Untuk membaca Pedoman Pemilik secara lengkap, Anda dapat melihatnya pada CD di sampul belakang buku ini
akan memiliki pemahaman yang lebih baik dari kemampuan kendaraan Anda dan keterbatasannya
Daftar Isi
Bab 1 Bab 3
Sebelum Pengendaraan
Fitur Interior
zKunci-kunci ... 10 zSistem anti pencurian ... 11 zTutup tangki bahan bakar ... 12 zSabuk Keselamatan ... 13 zPostur pengendaraan yang benar ... 15 zSRS airbag... 17 zKarpet lantai ... 19 zInformasi keselamatan untuk anak ... 20
zSistem air conditioner manual... 30 zSistem air conditioner
otomatis ... 32
Bab 2 Bab 4
Saat Pengendaraan
Perawatan dan Perlindungan
zKunci kontak (kendaraan tanpa sistem smart entry & start)... 22 zEngine switch (kendaraan
dengan sistem smart entry & start)... 23 zContinuously Variable Transmission ... 25 zTransmisi manual ... 26 zToyota parking assist sensor ... 27 zSistem bantu pengendaraan ... 28 zJadwal perawatan berkala ... 35 zPenempatan dongkrak lantai ... 40 zKompartemen mesin ... 41
zLampu peringatan dan indikator... 46 zBila kendaraan Anda
harus dihentikan dalam keadaan
darurat ... 48 zJika kendaraan Anda
perlu diderek... 48 zBila Anda mengalami
ban kempis ... 51 zBila mesin tidak dapat
dihidupkan ... 54 zBila tuas pemilih tidak
dapat dipindahkan dari P (kecuali
transmisi manual) ... 56
Bentuk lampu dapat berbeda tergantung pada grade-nya, dll. 1 Pintu-pintu
2 Bagasi
3 Kaca spion luar 4 Wiper kaca depan 5 Pintu pengisi bahan bakar
6 Ban
7 Kap mesin
8 Lampu besar 9 Lampu posisi depan 10 Lampu kabut depan
*
11 Lampu tanda belok 12 Lampu belakang 13 Lampu plat nomor polisi 14 Lampu mundur
1 Engine switch/ Kunci kontak 2 Tuas pemilih
3 Meter
4 Drive monitor display 5 Rem parkir
6 Tuas lampu tanda belok , Switch lampu besar
7 Switch wiper dan washer kaca depan
8 Switch flasher darurat 9 Tuas pembebas kunci kap
mesin
10 Tuas kontrol kemiringan roda kemudi
11 Sistem air conditioner 12 Sistem audio*1,2
*1 : Jika dilengkapi
1 Switch spion luar*
2 Dial manual leveling lampu besar
3 Switch kunci kaca jendela*
4 Switch door lock* 5 Switch power window* 6 Switch remote control audio*
1 SRS airbag 2 Karpet lantai
3 Tempat duduk depan
4 Sandaran kepala (tempat duduk depan, tempat duduk belakang tengah*, tempat duduk belakang samping)
5 Sabuk keselamatan 6 Console box*
7 Tombol kunci sisi dalam 8 Pemegang gelas
1 Kaca spion dalam 2 Pelindung matahari*1 3 Kaca rias*2
4 Lampu interior/lampu baca 5 Assist grip*2
*1: JANGAN PERNAH menggunakan sistem perlindungan anak menghadap ke belakang di tempat duduk depan yang dilindungi dengan ACTIVE AIRBAG, KEMATIAN atau CEDERA SERIUS
Kunci-kunci ... 10
Sistem anti pencurian ... 11
Tutup tangki bahan bakar ... 12
Sabuk Keselamatan ... 13
Postur pengendaraan yang benar ... 15
SRS airbag ... 17
Karpet lantai ... 19
Kunci-kunci
n
Kunci-kunci
Kunci-kunci berikut ini diberikan bersama kendaraan.
f Kendaraan tanpa sistem smart entry & start
1 Kunci utama (dengan fungsi wireless remote control)
2 Kunci utama (tanpa fungsi wireless remote control)
3 Plat nomor kunci
f Kendaraan dengan sistem smart entry & start
1 Kunci elektronik 2 Kunci mekanikal 3 Plat nomor kunci
n
Menggunakan kunci mekanikal
Untuk mengeluarkan kunci mekanikal, geser knob pembebas dan keluarkan kunci mekanikal.
Setelah menggunakan kunci mekanikal, simpanlah kunci tersebut ke dalam kunci elektronik. Bawa kunci mekanikal bersama dengan kunci elektronik. Bila baterai kunci elektronik lemah atau seluruh fungsi tidak beroperasi dengan benar, Anda akan memerlukan kunci mekanikal.
n
Wireless remote control
(Jika dilengkapi)
Wireless remote control dapat digunakan untuk mengunci dan membuka kunci kendaraan.
f Kendaraan tanpa sistem smart entry & start
1
Sebelum Pengendaraan
f Kendaraan dengan sistem smart entry & start
1 Mengunci semua pintu
2 Membuka penguncian semua pintu
Sistem anti pencurian
n
Sistem engine immobilizer
Kunci kendaraan mempunyai chip transponder di dalamnya, agar mesin tidak dapat dihidupkan bila kunci tersebut belum diregistrasi ke dalam komputer kendaraan.Jangan pernah menyimpan kunci di dalam kendaraan ketika Anda meninggalkan kendaraan.
f Kendaraan tanpa sistem smart entry & start
Lampu indikator berkedip setelah kunci dilepas dari silinder kunci kontak untuk menunjukkan bahwa sistem sedang
Lampu indikator akan padam setelah kunci yang terdaftar dimasukkan ke dalam silinder kunci kontak untuk menunjukkan bahwa sistem dibatalkan.
f Kendaraan dengan sistem smart entry & start
Lampu indikator berkedip setelah engine switch diputar ke OFF untuk menunjukkan bahwa sistem sedang bekerja.
Lampu indikator berhenti berkedip setelah engine switch ditekan ke mode ACCESSORY atau ON untuk menunjukkan bahwa sistem telah dibatalkan.
n
Alarm
Alarm menggunakan lampu dan suara untuk memberikan peringatan ketika terdeteksi adanya pencurian.
Alarm akan terpicu dalam situasi berikut ketika alarm telah disetel:
z Pintu dibuka dengan cara lain selain dari menggunakan fungsi entry (kendaraan dengan sistem smart entry & start) atau wireless remote control. (Pintu akan terkunci kembali secara otomatis.)
z Membuka kap mesin.
n
Pengaturan sistem alarm
Tutup semua pintu dan kap mesin, serta kunci semua pintu menggunakan fungsi entry (kendaraan dengan sistem smart entry & start) atau wireless remote
Lampu indikator berubah dari menyala menjadi berkedip ketika sistem telah aktif.
n
Menonaktifkan atau mematikan
alarm
Lakukan salah satu berikut ini untuk menonaktifkan atau mematikan alarm:
z Membuka penguncian semua pintu menggunakan fungsi entry (kendaraan dengan sistem smart entry & start) atau wireless remote control.
z Hidupkan mesin. (Alarm akan dinonaktifkan atau dihentikan setelah beberapa detik.)
Jangan memodifikasi atau melepas sistem. Bila memodifikasi atau melepas, pengoperasian sistem yang benar tidak digaransi.
Tutup tangki bahan bakar
n
Membuka tutup tangki bahan bakar
1 Tarik ke atas tuas pembuka untuk membuka pintu pengisi bahan bakar.
2 Putar tutup tangki bahan bakar secara perlahan untuk membuka.
3 Gantungkan tutup tangki bahan bakar di bagian belakang pintu pengisi bahan bakar.
n
Menutup tangki bahan bakar
Setelah mengisi bahan bakar, putar tutup tangki bahan bakar hingga Anda mendengar bunyi klik. Sekali tutup dilepas, tutup akan kembali lagi ke arah kebalikan.
