadaan infrastruktur untuk menunjang kegiatan operasional [2]. Selanjutnya investasi [2] menjadi keputusan penting bagi suatu perusahaan karena menyangkut masalah sumber dana investasi, umur ekonomis, dan paling penting adalah mengenai expected return dari investasi tersebut [3]. Dengan berinvesatsi perusahaan dihadapkan pada peluang sekaligus resiko yang keduanya harus diperhitungkan.
Perusahaan yang melakukan kegiatan operasional guna untuk keberlangsungan dan pengembangan, membutuhkan keputusan dalam menentukan kelayakan investasi pada aktiva tetap, proses untuk menentukan kelayakan dengan membuat anggaran terhadap barang modal dinamakan capital budgeting [4]. Modal atau capital budgeting disini merujuk pada aktiva tetap yang digunakan dalam operasi perusahaan. Pentingnya penganggaran modal adalah karena beberapa hal seperti Informasi JAMDI
Masuk di JAMDI : September 2020 Review : Oktober 2020 Terbit : November 20 Publish : Desember 2020
Kata Kunci :
capital budgeting, pengambilan keputusan, investasi aktiva tetap Keywords :
capital budgeting, decision making, fxed asset investment
407 implikasi dari keputusan tersebut akan berlangsung terus hingga suatu periode yang cukup lama atau memiliki konsekuensi jangka panjang, serta menentukan bentuk-bentuk aktiva yang dimiliki perusahaan dan terakhir adalah melibatkan pengeluaran yang besar [5]. Dalam menganalisis capital budgeting diadakan suatu penilaian kelayakan investasi dengan metode-metode diantaranya Cash Flow, Payback Period (PP), Net Present Value (VPN), Profitability Index (PI), Average Rate of Return
(ARR), Internal Rate of Return (IRR) [6].
PT Bina Karya Nuansa Sejahtera (BKNS) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit yang terletak di Sangkulirang. Untuk membantu dalam meningkatkan kegiatan operasional perusahaan agar dapat memenuhi permintaan pasar, PT BKNS tentunya melakukan investasi aktiva tetap. Investasi aktiva tetap yang dilakukan perusahaan PT BKNS ini ialah menambah unit Dump truck. Dump truck merupakan alat yang digunakan untuk mengangkut TBS (Tandan Buah Segar) ke pabrik CPO (Coconut Palm Oil). Jenis dump truck yang digunakan PT BKNS dalam membantu kegiatan operasionalnya yaitu Mitsubishi Fuso sebanyak 12 unit. Umur ekonomis dari masing-masing dump truck PT BKNS adalah sekitar 8 tahun. Berdasarkan informasi di atas, pembelian aktiva tetap dump truck pada pembelian tahun pertama yaitu tahun 2013 sebanyak 3 unit, tahun 2014 sebanyak 3 unit, dan tahun 2015 sebanyak 6 unit. Masing-masing dari tahun pembelian dump truck tersebut belum ada yang melewati batas umur ekonomis, sehingga kegunaannya masih sangat baik untuk membantu kegiatan operasional perusahaan [7]. Namun di tahun 2016 dan 2017 PT BKNS tidak membeli dump truck
dengan alasan di tahun tersebut PT BKNS belum membutuhkan penambahan unit dump truck dan dana yang digunakan pun nantinya akan sia-sia jika tidak menghasilkan keuntungan [8]. Adapun untuk tahun 2018, guna meningkatkan kegiatan operasional perusahaan maka PT BKNS Sulawesi berencana menambah unit dump truck Mitsubishi Fuso 220 Ps 4x2 sebanyak 10 unit yang digunakan untuk mengangkut TBS ke pabrik CPO. Dengan adanya penambahan unit dump truck
tersebut dikarenakan produksi CPO dari TBS setiap tahunnya mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada tabel 1.2, dimana data produksi TBS perusahaan dari tahun 2013 hingga disajikan tabel 1.2 data produksi TBS di 5 tahun terakhir. tahun 2017 terus mengalami peningkatan produksi.
