• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI PUBLIK KARYA TULIS ILMIAH BAGI ANALIS KEBIJAKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UJI PUBLIK KARYA TULIS ILMIAH BAGI ANALIS KEBIJAKAN"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

UJI PUBLIK

KARYA TULIS ILMIAH BAGI ANALIS KEBIJAKAN

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2016

PEDULI

INOVATIF

(2)

PENDAHULUAN

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

POLICY

ANAYST

POLICY

DOCUMENTS

POLICY

COMMUNICATIONS

Communication

Utilization

Analysis

INFORMATION

POLICY

Documentation

POLICY MAKING

PROCESS

A. LATAR BELAKANG

Peran AK dalam memproduksi informasi

kebijakan yang berkualitas secara tertulis

untuk pengambilan keputusan kebijakan.

Kemampuan menulis dan publikasi menjadi

inti dari kemampuan yang harus dikuasai oleh

setiap Analis Kebijakan untuk menerjemahkan

hasil analisis untuk pembuat keputusan (

policy

maker),

Pengambil Keputusan (

decision maker)

atau para

stakeholders.

Dibutuhkan suatu pedoman KTI sebagai

arahan bagi para Analis Kebijakan untuk

mengembangkan kemampuan menulisnya.

PEDULI

INOVATIF

(3)

Hasil Kegiatan Analis Kebijakan

Sejalan dengan amanah PermenPAN RB No. 45 Tahun 2013 tentang

Jabatan Fungsional Analis Kebijakan dan Peraturan Bersama Kepala LAN

dan Kepala BKN Nomor 16 Tahun 2014 dan Nomor 16 Tahun 2014

bahwa setiap Analis Kebijakan wajib mencatat dan menginventarisir

seluruh kegiatan yang dilakukan.

Seluruh hasil kegiatan tertulis dari Analis Kebijakan disebut dengan

satuan hasil kegiatan Analis Kebijakan

Kategori satuan hasil kegiatan analis kebijakan dibedakan menjadi dua,

yaitu Karya Tulis Kedinasan dan

Karya Tulis Ilmiah

.

(4)

Hasil Kerja Analis Kebijakan diantaranya :

1. Naskah Akademik RUU, RPP,

RPPres, RPMen, Raperda

2. Buku Referensi Kebijakan

3. Policy Paper

4. Monograf Kebijakan

5. Policy Brief

6. Laporan Hasil Pemantauan

7. Laporan Hasil Evaluasi

8. Artikel Kebijakan

9. Makalah

10. Telaahan Staf

11. Bahan Pidato/

Ceramah/Presentasi

12. Memo Kebijakan

13. Modul Diklat

14. Model Kebijakan

15. Alat Bantu

16. Alat Bantu Gambar/

Suara Diklat

17. Buku Pedoman

18. Juklak / Juknis

PEDULI

INOVATIF

(5)

Struktur atau format KTI memenuhi unsur minimal

yaitu

IMRaD

1.

I

(

introduction

)

yaitu Pendahuluan.

2.

M

(

methods

)

yaitu Metode.

3.

R

(

results

)

yaitu Hasil.

a (

and

)

4.

D

(

discussion

)

yaitu Analisis.

(6)

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

Policy Brief

Pengertian

Dokumen ringkas dan netral yang berfokus pada isu

tertentu yang membutuhkan perhatian pengambil

kebijakan, yang memaparkan alasan/rasional pemilihan

alternatif kebijakan tertentu yang ada pada

tataran

perdebatan kebijakan

.

(LAN, 2015, Modul Pelatihan AK).

PEDULI

INOVATIF

(7)

Kriteria Policy Brief yang baik :

Fokus pada pencapaian tujuan

Profesional, bukan akademik

Evidence

based

Terbatas pada masalah tertentu

Tidak memerlukan banyak halaman cukup 6

8 halaman (3.000 kata)

Mudah dipahami (

understandable

)

Mudah digunakan oleh target audience (

accessible

)

Tampilan dokumen menarik minat pembacanya (

promotional

)

Argumen yang dikembangkan benar-benar hal yang terjadi.

(Young and Quinn, 2002)

(8)

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

Judul

 Singkat

 Menarik minat pembaca.

 Dapat dipecah menjadi judul utama dan sub judul.

