• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATA KULIAH ADMIN & ORGAN 3-ADMINISTRASI-PENJAS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MATA KULIAH ADMIN & ORGAN 3-ADMINISTRASI-PENJAS"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

ADMINISTRASI PENJAS

 Merupakan segenap proses penyelenggaran setiap

usaha kerjasama sekelompok manusia untuk

mencapai tujuan pendidikan jasmani.

 Fungsi administrasi Pendidikan Jasmani

1. Perencanaan

2. Pengorganisasian

3. Penentuan Keputusan

(2)

PERENCANAAN

Merupakan tindakan teratur dengan didasari

pemikiran yang cermat sebelum melakukan

usaha pencapaian tujuan yang telah

ditentukan.

Perencanaan dibuat berdasarkan tujuan yang

akan dicapai dan sudah ditentukan sesuai dg

peraturan, situasi, kemampuan para guru,

(3)

PERENCANAAN INI TERDIRI

DARI 5W+1H

What (apa yang akan dikerjakan /materi apa)

Why (mengapa pekerjaan itu dilaksanakan/dasar

pertimbangan)

Who (siapa yg mengerjakan/pelaksana)

How (bagaimana mengerjakannya/tatakerja)

Where (di mana akan dikerjakan)

(4)

PENGORGANISASIAN

Merupakan proses aktivitas kerjasama

antar fungsi dalam manajemen untuk

mencapai tujuan.

Aktivitas ini berusaha menghubungkan

(5)

PENENTUAN KEPUTUSAN

Merupakan aktivitas mengakhiri

pertentangan mengenai sesuatu

hal atau pemilihan terhadap

(6)

TUGAS GURU PENJAS

 Mengajar dan mendidik dengan aktivitas jasmani

 Menyelenggarakan ekstrakurikuler

 Menyelenggarakan pertandingan

 Mengajar pendidikan kesehatan

 Pengadaan, pemeliharaan, dan pengaturan alat

(7)

MENGAJAR DAN MENDIDIK

DENGAN AKTIVITAS JASMANI

 Mengajar: peristiwa yang bertujuan, artinya bahwa mengajar itu

merupakan peristiwa terkait oleh tujuan mengarah kepada tujuan,

dan dilaksanakan semata untuk mencapai tujuan itu.

 Tujuan pendidikan jasmani dapat diketahui di Kurikulum dan silabus.

 Kegiatan pendidikan jasmani merupakan bagian dari proses

pencapaian tujuan pendidikan umum, karena penjas merupakan

(8)

 Tujuan pendidikan disusun secara hirarki dari

atas ke bawah, dan makin ke bawah makin

operasional.

 Hirarki tujuan tersebut sbb:

1) Tujuan Pendidikan Nasional

2) Tujuan Institusional

3) Tujuan Kurikuler

4) Tujuan Instruksional Umum (TIU) /

Tujuan Pendidikan Umum (TPK)

(9)

TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL

Pendidikan Nasional bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan

bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya,

yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan

Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki

pengetahuan, dan keterampilan, kesehatan jasmani, dan rohani

kepribadian yang mantap dan mandiri, serta tanggungjawab

(10)

TUJUAN INSTITUSIONAL

 Institusi berarti lembaga.

 Tujuan institusional ialah tujuan pendidikan tiap lembaga.

 Lembaga pendidikan antara lain; lembaga pendidikan

dasar, lembaga pendidikan menengah umum, lembaga pendidikan sekolah kejuruan, lembaga pendidikan tinggi.

 Tujuan-tujuan pend tiap lembaga merupakan penjabaran

(11)

TUJUAN KURIKULER

 Merupakan penjabaran tujuan institusional dan

merupakan tujuan bidang studi tertentu.

 Merupakan fungsi untuk menunjang tercapainya

tujuan-tujuan instruksional dan sekaligus

memberikan arah atau merupakan kerangka bagi perumusan tujuan yang lebih khusus, ialah tujuan instruksional umum.

 Hasil belajar yang terkandung di dalam rumusan

tujuan kurikuler hendaknya dapat mencakup tiga

ranah pendidikan yaitu; kognitif, afektif,

(12)

MENYELENGGARAKAN EKSTRAKURIKULER

1. Dilatih oleh guru pendidikan jasmani di sekolah

tersebut atau mendatangkan pelatih.

2. Latihan 2 kali/ minggu.

3. Sarana jika tidak ada dapat menyewa.

4. Semua diatur oleh satu koordinator

Referensi

Dokumen terkait

:ثلاثلا بابلا ثحبلا يجهنم .أ ڢؾڛيعڣ ڢعمؾجم ڣ ،نُبلا ڗاكم .... لا غباؾك ىف

Nilai Efisiensi DSSC dari ekstrak daun ketapang dengan pelarut n-heksan, etil asetat, metanol dan campuran dapat diukur dengan menggunakan multimeter

keadaan OFF. Bakar kaos petromax dengan menggunakan korek api, biarkan api menyebar dan membakar seluruh permukaan kaos petromax. Pada proses pembakaran ini

Yang Mulia, kesimpulan kami dari Pihak Terkait adalah pertama Pemohon tidak memiliki kedudukan hukum atau legal standing untuk mengajukan permohonan keberatan terhadap

Berdasarkan hasil penelitiandan analisa data yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa dalam operasionalnya, PT Bank Danamon Simpan Pinjam (DSP) Tbk Unit Pasar Purbalingga

1) Implementasi Kebijakan adalah merupakan rangkaian kegiatan setelah suatu kebijakan dirumuskan. Adapun model implementasi yang dipakai pada penelitian ini adalah

Area penyimpanan, persiapan, dan aplikasi harus mempunyai ventilasi yang baik , hal ini untuk mencegah pembentukan uap dengan konsentrasi tinggi yang melebihi batas limit

Tahap awal sebelum dilakukan pemboran adalah pengecekan lokasi, pembersihan lokasi, penentuan lokasi, pengukuran dan pemberian patok pada titik yang akan dibor,