Berdasarkan data total produksi TBS PT BKNS di tahun 2013 sebanyak 6.373.327 kilogram, tahun 2014 sebanyak 7.157.705 kilogram, tahun 2015 sebanyak 13.343.585 kilogram, tahun 2016 sebanyak 20.274.143 kilogram dan di tahun 2017 sebanyak 29.117.883 kilogram. Adapun untuk wilayah Kalimantan Timur, total keseluruhan produksi TBS pada tahun 2013 sebanyak 6,9 juta ton, tahun 2014 sebanyak 9,6 juta ton, tahun 2015 sebanyak 10,8 juta ton dan di tahun 2016 sebanyak 11,4 juta ton. Dengan fakta tersebut, perusahaan dihadapkan pada peluang untuk melakukan investasi dalam aktiva tetap yang mencerminkan komitmen jangka panjang. Dikatakan peluang karena dapat digunakan untuk membantu dan menunjang kegiatan operasional PT BKNS. Proses pengambilan keputusan investasi ini sering disebut sebagai penganggaran modal (Capital Budgeting). Penganggaran modal yang tepat dapat menjadi pedoman perusahaan dalam pengambilan keputusan, khususnya keputusan investasi dump truck pada PT BKNS. Oleh karena itu, penulis tertarik dan terdorong untuk melakukan penelitian yang dituangkan dalam tugas skripsi yang berjudul “Analisis Capital Budgeting Sebagai Alat Bantu Pengambilan Keputusan Investasi Aktiva Tetap Pada PT Bina Karya Nuansa Sulawesi”. Dalam analisis capital budgeting terdapat beberapa alat analisis yang digunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan investasi. Adapun alat analisis dalam capital budgeting ini ialah Payback Period, Net Present Value, Average Rate of Return, Internal Rate of Return, dan Profitability Index.
Dalam penelitian ini untuk menghindari pembahasan yang tidak terarah, penulis hanya menggunakan alat dari analisis capital budgeting yaitu Payback Period, Net Present Value, dan Profitability Index.
KAJIAN PUSTAKA
Menurut American Accounting Association mendefinisikan akuntansi sebagai proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut. Selanjutnya jika ditinjau dari prosesnya [9] maka akuntansi adalah proses identifikasi, pengukuran, dan pengkomunikasian informasi ekonomi yang menghasilkan informasi yang berguna bagi pembuatan kebijakan dan keputusan oleh pemakainya [9]. Dari pendapat di atas, penulis menyimpulkan bahwa akuntansi merupakan proses yang terdiri dari identifikasi, pengukuran serta pelaporan dari transaksi ekonomi yang diharapkan berguna dalam penilaian dan pengambilan keputusan bagi pemakainya.
408 Akuntansi keuangan [9] merupakan bidang akuntansi yang berasal dari transaksi ekonomi perusahaan terutama untuk memenuhi kebutuhan pihak eksternal seperti para pemegang saham, kreditur, otoritas pemerintah, dan masyarakat luas. Sedangkan menurut [10] akuntansi keuangan merupakan bidang yang berkaitan dengan akuntansi untuk suatu unit ekonomi secara keseluruhan. Akuntansi keuangan berhubungan pelaporan keuangan untuk pihak-pihak luar perusahaan.Dari pendapat para ahli di atas, penulis menyimpulkan bahwa akuntansi keuangan adalah bidang akuntansi yang berasal dari transaksi yang hasilnya akan berguna bagi pihak-pihak eksternal perusahaan. Akuntansi manajemen [11] merupakan bidang akuntansi yang berfokus pada penyediaan, termasuk pengembangan dan penafsiran informasi akuntansi bagi para manajer untuk digunakan sebagai bahan perencanaan, pengendalian operasi, dan dalam pengambilan keputusan. Kemudian akuntansi manajemen [12] merupakan informasi untuk manajemen perusahaan. Kegunaan dari akuntansi manajemen adalah mengendalikan kegiatan perusahaan, memonitor arus kas dan menilai alternative dalam pengambilan keputusan. Dari pendapat para ahli diatas, penulis menyimpulkan bahwa akuntansi manajemen merupakan salah satu bidang akuntansi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manajemen dalam akegiatan perusahaan yang dinyatakan dalam bentuk satuan uang yang merinci bagaimana sumber daya akan diperoleh dan digunakan dalam suatu periode tertentu. Selanjutnya [13], dan [14] pengang-garan merupakan bidang yang berhubungan dengan penyusunan rencana keuangan mengenai kegiatan perusahaan untuk jangka waktu tertentu dimasa datang serta analisa dan pengontrolannya. Anggaran adalah sarana untuk menjabarkan tujuan perusahaan. Anggaran berisi rencana kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di masa datang serta nilai uang yang terlibat di dalamnya [15]. Apabila rencana ini dibandingkan dengan realisasinya, maka anggaran merupakan alat control di dalam perusahaan [16]. Dari pendapat ahli diatas, penulis menyimpulkan bahwa penganggaran adalah kegiatan yang melakukan perincian rencana keuangan dalam jangka panjang yang akan di peroleh dan digunakan dalam suatu periode.