 Dapat berupa pertanyaan.

Ringkasan Eksekutif

 Menggambarkan overview isi Policy Brief pada pembaca yang sangat sibuk atau menjelaskan apa akar isu/masalah, mengapa isu/masalah ini strategis, bagaimana solusi/rekomendasi, dan siapa pihak yang efektif melaksanakan rekomendasi?

 Ditulis dengan panjang maksimal 150 kata.

Pendahuluan

 Gambarkan permasalahan/isu yang akan dibahas (secara ringkas).

 Mengapa penting (skala dan urgensi masalah mis. jumlah yang terkena dampak, biaya dan lain-lain).

 Mengapa ‘pembaca/pengambil keputusan’ harus segera bertindak. Relevansi masalah/isu untuk mengingatkan pembaca mengapa masalah/isu tersebut penting bagi pengambilan keputusan.

 Gunakan pertanyaan spesifik yang membutuhkan keputusan (optional).

Deskripsi Masalah

 Menampilkan ringkasan fakta dan menggambarkan isu dan konteksnya.

 Gambarkan latar belakang masalah (apa yang belum diselesaikan dari isu/masalah).

 Jelaskan hubungan, dinamika, penyebab berbagai komponen dalam permasalahan dan sudut pandang berbagai pihak yang terlibat.

 Kebijakan, program, kegiatan dan pendekatan yang sudah dilakukan (baik yang berhasil maupun yang gagal).

 Dampak terhadap stakeholders dan juga hasil pembangunan secara umum.

Rekomendasi Kebijakan

 Jelaskan secara spesifik dan terukur dari alternatif kebijakan yang dipilih. Berikan opsi tindakan/kebijakan paling tidak 3 (tiga) dan maksimal 5 (lima) opsi.

 Jelaskan keberadaan alternatif kebijakan lainnya.

 Metode pemilihan alternatif.

 Keuntungan dan peluang untuk dilaksanakan.

 Rekomendasi dijelaskan tidak terlalu teknis dan hasil analisis ditulis dari sudut pandang yang kita wakili (target audience).

Kesimpulan

Jelaskan urgensi masalah dan rekomendasi yang disarankan (ungkapkan poin penting dalam rekomendasi) serta kemungkinan hasilnya.

Lampiran (bila

diperlukan)

Policy Brief dibangun berdasarkan data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Apabila data dan informasi pendukung tidak dapat disajikan dalam badan Policy Brief, data dan informasi tersebut dapat dimasukkan dalam lampiran dengan layout yang menarik.

Daftar Pustaka

Cantumkan beberapa referensi utama yang digunakan dalam penulisan Policy Brief.

Annotated Bibliography

(optional)

Penulis dapat memberikan rekomendasi bacaan untuk konsultasi lebih lanjut. Berikan gambaran dan evaluasi atas bacaan tersebut dalam satu sampai tiga kalimat.

Sistematika Penulisan Policy Brief

PEDULI

INOVATIF

(9)

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

Policy Paper

Pengertian

Dokumen tertulis hasil penelitian yang

berfokus pada isu kebijakan

spesifik/tertentu yang menyajikan

rekomendasi yang jelas kepada pembuat

kebijakan.

INOVATIF

INTEGRITAS

PROFESIONAL

(10)

Kriteria/Standar Policy Paper yang baik

Executive summary

Intoduction / Pendahuluan

Background of policy / latar belakang kebijakan

Policy statement / pernyataan kebijakan

Argument / argumentasi

Summary and assessment

Bibliography

Appendices

Authors Biography

(Capstone Course)

PEDULI

INOVATIF

(11)

Tujuan Policy Paper

Membantu dalam mengindentifikasi masalah kebijakan;

Membantu memahami isu yang sedang terjadi;

Berimplikasi terhadap desain dan perilaku kebijakan.

(12)

Sistematika Policy Paper

Struktur pokok policy paper diantaranya :

Pendahuluan

Perumusan Masalah

Gambaran Umum

Objek Perdebatan dan Pandangan yang Berbeda

Bahasan dan Pembuktian

Kesimpulan

PEDULI

INOVATIF

(13)

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

MAKALAH

Pengertian

Makalah adalah tulisan resmi tentang suatu topik yang

dimaksudkan untuk mendapatkan pembahasan lebih

lanjut, belum pernah dipublikasikan, mengandung

unsur kekinian dan ilmiah.

