JURNAL
MOTIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM KOMPAS.COM SEBAGAI PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI COVID-19 DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Skripsi
Diajukan Guna Memenuhi Sebagian Persyaratan untuk Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi
Disusun
ISNA AYU NATASYA D1218026
PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI NON-REGULER FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
1
MOTIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM KOMPAS.COM SEBAGAI PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI COVID-19 DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Isna Ayunatasya Andre Noevi Rahmanto
Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta
Abstract
Pemanfaatan teknologi informasi semakin berkembang bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan akan informasi tetapi juga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, teknologi di era digital digunakan sebagai alat untuk membantu manusia secara efektif dan efisien dalam kehidupan sehari-hari, internet memiliki fungsi sebagai media massa karena sifatnya yang efisien, interaktif dan jangkauannya lebih luas menjadi lebih mengglobal, bentuk baru dari media massa adalah media baru. Uses and Gratifications merupakan Pengguna media adalah pihak yang paling aktif dalam proses komunikasi, menurut Blumer dapat dioperasionalisasikan untuk menjadi pentunjuk penelitian dengan tiga orientasi utama diantaranya, motif, penggunaan media dan efek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teori digunakan uses and gratification, teknik pengumpulan data yang digunakan interview atau wawancara, Wawancara yang dilakukan pada penelitian ini adalah in-dept-interview,teknik yang digunakan dalam menentukan narasumber sebagai penarikan sampel adalah teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang telah dilakukan diatas, dapat disimpulkan bahwa motif seseorang dalam mengakses Kompas.com di Instagram sangat bervariasi, motif tersebut antara lain adalah motif pencarian informasi, motif hubungan interpersonal, motif hiburan dan identitas personal, dari motif tersebut dapat dikategorikan dalam kategori motif seperti yang diuraikan diatas selain itu, pada beberapa motif, ditemukan bahwa terdapat bermacam-macam faktor yang mendorong eksistensi motif tersebut pada seseorang. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Untuk mengetahui motif seseorang dalam mengakses media sosial Instagram Kompas.com, sebelumnya harus dicari dahulu hal-hal atau kebutuhan yang mendasari motif tersebut.
Kata kunci : Uses and Gratification, motif, media sosial, pengguna media, Instagram.
2 Pendahuluan
Di era digital, pemanfaatan teknologi informasi semakin berkembang bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan akan informasi tetapi juga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pada era digital sekarang, hampir semua orang memiliki gadget karena bentuk dan ukurannya yang mudah untuk dibawa kemana saja dengan terkoneksi internet, gadget memiliki banyak kegunaan salah satunya adalah untuk mencari informasi.
Bebrapa aplikasi Internet, misalnya berita online, merupakan perluasan jurnalisme dari surat kabar, walaupun berita online juga berkembang kearah yang baru dengan kemampuan baru atas konten dan bentuk. Dalam kaitanya di Indonesia, internet pertama kali masuk pada tahun 1996 hal tersebut dibuktikan dengan adanya data yang disampaikan oleh Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia yang menyatakan bahwa dengan kehadiran internet di Indonesia dimulai pada tahun1996, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2020 menyebutkan bahwa 73,7 % pengguna internet di indonesia menggunakan internet untuk mencari informasi, pada tahun 2020 terdapat 266.91 juta jiwa dari total populasi penduduk indonesia sebanyak 270,20 juta orang. Bentuk baru dari media massa adalah media baru, istilah media baru telah digunakan sejak 1960-an dan telah telah mencakup seperangkat teknologi komunikasi terpaan yang semakin berkembang dan beragam. Media sosial merupakan salah satu dari media baru yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan informasi dengan melalui internet semua orang dapat terhubung satu dengan yang lain dengan tidak dibatasi waktu dan tempat. Internet disebut sebagai komunikasi massa karena secara potensial menjangkau khalayak global melalui jaringan orang ke orang dan koneksi internet.