Capital Budgeting
Capital budgeting atau yang sering disebut penganggaran modal atau pengadaan aktiva tetap [17]. Istilah barang modal mengacu pada aktiva tetap yang digunakan dalam produksi dan anggaran, berarti suatu rencana yang merinci arus kas masuk dan arus kas keluar untuk jangka waktu tertentu di masa akan dating [16]. Jadi, anggaran modal menekankan pada rencana pengeluaran untuk memperoleh aktiva tetap. Selanjutnya [18], dan [19] capital budgeting keseluruhan proses perencanaan, pengumpulan, pengevaluasian, penyeleksian dan penentuan alternative penanaman yang akan memberikan penghasilan bagi perusahaan untuk jangka waktu yang lebih dari setahun”, sedangkan [20] capital budgeting adalah keseluruhan proses peren-canaan dan pengambilan keputusan mengenai pengeluaran dana dimana jangka waktu kembalinya dana tersebut melebihi waktu satu tahun. Dari pendapat ahli diatas, penulis menyimpulkan bahwa capital budgeting merupakan keseluruhan dari perencanaan hingga dalam pengambilan keputusan mengenai pengeluaran yang akan memberikan penghasilan perusaahaan lebih dari satu tahun.
Peramalan (Forecasting). Selanjutnya [14] mengartikan peramalan adalah kegiatan memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan, tanpa ada usaha dari peramal untuk mempengaruhi apa yang terjadi agar sesuai dengan ramalannya. Kemudian [19] salah satu permasalahan mendasar yang dihadapi dalam proses perencanaan ekonomi adalah adanya perubahan nilai variabel perencanaan pada saat awal proses perencanaan (sekarang) dengan variabel perencanaan di masa yang akan datang sebagai akibat dari berbagai faktor perubahan/kembangan, seperti teknologi, biaya, harga, pasar, ketersediaan sumber daya, kebijakan pemerintah, dan per-ubahan sosial. Metode pendekatan untuk memecahkan permasalahan ekonomi disebut “forecasting”. Dari beberapa definisi yang telah diungkapkan oleh para ahli sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa peramalan adalah prediksi atau estimasi mengenai kondisi pada masa yang akan datang, peramalan dalam dunia bisnis dilakukan untuk mengurangi unsur ketidakpastian yang dihadapi guna mempersiapkan segala keputusan dan kebijakan terkait dengan hasil peramalan tersebut.
Pengambilan Keputusan. Kemudian [1] pengambilan keputusan (decision making) adalah memilih salah satu di antara pelbagai alternative tindakan yang ada. Para manager berusaha menyusun situasi pengambilan keputusan dalam bentuk ku-antitatif sebanyak mungkin, sehingga pilihan di antara pelbagai alternative dapat dibuat dengan dasar yang sistematik. Jadi, dengan informasi kuantitatif, para pengambil keputusan: (a) Dapat mengikuti proses yang logis di dalam memilih pelbagai alternatif. (b) Dapat mempertanggungjawabkan setiap langkah yang diambil, dan (c) Dapat mengevaluasi hasil-hasil yang
409 dicapai. Selanjutnya proses pengambilan keputusan meliputi empat tahap berikut: (a) Menetukan masalah dengan penekanan pada tujuan yang hendak dicapai. (b) Mengidentifikasi pelbagai alternative tindakan. (3) Mendapatkan informasi relevan dan menyingkirkan informasi yang tak relevan, dan (4) Membuat keputusan.
Biaya Modal (Cost of Capital). Selanjutnya [21] biaya modal (cost of capital) merupakan konsep yang sangat penting untuk diketahui oleh manajer keuangan perusahaan. Keberhasilan perusahaan dalam memperoleh dana dengan biaya modal yang optimal merupakan usaha yang harus dilakukan oleh manajer keuangan. Biaya modal yang optimal bilamana tercapai biaya modal minimal sehingga bisa meningkatkan nilai perusahaan, dan tidak menyebabkan perusahaan terancam financial distress. Kemudian biaya modal saling behubungan dengan keputusan investasi jangka panjang dan akan sangat menentukan dalam peningkatan kekayaan pemegang saham [22]. Biaya modal bukan sekedar angka tetapi sangat berarti bagi tanda-tanda penurunan atau kenaikan dari harga saham. Secara formal bahwa biaya modal adalah tingkat pengembalian yang di-inginkan dari suatu proyek, dimana akan mempertahankan tingkat kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan.
