• Tidak ada hasil yang ditemukan

GUBERNUR PROVINSI PAPUA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "GUBERNUR PROVINSI PAPUA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

GUBERNUR PROVINSI PAPUA

KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI PAPUA

NOMOR 158 TAHUN 2006 T E N T A N G

PEMBENTUKAN TIM KOORDINASI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PROFIL DAERAH PROVINSI PAPUA TAHUN ANGGARAN 2006

Lampiran : 1 (satu)

GUBERNUR PROVINSI PAPUA,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan Program Dekonsentrasi serta Tugas Pembantuan Lingkup Departemen Dalam Negeri, dalam hal ini Pengembangan Sistem Informasi Profil Daerah Tahun Anggaran 2006, perlu membentuk Tim;

b. bahwa untuk maksud tersebut huruf a perlu ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Provinsi Papua.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969 tentang Pembentukan Propinsi Otonom Irian Barat dan Kabupaten-kabupaten Otonom di Propinsi Irian Barat (Lembaran Negara Tahun 1969 Nomor 47);

2. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua (Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 135);

3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 5);

4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 5);

5. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara tahun 2004 Nomor 53);

6. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 104);

7. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 108);

8. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 126 );

9. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2004 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2005 (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 129 );

10. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 54);

(2)

- 2 -

11. Peraturan Pemerintah Nomor 106 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan dalam Pelaksanaan Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 203);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Dekonsentrasi (Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 62);

13. Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 120) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2005 (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 36);

14. Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 73), sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2004 (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 92);

15. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 523/KMK.03/2000 tentang Tata Cara Penganggaran, Penyaluran Dana, Pertanggungjawaban dan Pelaporan Pelaksanaan Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan;

16. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 606/PMK.06/2004 tentang Pedoman Pembayaran dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2005;

17. Keputusan Gubernur Provinsi Papua Nomor 148 Tahun 2002 tentang Pendelegasian Wewenang Gubernur Provinsi Papua Kepada Wakil Gubernur Provinsi Papua.

Memperhatikan : 1. Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 910/780/SJ, tanggal 4 April 2005, perihal Petunjuk Pelaksanaan Dekonsentrasi Pengembangan Sistem Informasi Profil Daerah Tahun Anggaran 2006;

2. Daftar Isian Program dan Anggaran (DIPA) Nomor 1198.0/010-01.1/2006; 3. Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-050/PB/2004

tentang Petunjuk Teknis Mekanisme Pembayaran dalam Pelaksanaan APBN.

M E M U T U S K A N : Menetapkan :

PERTAMA : Membentuk Tim Koordinasi Pengembangan Sistem Informasi Profil Daerah Provinsi Papua Tahun Anggaran 2006 dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

KEDUA : Tim Koordinasi tersebut Diktum PERTAMA mempunyai tugas :

a. menyediakan dukungan data dan informasi bagi pengambilan keputusan di Daerah maupun Pusat;

b. membangun database profil daerah Provinsi Papua yang menggambarkan seluruh potensi dan sumberdaya yang dimiliki serta permasalahan spesifik di daerah yang dihadapi;

c. mengembangkan Sistem Informasi Pengelolaan Database Profil Daerah Provinsi Papua, menumbuhkembangkan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan Kabupaten/Kota untuk membangun pola kerja berbasis data dan informasi;

d. bertanggungjawab dan wajib melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Gubernur Provinsi Papua.

(3)

- 3 -

KETIGA : Segala biaya yang diperlukan sebagai akibat ditetapkannya Keputusan ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagaimana tercantum dalam DIPA Nomor 1198.0/010-01.1/2006.

KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan mempunyai daya laku surut terhitung mulai tanggal 1 Januari 2006.

Ditetapkan di J a y a p u r a pada tanggal 7 Agustus 2006

AN. GUBERNUR PROVINSI PAPUA WAKIL GUBERNUR

CAP/TTD

ALEX HESEGEM, SE

Untuk salinan yang sah sesuai dengan yang asli

AN. SEKRETARIS DAERAH PROVINSI PAPUA KEPALA BIRO HUKUM

W. TURNIP, SH.,MM SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada Yth :

1. Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta; 2. Menteri Keuangan RI di Jakarta;

3. Menteri PPN/Kepala Bappenas di Jakarta;

4. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Departemen Dalam Negeri di Jakarta; 5. Direktur Jenderal Pumda Departemen Dalam Negeri di Jakarta;

6. Ketua DPRP Provinsi Papua di Jayapura; 7. Ketua BPK Provinsi Papua di Jayapura; 8. Kepala BPKP Provinsi Papua di Jayapura; 9. Kepala BAWASDA Provinsi Papua di Jayapura;

10. Kakanwil XVIII Ditjen Pajak Papua dan Maluku di Jayapura; 11. Kakanwil XXX DJPB Provinsi Papua di Jayapura;

12. Kepala BAPPEDA Provinsi Papua di Jayapura;

13. Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara di Jayapura; 14. Bupati/Walikota se Papua;

(4)

Lampiran : Keputusan Gubernur Provinsi Papua Nomor : 158 Tahun 2006

Tanggal : 7 Agustus 2006 SUSUNAN KEANGGOTAAN TIM KOORDINASI PENGEMBANGAN SISTEM

INFORMASI PROFIL DAERAH PROVINSI PAPUA TAHUN ANGGARAN 2006

NO. NAMA DAN JABATAN DALAM INSTANSI KEDUDUKAN DALAM TIM

1 2 3 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

BARNABAS SUEBU, SH, Gubernur Provinsi Papua.