Uses and gratifications asal mulanya berawal dari pencarian akan penjelasan mengenai daya tarik yang besar pada khalayak terhadap konten media pokok tertentu,teori ini mengasumsikan bahwa individu secara aktif mengonsumsi media untuk memenuhi kebutuhannya menurut Blumer dapat dioperasionalisasikan
3
untuk menjadi pentunjuk penelitian dengan tiga orientasi utama yaitu motif, penggunaan media dan efek.
Proses komunikasi menggunakan perangkat komputer berjaringan internet disebut dengan Computer Mediated Communications, Penyampaiannya dalam bentuk tulisan, gambar, suara, dan video, Jejaring sosial tersebut sebagai jaringan pertemanan berbasis media aplikasi, dilengkapi dengan beragam fitur bagi penggunanya sehingga dapat saling melakukan komunikasi dan menjalin interaksi.
Penyampaiannya dalam bentuk tulisan, gambar, suara, dan video. Jejaring sosial tersebut sebagai jaringan pertemanan berbasis media aplikasi, dilengkapi dengan beragam fitur bagi penggunanya sehingga dapat saling melakukan komunikasi dan menjalin interaksi. Berbagai macam aplikasi dan fitur perpesanan atau jejaring sosial yang marak di smartphone di seluruh dunia. Pada satu tahun terakhir terdapat 6 aplikasi jejaring sosial terlaris di seluruh dunia yaitu facebook, WhatsApp, Instagram, LINE, Twitter. Instagram berawal dari gagasan yang dibawa Kevin Systrom dan Mike Krieger dengan mengembangkan aplikasi berbagi foto dan video, disertai «likes» dan «comments». Dengan maksud aplikasi ini dapat membagikan informasi dengan cepat dan tersaji instan . Pada penelitian ini tertarik pada akun media sosial Kompas.com karena media tersebut mengunggah berbagai macam konten yang menarik dan berisikan informasi seputar berita yang aktual. Kompas.com telah mendistribusikan kontennya melalui halaman dengan mengunggah foto berita yang disertai deskripsi singkat berita tersebut, foto berita tersebut juga dilengkapi dengan penjelasan singkat sepanjang satu sampai dua paragraf terkait berita tersebut beserta link berita. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu: “Motif apa saja yang mendasari mahasiswa Universitas Sebelas Maret menggunakan media sosial instagram Kompas.com sebagai pemenuhan kebutuhan informasi.?”
Tinjauan Pustaka 1. Komunikasi.
4
Istilah komunikasi atau dalam bahasa Inggris communication berasal dari kata Latin communicatio, dan bersumber dari kata communis yang berarti sama. Sama di sini maksudnya adalah sama makna. Jadi, kalau dua orang terlibat dalam komunikasi, misalnya dalam bentuk percakapan, maka komunikasi akan terjadi atau berlangsung selama ada kesamaan makna mengenai apa yang dipercakapkan. Akan tetapi, pengertian komunikasi yang dipaparkan di atas sifatnya dasariah, dalam arti kata bahwa komunikasi itu minimal harus mengandung kesamaan makna antara dua pihak yang terlibat. Akan tetapi, studi Aristoteles hanya berkisar pada retorika dalam lingkungan kecil. Baru pada pertengahan abad ke-20 ketika dunia dirasakan semakin kecil akibat revolusi industri dan revolusi teknologi elektronik, setelah ditemukan kapal api, pesawat terbang, listrik, telepon, surat kabar, film, radio, televisi, dan sebagainya maka para cendekiawan pada abad sekarang menyadari pentingnya komunikasi ditingkatkan dari pengetahuan menjadi ilmu di antara para ahli sosiologi, ahli psikologi, dan ahli politik di Amerika Serikat, yang menaruh minat pada perkembangan komunikasi adalah Carl I. Hovland yang namanya telah disinggung di muka.
Lasswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi ialah menjawab pertanyaan sebagai berikut: Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect?. Berdasarkan paradigma Lasswell tersebut, komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu. Pada awal tahun 1960-an David K.Berlo membuat formula komunikasi yang lebih sederhana yang dikenal dengn SMCR yaitu : yaitu: source (pengirim), message (pesan), channel (saluran atau media) dan receiver (penerima).