1
Sebelum Pengendaraan
Sabuk Keselamatan
Pastikan semua penumpang memakai sabuk keselamatan sebelum menjalan-kan kendaraan.
n
Penggunaan sabuk keselamatan
yang benar
f Tipe 3-titikz Panjangkan sabuk bahu sehingga melewati bahu sepenuhnya, tetapi jangan sampai mengenai leher atau meluncur dari bahu.
z Posisikan sabuk pangkuan serendah mungkin di atas pinggul.
z Setel posisi sandaran tempat duduk. Duduk tegak dan bersandar dengan baik pada tempat duduk.
z Jangan menggulung sabuk keselamatan.
f Tipe 2-titik
z Posisikan sabuk pangkuan serendah mungkin di atas pinggul.
z Duduk tegak dan bersandar dengan baik pada tempat duduk.
z Jangan menggulung sabuk keselamatan.
n
Mengenakan dan melepaskan
sabuk keselamatan
Tombol penguncian
1 Untuk mengencangkan sabuk keselamatan, tekan plat ke dalam gesper sampai terdengar bunyi klik. 2 Untuk melepaskan sabuk
n
Menyetel panjang sabuk (jenis
sabuk keselamatan 2-titik)
1 Memanjangkan 2 Memendekkan
n
Mengenakan sabuk keselamatan
(untuk tempat duduk tengah
belakang tipe 3-titik)
1 Keluarkan plat, dan kemudian tarik sabuk keselamatan.
Gesper “A”
Gesper “B”
Plat “A” Plat “B”
2 Tekan plat ke dalam gesper dengan urutan dari plat “A” dan plat “B” sehingga terdengar suara klik.
1 Plat “A”, gesper “A” 2 Plat “B”, gesper “B”
n
Melepaskan dan menyimpan
sabuk keselamatan (untuk
tempat duduk tengah belakang
tipe 3-titik)
Tombol pembebas
1 Untuk membebaskan gesper “B” yang dikaitkan, tekan tombol pembebas gesper.
1
Sebelum Pengendaraan
2 Untuk membebaskan plate “A” yang dikaitkan, masukkan plate “B” atau kunci mekanikal ke dalam lubang pada gesper.
Ketika membebaskan sabuk keselamatan, tariklah secara perlahan.
3 Simpan plat “A” seperti ditunjukkan dalam gambar.
Masukkan plat “A”, angkat dan kunci.
n
Pretensioner sabuk keselamatan
(jika dilengkapi)
Pretensioner membantu sabuk keselamatan untuk melindungi penumpang dengan menarik sabuk keselamatan kembali dengan cepat ketika kendaraan membentur dengan beberapa benturan keras.
Pretensioner mungkin tidak aktif dalam kejadian benturan kecil dari depan, benturan dari samping, benturan dari belakang atau kendaraan berguling.
Postur pengendaraan yang
benar
1 Setel sudut sandaran tempat duduk sehingga Anda dapat duduk dengan tegak dan karenanya Anda tidak perlu membungkuk untuk mengendarai. 2 Setel tempat duduk sehingga Anda
dapat menekan pedal sepenuhnya dan lengan Anda dapat sedikit menekuk ketika mengenggam roda kemudi.
3 Kuncilah sandaran kepala di tempatnya dengan bagian tengah sandaran kepala sejajar dengan bagian atas telinga Anda.
4 Kenakan sabuk keselamatan dengan benar.
n
Penggunaan sabuk keselamatan
yang benar
Pastikan semua penumpang memakai sabuk keselamatan sebelum menjalankan kendaraan.
Gunakan sistem perlindungan anak yang sesuai dengan anak itu, sampai anak itu cukup besar untuk mengenakan sabuk keselamatan kendaraan dengan sempurna.
n
Menyetel kaca spion
Pastikan bahwa Anda dapat melihat dengan jelas ke belakang dengan menyetel kaca spion dalam dan luar dengan tepat.
1
Sebelum Pengendaraan
SRS airbag
SRS airbag menggembung ketika kendaraan mengalami benturan keras jenis tertentu yang mungkin dapat menyebabkan cedera berat bagi penumpang. Airbag tersebut bekerja bersamaan dengan sabuk keselamatan untuk membantu mengurangi risiko kematian atau cedera serius.
◆SRS airbag depan
1 SRS airbag pengemudi/penumpang depan (jika dilengkapi)
Dapat membantu melindungi kepala dan dada pengemudi juga penumpang depan dari benturan dengan komponen interior
n
Bila SRS airbag menggembung (inflate)
z Memar dan lecet dapat saja terjadi karena terkena SRS airbag yang menggembung (mengembang).
z Kebisingan dan serbuk putih akan dipancarkan.
z Bagian dari modul airbag (hub roda kemudi, cover airbag dan inflator) begitu juga tempat duduk depan mungkin panas selama beberapa menit. Airbag itu sendiri juga panas.
n
Kondisi penggembungan SRS
airbag (SRS airbag depan)
z SRS airbag depan akan menggembung bila kekuatan benturan melebihi tingkat ambang batas yang ditentukan (tingkat kekuatannya sebanding dengan kecelakaan dari depan pada 20 - 30 km/jam dengan dinding tetap yang tidak bergerak atau berubah bentuk).
Namun, ambang batas kecepatan dapat jauh lebih tinggi dalam situasi berikut:
z Jika kendaraan membentur benda, seperti kendaraan yang diparkir atau tiang tanda, yang dapat bergerak atau berdampak cacat
z Jika kendaraan terlibat dalam kecelakaan di jalan, seperti terbentur yang mana bagian depan kendaraan “kecelakaan beruntun”, atau kendaraan masuk ke bawah, bak truk
z Tergantung pada jenis kecelakaan, jika memungkinkan hanya pretensioner sabuk keselamatan yang akan aktif.
n
Kondisi di mana SRS airbag
mungkin menggembung (inflate),
selain saat kecelakaan
SRS airbag depan dapat juga menggembung jika mendapat benturan serius ke bagian bawah kendaraan Anda. Beberapa contoh ditunjukkan dalam gambar.
z Menabrak pinggiran jalan, trotoar jalan atau permukaan yang keras
z Jatuh atau lompat ke dalam lubang yang dalam
z Mendarat keras atau kendaraan terjatuh
n
Jenis kecelakaan yang tidak
menggembungkan SRS airbag
(SRS airbag depan)
SRS airbag depan tidak mengembang seperti biasanya jika kendaraan terlibat kecelakaan dari samping atau dari belakang, atau jika kendaraan terlibat kecelakaan keras pada kecepatan rendah.
z Tabrakan dari samping
z Tabrakan dari belakang
1
Sebelum Pengendaraan
n
Kapan menghubungi dealer
Toyota Anda
Dalam keadaan berikut, Kendaraan akan memerlukan pemeriksaan dan/atau perbaikan. Hubungi dealer Toyota Anda sesegera mungkin.
z Salah satu SRS airbag telah menggembung.
z Bagian depan kendaraan rusak atau berubah bentuk, atau terlibat kecelakaan yang tidak cukup keras yang menyebab-kan SRS airbag menggembung.
z Bagian dari pad roda kemudi, dashboard dekat airbag penumpang depan tergores, retak, atau bahkan rusak.
Karpet lantai
Gunakan hanya karpet tambahan yang dirancang secara khusus untuk kendaraan dengan model dan tahun pembuatan yang sama dengan kendaraan Anda. Letakkan dengan aman di tempatnya di atas karpet..
1 Masukkan kait penahan (klip) kedalam mata ikan karpet lantai.
*
2 Putar knob atas pada setiap kait penahan (kilp) untuk mengamankan karpet lantai di tempatnya.
*: Selalu menyesuaikan tanda . Bentuk kait penahan (klip) mungkin berbeda dari yang ditunjukkan di dalam gambar.
Informasi keselamatan
untuk anak
Perhatikan tindakan pencegahan berikut ketika anak-anak berada di dalam kendaraan.
Gunakan sistem perlindungan anak yang sesuai dengan anak itu, sampai anak itu cukup besar untuk mengenakan sabuk keselamatan kendaraan dengan sempurna.
z Disarankan bahwa anak-anak duduk di tempat duduk belakang untuk menghindari kontak dengan tuas pemilih, switch wiper dll
z Gunakan kunci pengaman anak pintu belakang untuk menghindari anak membuka pintu saat berkendaraan atau mengoperasikan power window secara tidak sengaja.
z Jangan biarkan anak-anak kecil mengoperasikan peralatan yang dapat terluka atau terjepit pada bagian bodi kendaraan, seperti power window, kap mesin, pintu bagasi, tempat duduk, dll.
PERINGATAN
Jangan meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan di dalam kendaraan, dan jangan membiarkan anak-anak menggunakan kunci.
Anak-anak dapat menghidupkan kendaraan atau menggeser posisi tuas transmisi ke netral. Juga sangat berbahaya bahkan anak-anak dapat cedera bila memainkan jendela atau fitur lain di dalam kendaraan. Selain itu, pemanasan yang terjadi
n
Kunci pengaman pada pintu
belakang
Pintu tidak dapat dibuka dari dalam kendaraan bila fitur diatur ke lock.
