• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembentukan Tanah Dan Persebaran Jenis Tanah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pembentukan Tanah Dan Persebaran Jenis Tanah"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBENTUKAN TA

PEMBENTUKAN TANAH DAN NAH DAN PERSEBARAN JENIS PERSEBARAN JENIS TATANAHNAH

A.Pembentukan

A.Pembentukan TaTanahnah

Pada mulanya, permukaan bumi tidaklah berupa tanah seperti sekarang ini. Permukaan Pada mulanya, permukaan bumi tidaklah berupa tanah seperti sekarang ini. Permukaan  bumi

 bumi di di awal awal terbentuknya terbentuknya hanyalah hanyalah berupa berupa batuan-batuan batuan-batuan besar besar yang yang gersang gersang dan dan tidak tidak  ditum

ditumbuhi tanaman buhi tanaman apapun. Batuan-baapapun. Batuan-batuan tersebut tuan tersebut mengalmengalami ami proseproses s sangat panjang sangat panjang yangyang melibatkan beragam faktor pembentukan tanah sehingga membentuk beragam jenis tanah seperti melibatkan beragam faktor pembentukan tanah sehingga membentuk beragam jenis tanah seperti tanah gambut, tanah liat, tanah humus, dan lain sebagainya. Proses yang juga dikenal dengan tanah gambut, tanah liat, tanah humus, dan lain sebagainya. Proses yang juga dikenal dengan istilah ‘proses pembentukan tanah’ inilah yang membuat batuan tersebut mengalami perubahan istilah ‘proses pembentukan tanah’ inilah yang membuat batuan tersebut mengalami perubahan  bentuk menjadi tanah.

 bentuk menjadi tanah. Pro

Proses ses pempembentbentukan ukan tantanah ah yanyang g berberasaasal l dardari i batbatuanuan-bat-batuan uan besbesar ar dipdipengengaruaruhi hi oleolehh  banyak

 banyak faktor. faktor. Akan Akan tetapi, tetapi, secara secara umum umum proses proses ini ini melewati melewati   tahapan tahapan besar, besar, yakni yakni prosesproses  pelapukan

 pelapukan batuan, batuan, pelunakan pelunakan struktur, struktur, tumbuhnya tumbuhnya tumbuhan tumbuhan perintis, perintis, dan dan proses proses penyuburan.penyuburan. Berikut akan dijelaskan keempat proses terbentuknya tanah tersebut.

Berikut akan dijelaskan keempat proses terbentuknya tanah tersebut. !. Proses Pelapukan Batuan

!. Proses Pelapukan Batuan

Batuan yang berada di permukaan bumi karena pengaruh iklim lambat laun mengalami Batuan yang berada di permukaan bumi karena pengaruh iklim lambat laun mengalami  proses

 proses pelapukan pelapukan menjadi menjadi remahan-remahan remahan-remahan kecil. kecil. Proses Proses pelapukan pelapukan sendiri sendiri sebetulnyasebetulnya melibatkan banyak faktor lain, sehingga ia dikelompokan menjadi " jenis, yaitu pelapukan melibatkan banyak faktor lain, sehingga ia dikelompokan menjadi " jenis, yaitu pelapukan kimiawi, pelapukan fisik, dan pelapukan biologi.

kimiawi, pelapukan fisik, dan pelapukan biologi. Pelapukan kimiawi

Pelapukan kimiawi sangat dipengaruhi oleh hujan asam yang sering terjadi di awal sangat dipengaruhi oleh hujan asam yang sering terjadi di awal  proses terbentuknya bumi. Asam yang dihasilkan dari kondensasi metana, sulfur, dan klorida dan  proses terbentuknya bumi. Asam yang dihasilkan dari kondensasi metana, sulfur, dan klorida dan terbawa ke dalam hujan bersifat sangat korosif, sehingga dapat mengikis batuan-batuan tersebut terbawa ke dalam hujan bersifat sangat korosif, sehingga dapat mengikis batuan-batuan tersebut secara kimia. #ujan asam ini terjadi sangat sering, sehingga pelapukan dapat terjadi hingga secara kimia. #ujan asam ini terjadi sangat sering, sehingga pelapukan dapat terjadi hingga  batuan-batuan yang letaknya lebih dalam.

 batuan-batuan yang letaknya lebih dalam. Pelapukan fiik 

Pelapukan fiik  dipengaruhi oleh perubahan iklim dan cuaca yang terjadi dengan sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim dan cuaca yang terjadi dengan sangat eks

ekstrtrim. im. PerPerubahubahan an suhsuhu u secsecara ara dradrastistis s memmembuat buat ikaikatan tan batubatuan an menmenjadjadi i laplapuk uk dan dan mudmudahah mengalami cracking $pemecahan%. Perlu diketahui bahwa, dalam pelapukan fisik, struktur kimia mengalami cracking $pemecahan%. Perlu diketahui bahwa, dalam pelapukan fisik, struktur kimia dari batuan tidak berubah sama sekali, oleh karena itu mineral yang terkandung dari hasil dari batuan tidak berubah sama sekali, oleh karena itu mineral yang terkandung dari hasil  pelapukan tetap sama.