2. Komunikasi Massa
Komunikasi Massa merupakan suatu tipe komunikasi manusia yang lahir bersamaan dengan mulai digunakannya alat – alat mekanik, yang mampu melipat gandakan pesan – pesan komunikasi. Sebagian atau sejumlah besar dari peralatan mekanik itu dikenal sebagai alat – alat komunikasi massa atau
5
lebih popular dengan nama media massa, yang meliputi semua saluran, ketika narasumber mampu mencapai jumlah penerima yang luar serta secara serentak dengan kecepatan yang relatif tinggi. Istilah mass communication atau communication diartikan sebagai salurannya, yaitu mass media kependekan dari media of mass communication. Model Laswell sering diterapkan dalam komunikasi massa. Model tersebut mengisyaratkan bahwa lebih dari satu saluran dapan membawa pesan. Unsur sumber merangsang pertanyaan mengenai pengendalian pesan , sedangkan unsur pesan merupakan bahan untuk analisis isi Saluran komunikasi dikasi dalam analisis media.
Komunikasi massa berbeda dengan komunikasi lainnya, seperti komunikasi antarpesona dan komunikasi kelompok. Perbedaan itu meliputi komponen – komponen yang terlibat didalamnya, juga proses berlangsungnya komunikasi tersebut. Namun, agar karakteristik komunikasi massa itu tampak jelas, maka pembahasanya perlu dibandingkan dengan komunikasi antarpesona. Karakteristik komunikasi massa adalah sebagai berikut: Komunikator terlembagakan, Pesan Bersifat umum, Komunikannya anonim dan heterogen, Media massa menimbulkan keserempakan,Komunikasi Massa bersifat satu arah, Umpan balik tertunda (Delayed).
3. Media Baru (New Media)
Sebagian masyarakat masih menganggap bahwa new media itu merupakan program televisi yang terbaru, film pendek dan berbagai konten entertaainment lainnya. New media dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi. New media yang sekarang sedang berkembang pesat dan tentunya juga memunyai karakter-karakter baru. Oleh karena itu, new media sering dikait-kaitkan dengan pengembangan teknologi.
4. Media Sosial
Media sosial adalah salah satu produk dari kemunculan new media. Media baru yang menggunakan teknologi dalam menciptakan interaksi, partisipasi, dan kolaborasi terbuka dimana setiap orang.
6
Instagram adalah sebuah aplikasi media sosial yang tengah populer dan digandrungi oleh kalangan pengguna telefon pintar (Smartphone) Maka Instagram merupakan gabungan dari kata Instan-Telegram.
6. Uses and Gratification Theory
Teori uses and gratifications merupakan salah satu yang paling terkenal diantara teori-teori lainnya pada bidang komunikasi massa. Uses and gratifications meneliti asal Mula kebutuhan secara psikologis dan sosial menimbulkan harapan tertentu dari media massa atau sumber-sumber lain. Teori uses and gratifications milik Blumer dan Katz yang mengatakan bahwa pengguna media memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media tersebut. Katz, Blumler & Gurevitch menjelaskan mengenai asumsi dasar dari teori uses and gratification, West dan Turner (2008) yaitu :
1) Khalayak dianggap aktif, artinya khalayak sebagai bagian penting dari penggunaan media massa diasumsikan mempunyai tujuan.
2) Dalam proses komunikasi massa, inisiatif untuk mengaitkan pemuasan kebutuhan dengan pemilihan media terletak pada khalayak.
3) Media massa harus bersaing dengan sumber – sumber lain untuk memuaskan kebutuhannya. Kebutuhan yang dipenuhi media lebih luas. Bagaimana kebutuhan ini terpenuhi melalui komsumsi media amat bergantung pada perilaku khalayak yang bersangkutan.
4) Tujuan pemilih media massa disimpulkan dari data yang diberikan anggota khalayak. Artinya, orang dianggap cukup mengerti untuk melaporkan kepentingan dan motif pada situasi-situasi tertentu.
5) Penilaian tentang arti kultural dari media massa harus ditangguhkan sebelum diteliti lebih dahulu orientasi khalayak.