1 Unlock (Membebaskan penguncian) 2 Lock (Mengunci)
Penguncian ini dapat digunakan untuk mencegah anak-anak membuka pintu belakang. Tekan ke bawah setiap switch di pintu belakang untuk mengaktifkan fitur ini.
Kunci kontak (kendaraan tanpa
sistem smart entry & start) ... 22
Engine switch (kendaraan dengan
sistem smart entry & start) ... 23
Continuously Variable Transmission ... 25
Transmisi manual ... 26
Toyota parking assist sensor ... 27
Kunci kontak (kendaraan
tanpa sistem smart entry &
start)
n
Menghidupkan mesin
1 Periksa bahwa rem parkir telah digunakan dengan benar.
2 Periksa bahwa tuas pemilih di posisi ke P (transmisi otomatis) atau N (transmisi manual).
3 Tekan dengan kuat pedal rem (transmisi otomatis) atau pedal kopling (transmisi manual).
4 Putar kunci kontak ke posisi “START” untuk menghidupkan mesin.
n
Mengubah mode kunci kontak
1 “LOCK”
Roda kemudi dikunci dan kunci dapat dilepas. (Kendaraan dengan transmisi otomatis atau continuously variable transmission: Kunci dapat dilepas hanya ketika tuas pemilih dalam posisi P.) 2 “ACC”
Beberapa komponen kelistrikan dapat digunakan.
3 “ON”
Semua komponen kelistrikan dapat digunakan.
n
Ketika kunci kemudi (steering
lock) tidak dapat dibebaskan
Ketika menghidupkan mesin, kunci kontak mungkin tampak macet dalam posisi “LOCK”. Untuk membebaskannya, putar kunci bersamaan dengan memutar roda kemudi sedikit ke kiri dan ke kanan.
PERINGATAN
Peringatan selama pengendaraan Jangan memutar kunci kontak ke posisi “LOCK” ketika mengemudi. Bila dalam situasi darurat, Anda harus mematikan mesin ketika kendaraan melaju, putar engine switch hanya ke posisi “ACC” untuk mematikan mesin. Kecelakaan mungkin terjadi bila mesin dimatikan saat pengendaraan.
2
Saat Pengendaraan
Engine switch (kendaraan
dengan sistem smart entry
& start)
Melakukan pengoperasian berikut ketika membawa kunci elektronik pada diri Anda akan dapat menghidupkan mesin atau mengubah mode engine switch.
n
Menghidupkan mesin
1 Periksa bahwa rem parkir telah digunakan dengan benar.
2 Periksa bahwa tuas pemilih di-set ke P (transmisi otomatis) atau N (transmisi manual).
3 Tekan dengan kuat pedal rem (transmisi otomatis) atau pedal kopling (transmisi manual).
Lampu indikator sistem smart entry & start (hijau) akan menyala.
Jika lampu indikator tidak menyala, mesin tidak dapat dihidupkan.
4 Tekan engine switch.
Mesin akan cranking sampai mesin hidup atau sampai 30 detik, mana yang lebih dulu.
Teruslah menekan pedal rem hingga mesin dihidupkan.
Mesin dapat dihidupkan dengan menekan mode engine switch.
n
Mematikan mesin
1 Hentikan kendaraan.
2 Pindahkan tuas pemilih ke “P” (transmisi otomatis) atau “N” (transmisi manual).
3 Gunakan rem parkir. 4 Tekan engine switch.
5 Bebaskan pedal rem (transmisi otomatis) atau pedal kopling (transmisi manual) dan periksa bahwa lampu indikator sistem smart entry & start (hijau) padam.
n
Mengubah mode engine switch
Mode dapat diubah dengan menekan engine switch dengan menekan pedal rem (transmisi otomatis) atau pedal kopling (transmisi manual) dibebaskan. (Mode akan berubah setiap kali switch ditekan.)Off*
Flasher darurat dapat digunakan. Lampu indikator sistem smart entry & start (hijau) padam.
Mode ACCESSORY
Beberapa komponen kelistrikan seperti sistem audio dapat digunakan.
Lampu indikator sistem smart entry & start (hijau) berkedip dengan lambat. Mode IGNITION ON
Semua komponen kelistrikan dapat digunakan.
Lampu indikator sistem smart entry & start (hijau) berkedip dengan lambat. *: Kendaraan dengan transmisi
otomatis atau continuously variable
n
Ketika mematikan mesin
dengan tuas pemilih di posisi
selain dari P (transmisi
otomatis)
Jika tuas pemilih dalam posisi selain dari P ketika mematikan mesin, engine switch tidak akan dimatikan tetapi akan diubah ke mode ACCESSORY. Lakukan prosedur berikut untuk mematikan switch:
1 Periksa bahwa rem parkir telah digunakan dengan benar.
2 Geser tuas pemilih ke P.
3 Periksa apakah lampu indikator sistem smart entry & start (hijau) berkedip dengan lambat dan kemudian tekan engine switch sekali.
4 Periksa bahwa lampu indikator sistem smart entry & start (hijau) padam.
n
Fungsi auto power off
Ketika mesin tidak hidup, engine switch akan secara otomatis mati dibawah kondisi berikut:
f Transmisi otomatis
z Jika kendaraan ditinggalkan dalam mode ACCESSORY selama lebih dari 20 menit dengan tuas pemilih di P.
z Jika kendaraan ditinggalkan dalam mode IGNITION ON selama lebih dari satu jam dengan tuas pemilih di P.
f Transmisi manual
z Jika meninggalkan kendaraan dalam mode ACCESSORY selama lebih dari 20 menit.
z Jika meninggalkan kendaraan dalam mode IGNITION ON selama lebih dari satu jam.
2
Saat Pengendaraan
n
Ketika kunci kemudi (steering
lock) tidak dapat dibebaskan
Lampu indikator sistem smart entry & start (hijau) akan berkedip dengan cepat.
f Transmisi otomatis
Periksa bahwa tuas pemilih berada pada posisi P.
Tekan engine switch sambil memutar roda kemudi ke kiri dan kanan.
f Transmisi manual
Tekan engine switch sambil memutar roda kemudi ke kiri dan kanan.
PERINGATAN
Peringatan selama pengendaraan Jika terjadi kesalahan mesin saat kendaraan bergerak, jangan mengunci atau membuka pintu hingga kendaraan mencapai tempat yang aman dan berhenti sepenuhnya. Pengaktifan steering lock dalam keadaan ini dapat menyebabkan kecelakaan, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius.
Continuously Variable
Transmission
n
Menggeser tuas pemilih
f Kendaraan tanpa sistem smart entry & start
Ketika kunci kontak dalam posisi “ON”, geser tuas pemilih dengan pedal rem ditekan.
Ketika menggeser tuas pemilih antara P dan D, pastikan bahwa kendaraan telah berhenti.
f Kendaraan dengan sistem smart entry & start
Saat engine switch dalam mode IGNITION ON, geser tuas pemilih dengan pedal rem ditekan.
Ketika menggeser tuas pemilih antara P dan D, pastikan bahwa kendaraan telah berhenti.
n
Fungsi posisi tuas pemilih
Posisi tuas pemilih Fungsi P Memarkir kendaraan atau menghidupkan mesin R Mundur N Netral D Pengendaraan normal* S Pengereman oleh mesinB Pengereman mesin
maksimum
L Posisi pengereman
mesin yang maksimum *: Menggeser ke posisi D merupakan
pilihan yang paling cocok dengan gigi untuk kondisi pengendaraan normal. Posisikan tuas pemilih ke posisi D yang telah dianjurkan untuk pengendaraan normal.
Transmisi manual
n
Menggeser tuas pemilih
Tekan sepenuhnya pedal kopling sebelum mengoperasikan tuas pemilih, dan lepaskan secara perlahan.
Jika hal ini sulit untuk digeser secara terbalik, geser tuas pemilih ke N, bebaskan pedal kopling sesaat, dan kemudian coba lagi.
n
Batas kecepatan maksimum
saat downshifting
Perhatikan kecepatan downshifting pada tabel berikut untuk mencegah mesin over-running.
Posisi tuas pemilih Kecepatan maksimum (km/jam)
2
Saat Pengendaraan
Toyota parking assist
sensor
Toyota parking assist-sensor membantu pengemudi dengan mengkonfirmasikan jarak ke rintangan melalui sensor lewat buzzer saat parkir paralel atau memasukkan kendaraan ke garasi.
Selalu periksa area sekitar kendaraan saat menggunakan sistem ini.
n
Sensor belakang
Sensor-sensor yang mendeteksi rintangan di belakang kendaraan.
n
Pengoperasian sistem sensor
belakang
Saat sensor mendeteksi rintangan, buzzer akan berbunyi.
