• Tidak ada hasil yang ditemukan

Survai Asal Tujuan Perjalanan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Survai Asal Tujuan Perjalanan"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

SURV

SURVAI

AI ASAL

ASAL TUJU

TUJUAN PE

AN PERJALANAN

RJALANAN

(ORIGIN-DESTINATION /OD SURVEY)

(ORIGIN-DESTINATION /OD SURVEY)

Endang Widjajanti

(2)

SE SE

KONDISI SOSIAL KONDISI SOSIAL

LL

POLA AKTIVITAS TATA POLA AKTIVITAS TATA

T T JARINGAN JARINGAN S S II S S T T E E M M T T RESPONSE RESPONSE UNTUK UNTUK MELAKUKAN MELAKUKAN PILIHAN LOKASI PILIHAN LOKASI TEMPAT TINGGAL TEMPAT TINGGAL PILIHAN LOKASI PILIHAN LOKASI AKTIVITAS AKTIVITAS JUMLAH PERJALANAN JUMLAH PERJALANAN PILIHAN MODA PILIHAN MODA PILIHAN RUTE PILIHAN RUTE

Elemen Sistem Transportasi dan Response Untuk Melakukan Perjalanan Elemen Sistem Transportasi dan Response Untuk Melakukan Perjalanan

(3)

Keputusan melakukan Keputusan melakukan

perjalanan perjalanan

Perjalanan

Perjalanan Tidak ada perjalananTidak ada perjalanan

Jam sibuk

Jam sibuk Jam tidak sibukJam tidak sibuk

T1 T1 T2T2 T3T3 M1 M1 M2M2 M1M1 M2M2 M1M1 M2M2 T1 T1 T2T2 T3T3 M1 M1 M2M2 M1M1 M2M2 M1M1 M2M2 R1 R1 R2R2 R3R3 R1R1 R2R2 R3R3 BERAPA? BERAPA? KAPAN? KAPAN? KEMANA? KEMANA? DENGAN APA? DENGAN APA? LEWAT MANA? LEWAT MANA? FREKUENSI FREKUENSI PERJALANAN PERJALANAN WAKTU WAKTU TUJUAN TUJUAN MODA MODA RUTE RUTE

(4)

Aktivitas Ekonomi & Aktivitas Ekonomi & Jumlah Penduduk  Jumlah Penduduk 

Tata

Tata Guna Guna Lahan Lahan KarakteristKarakteristik ik  Perjalanan Perjalanan

Fasilit

Fasilitas as TransportasiTransportasi

Proyeksi Aktivitas Proyeksi Aktivitas Ekonomi & Jumlah Ekonomi & Jumlah Penduduk 

Penduduk 

Proyeksi Proyeksi

Tata Guna Lahan Tata Guna Lahan

Bangkitan Bangkitan Perjalanan Perjalanan

Matriks Asal & Matriks Asal & Tujuan

Tujuan

Penentuan Penentuan  jaringan d  jaringan dan zonaan zona Pembeb

Pembebanan Perjalanan anan Perjalanan awalawal dan penentuan model jaringan dan penentuan model jaringan Kalibrasi model trip

Kalibrasi model trip distribusi distribusi Kebijakan dan Kebijakan dan sasaran masyarakat sasaran masyarakat Aktivitas Ekonomi &

Aktivitas Ekonomi & Jumlah Penduduk  Jumlah Penduduk  Tahun rencana Tahun rencana

Tata Guna Lahan Tata Guna Lahan Tahun rencana Tahun rencana Jaringan jalan Jaringan jalan Tahun rencana Tahun rencana Bangkitan Perjalananan Bangkitan Perjalananan Tahun rencana Tahun rencana Distribus

Distribusi i PerjalananPerjalanan Tahun rencana Tahun rencana Pembebanan Pembebanan Perjalanan Perjalanan Rekomendasi Sistem Rekomendasi Sistem IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI

Analisis Sistem Transportasi Analisis Sistem Transportasi

1 1 2 2 3 3 4 4 Keterangan : Keterangan :

1 : Tahapan Pengumpulan Data 1 : Tahapan Pengumpulan Data

2 : Analisis Kondisi saat ini dan teknik peramalan 2 : Analisis Kondisi saat ini dan teknik peramalan 3 : Peramalan

3 : Peramalan 4 : Analisis sistem 4 : Analisis sistem

Gambar 1.1. Proses Perencanaan Transportasi Perkotaan Gambar 1.1. Proses Perencanaan Transportasi Perkotaan