Depresiasi (Penyusutan), terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk menghitung beban depresiasi, metode tersebut adalah (1) Straight Line Method (Metode Garis Lurus). Penyusutan suatu harta/asset yang dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat yang ditetapkan bagi harta/asset tersebut. Dalam metode ini, lebih melihat pada aspek waktu daripad aspek kegunaan. Metode ini paling banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan karena paling mudah diaplikasikan dalam akuntansi dan juga beban penyusutan untuk tiap tahun nilainya sama besar dan tidak dipengaruhi dengan hasil/output yang diproduksi. Rumus perhitungan metode garis lurus adalah : Penyusutan = Harga Perolehan Nilai Sisa/Umur Ekonomis (2) Service Hours Method (Metode Jam Jasa). Metode ini menggunakan jam kerja sebagai dasar peng-alokasian beban penyusutan untuk tiap periode. Dalam metode ini beban penyusutan diperlakukan sebagai beban variable daripada beban tetap seperti pada metode garis lurus sesuai dengan jam kerja yang dibutuhkan untuk memproduksi barang atau jasa tiap periode akuntansi. Rumus perhitungan metode jam jasa adalah : Penyusutan = (Harga Perolehan-Nilai Sisa) / Taksiran Jam Jasa, (3) Productive Output Method (Metode Satuan Hasil Produksi). Dalam metode ini, umur kegunaan aktiva ditaksir dalam satuan jumlah unit hasil produksi. Dengan bahasa lain, beban penyusutan dihitung dengan satuan hasil pro-duksi sehingga beban penyusutan tiap periode akan berfluktuasi mengikuti jumlah propro-duksi yang dihasilkan. Selanjutnya Rumus perhitungan metode satuan hasil produksi adalah : Penyusutan = (Harga Perolehan-Nilai Residu) / Taksiran Hasil Pro-duksi. Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan oleh penulis di atas maka dalam pnelitian ini penulis membuat sebuah kerangka pemikiran yang berguna untuk memudahkan dalam melakukan analisis capital budgeting untuk membantu nilai kelayakan investasi aktiva tetap pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera dalam 5 tahun terakhir selama periode tahun 2013 sampai tahun 2017 dengan menggunakan metode Payback Period, Net Present Value, dan Profitability Index. Adapun kerangka piker penelitian yang disusun oleh penulis sebagai berikut.
METODE
Metode meruapakan cara-cara yang ditempu penulis untuk mendapat informasi yang diperlukan [23] Objek Penelitian, ini meneliti pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera (BKNS). Perusahaan BKNS merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan Sulawesi. Penelitian ini menggunakan data-data laporan keuangan berupa laporan laba rugi dan neraca PT Bina Karya Nuansa Sejahtera dari tahun 2013-2017 serta informasi rencana investasi aktiva tetap untuk dilakukan analisis
capital budgeting guna membantu dalam pengambilan keputusan investasi yang tepat. Namun data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan akan tetapi metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Oleh karena data observasi atau pengamatan yang terkait dengan sehat tidaknya perusahaan dapat dilihat dari lapoaran keuangan yang dihasilkan selama satu tahun anggaran [24].
Jenis Data, Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data sekunder. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka-angka. Sifat data ini adalah data runtut waktu dimana data yang merupakan hasil pengamatan dalam suatu periode tertentu. Maka dalam hal ini, penulis menggunakan laporan laba rugi, neraca 5 tahun terakhir dari daftar investasi aktiva tetap dump truck pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera. Dan data sekunder merupakan data yang diperoleh dari bahan-bahan yang tersedia dibuku-buku, jurnal, majalah, dan sumber lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini.
Sumber Data, Sumber data yang diperoleh adalah data kuantitatif yang berupa data-data keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, dan daftar investasi aktiva tetap selama 5 tahun terakhir pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera. Metode
410 Pengumpulan Data, Metode pengumpulan data yang diambil pada penelitian ini adalah Studi Pustaka, Dokumentasi, dan Wawancara. Alat Analisis, Sebelum melakukan analisis capital budgeting, terlebih dahulu dilakukan perhitungan cash flow
Adapun untuk mencari cash flow dengan cara dibawah ini : Cash Flow. Arus kas yang digunakan adalah arus kas masuk (cash inflow). Laba bersih setelah pajak (EAT+Depresiasi. Kriteria : Cash Flow digunakan untuk mengetahui arus kas bersih perusahaan dan untuk menjadi dasar perhitungan pada metode penilaian investasi capital budgeting lainnya.