Drs. MARTHINUS HOWAY, Kepala BAPPEDA Provinsi Papua.

DR. ZAKARIAS GIAY, M.Kes., MM, Sekretaris pada BAPPEDA Provinsi Papua.

Z. YOHANES KAISIEPO, S.Sos., MM, BAPPEDA Provinsi Papua. JACOBUS NAHUMURY, SE, Kepala Sub Bidang Integrasi Pengolahan dan Layanan Statistik BPS Provinsi Papua.

TIGOR NABABAN, SE, Kepala Sub Bagian Program pada Sekretariat Badan Pengawasan Daerah Provinsi Papua.

Ir. TOTOK ASBI IRIANTO, Kepala Seksi Kimia, Pulp dan Kertas pada Sub Dinas Bina Industri Besar dan Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua.

ELIESER RAMANDEY, SE, Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Biro Kepegawaian SETDA Provinsi Papua.

Drs. REMUS MANDOWEN, Kepala Sub Bagian Program pada Bagian Tata Usaha Dinas Pariwisata Provinsi Papua.

PIET HEIN WAIMURI, Kepala Bagian Tata Usaha pada Dinas Perhubungan Provinsi Papua.

Ir. UMAR LATIN, Kepala Seksi Data dan Pelaporan pada Sub Dinas Bina Sarana Prasarana Dinas Perkebunan Provinsi Papua.

Drs. MOCHTAR H.T. FABANYO, Kepala Seksi Data dan Informasi pada Sub Dinas Pengembangan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Papua.

ESAU RUMBIAK, SH, Kepala Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan pada Biro Tata Pemerintahan SETDA Provinsi Papua. MATIUS BOKKO TIKUPADANG, SH, Biro Hukum SETDA Provinsi Papua.

YAN AIBEKOB, SE, Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua. AYUB WOISIRI, S.Hut, Dinas Kehutanan Provinsi Papua.

Pengarah Pembina Ketua Tim POKJA Sekretaris Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota 17. ARIYANI BARUNG TOMBI, S.Si., Apt…………./2

(5)

- 2 - 1 2 3 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26.

ARIYANI BARUNG TOMBI, S.Si., Apt, Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

MATEUS W. KOIBUR, SPT, Dinas Peternakan Provinsi Papua. Ir. SAMUEL SIRIWA, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua.

ALBERTH ICK, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua.

JULIUS PAMANGGORI , Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Papua.

MAX BARANSANO, S.Th, Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua.

WARTOMO, BAPPEDA Provinsi Papua.

YUSUF LIKUMAHWA, BAPPEDA Provinsi Papua.

Drs. JANCHE R. ARAGAY, Kepala Sub Bidang Pendataan dan Informasi pada Bidang Pengendalian BAPPEDA Provinsi Papua. FRANS E.H.M, SE, BAPPEDA Provinsi Papua.

Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Sekretariat Anggota Anggota Anggota

AN. GUBERNUR PROVINSI PAPUA WAKIL GUBERNUR

CAP/TTD ALEX HESEGEM, SE

Untuk salinan yang sah sesuai dengan yang asli

AN. SEKRETARIS DAERAH PROVINSI PAPUA KEPALA BIRO HUKUM

(6)

Untuk salinan yang sah sesuai dengan yang asli

AN. SEKRETARIS DAERAH PROVINSI PAPUA KEPALA BIRO HUKUM

Referensi

Dokumen terkait

Dalam rangka menyikapi tugas pokok Dipendasu yaitu menyelenggarakan sebagian kewenangan Daerah dan tugas Dekonsentrasi di bidang Pendapatan Daerah, maka untuk melaksanakan tugas

APBD Pelaksanaan Urusan Pelaksanaan Urusan DAK Dana Otsus DBH DAU Dana Penyesuaian Dana Hibah Dana Darurat Tugas Pembantuan Pemerintah Pusat kepada Daerah

Koordinasi dan Sinkronisasi, dalam rangka sinkronisasi jadwal pemeriksaan/PKPT pada Pemerintah Daerah, sebelum melakukan pemeriksaan kegiatan Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan,

Sedangkan penerimaan dan pengeluaran yang berkaitandengan pelaksanaan Dekonsentrasi atau Tugas Pembantuan tidak dicatat dalam APBD.APBD merupakan dasar pengelolaan keuangan

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2007 tentang Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan

Yang dimaksud dengan "asas pelindungan" adalah bahwa pelaksanaan tanggung jawab Pemerintah Daerah Provinsi terhadap Rumah Sakit Rujukan Nasional dan Rumah Sakit

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 16 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan, perlu

Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat di daerah dilaksanakan berdasarkan asas Dekonsentrasi dan asas Tugas Pembantuan. Pelaksanaan kedua asas tersebut