Sumber : Departemen Transportasi, Washington D.C (1977) Sumber : Departemen Transportasi, Washington D.C (1977)

(5)

Maksud utama dari survei-survei OD adalah untuk Maksud utama dari survei-survei OD adalah untuk

menentukan pola perjalanan yang ada, dan menggunakan menentukan pola perjalanan yang ada, dan menggunakan pola tersebut untuk :

pola tersebut untuk : •

• Mengorganisasikan sistem angkutan dan lalu lintasMengorganisasikan sistem angkutan dan lalu lintas yang ada.

yang ada. •

• Meramalkan kebutuhan angkutan pada masa yangMeramalkan kebutuhan angkutan pada masa yang

akan datang, dan merencanakan prasarana yang dapat akan datang, dan merencanakan prasarana yang dapat digunakan oleh angkutan pribadi, penumpang dan

digunakan oleh angkutan pribadi, penumpang dan barang.

barang.

Survei OD dapat menentukan dari mana perjalanan Survei OD dapat menentukan dari mana perjalanan bermula (asal) dan kemana (tujuan). Perjalanan selalu bermula (asal) dan kemana (tujuan). Perjalanan selalu dilakukan untuk suatu maksud, berhubungan denan tata dilakukan untuk suatu maksud, berhubungan denan tata guna lahan pada akhir perjalanannya, terutama tujuannya guna lahan pada akhir perjalanannya, terutama tujuannya (misalnya pergi dari rumah untuk bekerja, sekolah, (misalnya pergi dari rumah untuk bekerja, sekolah, rekreasi dan lain-lain)

(6)

TUJU

TUJUAN SU

AN SURVEI

RVEI

Tujuan survei karakteristik pergerakan (survei

Tujuan survei karakteristik pergerakan (survei

asal dan tujuan) adalah mengidentifikasikan

asal dan tujuan) adalah mengidentifikasikan

awal dan akhir dari seluruh perjalanan yaitu

awal dan akhir dari seluruh perjalanan yaitu

tujuan perjalanan, moda perjalanan, waktu

tujuan perjalanan, moda perjalanan, waktu

perjalanan, jarak perjalanan dan tata guna

perjalanan, jarak perjalanan dan tata guna

lahan.

(7)

METODE SURVEI

METODE SURVEI

Home interview surveys Home interview surveys

Metode survei ini biasanya dilakukan dengan wawancara langsung atau Metode survei ini biasanya dilakukan dengan wawancara langsung atau kuesioner dari rumah

kuesioner dari rumah ke rumah yang memungkinkan pengumpulan informasike rumah yang memungkinkan pengumpulan informasi mengenai kebiasaan perjalanan.

mengenai kebiasaan perjalanan.

Commercial vehicle surveys Commercial vehicle surveys

Jenis survei ini meninjau gerakan perjalanan angkutan dagang. Biasanya Jenis survei ini meninjau gerakan perjalanan angkutan dagang. Biasanya informasi tersebut didapat dari para pengemudi kendaraan yang contohnya informasi tersebut didapat dari para pengemudi kendaraan yang contohnya diambil berdasarkan daftar biaya perjalanan. Pertanyaan-pertanyaan dalam diambil berdasarkan daftar biaya perjalanan. Pertanyaan-pertanyaan dalam survei ini meninjau

survei ini meninjau guna tanah, waktu perjalanan dan jenis kendaraan.guna tanah, waktu perjalanan dan jenis kendaraan.

Roadside interviews surveys Roadside interviews surveys

Informasi yang diperlukan pada jenis survei ini diantaranya adalah tempat Informasi yang diperlukan pada jenis survei ini diantaranya adalah tempat awal dan akhir perjalanan, maksud perjalanan, klasifikasi kendaraan, jumlah awal dan akhir perjalanan, maksud perjalanan, klasifikasi kendaraan, jumlah penumpang dan alasan memilih rute

penumpang dan alasan memilih rute dan jenis kendaraan.dan jenis kendaraan.

Public transport surveys Public transport surveys

Jenis survei

Jenis survei ini diperlukan untuk ini diperlukan untuk mempermemperoleh informasi mengenai perjalananoleh informasi mengenai perjalanan yang diawali di luar area studi dan berakhir pada area studi. Wawancara

yang diawali di luar area studi dan berakhir pada area studi. Wawancara dilakukan di stasiun-stasiun bis di luar wilayah studi

(8)

PENENTUAN ZONA

PENENTUAN ZONA

• Memiliki karakteristik sosio-ekonomis yangMemiliki karakteristik sosio-ekonomis yang

seragam seragam

• Sekecil mungkin terdapat perjalanan intra zonaSekecil mungkin terdapat perjalanan intra zona •

• Batas zona merupakan batas administratif, batasBatas zona merupakan batas administratif, batas

alam, maupun batas lainnya. alam, maupun batas lainnya.