1. Payback Period Method PBP =
Kriteria = PBP < umur ekonomis Investasi atau proyek layak PBP > umur ekonomis Investasi atau proyek tidak layak
(Suliyanto, 2010:196)
2. Net Present Value Method
Keterangan :
Io = Investasi awal pada tahun awal CFn = Aliran kas per tahun pada periode n
K = Biaya modal proyek
Kriteria = NVP > 0 (nol) investasi atau proyek layak NVP < 0 (nol) investasi atau proyek tidak layak
NVP = 0 (nol) investasi atau proyek berada dalam titik impas
(Suliyanto, 2010:201)
2. Profitability Index Profitability Index = Kriteria = PI > 1 (satu) investasi atau proyek layak dilakukan
PI < 1 (satu) investasi atau proyek tidak layak dilakukan PI = 1 (satu) investasi atau proyek berada dalam titik impas
(Suliyanto, 2010:205)
3. Return On Equity (ROE)
ROE =
x 100% 4. Metode Kuadrat Terkecil (Least Square Method)
Untuk memperoleh nilai a dan b dapat dihitung dengan menggunakan rumus – rumus sebagai berikut:
(Rahayu dan Rachman, 2013:35-37)
Dimana:
= Nilai trend (peramalan penjualan dan biaya operasional)
Y = Penjualan atau biaya dalam Rupiah = Nilai dari kode tahun
= Bilangan konstanta yaitu nilai pada saat nilai = 0
=Koefisien forcasting (Nilai kemiringan yaitu tambahan nilai , apabila bertambah satu satuan) = Jumlah data (banyaknya data dalam periode waktu tahun)
HASIL
Berdasarkan penyajian data mengenai daftar investasi dump truck yang telah dibeli perusahaan serta data proyeksi laba rugi operasional, penulis akan membahas dan menganalisis bagaimana hasil perhitungan Capital Budgeting dalam menilai kelayakan investasi dump truck dengan metode Payback Period, Net Pressent Value, dan Profitability Index pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi. Berikut adalah tahapan dalam melakukan analisis capital budgeting :
411 1. Menentukan nilai investasi awal (initial outlays) dari investasi dump truck yang dilakukan.
Dapat dilihat pada tabel 1, nilai investasi yang dilakukan oleh PT Bina Karya Nuansa Sejahtera yaitu sebesar Rp 7.235.000.000 yang terdiri dari 10 unit dump truck Mitsubishi Fuso.
2. Menentukan modal atau sumber dana yang dipergunakan
Dalam hal ini, PT Bina Karya Nuansa Sejahtera membeli unit dump truck menggunakan modal sendiri dimana yang diper-oleh dari laba perusahaan.
3. Memperkirakan pola arus kas dari investasi yang diusulkan
Setiap arus kas pengeluaran modal atau yang dikenal capital expenditure mempunyai dua macam arus kas/cash flow.
a. Arus kas masuk/cash in flow pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera diterima melalui penerimaan penjualan TBS, peneri-maan pinjaman, pembayaran piutang serta tambahan modal dari perusahaan.
b. Arus kas keluar/cash out flow pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera meliputi pengeluaran modal untuk pembelian aktiva tetap dump truck untuk investasi, pembayaran hutang, gaji, serta biaya lainnya.
4. Melakukan perhitungan aliran kas masuk (Cash In Flow)
Cash flow merupakan aliran kas masuk yang digunakan pada perusahaan. Perhitungan aliran kas (cash flow) pada investasi yang dilakukan PT Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi sebagai berikut :
Cash Flow = Laba Bersih (EAT) + Depresiasi Tabel 1 Perhitungan Cash Flow Investasi Dump Trusk
Berdasarkan pada tabel 1 di atas maka cashflow yang dihasilkan pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2025 terus mengalami peningkatan.
