12 ABSTRAK
COLLABORATIVE GOVERNANCE
DALAM PROGRAM CERDAS (PERCEPATAN REHABILITASI DAN APRESIASI TERHADAP SEKOLAH) DI KABUPATEN DELI SERDANG
Nama : Anwar Fuad Alamsyah Lubis
NIM : 130903046
Departemen : Ilmu Administrasi Negara
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara
Dosen Pembimbing : Drs. M. Husni Thamrin Nasution, M.Si
Penerapan paradigma baru dalam administrasi publik terus dilakukan sesuai dengan tuntutan masyarakat dan global. Pelayanan konvensional yaitu otoritas tunggal mulai beralih kepada Collaborative Governance. Dalam keluwesan pemerintah daerah melakukan inovasi pelayanan, Pemerintah dalam hal ini adalah Dinas Pendidikan, mitra pemerintah adalah masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Pendidikan (GMPP), dan sektor swasta yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Peduli Pendidikan (APPP) melalui program Percepatan Rehabilitasi Sekolah dan Aprsiasi Sekolah (CERDAS).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kolaborasi ketiga sektor dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui program CERDAS Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini juga memberikan beberapa saran dan rekomendasi yang bermanfaat bagi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, khususnya kepada Dinas Pendidikan, GMPP, dan APPP, agar tercapai tujuan program CERDAS .
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualititatif penelitian dengan menggunakan 8 (delapan) variabel ataupun faktor-faktor yang menjadi ukuran keberhasilan dalam Collaborative Governance yang dikembangkan oleh DeSeve, yaitu Networked strucuture Type, Commitment to a common purpose, Trust among the participants, Kepastian dalam Governance, Access to authority, Distributive accountability / responsibility, Information sharing, dan Access to resources.
Dari hasil analisis data diperoleh beberapa kesimpulan penting dalam penelitian ini. Bahwa masih banyak yang perlu diperbaiki dalam program CERDAS, seperti tidak adanya tokoh penggerak dalam program CERDAS, tidak adanya wadah GMPP didesa/kelurahan. Perlu adanya memperbaiki komunkasi dalam program CERDAS diantara pihak yang bermitra. Serta mensosialisasikan kembali mekanisme CERDAS sampai pada stakeholder di desa/kelurahan. Tingkat pendidikan ekonomi masyarakat yang masih rendah juga mempengaruhi kelangsungan program CERDAS.
Kata Kunci (keywords) : Collaborative Governance, Program CERDAS (Percepatan Rehabilitasi dan Apresiasi Sekolah)