INOVATIF

INTEGRITAS

PROFESIONAL

(14)

Kriteria Makalah yang baik :

Berisi lebih dari 2.500 kata, ukuran kertas A4

dengan spasi 1,5 atau 2, dengan karakter huruf

arial atau sejenis, dengan ukuran huruf 11 atau 12,

dan;

Melampirkan sertifikat/surat keterangan dari

instansi penyelenggara sebagai penyaji dalam

pertemuan ilmiah.

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

PEDULI

INOVATIF

(15)

Sistematika

Judul

Nama dan alamat penulis

Abstrak dan kata kunci

Hasil dan pembahasan

Kesimpulan

Saran

Ucapan terima kasih (opsional)

Daftar pustaka

(16)

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

ARTIKEL KEBIJAKAN

Pengertian

Dokumen karya tulis (essay) tentang suatu

topik atau masalah tertentu yang dimuat di

majalah, surat kabar, atau media lain sejenis.

PEDULI

INOVATIF

(17)

Sistematika Penyusunan Artikel

1. Judul Artikel

2. Nama dan Alamat Penulis

3. Abstrak

4. Kata Kunci

5. Pendahuluan

6. Metode

7. Metode Kajian/Penelitian

8. Hasil dan Pembahasan

9. Kesimpulan

10. Daftar Pustaka

11. Lampiran/Ucapan Terima Kasih

(18)

PENUTUP

Pedoman ini merupakan bentuk upaya LAN-RI untuk meningkatkan

profesionalitas JFAK. Pedoman ini juga menjadi panduan bagi para

Analis Kebijakan dalam menulis suatu karya tulis ilmiah yang baik

yang sesuai dengan kaidah-kaidah yang ditentukan. Selain itu juga

bisa dijadikan standar acuan bagi tim penilai angka kredit Analis

Kebijakan. Adapun sistem penilaian angka kreditnya diatur dalam

peraturan tersendiri.

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

PEDULI

INOVATIF

(19)

PUSAT PEMBINAAN ANALIS KEBIJAKAN

PEDULI

INOVATIF

INTEGRITAS

PROFESIONAL

Terima kasih

[email protected]

(021) 3868201-05, 3455021-5

Fax: (021) 3800187

www.lan.go.id

www.pusaka.lan.go.id

Komunitas Analis Kebijakan

Analis Kebijakan

Jl. Veteran No.10, Jakarta, 10110

@AnalisKebijakan

Referensi

Dokumen terkait

Karya Tulis Ilmiah tersebut juga wajib dibuat dalam format Jurnal Kedokteran Maranatha / Jurnal Medika Planta dengan penulisan yang sesuai dengan persyaratan yang

Karya tulis atau bentuk lainnya yang diakui dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni yang ditulis atau dikerjakan sesuai dengan tata cara ilmiah mengikuti pedoman

Karya Tulis Ilmiah ini telah dipertahankan didepan tim penguji Ujian Sidang Karya Tulis Ilmiah pada Program Studi D3 Analis Kesehatan.. Universitas

Karya Tulis Ilmiah ini telah diperiksa dan disetujui isi serta susunannya, sehingga dapat diajukan dalam ujian sidang Karya Tulis Ilmiah pada Program Studi D3 Analis

Karya Tulis Ilmiah ini telah dipertahankan depan Ujian Sidang Karya Tulis Ilmiah pada Program Studi D3 Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan.. Fakultas Universitas

Dimana penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini merupakan tugas akhir untuk memperoleh Gelar Ahli Madya Analis Kesehatan pada Program Studi D3 Analis Kesehatan Fakultas Ilmu

Karya Tulis Ilmiah ini telah diperiksa dan disetujui isi serta susunannya, sehingga dapat diajukan dalam ujian sidang Karya Tulis Ilmiah pada Program Studi D3 Analis

48 BAB III METODE KARYA TULIS ILMIAH 3.1 Desain Karya Tulis Ilmiah Desain karya tulis ilmiah yang digunakan adalah kualitatif yaitu salah satu metode penelitian yang besifat