7. Motif Penggunaan Media
Motif penggunaan media diartikan sebagai alasan yang mendorong seseorang untuk menggunakan suatu media kebutuhan siesorang yang dipengaruhi oleh keadaan psikologis dan lingkungan sosial tertentu akan memunculkan motif. Motif berasal dari bahasa latin "movere" yang berarti
7
bergerak atau "to move" mendorong untuk berbuat. Seleksi terhadap media yang dilakukan oleh khalayak yang disesuaikan dengan kebutuhan dan motif. McQuail (2011: 72) membagi motif penggunaan media oleh individu ke dalam empat kelompok yakni:
1) Motif Informasi
2) Motif Identitas Pribadi
3) Motif Integrasi dan Interaksi Sosial 4) Motif Hiburan
8. Penggunaan Media (Media Use)
Teori Penggunaan Media (Media Use) menjelaskan bagaimana inividu berusaha mencari dan menikmati apa yang disajikan media massa untuk memuaskan berbagai macam kebutuhan. Teori ini berangkat dari pandangan bahwa komunikasi tidak mempunyai kekuatan memengaruhi khalayak. Media Use dapat dikatakan bahwa teori ini menganggap khalayak secara aktif menggunakan media untuk memenuhi kebutuhannya, yang mengharapkan akan terpenuhinya keinginan. Tindakan memilih atau menggunakan tersebut dilakukan karena orang mengharapkan akan terpenuhinya keinginan. Model ini memulai dengan lingkungan sosial yang menentukan kebutuhan kita. Kemudian dari model Media Use dapat dijelaskan:
1) Cognitive needs (kebutuhan kognitif) 2) Affective needs (kebutuhan afektif)
3) Personal integrative needs (kebutuhan pribadi secara integratif) 4) Social integrative needs (kebutuhan sosial secara integratif) 5) Escapist needs (Kebutuhan pelarian/pelepasan)
9. Pemenuhan Kebutuhan Informasi
Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Banyak orang menggunakan istilah "era informasi", "masyarakat informasi," dan teknologi informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun kata "informasi" sering dipakai tanpa
8
pertimbangan. Menurut Guha (Hutagaol, 2015:32) kebutuhan informasi pengguna dapat dilihat melalui beberapa pendekatan, yaitu:
1) Pendekatan Kebutuhan Informasi Mutakhir (Terbaru) 2) Pendekatan Kebutuhan Informasi Rutin
3) Pendekatan Kebutuhan Informasi Mendalam 4) Pendekatan Kebutuhan Informasi Sekilas 10. Covid-19
Corona virus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan ringan, seperti flu. Coronavirus Corona atau COVID-19 disebabkan penderitanya mengalami gejala flu dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.
Metodologi Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia (Ardial, 2014:249). Populasi pada penelitian ini merupakan mahasiswa Universitas Sebelas Maret yang merupakan pengguna media sosial Instagram Kompas.com atau mengakses Kompas.com melalui media sosial Instagram. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Hasil dan Pembahasan Penelitian
A. Motif penggunaan media sosial Instagram Kompas.com com sebagai pemenuhan kebutuhan informasi covid-19 dikalangan mahasiswa Universitas Sebelas Maret.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan, peneliti mendapatkan motif yang mendasari para mahasiswa dalam mengakses Kompas.com melalui media sosial Instagram, sebagai berikut:
a) Motif Informasi
Motif pencarian informasi merupakan suatu dorongan untuk mencari dan mendapatkan informasi-informasi tertentu yang dibutuhkan oleh
9
seseorang. Namun, dorongan ini juga dapat muncul untuk sekedar melihat-lihat apa yang ada di internet. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan bahwa motif pencarian informasi ini masih bisa dikategorikan mencari motif-motif yang lebih spesifik. Manusia akan berusaha untuk memenuhi keinginanya mencari informasi dengan menggunakan berbagai media yang dimilikinya. Secara garis besar, motif informasi berkaitan dengan pencarian informasi maupun berita serta untuk menambah ilmu pengetahuan. Motif kognitif atau informasi yaitu suatu kebutuhan manusia yang dirasa penting oleh dirinya. Hasil wawancara dengan narasumber peneliti menemukan bahwa pencarian informasi yang disajikan dalam media instagram karena mendukung dengan peranan kalangan anak muda, dalam motif pencarian informasi yang pertama adalah motif untuk mengetahui informasi terbaru. narasumber ingin mengetahui peristiwa-peristiwa terbaru yang sedang terjadi.