Melakukan Penilaian Kelayakan Investasi Payback Period Method
Dalam metode ini faktor yang menentukan penerimaan atau penolakan suatu usulan investasi adalah jangka waktu yang diperlukan untuk menutup kembali investasi yang dilakukan. Kriteria yang digunakan adalah kriteria investasi yang dinilai ber-dasarkan arus kas kumulatif yang akan diterima sampai dengan investasi semula. Berikut adalah rumus perhitungan payback period : Payback Period = Investasi Awal = Rp 7.235.000.000 Tahun 1 = Rp 7.246.864.277 Tahun 2 = Rp 9.397.629.617 (Rp 7.246.864.277-Rp 7.235.000.000 = Rp 11.864.277)
Payback period = 1 tahun +
x 1 tahun = 1,1 tahun
Perhitungan payback period investasi dump truck yang dihasilkan adalah selama 1,1 tahun yang menunjukkan bahwa modal yang diinvestasikan dalam dump truck akan tertutup selama 1 tahun 1 bulan. Tahun pertama akan tertutup se-banyak Rp7.246.864.277, dan tahun kedua sebesar Rp9.397.629.617 dengan investasi dari dump truck sebesar Rp 7.235.000.000. Proyek ini dikatakan layak atau dapat diterima, karena investasi mampu menghasilkan pendapatan untuk menutup seluruh biaya yang dikeluarkan pada saat yang telah ditentukan yang didasarkan pada umur ekonomis investasi. Net Present Value Method
412 Dari pembahasan diatas setelah didapat perhitungan dari cashflow maka dapat dicari analisa data dengan metode net present value sebagai berikut :
Tabel 2 Perhitungan Precent Value Of Cash Flow dengan = 16%
Berdasarkan tabel 2 diatas presentvalue of cashflow tahun 2018 sebesar Rp6.246.797.007 hasil ini berasal dari perkalian antara cashflow sebesar Rp7.246.864.277 dikalikan dengan r = 0,862, pada tahun 2019 menghasilkan PV of cashflow sebesar Rp6.982.438.805 hasil ini berasal dari perkalian antara cashflow sebesar Rp9.397.629.617 dikalikan dengan r = 0,743, pada tahun 2020 menghasilkan PV of cashflow sebesar Rp7.555.680.938 hasil ini berasal dari perkalian antara cashflow sebesar Rp11.787.333.756 dikalikan dengan r = 0,641, pada tahun 2021 menghasilkan PV of cashflow sebesar Rp7.960.490.151 hasil ini berasal dari perkalian antara cashflow sebesar Rp14.421.177.810 dikalikan dengan r = 0,552, pada tahun 2022 menghasilkan PV of cashflow sebesar Rp8.236.494.831 hasil ini berasal dari perkalian antara cashflow sebesar Rp17.303.560.570 dikalikan dengan r = 0,476, pada tahun 2023 menghasilkan PV of cashflow sebesar Rp8.380.313.212 hasil ini berasal dari perkalian antara cashflow sebesar Rp20.439.788.323 dikalikan dengan r = 0,410, pada tahun 2024 menghasilkan PV of cashflow sebesar Rp8.437.940.576 hasil ini berasal dari perkalian antara cashflow sebesar Rp23.835.990.328 dikalikan dengan r = 0,354, dan pada tahun 2025 menghasilkan PV of cashflow sebesar Rp8.386.297.958 hasil ini berasal dari perkalian antara cashflow sebesar Rp27.496.058.878 dikalikan dengan r = 0,305. Menurut pembahasan dari tabel 4.20 maka penganggaran modal yang diinvestasikan pada dump truck dinyatakan layak karena hasil analisa NPV investasi ini memiliki NPV positif sebesar Rp62.186.453.479, yang berarti seluruh pendapatan yang diterima mampu menutup semua biaya investasi yang dikeluarkan.
Profitability Index Method. Untuk menghitung profitability index, mengacu pada hasil present value of cashflow inves-tasi dengan rumus sebagai berikut :
PI =
PI = = 8,59
Dari perhitungan diatas menghasilkan profitability index sebesar 8,59 ini diperoleh dari pembagian antara present value of cashflow sebesar Rp62.186.453.479 dengan nilai investasi awal sebesar Rp 7.235.000.000. Menurut Sulaeman (2013), penilaian investasi dengan metode Profitability Index dikatakan layak atau dapat diterima jika nilai proyek lebih besar dari 1. Sehingga penilaian investasi diatas dikatakan layak atau dapat diterima karena nilai dari profitability index lebih besar dari 1 yang berarti pendapatan yang dihasilkan dapat menutup biaya investasi yang dikeluarkan.
Tabel 3 Profitability Index
Berdasarkan tabel 3 di atas dengan total keseluruhan investasi awal sebesar Rp7.235.000.000 yang diukur dengan tiga metode capital budgeting, dapat dilihat bahwa perhitungan dengan menggunakan metode payback period menghasilkan
413 jangka waktu 1 tahun 1 bulan, metode net present value dengan discount factor 16% menghasilkan nilai positif sebesar Rp54.951.453.479, metode profitability index menghasilkan nilai sebesar 8,59.