• Tidak terdapat zona dalam zonaTidak terdapat zona dalam zona •

• Sistem zona memiliki bangkitan & tarikanSistem zona memiliki bangkitan & tarikan

perjalanan, penduduk, luas, dan jumlah rumah perjalanan, penduduk, luas, dan jumlah rumah tangga yang kurang lebih sama.

(9)

• Zona internal adalah zona di dalam wilayah studiZona internal adalah zona di dalam wilayah studi •

• Zona eksternal adalah zona di luar wilayah studiZona eksternal adalah zona di luar wilayah studi •

• Pusat zona merupakan lokasi dimana diasumsikan seluruhPusat zona merupakan lokasi dimana diasumsikan seluruh

pergerakan dari/ke zona berasal dari titik tersebut pergerakan dari/ke zona berasal dari titik tersebut

• Pelabuhan dan kota yang berada pada batas wilayah kajianPelabuhan dan kota yang berada pada batas wilayah kajian

dapat dijadikan titik inlet/outlet dari/ke daerah kajian dapat dijadikan titik inlet/outlet dari/ke daerah kajian tersebut.

tersebut.

• Pertemuan dua ruas jalan dinyatakan dengan simpul (node)Pertemuan dua ruas jalan dinyatakan dengan simpul (node) •

• Ruas jalan (link) dinyatakan dengan dua buah simpul diRuas jalan (link) dinyatakan dengan dua buah simpul di

ujungnya ujungnya

• Penghubung pusat zona (dummmy link) adalah suatuPenghubung pusat zona (dummmy link) adalah suatu

daerah geografis yang bersifat abstrak (khayal) yang daerah geografis yang bersifat abstrak (khayal) yang

menghubungkan setiap pusat zona dengan sistem jaringan menghubungkan setiap pusat zona dengan sistem jaringan  jalan.

(10)

LOKASI SURVEI

LOKASI SURVEI

Survey lalulintas: dilakukan pada

Survey lalulintas: dilakukan pada

perpotongan garis cordon dengan

perpotongan garis cordon dengan

 jalanra

 jalanraya

ya

Survey asal tujuan: dilakuk

Survey asal tujuan:

dilakukan pada

an pada

perpotongan garis cordon luar (external

perpotongan garis cordon luar (external

cordon) dengan jalan raya

cordon) dengan jalan raya

Wawancara dari rumah ke rumah:

Wawancara dari rumah ke rumah:

sample random

sample random

(11)

W

WA

AW

WANCARA

ANCARA DARI RUM

DARI RUMAH K

AH KE R

E RUMAH

UMAH

Sample random Sample random Jumlah sample: Jumlah sample: • • penduduk < 30.000: 20 %penduduk < 30.000: 20 % • • 30 –30 – 150 ribu: 12,5 %150 ribu: 12,5 % • • 150 –150 – 300 ribu: 10 %300 ribu: 10 % • • 300 –300 – 500 ribu: 6.66 %500 ribu: 6.66 % •

• 500 ribu –500 ribu – 1 juta: 5 %1 juta: 5 % •

• > 1 juta: 4 %> 1 juta: 4 %

Pertanyaan: Pertanyaan:

•  jumlah k jumlah keluargeluargaa •

• kepemilikan kendaraankepemilikan kendaraan •

• dari masing-masing anggota keluarga: usia, jenis kelamin,dari masing-masing anggota keluarga: usia, jenis kelamin,

pekerjaan, perjalanan yang dilakukan (asal, tujuan, waktu pekerjaan, perjalanan yang dilakukan (asal, tujuan, waktu perjalanan), jenis/moda yang

(12)

BANGKIT

BANGKITAN

AN PERJALANAN

PERJALANAN

(TRIP GENERATION)

(TRIP GENERATION)

memperkirakan jumlahperjalanan yang akan mulai atau memperkirakan jumlahperjalanan yang akan mulai atau berakhir pada masing-masing zona wilayah dalam suatu berakhir pada masing-masing zona wilayah dalam suatu daerah untuk suatu hari pada suatu target tahun tertentu daerah untuk suatu hari pada suatu target tahun tertentu Faktor yang mempengaruhi :