Perkiraan jarak ke
rintangan Buzzer 150 cm sampai 100 cm Putus-putus 100 cm sampai 60 cm Putus-putus cepat Kurang dari 60 cm Terus-menerus
n
Jangkauan deteksi sensor
Sekitar 120 cm
Diagram menunjukkan jangkauan deteksi sensor. Perhatikan bahwa sensor tidak dapat mendeteksi rintangan yang terlalu dekat dengan kendaraan.
Jangkauan sensor bisa berubah tergantung dari bentuk objeknya, dll.
n
Toyota parking assist-back
sensor dapat dioperasikan
ketika
f Kendaraan dengan sistem smart entry & start
Engine switch pada posisi “ON”, dan tuas pemilih pada posisi R.
f Kendaraan tanpa sistem smart entry & start:
Switch “ENGINE START STOP” pada mode IGNITION ON, dan tuas pemilih pada posisi R.
Sistem bantu pengendaraan
Untuk membantu meningkatkan kese-lamatan dan kinerja pengendaraan, sistem berikut beroperasi secara otomatis dalam menanggapi berbagai situasi pengendaraan. Berhati-hatilah, bagaimanapun, sistem ini adalah tambahan dan sebaiknya tidak terlalu banyak diandalkan saat mengoperasikan kendaraan.
◆ABS (Anti-lock Brake System) (jika dilengkapi)
Membantu mencegah roda terkunci ketika pemakaian rem yang tiba-tiba, atau jika pengereman dipakai saat pengendaraan di atas permukaan jalan yang licin
◆EPS (Electric Power Steering)
Menggunakan motor listrik untuk mengurangi tenaga yang diperlukan untuk memutar roda kemudi
n
Suara dan getaran yang
disebabkan oleh ABS
z Suara mungkin terdengar dari kompartemen mesin bila pedal rem ditekan berulang-ulang, ketika mesin dihidupkan atau sesaat setelah kendaraan mulai bergerak. Suara ini tidak mengindikasikan bahwa kerusakan telah terjadi di sistem.
z Salah satu kondisi berikut mungkin terjadi ketika sistem di atas dioperasikan. Tak satu pun menunjukkan kerusakan yang telah terjadi.
z Getaran yang dapat dirasakan melalui bodi kendaraan dan kemudi.
z Pedal rem mungkin bergerak sedikit ke bawah setelah ABS diaktifkan.
n
Suara pengoperasian EPS
Ketika roda kemudi dioperasikan, terdengar suara mesin (suara mendesing). Hal ini tidak menunjukkan malfungsi.
n
Mengurangi keefektifan dari
sistem EPS
Efektifitas dari sistem EPS dikurangi untuk mencegah sistem panas berlebihan ketika sering kali input kemudi berlebih dalam jangka waktu yang lama. Akibatnya roda kemudi mungkin terasa berat. Jika hal ini terjadi, hindari pengoperasian roda kemudi, atau hentikan kendaraan dan matikan mesin. Efektifitas akan membaik setelah beberapa saat.
Sistem air conditioner manual ... 30
Sistem air conditioner otomatis ... 32
Sistem air conditioner
manual
Outlet dan kecepatan kipas secara otomatis diatur sesuai dengan pengaturan temperatur.
n
Kontrol air conditioner
1 Dial kontrol temperatur 2 Dial kontrol kecepatan fan 3 Dial pilihan air outlet
4 Tuas mode outside/resirkulasi udara
n
Menyetel pengaturan
1 Untuk menyetel kecepatan fan, putar dial kontrol kecepatan fan searah jarum jam (menambah) atau berlawanan arah jarum jam (mengurangi).
Atur dial ke “0” matikan fan.
2 Untuk menyetel pengaturan temperatur, putar dial kontrol temperatur searah jarum jam (cool). 3 Untuk memilih air outlet, atur dial
pilihan air outlet pada posisi yang diinginkan.
Posisi antara pilihan air outlet ditunjukkan di bawah ini juga dapat dipilih untuk penyesuaian yang lebih halus.
n
Air outlet (Saluran keluar udara)
dan aliran udara
Udara mengalir ke badan bagian atas.
Udara mengalir ke badan atas dan kaki
n
Mengubah antara mode udara
luar dan udara diresirkulasi
Pindahkan tuas mode luar/diresirkulasi udara.Mode diubah antara (sirkulasi udara dalam kendaraan) dan mode
(memasukkan udara dari luar kendaraan) setiap kali tuas dipindahkan.
3
Fitur Interior
n
Menyetel posisi air outlet
f Outlet depan tengahAliran udara mengarah ke kiri atau kanan, atas atau bawah.
f Outlet depan samping
Aliran udara mengarah ke kiri atau kanan, atas atau bawah.
n
Membuka dan menutup air
outlet
Sisi kiri Sisi kanan Sisi kiri Sisi kanan
1 Membuka ventilasi. 2 Menutup ventilasi.
Geser knob ke arah depan luar sampai terdengar suara klik.
Sistem air conditioner
otomatis
Outlet dan kecepatan kipas secara otomatis diatur sesuai dengan pengaturan temperatur.
n
Kontrol air conditioner
1 Dial kontrol 2 Tombol Temperatur 3 Tampilan temperatur
4 Fungsi tombol on/off pendingin dan penghilang kelembaban
5 Tombol mode outside/ resirkulasi udara
6 Mode otomatis
7 Off
8 Tampilan kecepatan kipas 9 Tampilan outlet udara 10 Tombol kecepatan kipas 11 Tombol outlet udara
n
Menggunakan sistem air
conditioner otomatis
1 Tekan .Outlet dan kecepatan kipas secara otomatis diatur sesuai dengan
3 Tekan .
Switch fungsi pendingin dan penghilang kelembaban antara on dan off setiap kali tombol ditekan.
n
Menyetel pengaturan secara
manual
1 Untuk menyetel kecepatan fan, tekan dan putar dial kontrol searah jarum jam (menambah) atau berlawanan arah jarum jam (mengurangi).
Tekan untuk mematikan kipas. 2 Untuk menyetel pengaturan
temperatur, tekan dan putar dial kontrol berlawanan arah jarum jam (cool).
3 Untuk mengubah air outlet, tekan dan putar dial kontrol.
Air outlet yang digunakan akan berpindah setiap kali kedua sisi dial kontrol ditekan.
n
Air outlet (Saluran keluar udara)
dan aliran udara
3
Fitur Interior
Udara mengalir ke badan atas dan kaki
n
Mengubah antara mode udara
luar dan udara diresirkulasi
Tekan .Mengubah mode antara mode udara luar (memasukkan udara dari bagian luar kendaraan) (indikator off) dan mode udara resirkulasi (udara dikembalikan ke bagian dlam kendaraan) (indikator on) setiap kali tombol ditekan.
n
Menyetel posisi air outlet
f Outlet depan tengahAliran udara mengarah ke kiri atau kanan, atas atau bawah.
f Outlet depan samping
Aliran udara mengarah ke kiri atau kanan, atas atau bawah.
n
Membuka dan menutup air
outlet
Sisi kiri Sisi kanan Sisi kiri Sisi kanan
1 Membuka ventilasi. 2 Menutup ventilasi.
Geser knob ke arah depan luar sampai terdengar suara klik.
Jadwal perawatan berkala ... 35
Penempatan dongkrak lantai ... 40
Kompartemen mesin ... 41
4
Perawatan dan Perlindungan
Jadwal perawatan berkala
Lakukan perawatan dengan jadwal sebagai berikut:
n
Persyaratan jadwal servis berkala
Kendaraan Anda perlu untuk diservis sesuai dengan jadwal perawatan normal. (Lihat “Jadwal servis berkala”.)
Bila Anda mengutamakan pengoperasian kendaraan Anda di bawah satu atau lebih kondisi pengoperasian khusus di bawah, beberapa item jadwal perawatan berkala yang perlu diservis lebih sering. (Lihat “Jadwal servis berkala tambahan”.)