b) Motif Identitas Personal / Pribadi
Motif identitas personal adalah kebutuhan akan penggunaan isi media untuk memperkuat atau menonjolkan sesuatu yang penting dalam kehidupan atau situasi khalayak sendiri (rakhmat, 1985: 75). Salah satu cara untuk menunjukan karakter dalam media sosial yaitu dengan membuat unggahan yang dapat merepresentasikan diri. Hasil yang dari wawancara bersama narasumber adalah penggunaan media sosial instagram sebagai tempat untuk berbagi kegiatan yang dilakukan sehari-hari serta membuat unggahan tentang isu covid-19. Jika ditelaah lebih lanjut, motif identitas personal ini memiliki hubungan atau keterkaitan antara motif hubungan personal. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa beberapa informan ada menjadi perantara komunikasi antara informan dengan pengguna instagram lain.
Disetiap unggaha terdapat kolom komentar yang siapa saja boleh memberikan kommentar ataupun pemberitaan lainnya maka dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan media sosial Instagram Kompas.com sebagai media pemenuhan kebutuhan informasi dapat
10
menjadi acuan untuk mengidentifikasi diri. Menumbuhkan nilai-nilai akan pemahaman diri agar menambah rasa percaya diri yang tumbuh dari informasi yang didapatkan dan juga se bagai role mode dalam berperilaku sesuai.
c) Motif integrasi dan interaksi sosial
Motif integrasi dan interaksi sosial adalah dorongan yang muncul untuk melakukan interaksi sosial dengan orang lain disekitarnya. Bentuk interaksi yang terjadi dapat beragam dan interaksi tersebut dapat terjadi di ranah dunia maya dan dunia nyata. Pemanfaatan penggunaannya juga bisadigunakan dalam kepentingan bisnis dari berbagai perusahaan seperti hal nya Kompas.com.
Hasil wawancara diatas narasumber memiliki keinginan untuk membagikan informasi kepada teman-temannya agar mereka mendapatkan informasi yang sama dengan narasumber. Pemanfaatan media dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan apa yang dijabarkan dari teori uses and gratifications kebutuhan inilah yang menjadi penunjang alasan khalayak dalam memilih dan menggunakan media sosial Instagram Kompas.com. pemenuhan kebutuhan ini dapat dikategorisasikan sebagai Social integrative needs (kebutuhan sosial secara integratif) yaitu kebutuhan yang berkaitan dalam bearfiliasi agar bisa memanfaatkan penggunaan media sosial Instagram Kompas.com untuk menjadikan motif dalam berintegrasi dan interkasi sosial.
d) Motif hiburan
Motif ini dapat diartikan juga sebagai diri dari tekanan atau emosi-emosi negatif yang ada didalamnya, Berdasarkan penelitian yang dilakukan, narasumber sering menyebutkan bahwa mereka mengakses Kompas.com selain untuk mencari informasi juga mencari hiburan yang dengan konten yang ada di dalamnya, Motif hiburan yang muncul di kalangan mahasiswa UNS dapat dikategorikan menjadi dua. Sedangkan motif yang kedua berhubungan dengan interaksi, misalnya sebagai bahan
11
bercandaan.Dari hasil wawancara yang telah dilakukan bersama sepuluh informasi, terdapat alasan informan untuk mengakses Kompas. Mereka tidak ada kegiatan apapun oleh media sosial Instagram paling digunakan untau mengisi waktu luang.
B. Tujuan Penggunaan Media Sosial Instagram Kompas.com Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Informasi Tentang Covid-19.