Faktor yang mempengaruhi : •

• Land useLand use

• Karakteristik rumah tangga (household size, vehicleKarakteristik rumah tangga (household size, vehicle ownership, household income, working unit)

ownership, household income, working unit) •

(13)

BANGKIT

BANGKITAN

AN PERJALANAN

PERJALANAN

(TRIP GENERATION)

(TRIP GENERATION)

Pembangkit perjalanan: rumah

Pembangkit perjalanan: rumah

Untuk mengetahui bangkitan perjalanan:

Untuk mengetahui bangkitan perjalanan:

wawancara dari rumah ke rumah

wawancara dari rumah ke rumah

Bangkitan yang berasal dari luar daerah studi:

Bangkitan yang berasal dari luar daerah studi:

survai asal tujuan

survai asal tujuan

Kantor, sekolah, pertokoan, rumah sakit:

Kantor, sekolah, pertokoan, rumah sakit:

penarik perjalanan

penarik perjalanan

(14)

METODA ANALISIS

METODA ANALISIS BANGKIT

BANGKITAN PE

AN PERJALANAN

RJALANAN

• Growth factor:Growth factor: jumlah perjalanan di  jumlah perjalanan di masa datanmasa datangg

diperkirakan berdasarkan estimasi tingkat diperkirakan berdasarkan estimasi tingkat pertumbuhan faktor yang mempengaruhi. pertumbuhan faktor yang mempengaruhi.

• multiple regresi multiple regresi : mencari hubungan regresi antara: mencari hubungan regresi antara

perjalanan yang dibangkitkan dengan faktor-faktor perjalanan yang dibangkitkan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi

yang mempengaruhi

• kategori: membagi tiap jenis perjalanan yangkategori: membagi tiap jenis perjalanan yang

dibangkitkan menjadi pelbagai kategori, dibangkitkan menjadi pelbagai kategori,

tergantung dari sifat perjalanan dan pelaku tergantung dari sifat perjalanan dan pelaku perjalanan

(15)

Growth Factor 

Growth Factor 

Pt = Po(1+i)^ Pt = Po(1+i)^nn Pt =

Pt = jumlah var pd thn predikjumlah var pd thn prediksisi Po = jumlah var pd thn dasar Po = jumlah var pd thn dasar i =

(16)

multiple regresi 

multiple regresi 

• dicari variabel-variabel yang dicari variabel-variabel yang mempengaruhimempengaruhi

bangkitan perjalanan bangkitan perjalanan

• Korelasi: Asosiasi Korelasi: Asosiasi (hubungan fungsional)(hubungan fungsional)

antara variabel 2 yang diamati . Koefisien korelasi antara variabel 2 yang diamati . Koefisien korelasi mempunyai dua ukuran yaitu Kekuatan (Nilai

mempunyai dua ukuran yaitu Kekuatan (Nilai Mutlak) dan Arah (Tanda)

Mutlak) dan Arah (Tanda)

• Nilai koefisien ini mempunyai nilai antara +1<0 <Nilai koefisien ini mempunyai nilai antara +1<0 < – – 11 •

(17)

multiple regresi 

multiple regresi 

Syarat : Syarat :

• Korelasi ( r ) antara variabel bebas Korelasi ( r ) antara variabel bebas (X) dengan variable terikat(X) dengan variable terikat

(Y) harus kuat (Y) harus kuat

• VVariabel-variabel saling ariabel-variabel saling independen independen (kor(korelasi antara variableelasi antara variable

bebas (X1) dengan varibelbebas yang lain (X2) harus lemah) bebas (X1) dengan varibelbebas yang lain (X2) harus lemah)

• variabel independen berdistribusi normal.variabel independen berdistribusi normal. •

• variabel independen tersebut menerusvariabel independen tersebut menerus •

• Jika terdapat 2 atau lebih Jika terdapat 2 atau lebih variabel bebas yang variabel bebas yang berkorberkorelasi kuatelasi kuat

dengan variabel bebas yang lain,maka salah

dengan variabel bebas yang lain,maka salah satu dari variabelsatu dari variabel bebas tersebut harus

bebas tersebut harus dibuang, yaitu dibuang, yaitu yang koreyang korelasinya denganlasinya dengan variabel terikat lebih lemah

(18)