A. Kondisi Jalanan
1. Mengoperasikan di jalan kasar dan berlumpur
2. Pengoperasian di jalan berdebu
B. Kondisi Pengendaraan
1. Kendaraan membawa beban berat (Contohnya: Menggunakan peralatan berkemah atau rak pengangkut di atas, dll.)
2. Perjalanan jarak pendek kurang dari 8 km yang berulang-ulang dan temperatur di luar masih di bawah titik beku (Temperatur mesin tidak akan mencapai ke temperatur normal)
3. Idle dalam waktu lama dan/atau pengendaraan pada kecepatan rendah untuk jarak jauh seperti kendaraan polisi, taksi atau kendaraan untuk kunjungan dari rumah ke rumah
4. Pengendaraan dengan kecepatan tinggi terus menerus (80% atau lebih dari kecepatan maksimum kendaraan) lebih dari 2 jam
n
Jadwal servis
Cara kerja servis berkala: P = Pemeriksaan
G = Ganti, mengubah atau melumasi
INTERVAL SERVIS:
(Pembacaan odometer atau bulan, mana yang dicapai lebih dulu.)
x 1.000km 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
Bulan 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60
KOMPONEN-KOMPONEN DASAR MESIN
1 Celah katup - - - P -
-2 Drive belt P - P - P - P - P - P
3 Oli mesin P G G G G G G G G G G
4 Filter oli mesin - G G G G G G G G G G
5
Sistem pendingin dan pemanas
<<Lihat catatan 1.>>
P - - - P - - - P - P
6 Cairan pendingin mesin
<<Lihat catatan 2.>> P P P P P P P P P P P 7 Pipa exhaust dan mounting P - P - P - P - P - P SISTEM PENGAPIAN
8 Busi - - - - G - - - G -
-9 Baterai P P P P P P P P P P P
SISTEM BAHAN BAKAR DAN KONTROL EMISI 10 Filter bahan bakar (termasuk
filter di tangki bahan bakar) G
11 Filter pembersih udara P P P G P P P G P P
12
Tutup tangki bahan bakar, saluran bahan bakar, sambungannya dan katup kontrol penguapan bahan bakar <<Lihat catatan 1.>>
P P P
4
Perawatan dan Perlindungan
Cara kerja servis berkala: P = Pemeriksaan
G = Ganti, mengubah atau melumasi
INTERVAL SERVIS:
(Pembacaan odometer atau bulan, mana yang dicapai lebih dulu.)
x 1.000km 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
Bulan 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60
17 Minyak rem P P P P G P P P G P P
18 Fluida kopling P P P P G P P P G P P
19 Pipa-pipa dan selang-selang
rem - - P - P - P - P - P
20 Roda kemudi, persambungan
dan steering gear box - - P - P - P - P - P
21 Drive shaft boot - - P - P - P - P - P
22 Suspension ball joint dan
penutup debu - P P P P P P P P P P
23 Fluida transmisi otomatis
(termasuk diferensial depan) - - - - P - - P - - G
24 Minyak transmisi manual
(Termasuk diferensial depan) - - P - G - P - G - P
25 Suspensi depan dan
belakang P - P - P - P - P - P
26 Ban dan tekanan
pemompaan P P P P P P P P P P P
27 Lampu, klakson, wiper dan
washer P P P P P P P P P P P
28 Filter air conditioner - - - P - - P - - P -29 Jumlah refrigerant untuk AC P - P - P - P - P - P CATATAN:
1. Pemeriksaan setelah 80.000 km atau 48 bulan, periksa setiap 20.000 km atau 12 bulan.
n
Jadwal servis berkala tambahan
Lihat tabel berikut untuk item jadwal perawatan normal yang memerlukan servis lebih sering untuk jenis kondisi pengoperasian khusus. (Untuk garis besarnya, lihat “Persyaratan jadwal servis berkala”
A-1: Mengoperasikan di jalan kasar dan berlumpur
■ Pemeriksaan kanvas dan tromol rem Setiap 10.000 km atau 6 bulan ■ Pemeriksaan pad dan piringan rem Setiap 5.000 kmatau 3 bulan ■ Pemeriksaan pipa-pipa dan
selang-selang rem Setiap 10.000 km atau 6 bulan ■ Pemeriksaan roda kemudi,
persambungan dan steering gear box Setiap 5.000 km atau 3 bulan ■ Pemeriksaan drive shaft boot Setiap 10.000 km atau 6 bulan ■ Pemeriksaan suspension ball joint
dan penutup debu Setiap 10.000 km atau 6 bulan ■ Pemeriksaan suspensi depan dan
belakang Setiap 10.000 km atau 6 bulan ■ Mengencangkan baut-baut dan
mur-mur pada chassis dan bodi <<Lihat catatan.>>
Setiap 10.000 km atau 6 bulan
A-2: Dioperasikan di jalan berdebu
■ Penggantian oli mesin Setiap 5.000 km atau 3 bulan ■ Penggantian filter oli mesin Setiap 5.000 km atau 3 bulan ■ Pemeriksaan atau penggantian filter
pembersih udara
P:Setiap 2.500 km atau 1.5 bulan G:Setiap 40.000 km atau 24 bulan ■ Pemeriksaan kanvas dan tromol rem Setiap 10.000 km atau 6 bulan ■ Pemeriksaan pad dan piringan rem Setiap 5.000 km atau 3 bulan ■ Penggantian filter air conditioner Setiap 30000 km
B-1: Kendaraan membawa beban berat (Contohnya: Menggunakan peralatan berkemah atau rak pengangkut di atas, dll.)
■ Penggantian oli mesin Setiap 5.000 km atau 3 bulan ■ Penggantian filter oli mesin Setiap 5.000 km atau 3 bulan
4
Perawatan dan Perlindungan
■ Penggantian oli transmisi manual
(termasuk diferensial depan) Setiap 40.000 km atau 24 bulan ■ Pemeriksaan atau penggantian
minyak transmisi otomatis (termasuk diferensial depan)
P:Setiap 40.000 km atau 24 bulan G:Setiap 80.000 km atau 48 bulan ■ Pemeriksaan suspensi depan dan
belakang Setiap 10.000 km atau 6 bulan ■ Mengencangkan baut-baut dan
mur-mur pada chassis dan bodi <<Lihat catatan.>>
Setiap 10.000 km atau 6 bulan
B-2: Perjalanan jarak pendek kurang dari 8 km yang berulang-ulang dan temperatur di luar masih di bawah titik beku (Temperatur mesin tidak akan mencapai ke temperatur normal)
■ Penggantian oli mesin Setiap 5000 km atau 3 bulan ■ Penggantian filter oli mesin Setiap 5000 km atau 3 bulan
B-3: Idle dalam waktu lama dan/atau pengendaraan pada kecepatan rendah untuk jarak jauh seperti kendaraan polisi, taksi dan kendaraan untuk kunjungan dari rumah ke rumah
■ Penggantian oli mesin Setiap 5.000 km atau 3 bulan ■ Penggantian filter oli mesin Setiap 5.000 km atau 3 bulan ■ Pemeriksaan kanvas dan tromol rem Setiap 10.000 km atau 6 bulan ■ Pemeriksaan pad dan piringan rem Setiap 5.000 km atau 3 bulan
B-4: Pengendaraan dengan kecepatan tinggi terus menerus (80% atau lebih dari kecepatan maksimum kendaraan) lebih dari 2 jam
■ Penggantian oli transmisi manual
(termasuk diferensial depan) Setiap 40.000 km atau 24 bulan ■ Pemeriksaan atau penggantian
minyak transmisi otomatis (termasuk diferensial depan)
P : Setiap 40.000 km atau 24 bulan G : Setiap 80.000 km atau 48 bulan
CATATAN:
Untuk baut mounting tempat duduk, baut penahan member suspensi depan dan belakang.
Penempatan dongkrak lantai
Ketika mengangkat kendaraan Anda dengan dongkrak, posisikan dongkrak dengan benar. Penempatan yang tidak benar dapat merusak kendaraan Anda atau mengakibatkan cedera.
f Depan
f Belakang
Pangait dongkrak
Lubang 1 Keluarkan ganjal tambahan dongkrak. 2 Atur ganjal tambahan dongkrak dan
angkat kendaraan.
Pastikan ganjal tambahan untuk dongkrak telah diatur dengan benar di lubangnya.
4
Perawatan dan Perlindungan
Kompartemen mesin
f Mesin 1NZ-FE
1 Tangki fluida washer 2 Tutup pengisi oli mesin 3 Dipstick level oli mesin 4 Tutup radiator
5 Baterai 6 Boks sekring
7 Filter pembersih udara 8 Kondensor
9 Kipas pendingin elektrik
10 Reservoir cairan pendingin mesin 11 Radiator
n
Oli mesin
Dengan mesin pada temperatur pengoperasian dan di matikan, periksa level oli pada dipstick.
f Memeriksa oli mesin
1 Parkir kendaraan di tempat yang rata. Setelah memanaskan mesin dan mematikannya, tunggu lebih dari 5 menit agar oli mengalir kembali ke bagian bawah mesin.