Salah satu investasi aktiva tetap yang dilakukan oleh PT Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi adalah Dump truck.
Dimana aktiva tetap ini digunakan untuk membantu kegiatan operasional perusahaan. Oleh sebab itu, investasi aktiva tetap
dump truck ini sangat penting perannya dalam meningkatkan laba perusahaan. Investasi aktiva tetap dump truck ini cukup menyerap modal perusahaan karena harganya yang cukup mahal dimana bisa dilihat dari harga perolehan yang melebihi 5 miliar rupiah yang terdiri dari 10 unit dump truck.
Analisis yang telah dilakukan menggambarkan bahwa investasi yang dilakukan pada dump truck dengan metode pay-back period menghasilkan jangka waktu pengembalian yang cukup singkat yaitu 1 tahun 1 bulan, hal ini karena cukup tinggi-nya pendapatan perusahaan yang diperoleh dari penjualan TBS sehingga dalam kurun waktu tersebut modal yang diinves-tasikan pada dump truck sudah dapat tertutupi. Selanjutnya [1] menjelaskan bahwa penilaian investasi dengan metode
payback period ini dikatakan layak atau diterima, jika hasil perhitungan pengembalian investasi lebih kecil dari umur ekonomis. Sehingga investasi dump truck pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi dikatakan layak karena pengembalian jangka waktu lebih kecil dari umur ekonomis dump truck yang diinvestasikan yaitu 8 tahun.
Kemudian dengan metode Net Present Value, investasi dump truck dengan discount rate 16% menghasilkan nilai positif sebesar Rp54.951.453.479 yang menandakan bahwa investasi awal telah tertutupi, hasil NPV lebih besar dari nol sehingga investasi tersebut menguntungkan dan layak diterima. Jika suatu proyek memiliki NPV positif, berarti ada peningkatan keka-yaan. Bagi perusahaan, hal ini berarti bahwa proyek tersebut diharapkan akan menaikkan nilai perusahaan sebesar jumlah positif NPV yang dihitung dari investasi tersebut dan juga bahwa investasi tersebut diharapkan bisa menghasilkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi daripada tingkat keuntungan yang dikehendaki.
Terakhir melalui metode profitability index yang didapat menghasilkan nilai positif sebesar 8,59 yang menandakan bahwa proyek ini dikatakan layak diterima karena menghasilkan nilai lebih dari atau sama dengan satu. Hasil perhitungan pro-fitability index juga konsisten dengan net present value yang bernilai positif. Profitability index menandai adanya suatu proyek yang diharapkan untuk mendapat tingkat pengembalian yang diinginkan. Dari ketiga metode analisa capital budgeting diatas menggambarkan bahwa kebijakan investasi dump truck yang dilakukan oleh PT Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi merupakan keputusan yang layak dilakukan meskipun menyerap modal yang cukup banyak. Analisa dan perhitungan capital budgeting diatas juga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan khususnya keputusan terhadap investasi aktiva tetap dump truck.
SIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian seperti yang telah diuraikan di bab sebelumnya, maka kesimpulan yang dapat penulis ambil yaitu sebagai berikut :
a. Hasil perhitungan capital budgeting sebagai alat bantu pengambilan keputusan investasi aktiva tetap berupa dump truck
Mitsubishi Fuso 220 Ps 4x2 pada PT Bina Karya Nuansa Sulawesi dengan menggunakan metode payback period dikata-kan layak karena tahun pengembalian investasi lebih kecil dari umur ekonomis aktiva tetap yang diinvestasidikata-kan yaitu 8 tahun, metode net present value dengan discount rate 16% menghasilkan nilai positif sebesar Rp54.951.453.479, dan
profitability index menghasilkan nilai lebih dari satu yaitu sebesar 8,59.
b. Dari hasil analisis capital budgeting dapat menggambarkan bahwa investasi aktiva tetap yang dilakukan PT Bina Karya Nuansa Sejahtera Sulawesi berupa 10 unit dump truck merupakan keputusan yang layak dan dapat diterima untuk dila-kukan meskipun cukup menyerap modal perusahaan.
c. Dengan demikian hipotesis yang penulis kemukakan sebelumnya dapat diterima karena investasi tersebut dapat meng-untungkan untuk dilakukan baik menggunakan kriteria investasi payback period, net present value, dan profitability index.
DAFTAR RUJUKAN
1. Hasiara, L.O., Analisis Teori Keputusan Investasi,dan Anilisis Leverage Pemilihan Sumber Pendanaan Perusahaan. 2007, Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
2. Langelo, F., D.P.E. Saerang, and S.W. Alexander, Analisis penerapan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual dalam penyajian laporan keuangan pada pemerintah kota bitung. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 2015. 3(1).