REGRE

REGRESI LINIER

SI LINIER SEDERHANA

SEDERHANA

Y = a + bX + e

Y = a + bX + e

a; merupakan konstanta atau

a; merupakan konstanta atau

intercept intercept  •

b;

b; merup

merupakan

akan kkoefisie

oefisien

n regresi,

regresi, yang

yang juga

juga

menggambarkan

menggambarkan tingkat

tingkat elastisitas

elastisitas variabel

variabel

independen

independen

Y; merupakan variabel dependen

Y; merupakan variabel dependen

(19)
(20)

NILAI

NILAI K

KOEFISI

OEFISIEN K

EN KORELASI

ORELASI

0 : Tidak ada korelasi ant

0 : Tidak

ada korelasi antara dua variabel

ara dua variabel

>0 –

>0

 – 0,25: Korelasi sangat lemah

0,25: Korelasi sangat lemah

>0,25 –

>0,25

 – 0,5: Korelasi cukup

0,5: Korelasi cukup

>0,5 –

>0,5

 – 0,75:

0,75: Korelasi

Korelasi kuat

kuat

>0,75 –

>0,75

 – 0,99:

0,99: Korelasi

Korelasi sangat

sangat kuat

kuat

(21)

Berdasarkan 10

Berdasark

an 10 responden tersebut diperoleh

responden tersebut diperoleh

data tentang pendapatan (X) dan pengeluaran

data tentang pendapatan (X) dan pengeluaran

(Y), sebagai berikut :

(Y), sebagai berikut :

• •

X = 800 900 700 600 700 800 900 600 500 500

X = 800 900 700

600 700 800 900 600 500 500

ribu/ bulan

ribu/ bulan

• •

Y = 300 300 200 200 200 200 300 100 100 100

Y = 300 300 200 200

200 200 300 100 100 100

ribu/ bulan

ribu/ bulan

(22)
(23)

Mencari nilai b:

Mencari nilai b:

b =

b =

nn

(∑

(∑

 XY  XY 

)− (∑

)− (∑

 X  X 

)(∑

)(∑

Y Y 

))

n

n

(∑

(∑

 X  X 

² )− (∑

² )− (∑

 X  X 

) ²

) ²

mencari nilai a:

mencari nilai a:

a =

a = ∑

Y Y 

bb

. ∑

. ∑

 X  X 

n n

(24)

CONTOH SOAL

CONTOH SOAL

Tentukan persamaan regresi linier sederhana

Tentukan persamaan regresi linier sederhana

dari data berikut:

dari data berikut:

Z

Zoonna a PPeerrjjaalalannaan n JJuummllaah h kkeenndd 1 1 440000 7755 2 2 66000 0 225500 3 3 33000 0 112200 4 4 1144000 0 555500 5 5 1133000 0 445500 6 6 55000 0 115500 7 7 1111000 0 550000 8 8 1100000 0 335500 9 9 99000 0 330000 1 10 0 44000 0 110000

(25)

Y Y X X XX..Y Y XX^^2 2 YY^^22 1 1 44000 0 775 5 3300..00000 0 55..66225 5 116600..000000 2 2 66000 0 22550 0 115500..00000 0 6622..55000 0 336600..000000 3 3 33000 0 11220 0 3366..00000 0 1144..44000 0 9900..000000 4 4 11..44000 0 55550 0 777700..00000 0 330022..55000 0 11..996600..000000 5 5 11..33000 0 44550 0 558855..00000 0 220022..55000 0 11..669900..000000 6 6 55000 0 11550 0 7755..00000 0 2222..55000 0 225500..000000 7 7 11..11000 0 55000 0 555500..00000 0 225500..00000 0 11..221100..000000 8 8 11..00000 0 33550 0 335500..00000 0 112222..55000 0 11..000000..000000 9 9 99000 0 33000 0 227700..00000 0 9900..00000 0 881100..000000 1 10 0 44000 0 11000 0 4400..00000 0 1100..00000 0 116600..000000 ∑ ∑ 77.9.9000 0 22.8.8445 5 22.8.85566.0.0000 0 11.0.08822.5.5225 5 77.6.69900.0.00000 b b 00,,0088884433 a a 776644,,88441177

(26)

ANALISIS KATEGORI

ANALISIS KATEGORI

Mencari jumlah

Mencari jumlah perjalanan

perjalanan rat

rata-rat

a-rata untuk

a untuk

masing-masing kategori

masing-masing kategori

Contoh pembagian

Contoh pembagian kat

kategori:

egori:

pemilikan mobil: a. 0 b. 1 c. >1

pemilikan mobil: a. 0 b. 1 c. >1

Pendapatan: a. rendah b. sedang c. tinggi

Pendapatan: a. rendah b. sedang c. tinggi

(27)