2 Pegang kain lap di bawah ujungnya, tarik dipstick keluar.
3 Bersihkan dipstick.
4 Masukkan kembali dipstick sepenuhnya. 5 Pegang kain lap di bawah ujung kain
lap, tarik keluar dan periksa level oli.
1 Rendah (Low) 2 Normal 3 Terlalu banyak
Bentuk dari dipstick mungkin berbeda tergantung pada jenis kendaraan atau mesin.
6 Bersihkan dipstick dan masukkan kembali dipstick sepenuhnya.
n
Menambah oli mesin
Bila oli mesin di bawah atau dekat dengan tanda low level, tambahkan oli mesin dengan jenis yang sama seperti yang ada di mesin.
Pastikan untuk memeriksa jenis oli dan persiapkan item yang diperlukan sebelum menambahkan oli.
Kuantitas oli
(Low Full) 1.5 L (1.6 qt., 1.3 Imp.qt.) 1 Lepas tutup pengisi oli dengan
memutarnya berlawanan arah jarum jam.
2 Tambahkan oli mesin perlahan, periksa dipstick.
3 Pasang tutup pengisi oli dengan memutarnya searah jarum jam.
4
Perawatan dan Perlindungan
n
Cairan pendingin mesin
Level cairan pendingin memadai bila berada di antara “FULL” dan “LOW” reservoir ketika mesin dingin.
1 Tutup reservoir 2 Garis “FULL” 3 Garis “LOW”
Jika permukaannya berada atau di bawah garis “LOW”, tambahkan cairan pendingin sampai pada garis “FULL”.
n
Pemilihan cairan pendingin
Gunakan hanya “Toyota Super Long Life Coolant” atau cairan pendingin mesin dengan kualitas yang sama tinggi berbahan dasar ethylene glycol berbasis non-silicate, non-amine, non-nitrite, dan non-borate dengan teknologi campuran asam organik tahan lama.“Toyota Super Long Life Coolant” adalah campuran coolant dan air destilasi. (Temperatur minimum: -35°C [-31°F]) Untuk informasi lebih lanjut tentang cairan pendingin mesin, hubungi dealer Toyota Anda.
n
Bila permukaan cairan
pendingin mesin turun
dalam waktu singkat setelah
pengisian kembali.
Periksa secara visualisasi radiator, selang, tutup reservoir cairan pendingin mesin, sumbat penguras dan pompa air. Bila Anda tidak dapat menemukan kebocoran, pastikan tutup diuji oleh dealer Toyota Anda dan periksa kebocoran dalam sistem pendingin.
n
Radiator dan kondensor
Periksa radiator dan kondensor dan bersihkan benda asing apapun.
Jika salah satu bagian di atas sangatlah kotor atau Anda tidak yakin kondisi dengan kondisinya, bawalah kendaraan segera ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa.
Jangan menyentuh radiator atau kondensor karena mungkin panas dan menyebabkan cedera serius, seperti luka bakar.
n
Baterai
Periksa baterai seperti berikut.
z Bagian luar baterai
Pastikan bahwa terminal baterai tidak berkarat dan tidak ada sambungan yang longgar, retak, atau klem yang longgar.
n
Memeriksa fluida baterai
Periksa bahwa level berada di antara garis “UPPER” dan “LOWER”.
1 Garis “UPPER” 2 Garis “LOWER”
Bila level fluida pada atau di bawah garis “LOWER”, tambahkan air destilasi.
n
Menambah air destilasi
Low (Rendah) OK
1 Lepas tutup ventilasi. 2 Tambahkan air destilasi
Bila garis atas tidak dapat dilihat, periksa level fluida dengan melihat langsung pada cell.
3 Pasang sumbat ventilasi kembali dan tutup dengan aman.
Baterai mengandung asam belerang yang beracun dan korosif serta dapat menghasilkan gas hidrogen yang mudah terbakar dan meledak. Untuk mengurangi resiko kematian atau cedera serius, lakukan langkah pencegahan berikut ketika bekerja di dekat baterai:
zJangan merokok atau menyalakan korek dekat baterai.
zHindari terkena dengan mata, kulit dan pakaian.
zJangan menghisap atau menelan elektrolit.
zPakailah kacamata pengaman ketika bekerja dekat baterai.
zJauhkan baterai dari anak-anak.
zIsilah selalu baterai di tempat terbuka. Jangan mengisi baterai di garasi atau ruang tertutup bila di sana tidak cukup ventilasi.
n
Fluida washer
Jika permukaan cairan fluida kurang dari garis “FULL”, tambahkan fluida washer sampai garis “FULL”.
Jangan menambahkan fluida washer ketika mesin panas atau hidup, karena
Lampu peringatan dan indikator ... 46
Bila kendaraan Anda harus dihentikan dalam
keadaan darurat ... 48
Jika kendaraan Anda perlu diderek ... 48
Bila Anda mengalami ban kempis... 51
Bila mesin tidak dapat dihidupkan ... 54
Bila tuas pemilih tidak dapat dipindahkan dari P
(kecuali transmisi manual) ... 56
Lampu peringatan dan indikator
n
Lampu peringatan
Lampu peringatan menginformasikan pengemudi tentang sistem kendaraan yang mengalami malfungsi.
Lampu peringatan sistem rem (menyala merah)
Lampu peringatan electrical power steering
Lampu peringatan sistem pengisian
Lampu peringatan sistem smart entry & start
Lampu peringatan tekanan oli mesin rendah
Lampu peringatan pintu terbuka
Lampu peringatan temperatur cairan pendingin mesin tinggi
Lampu peringatan permukaan bahan bakar rendah
Lampu indikator malfungsi Lampu pengingat sabuk keselamatan pengemudi
Lampu peringatan SRS Lampu peringatan ABS
*1: Kendaraan tanpa sistem smart entry & start:
Lampu ini menyala ketika engine switch beralih ke posisi “ON” untuk menunjukkan bahwa sistem pemeriksaan sedang dilakukan. Lampu akan padam setelah mesin dihidupkan, atau setelah beberapa detik. Mungkin terdapat malfungsi di dalam sistem jika lampu tidak menyala, atau lampu tidak padam. Bawalah kendaraan ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa.
Kendaraan dengan sistem smart entry & start:
Lampu ini menyala ketika engine switch beralih ke mode IGNITION ON untuk menunjukkan bahwa sistem pemeriksaan sedang dilakukan. Lampu akan padam setelah mesin dihidupkan, atau setelah beberapa detik. Mungkin terdapat malfungsi di dalam sistem jika lampu tidak menyala, atau lampu tidak padam. Bawalah kendaraan ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa.
*2: Jika dilengkapi
*3: Lampu berkedip warna kuning menunjukkan adanya malfungsi. Flasher darurat berkedip cepat dengan warna hijau menunjukkan bahwa steering lock belum
5
Informasi Penting
n
Indikator
Indikator menginformasikan pengemudi dari status pengoperasian pada berbagai sistem kendaraan.
Indikator lampu tanda belok
Lampu Indikator Eco Driving
Indikator sistem smart
entry & start Indikator keamanan
Indikator lampu besar jarak jauh
Indikator temperatur cairan pendingin mesin
Indikator lampu kabut depan
Indikator posisi tuas pemilih dan posisi gear Indikator lampu kabut
belakang
*1: Kendaraan tanpa sistem smart entry & start:
Lampu ini menyala ketika engine switch beralih ke posisi “ON” untuk menunjukkan bahwa sistem pemeriksaan sedang dilakukan. Lampu akan padam setelah mesin dihidupkan, atau setelah beberapa detik. Mungkin terdapat malfungsi di dalam sistem jika lampu tidak menyala, atau lampu tidak padam. Kendaraan perlu diperiksa oleh dealer Toyota Anda.
Kendaraan dengan sistem smart entry & start:
Lampu ini menyala ketika engine switch beralih ke mode IGNITION ON untuk menunjukkan bahwa sistem pemeriksaan sedang dilakukan. Lampu akan padam setelah mesin dihidupkan, atau setelah beberapa detik. Mungkin terdapat malfungsi di dalam sistem jika lampu tidak menyala, atau lampu tidak padam. Kendaraan perlu diperiksa oleh dealer Toyota Anda.
*2: Jika dilengkapi
*3: Lampu tidak menyala ketika sistem tidak aktif.
*4: Indikator ini menyala biru ketika temperatur cairan pendingin mesin rendah. *5: Kendaraan dengan transmisi otomatis atau continuously variable transmission.
Untuk informasi lebih lanjut lihat ke buka Pedoman Pemilik atau hubungi Dealer Toyota Anda.
