• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKTOR DETERMINAN KINERJA PETUGAS GIZI DALAM PENANGANAN GIZI BURUK DI PUSKESMAS WILAYAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "FAKTOR DETERMINAN KINERJA PETUGAS GIZI DALAM PENANGANAN GIZI BURUK DI PUSKESMAS WILAYAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Karakteristik Responden
Tabel  2  Hasil  Analisis  Chi- Chi-square  Hubungan  Variabel  Dengan  Kinerja  Petugas  Gizi  Penanganan  Gizi  Buruk Di Puskesmas

Referensi

Dokumen terkait

Puskesmas Tirto II merupakan suatu wilayah dengan kasus gizi buruk tertinggi di Kabupaten Pekalongan dengan jumlah penderita 0,31%, target prevalensi gizi buruk

8 Tahun 2013 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Penanganan Gizi Buruk sehingga pada saat pelaksanaan memiliki tujuan dan hasil pasti, untuk mewujudkannya melalui

Oleh karena itu peneliti akan melakukan proses pengelompokkan kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur berdasarkan pada variabel faktor- faktor yang mempengaruhi gizi buruk

Oleh karena itu peneliti akan melakukan proses pengelompokkan kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur berdasarkan pada variabel faktor- faktor yang mempengaruhi gizi buruk

Hasil penelitian ini, implementasi kebijakan yang dilakukan dinas kesehatan dalam penanganan gizi buruk pada balita di Kabupaten Enrekang sudah baik, hal ini

Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan untuk dokter dan tenaga gizi untuk Penanggulangan Gizi Buruk di Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini dilakukan selama 1 hari penuh yaitu

SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian tentang evaluasi Program Posyandu TFC Theurapetic Feeding Center Sebagai Upaya Penanganan Balita Gizi Buruk Di Puskesmas Bumijawa

Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu dari ketiga variabel independen yang diteliti pengetahuan, anemia dan pola makan didapatkan memiliki hubungan dengan variabel dependen status gizi