(2)

Pelapukan bi!l!"i umumnya tidak terjadi saat awal proses pembentukan tanah. &enis  pelapukan ini berlangsung secara terus menerus setelah tanah terbentuk dan siap digunakan

sebagai media hidup beragam jenis hewan dan tumbuhan mikro. Bisa dikatakan bahwa  pelapukan biologi adalah pelapukan penyempurna dari sifat-sifat tanah yang nantinya terbentuk.

'. Proses Pelunakan (truktur Batuan

Batuan-batuan remah yang terbentuk dari proses pelapukan kemudian mengalami  pelunakan. )alam hal ini, air dan udara memegang peranan sangat besar. *edua +at tersebut

masuk dan merembes ke dalam sela-sela remahan batuan untuk melunakan struktur batuan.

(elain membantu dalam proses pelunakan struktur batuan sehingga lebih sesuai menjadi media tempat hidup, air dan udara juga mendorong calon mahluk hidup dapat mulai tumbuh di  permukaan. Akan tetapi, organisme yang dapat berkembang pada tahapan proses pembentukan

tanah ini terbilang masih sangat terbatas, misalnya lumut dan mikroba.

(ama seperti proses pelapukan, proses pelapukan struktur batuan juga membutuhkan waktu yang sangat lama. Para ahli memperkirakan bahwa bumi menghabiskan jutaan tahun untuk menelusuri tahapan proses pembentukan tanah satu ini.

". Proses umbuhnya umbuhan Perintis

(etelah tahapan pelunakan struktur batuan selesai, proses pembentukan tanah dilanjutkan dengan tumbuhnya beragam jenis tumbuhan perintis. umbuhan-tumbuhan ini berukuran lebih  besar dari lumut, sehingga akar-akar yang masuk ke dalam batuan yang telah lunak dapat membantu memecah batuan tersebut. (elain itu, asam humus yang mengalir dari bagian  permukaan batuan membuat batuan yang berada di bagian dalam dapat melapuk secara

(3)

. Proses Penyuburan

)i tahap ini, tanah yang terbentuk mulai mengalami proses pengayaan bahan-bahan organik. anah yang awalnya hanya mengandung mineral-mineral yang berasal dari proses  pelapukan batuan akan bertambah subur dengan adanya pelapukan materi-materi organik yang  berasal dari hewan dan tumbuhan yang mati di permukaan. ikroorganisme tanah memegang  peran penting dalam hal ini.

(etelah tahapan keempat ini, tanah yang biasa kita lihat sehari-hari sudah terbentuk  dengan sempurna. umbuhan dan hewan autotrof mencari sumber makanannya dalam media tersebut. Akan tetapi, proses pembentukan tanah sebetulnya masih terus berlangsung mengingat faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya tanah masih tetap ada hingga saat ini.

B. Pe#eba#an Jeni Tanah

!. itosol

anah litosol sering disebut juga tanah berbatu-batu. anah ini terbentuk karena pelapukan  batuan yang belum sempurna sehingga sukar untuk ditanami atau kandungan unsur haranya

rendah. Persebarannya tersebar di kepulauan /ndonesia terutama di daerah lereng pegunungan yang mengalami erosi. (ebagian besar jenis tanah ini tidak dimanfaatkan, hanya sebagian kecil yang produktif dan dimanfaatkan untuk tanaman keras, tegalan, palawija, padang rumput untuk  makanan ternak.

(4)

anah dari lumpur gunung berapi dan endapan pasir di sepanjang pantai. ersebar di dataran rendah dan daerah pantai. )imanfaatkan sebagai lahan pertanian $padi, palawija, dan kelapa%. ". 1ambut

anah gambut berasal dari organisme tumbuh-tumbuhan yang selalu digenangi oleh air sehingga sirkulasi udara tidak lancar dan sinar matahari terhalang oleh air rawa. Akibatnya, daun-daun menjadi sangat rapuh. anah gambut termasuk tanah yang kurang subur dan banyak terdapat di rawa-rawa. anah gambut banyak tersebar di pulau (umatra $pantai timur (umatra%, Pulau /rian &aya bagian (elatan, *alimantan Barat dan *alimantan (elatan. anah gambut banyak  dimanfaatkan untuk persawahan pasang surut dan tanaman nanas.

(5)

2arna tanah laterit biasanya merah atau kekunning-kuningan. anah ini miskin unsur hara sehingga tidak subur. anah laterit banyak dijumpai di daerah pegunungan yang hutannya sudah gundul atau lapisan humusnya telah habis karena adanya erosi $tererosi%. &enis tanah laterit  banyak dijumpai di *alimantan Barat, 1unung *idul $3ogyakarta%, Pacitan $&awa imur%.