Bila kendaraan Anda harus
dihentikan dalam keadaan
darurat
Hanya dalam keadaan darurat, bila tidak memungkinkan untuk menghentikan kendaraan secara normal, hentikan kendaraan dengan mengikuti prosedur berikut ini:
1 Terus injak pedal rem dengan kedua kaki dan tekan dengan kuat.
Jangan memompa pedal rem berulang kali, karena dapat mengurangi usaha yang diperlukan untuk memperlambat kendaraan.
2 Posisikan tuas pemilih ke N.
f Bila tuas pemilih dapat diposisikan ke “N”
3 Setelah melambat, hentikan kendaraan di tempat yang aman.
4 Matikan mesin.
f Bila tuas pemilih tidak dapat diposisikan ke N
3 Terus injak pedal rem dengan kedua kaki untuk mengurangi kecepatan kendaraan semaksimal mungkin.
4 Kendaraan tanpa sistem smart entry &
Tekan dan tahan selama 2 detik atau lebih, atau tekan 3 kali atau lebih
dengan cepat
4 Kendaraan dengan sistem smart entry & start: Untuk mematikan mesin, tekan dan tahan engine switch selama lebih dari 2 detik atau lebih berturut-turut, atau menekannya 3 kali atau lebih dengan singkat dalam berurutan.
5 Hentikan kendaraan di tempat yang aman.
Jika kendaraan Anda perlu
diderek
Jika perlu menderek, kami merekomendasikan agar kendaraan Anda diderek oleh dealer Toyota Anda atau layanan derek komersial, menggunakan truk tipe-lift atau truk bak rata.
Gunakan sistem rantai pengaman untuk semua derek, dan patuhi semua peraturan negara/propinsi dan daerah.
n
Sebelum menderek
Berikut ini menunjukkan problem dengan transmisi Anda. Hubungi dealer Toyota Anda sebelum menderek.
5
Informasi Penting
n
Derek darurat
f Depanf Belakang
Bila truk derek tidak tersedia, dalam keadaan darurat kendaraan Anda untuk sementara boleh diderek menggunakan kabel atau rantai yang dipasang ke lubang pengait penarik darurat. Hal ini hanya boleh dilakukan pada permukaan jalan yang keras dan jarak pendek dengan kecepatan rendah.
Pengemudi harus berada dalam kendaraan untuk mengendalikan dan mengoperasikan rem. Roda-roda, drive train, axle, kemudi dan rem kendaraan harus dalam kondisi baik.
n
Memasang kait penarik
1 Keluarkan mata pengait derek.
2 Lepas tutup pengait menggunakan obeng pipih.
Untuk melindungi bodi, tempelkan kain diantara obeng dan bodi kendaraan seperti yang ditunjukkan dalam gambar.
3 Masukkan mata pengait derek ke dalam lubang dan kencangkan sebagian dengan tangan.
4 Kencangkan mata pengait derek dengan aman menggunakan kunci mur roda.
n
Menderek dengan truk tipe
sling
Jangan menderek dengan truck tipe-sling untuk mencegah kerusakan bodi.
n
Menderek dengan truk tipe
pengangkat roda
f Dari depanBebaskan rem parkir.
f Dari Belakang
Kendaraan dengan transmisi manual: Kami menganjurkan untuk menggunakan dolly derek di bawah roda-roda depan.
Kendaraan tanpa sistem smart entry & start:
Ketika tidak menggunakan roda penarik (towing dolly), putar kunci kontak ke posisi “ACC” dan geser shift lever ke N. Kendaraan dengan sistem smart entry & start:
Ketika tidak menggunakan roda penarik (towing dolly), ubah engine switch mode “ACCESSORY” dan geser tuas pemilih ke N.
n
Menggunakan truck flatbed
Bila Anda menggunakan rantai atau kabel untuk mengikat kendaraan Anda, sudut arsir hitam harus 45°.
Jangan mengikat terlalu kuat atau kendaraan mungkin menjadi cacat.
n
Selama menderek
Bila mesin tidak hidup, tenaga bantu rem dan kemudi akan tidak berfungsi, hal tersebut membuat kemudi dan rem lebih berat.
5
Informasi Penting
Bila Anda mengalami ban
kempis
Bila Anda mengalami ban kempes Jangan meneruskan pengendaraan dengan ban yang kempes.
Meskipun pengendaraan jarak dekat dengan ban yang kempes dapat merusak ban dan roda tidak dapat diperbaiki lagi, sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.
n
Sebelum mendongkrak kendaraan
z Hentikan kendaraan di permukaan yang keras dan rata.
z Gunakan rem parkir.
z Posisikan tuas pemilih ke P (kecuali transmisi manual) atau R (transmisi manual).
z Matikan mesin.
z Nyalakan flasher darurat.
n
Lokasi ban cadangan, dongkrak
dan peralatan
1 Tutup karpet bagasi 2 Tutup ban cadangan 3 Tas peralatan 4 Ban cadangan 5 Dongkrak
n
Mengeluarkan dongkrak
1 Posisikan tempat duduk depan kiri ke posisi paling depan dan lepas penutupnya.
2 Keluarkan dongkrak. 1 Pengencangan 2 Pengenduran.
n
Mengeluarkan ban cadangan
2 Kendurkan pengikat tengah yang mengamankan ban cadangan.
n
Mengganti ban kempis
1 Ganjal ban.
Posisi ban kempis Posisi ganjal ban Depan Sebelah kiri Di belakang ban belakang sebelah kanan Sebelah kanan Di belakang ban belakang sebelah kiri
Belakang Sebelah kiri Di depan ban depan sebelah kanan Sebelah
kanan
Di depan ban depan sebelah kiri
2 Untuk kendaraan dengan pelek baja, lepas ornamen roda menggunakan kunci.
Untuk melindungi ornamen roda, letakkan kain lap antara kunci dan ornamen roda.
3 Kendurkan sedikit mur roda (satu putaran).
4 Putar bagian “A” dongkrak roda dengan tangan sampai notch pada dongkrak menyentuh dengan titik
5
Informasi Penting
5 Naikkan kendaraan sampai ban terangkat sedikit dari tanah.
6 Lepas semua mur pelek dan ban. Ketika merebahkan ban di atas tanah, letakkan ban dengan desain permukaan pelek menghadap ke atas untuk menghindari goresan pada pelek
n
Memasang ban cadangan
1 Bersihkan debu atau benda asing dari permukaan kontak roda.
Jika terdapat benda asing pada permukaan kontak roda, mur roda dapat mengendur saat kendaraan bergerak, yang dapat menyebabkan ban terlepas
2 Pasang ban dan kencangkan semampunya masing-masing mur roda dengan tangan kira-kira dengan jumlah yang sama.
Bagian tirus
Dudukan pelek roda
Ketika mengganti pelek baja dengan pelek baja, kencangkan mur roda hingga bagian tirus rapat dengan dudukan pelek roda.
Bagian tirus
Dudukan pelek roda
Ketika mengganti pelek aluminum dengan pelek baja, kencangkan mur roda sampai bagian tirus bersentuhan dengan pelek roda.
Pelek roda
Washer
Ketika mengganti pelek aluminum dengan pelek baja, kencangkan mur roda sampai bagian tirus bersentuhan
3 Turunkan kendaraan.
4 Kencangkan dengan kuat masing-masing mur roda dua atau tiga kali dengan urutan seperti pada gambar. Momen pengencangan:
103 N·m (10,5 kgf.m, 76 ft.lbt)
f Kendaraan dengan pelek baja (kecuali ban cadangan untuk sementara)
5 Memasang kembali ornamen roda. Luruskan potongan (cutout) pada
f kendaraan dengan pelek aluminum
5 Lepas ornamen pelek tengah dengan menekan dari sisi belakang.
Hati-hati jangan menghilangkan ornamen roda.
6 Simpan ban kempes, dongkrak dan semua peralatan.
Bila mesin tidak dapat
dihidupkan
Bila mesin tidak dapat dihidupkan meskipun telah mengikuti prosedur dengan benar, pertimbangkan setiap hal-hal berikut:
n
Mesin tidak dapat dihidupkan
meskipun motor starter
beroperasi dengan normal.
Salah satu dari berikut ini mungkin menjadi penyebab masalah:
z Mungkin tidak ada bahan bakar yang cukup dalam tangki kendaraan. Isilah bahan bakar kendaraan.
z Mungkin mesin banjir.
Cobalah untuk menghidupkan mesin sekali lagi sesuai prosedur menghidupkan mesin yang benar.
