• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBEDAAN KOMPRES HANGAT DENGAN TEKNIK EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA SISWI DI MTsN NGEMPLAK SLEMAN TAHUN 2015 NASKAH PUBLIKASI - Perbedaan Kompres Hangat dengan Teknik Effleurage terhadap Penurunan Nyeri Dismenore pada Siswi di MTs N

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PERBEDAAN KOMPRES HANGAT DENGAN TEKNIK EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA SISWI DI MTsN NGEMPLAK SLEMAN TAHUN 2015 NASKAH PUBLIKASI - Perbedaan Kompres Hangat dengan Teknik Effleurage terhadap Penurunan Nyeri Dismenore pada Siswi di MTs N "

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel. 2 Distribusi Frekuensi Penurunan Tingkat Nyeri Dismenore pada
Tabel. 4 Distribusi Frekuensi Penurunan Tingkat Nyeri Dismenore pada
Tabel. 6 Perbedaan Antara Kompres Hangat dengan Teknik Effleurage Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore di Hari Kedua

Referensi

Dokumen terkait

Walau bagaimanapun dalam kes - kes yang tertentu sep erti kekurangan responden pada kelas - kelas kemahiran yang dipilih , Pe gaw a i R undingcara membenarkan memilih

Dari hasil pengujian statlstik dengan tingkat ke- percayaan 1 0 % menunjukkan bahwa suhu yang didapatkan dari pendugaan dengan menggunakan a rata-rata tidak ber-

Pemanfaatan Google Classroom dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran bagi Dosen dan mahasiswa di Departemen Biologi FMIPA USU dengan pemanfaatan google classroom

Sosialisasi kegiatan pengabdian diberikan kepada pengungsi perempuan YPAP kecamatan Medan Selayang pada tanggal 17 Juli 2019 yaitu penjelasan tentang rencana pelatihan

Apakah terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berfikir kritis antara siswa yang diterapkan pembelajaran berbasis sains kebudayaan lokal Mapag Dewi Sri dan siswa

Bagi akademisi berdasarkan penelitian ini, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dengan meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi kepuasan konsumen karena factor

Oleh karenanya penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang sasarannya adalah tinjauan hukum Islam terhadap pidana pada pelaku transaksi narkotika (pasal 114 ayat 2

Untuk hubungan kausalitas variabel moderasi dapat disimpulkan bahwa variabel moderasi 1 adalah variabel kepribadian sebagai moderator kompetensi professional dengan