Pemanfaatan tanah laterit dapat digunakan sebagai bahan baku industri gerabah $keramik%. 4. Alu5ial

anah alu5ial ialah jenis tanah yang berasal dari pasir halus yang mengalami pengendapan oleh aliran sungai di daerah dataran rendah atau daerah lambah. 6nsur hara yang terkandung dalam tanah alu5ial sangat bergantung pada asal daerahnya.

erdapat di seluruh tanah air, seperti pantai timur (umatra dan pantai utara &awa. (elain itu terdapat di beberapa tempat sepanjang daerah aliran sungai Batanghari $&ambi%, (ungai usi $Palembang%, (ungai 7itarum $&awa Barat%, Bengawan (olo $&awa engah%, (ungai Barito $*alimantan engah%, sungai ahakam $*alimantan imur%, dan sungai *apuas $*alimantan Barat%. anah ini dimanfaatkan untuk pertanian $persawahan dan palawija%.

(6)

&enis tanah ini banyak terdapat di sekitar gunung berapi. anah ini terbentuk dari abu 5ulkanis yang telah mengalami proses pelapukan. &enis tanah ini umumnya mempunyai ciri berbutir  halus, sifatnya tidak mudah tertiup angin, jika terkena hujan lapisan tanah bagian atas menutup sehingga tanah ini tidak mudah tererosi. &enis tanah ini sangat subur.

anah 5ulkanis banyak terdapat di pulau &awa bagian utara, palau Bali, Pulau ombok, dan Pulau (umatra. Pemanfaatan tanah ini untuk pertanian $sawah dan palawija% dan perkebunan $tembakau, sayuan, buah-buahan, pinus, kopi dll%.

;. 1rumusol

anah 1rumusol terbentuk dari batuan kapur dan batuan gunung api. anah grumusol bertekstur  halus dan berwarna kelabu kehitam-hitaman, serta terdiri atas bahan-bahan yang sudah mengalami pelapukan. (ifat tanah ini sangat berat sehingga mudah tererosi dan longsor.

&enis tanah grumusol banyak tersebar di daerah &awa imur, &awa engah, (ulawesi (elatan, adura dan <usa enggara. anah 1rumusol banyak dimanfaatkan untuk penanaman kapas,

(7)

=. ergel

anah ergel terbentuk dari campuran tanah liat, kapur dan pasir. anah ini tergolong tanah tidak subur. &enis tanah ini banyak tersebar di pegunungan (ewu $)/3%, Priangan (elatan $&awa Barat% dan pegunungan *endeng $jawa engah%. tanah mergel banyak dimanfaatkan untuk jenis tanaman keras seperti pohon jati.

>. *apur 

anah kapur adalah jenis tanah yang batu induknya berasal dari batu gamping, abu gunung api, dan batuan endapan yang mengalami pelapukan. *ehidupan unsur haranya bergantung dari  bahan induknya. Pada umumnya jenis tanah ini kurang subur.anah kapur tersebar di daerah  bukit kapur di &awa, (umatra (elatan dan (ulawesi enggara.anah kapur banyak dimanfaatkan

untuk penanaman ubi kayu, kayu jati, dan kapuk. !?. *aolin

(8)

anah kaolin adalah jenis tanah hail pelapukan batuan beku dan batuan metamorf. anah ini merupakan tanah liat bermutu tinggi. *aolin memiliki bermacam-macam warna, misalnya putih, kuning, jingga, abu-abu. )aerah yang banyak mengandung jenis tanah ini adalah Pulau Belitung, Bangka, *alimantan, &awa dan (ulawesi. *aolin merupakan bahan baku keramik cat dan bahan  baku industri lainnya.

Referensi

Dokumen terkait

Proses pembentukan tanah dimulai dari hasil pelapukan batuan induk (regolit) menjadi bahan induk tanah, diikuti oleh proses pencampuran bahan organik

Proses pembentukan tanah (genesa) dimulai dari pelapukan batuan induk menjadi bahan induk tanah, diikuti pencampuran bahan organik dengan bahan mineral di permukaan tanah,

Pembentukan tanah melibatkan satu atau lebih dari proses tsb, sehingga menghasilkan horison horison horison horison tanah horison horison horison horison tanah tanah tanah tanah

Pada grouting semen ini kadang kala dilakukan tambahan bahan grout berupa tanah lempung atau pasir halus yang dilakukan sesuai dengan kondisi batuan yang menempati lokasi

Penurunan permukaan tanah (amblesan), merupakan dampak lanjutan dari penurunan muka air tanah sehingga kekosongan pori-pori pada lapisan batuan atau tanah mengalami

Merupakan faktor yang paling aktif dalam proses pembentukan tanah, mempengaruhi reaksi kimia, dan aktivitas flora dan

Tanah (soil) merupakan lapisan teratas dari bumi. Tanah sangat penting bagi manusia karena 

Proses pembentukan tanah dimulai dari hasil pelapukan batuan induk (regolit) menjadi bahan induk tanah, diikuti oleh proses pencampuran bahan organik yaitu sisa-sisa tumbuhan