5
Informasi Penting
n
Motor starter berputar sangat
pelan, lampu interior dan lampu
besar redup, atau klakson tidak
berbunyi atau berbunyi namun
pelan.
Salah satu dari berikut ini mungkin menjadi penyebab masalah:
z Baterai mungkin lemah.
z Koneksi terminal baterai mungkin kendur atau berkarat.
n
Starter motor tidak berputar
(kendaraan dengan sistem
smart entry & start)
Sistem engine starting mungkin mengalami malfungsi karena masalah kelistrikan seperti open circuit atau sekring terbakar. Bagaimanapun, tindakan sementara dilakukan untuk menghidupkan mesin.
n
Motor starter tidak berputar,
lampu interior dan lampu besar
tidak menyala, atau klakson
tidak berbunyi.
Salah satu dari berikut ini mungkin menjadi penyebab masalah:
z Satu atau kedua terminal baterai mungkin terputus.
z Baterai mungkin lemah.
z Kemungkinan terdapat di dalam sistem steering lock (kendaraan dengan sistem smart entry & start). Hubungi dealer Toyota Anda bila masalah tidak dapat diperbaiki, atau bila prosedur perbaikan tidak diketahui.
n
Fungsi start darurat (kendaraan
dengan sistem smart entry &
start)
Ketika mesin tidak dapat dihidupkan, langkah berikut dapat digunakan sebagai tindakan sementara untuk menghidupkan mesin jika engine switch berfungsi secara normal:
1 Gunakan rem parkir.
2 Pidahkan tuas pemilih ke “P” (transmisi otomatis) atau “N” (transmisi manual). 3 Tekan engine switch ke mode
ACCESSORY.
4 Tekan dan tahan engine switch selama sekitar 15 detik sambil menekan pedal rem (kecuali transmisi manual) atau pedal kopling (transmisi manual) dengan kuat.
Bahkan jika mesin dapat dihidupkan menggunakan langkah di atas, sistem mungkin mengalami malfungsi. Bawalah kendaraan ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa.
Bila tuas pemilih tidak
dapat dipindahkan dari P
(kecuali transmisi manual)
Jika Anda tidak dapat menggeser tuas pemilih meskipun pedal rem telah ditekan, mungkin ada masalah dengan sistem shift lock (sebuah sistem yang mencegah kesalahan pengoperasian di tuas pemilih). Kendaraan perlu segera diperiksa oleh dealer Toyota Anda.
Langkah-langkah berikut mungkin digunakan sebagai tindakan darurat untuk memastikan bahwa tuas pemilih dapat digeser:
f Tipe A
1 Gunakan rem parkir.
2 Kendaraan tanpa sistem smart entry & start: Putar engine switch ke posisi “ACC”.
Kendaraan dengan sistem smart entry & start: Tekan engine switch ke mode ACCESSORY.
3 Tekan pedal rem.
4 Cungkil penutup dengan obeng min atau peralatan yang sejenis.
5 Tekan tombol shift lock override. Tuas pemilih dapat digeser ketika tombol ditekan.
f Tipe B
1 Gunakan rem parkir.
2 Kendaraan tanpa sistem smart entry & start:
Putar kunci kontak ke posisi “ACC”. Kendaraan dengan sistem smart entry & start:
Tekan engine switch ke mode ACCESSORY.
3 Tekan pedal rem.
4 Tekan tombol shift lock override. Tuas pemilih dapat digeser ketika tombol ditekan.
Untuk mencegah kerusakan pada tutup, lapisi ujung obeng dengan kain lap.
58
59
Daftar Isi pada CD
DAFTAR ISI
2
Informasi untuk Anda ...6
Membaca pedoman ini ...10
Indeks gambar...12
1-1. Untuk penggunaan yang
aman
Sebelum pengendaraan ...20
Untuk berkendara yang
aman...23
Sabuk keselamatan ...25
SRS airbag ...31
Informasi keselamatan
untuk anak ...38
Sistem perlindungan anak ...39
Memasang perlindungan
anak...43
Langkah pencegahan
untuk gas buang ...54
1-2. Sistem anti pencurian
Sistem engine immobilizer...55
Alarm ...57
2.
Kelompok instrumen
Lampu dan indikator
peringatan...60
Gauge dan meter...64
Drive monitor display ...66
3-1. Informasi kunci
Kunci-kunci... 72
3-2. Membuka, menutup
dan mengunci pintu
Sistem smart entry &
start ... 75
Wireless remote control ... 83
Pintu-pintu samping ... 86
Pintu bagasi ... 89
3-3. Menyetel tempat duduk
Tempat duduk depan ... 94
Tempat duduk belakang... 95
Sandaran kepala ... 98
3-4. Menggunakan roda kemudi
dan kaca spion
Roda kemudi ... 100
Kaca spion dalam... 101
Kaca spion luar ... 102
3-5. Membuka dan menutup
jendela
Power window ... 104
1
Untuk keselamatan dan
keamanan
2
Kelompok instrumen
3
Pengoperasian dari
6
Daftar isi pada CD
58
59
Daftar Isi pada CD
3
1 8 7 6 5 4 3 2
4-1. Sebelum pengendaraan
Mengendarai kendaraan....108
Barang dan muatan ...120
Menarik gandengan ...122
4-2. Prosedur pengendaraan
Kunci kontak (pengapian)
(kendaraan tanpa
sistem smart entry
& start) ...123
Engine switch (pengapian)
(kendaraan dengan
sistem smart entry
& start) ...126
Transmisi otomatis...132
Continuously Variable
Transmission ...134
Transmisi manual ...136
Tuas lampu tanda belok ....137
Rem parkir ...138
Klakson ...139
4-3. Mengoperasiakan light
dan wiper
Switch lampu besar ...140
Switch lampu kabut...142
Wiper dan washer
kaca depan ...143
Wiper dan washer
kaca belakang ...146
4-4. Mengisi bahan bakar
Membuka tutup tangki
bahan bakar ...148
4-5. Menggunakan sistem
pendukung
pengendaraan
Sistem bantu pengendaraan152
5-1. Menggunakan sistem air
conditioner dan defogger
Sistem air conditioner
manual ... 156
Sistem
air conditioner otomatis... 161
Defogger kaca belakang ... 167
5-2. Menggunakan lampu interior
Daftar lampu interior... 169
• Lampu interior... 170
• Lampu baca ... 170
5-3. Menggunakan fitur
penyimpanan
Daftar fitur penyimpanan... 171
• Laci ... 172
• Pemegang gelas... 172
• Pemegang botol... 173
• Boks tambahan... 174
Fitur kompartemen
bagasi ... 175
5-4. Fitur interior lain
Pelindung matahari dan kaca
rias ... 177
Jam ... 178
Asbak portable ... 179
Penyulut rokok ... 180
Power outlet ... 181
Assist grip... 182
4
Pengendaraan
5
Fitur interior
60
61
Daftar Isi pada CD
DAFTAR ISI
4
6-1. Perawatan dan perlindungan
Membersihkan dan
melindungi eksterior
kendaraan...184
Membersihkan dan
melindungi interior
kendaraan...187
6-2. Perawatan
Persyaratan perawatan...190
6-3. Servis yang dapat dilakukan
sendiri
Perhatian tentang
servis yang dapat
Anda lakukan sendiri ...193
Kap mesin...196
Penempatan dongkrak
lantai ...198
Kompartemen mesin...201
Ban ...213
Tekanan pemompaan ban.216
Pelek...218
Filter air conditioner ...220
Baterai wireless remote
control/kunci elektronik ....222
Memeriksa dan
mengganti sekring ...225
Bola lampu...232
7-1. Informasi penting
Flasher darurat... 246
Bila kendaraan Anda harus
dihentikan dalam
keadaan darurat... 247
7-2. Langkah yang diambil
dalam keadaan darurat
Jika kendaraan Anda
perlu diderek ... 249
Bila Anda merasa sesuatu
yang salah... 255
Sistem penghenti
pompa bahan bakar ... 256
Bila lampu peringatan
menyala atau buzzer
peringatan berbunyi ... 257
Bila Anda mengalami
ban kempes ... 264
Bila mesin tidak dapat
dihidupkan... 274
Bila tuas pemilih tidak dapat
digeser dari P (kecuali
transmisi manual)... 276
Bila kunci elektronik
tidak bekerja dengan benar
(kendaraan dengan sistem
smart entry & start). ... 278
Bila baterai kendaraan
lemah ... 281
Bila kendaraan Anda
panas berlebihan ... 285
Bila kendaraan
terjebak ... 288
6
Daftar isi pada CD
60
61
Daftar Isi pada CD
5
1 8 7 6 5 4 3 2