KELEMAHAN ANALISIS KATEGORI

KELEMAHAN ANALISIS KATEGORI

perlu data yang bany

perlu data yang

banyak,

ak,

 jika a

 jika ada sat

da satu ka

u kategori

tegori deng

dengan sedikit da

an sedikit data,

ta,

maka jumlah perjalanan

maka jumlah perjalanan yang diperkirak

yang diperkirakan

an

dari kategori tersebut tidak

dari kategori tersebut tidak

akurat/menyimpang

(28)

Contoh soal : hubungan antara jumlah perjalanan rata-rata Contoh soal : hubungan antara jumlah perjalanan rata-rata

perhari dengan pelbagai variabel perhari dengan pelbagai variabel

<

< 5 5 jjuutta a 55--110 0 jjuutta a >>110 0 jjuuttaa 0 0 11--3 3 33,,5 5 4 4 44,,22 0 0 >>33 55 55,,22 55,,44 1 1 11--33 55 77,,55 88 1 1 >>3 3 7 7 88,,5 5 1100,,44 2 2 11--33 66 88 1100 2 2 >>33 77 1122 1122,,55 kepemilikan kepemilikan kendaraan kendaraan  jumlah anggota  jumlah anggota rumah tangga rumah tangga  jumlah perjalanan

 jumlah perjalanan menurutmenurut pndapatan/bulan

(29)

Hitung jumlah perjalanan

Hitung jumlah perjalanan yang dibangkitkyang dibangkitkanan oleh zona yang terdiri dari:

oleh zona yang terdiri dari:

• 100 rumah tangga tanpa mobil, penghasilan <100 rumah tangga tanpa mobil, penghasilan <

5 ju

5 juta, angta, anggota rgota r.t. 3 orang dan.t. 3 orang dan

• 200 rumah tangga tanpa mobil, penghasilan <200 rumah tangga tanpa mobil, penghasilan <

5 ju

5 juta, angta, anggota rgota r.t. 4 orang dan.t. 4 orang dan

• 300 r. tangga dengan 1 mobil, penghasilan 5-300 r. tangga dengan 1 mobil, penghasilan

5-10 ju

10 juta, angta, anggota rgota r.t. 3 orang dan.t. 3 orang dan

• 50 rumah tangga dengan 2 mobil,50 rumah tangga dengan 2 mobil,

penghasilan > 10

penghasilan > 10 jt, anggota rumah tangga 3jt, anggota rumah tangga 3 orang.

Gambar

Gambar 1.1. Proses Perencanaan Transportasi PerkotaanGambar 1.1. Proses Perencanaan Transportasi Perkotaan Sumber : Departemen Transportasi, Washington D.C (1977)

Referensi

Dokumen terkait

Masalah pemakanan kanak-kanak memberi pelbagai impak negatif kepada diri kanak- kanak tersebut. Antara kesan yang akan dihidapi oleh kanak-kanak sekiranya mengalami

21 Amati gambar berikut, bagian yang berfungsi sebagai alat pendengar dan keseimbangan terdapat pada bagian yang berlabel..... Pada tumbuhan Angiospermae fertilisasi terjadi

 perubahan dalam dalam sistem sistem endokrin endokrin yang yang terjadi terjadi selama selama kehamilan, kehamilan, terutama disebabkan oleh tingginya fluktasi kadar

Berdasarkan kritik dan saran yang disampaikan oleh 25 orang pasien yang pernah dirawat di Rumah Sakit “X” diperoleh informasi mengenai kualitas pelayanan yang diberikan

Pasien didiagnosis dakriosistitis kronis pasca abses lakrimalis dengan fistula sakus lakrimalis, diberikan edukasi tentang penyakitnya, dan tindakan yang seharusnya

Pada Semester Gasal tahun 2017/2018 ini Saudara ditugaskan untuk mengajar 6 mata kuliah dalam 7 rombel dengan beban 14 sks (termasuk beban sks praktik) dari total 15 sks.

Hubungan resource-based theory dengan penelitian ini adalah jabatan rangkap yang dilakukan oleh dewan komisaris dan dewan direksi pada perusahaan bertujuan untuk memperoleh

Dari model matematika magnetohidrodinamik fluida mikrokutub pada aliran lapisan batas yang melewati bola teririris dengan melakukan simulasi pada fluida mikrokutub