414 4. Pratama, N.D., A. Abdurahim, and H. Sofyani, Determinan Efektivitas Implementasi Anggaran Berbasis Kinerja dan
Penyerapan Anggaran di Pemerintaha Daerah. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 2018. 8(1): p. 9-24.
5. Pramita, Y.D. and L. Andriyani, Determinasi Hubungan Pengetahuan Dewan tentang Anggaran dengan Pengawasan Dewan pada Keuangan Daerah (APBD). Makalah Simpo-sium Nasional Akuntansi XIII. Purwokerto, 2010.
6. Hasiara, L.O., Manajemen Keuangan Berbasis Hasil Penelitian. -, 2015. 1(1): p. XIV-198.
7. Pradana, F.P., B. Suhardi, and R.D. Astuti, Pemetaan Paparan Panas pada Ruang Produksi PT. Pilar Kekar Plasindo Menggunakan Software Surfer 11. Jurnal Ilmu Lingkungan, 2020. 18(1): p. 23-30.
8. Nurjanah, R. and A.S. Mulazid, Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Corporate Social Responsibility Terhadap Citra Perusahaan. Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 2018. 9(1): p. 40-53.
9. Hasiara, L.O., Dasar Akuntansi Satu Pendekatan Teori dan Praktik serta Penyelesaian Soal-Soal dan Cocok bagi Pemula yang Ingin Mendalami Akuntansi, ed. (satu). 2014: Penerbit Salemba.
10. Suoye Igoni, A., Mevrabor Kingsley, International Financial Transactions and Corporate Performance in a Dynamic Financial Market (Evidence from Nigerian Financial Sector). International Journal of Finance and Banking Research, 2017.
3(1): p. 13-21.
11. Primasari, N.H., Pengaruh Orientasi Etika, Gender, Pengetahuan Tentang Profesi Akuntan Dan Pengetahuan Tentang Skandal Keuangan Terhadap Penilaian Atas Tindakan Auditor (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Budi Luhur). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 2017. 3(2).
12. Hasiara, L.O., Dasar Akuntansi Suatu Pendekatan Teori dan Praktik, serta Penyelesaian Soal-Soal dan Cocok Bagi Pemula yang Ingin Mendalami Akuntansi. 2014(1): p. v+1-180.
13. Sopanah, A., et al., Beyond ceremony: The impact of local wisdom on public participation in local government budgeting.
Journal of Applied Management Accounting Research, 2013. 11(1): p. 65.
14. Edirisinghe, U.C., Impact of Government Budget Announcement on Stock Market Sector Indices: Evidence from Colombo Stock Exchange. Journal of Finance and Accounting, 2017. 5(6): p. 214.
15. Bergadano, F. and D. Gunetti. An interactive system to learn functional logic programs. in International Joint Conference on Artificial Intelligence. 1993. International Joint Conference on Artificial Intelligence, Inc.
16. Khare, A., Mall shopping behaviour of Indian small town consumers. Journal of retailing and consumer services, 2011.
18(1): p. 110-118.
17. Alsaffar, A., Paving the Way for PPP's to Infrastructure Projects in Iraq. Journal of Engineering, 2014. 20(12): p. 32-60. 18. Ali, Q.I., Towards Secure & Green Advanced Metering Infrastructure (AMI). International Journal of Applied Science and
Engineering, 2017. 14(3): p. 147-169.
19. Asogwa, I.E. and O.E. Etim, Traditional Budgeting in Today's Business Environment. Journal of Applied Finance and Banking, 2017. 7(3): p. 111.
20. Halim, A., Anggaran daerah dan “fiscal stress”(sebuah studi kasus pada Anggaran daerah provinsi di Indonesia). Journal of Indonesian Economy and Business, 2001. 16(4).
21. Usman, L.O.H.M., pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Laba Perusahaan Perbankan Yang Terdafatr di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Tahun 2008-2013. Prosing Simposium Akuntansi Vokasi ke-4 di Manado, 2015. 2(1).
22. Hasiara, L.O. and A.M. Diah. Laba Akuntansi dan Laba Ekonomi pada Petani Sawah Desa Bakuangan Kecataman Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. in Seminar Nasional Hasil Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (SNP2M). 2018.
23. Hasiara, L., Penelitian Multi Kasus dan Multi Situs. Penerbit IRDH, Malang Jawa Timur ixxiint, 2018. 276.