Tujuan dari adanya social media sendiri adalah sebagai sarana komunikasi untuk menghubungkan antar pengguna dengan cakupan wilayah yang sangat luas. Agar pengguna media sosial lebih mudah dan cepat, dibutuhkan koneksi internet yang stabil dan cepat. Menurut mereka, tujuan individu dalam mengakses suatu media adalah untuk memenuhi salah satu atau beberapa dari lima kebutuhan yang disebutkan.
Berikut adalah keterkaitan motif individu dalam mengakses Kompas.com dengan tujuan pemenuhan kebutuhan informasi covid-19. Menurut Katz, Elihu dan Blumer menjelaskan bahwa mengakses suatu media adalah untuk memenuhi salah satu atau beberapa dari lima kebutuhan yang disebutkan. Menurut mereka, tujuan individu dalam menyatakan tertentu terlalu kognitif, afektif, integrasi personal, integrasi sosial dan pelarian (escapist).
a) Kebutuhan kognitif
Kebutuhan kognitif adalah kebutuhan yang berkaitan dengan peneguhan informasi, pengetahuan, dan pemahaman melalui lingkungan. Artinya, individu menggunakan media untuk mendapatkan informasi yang mereka anggap perlu untuk dirinya. Kebutuhan kognitif dapat terpenuhi oleh adanya dorongan-dorongan seperti keingintahuan (curiousity) dan penjelajahan (exploratory) pada diri seseorang. Salah satu motif sesekesimorang dalam mengakses Kompss.com adalah motif pencarian informasi. Berdasarkan penjelasan tersebut dapat tarik kesimpulan bahwa kebutuhan kognitif (motif informasi) ini sangat berkaitan dengan akan informasi seseorang sehingga, motif pencarian informasi ini bertujuan untuk memenuhi.
12
b) Kebutuhan afektif
Kebutuhan afektif adalah kebutuhan yang berkaitan dengan peneguhan pengalaman yang estetis, menyenangkan, dan emosional kebutuhan ini memunculkan motif-motif yang berkaitan dengan sisi emosional individu. Kebutuhan afektif salah satu kebutuhan yang berhubungan dengan usaha-usaha memperkuat pengalaman yang bersifat keindahan, kesenangan, dan emosional. Kompas.com dapat mendapatkan informasi hiburan yang akhirnya mendorong seseorang untuk mengakses Kompas.com melalui media sosial Instagram. Dalam konteks penelitian ini, kebutuhan afektif diartikan sebagai pengaruh sisi emosional individu yang memunculkan motif untuk mengakses Kompas.com di Instagram motif mengakses Kompas.com yang muncul untuk memenuhi kebutuhan afektif adalah motif entertainment atau hiburan.
Sudah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya bahwa motif hiburan adalah motif yang muncul pada individu untuk mendapatkan penghiburan diri atau kesenangan.Motif ini termasuk dalam pemenuhan kebutuhan afektif karena muncul dari sisi emosional pengguna. Kenyamanan adalah suatu perasaan emosional yang ada dalam adiri seorang individu. Kebutuhan integrasi personal adalah kebutuhan yang berkaitan dengan peneguhan kredibilitas, kepercayaan, stabilitas, dan status individual, kebutuhan ini sangat berkaitan dengan status dan harga diri seseorang. c) Kebutuhan Integrasi Personal.
Kebutuhan integrasi personal adalah kebutuhan yang berkaitan dengan peneguhan kredibilitas, kepercayaan, stabilitas,. dan harga diri, sebelumnya mewujud oleh wanjurkan pembuhatan orang-orang yang diwakirkan. Konteks penelitian ini, motif seseorang mengakses Kompas.com dipengaruhi oleh tujuan peneguhan status sosialnya, tujuan yang ingin dicapai dengan menyebarkan suatu informasi adalah untuk meneguhkan status individunya.
Ada beberapa narasumber dengan mengakses Kompas.com untuk memenuhi kebutuhan tersebut motif yang muncul dalam kasus ini adalah
13
motif penyebaran informasi namun tujuan yang ingin dicapai dengan menyebarkan suatu informasi adalah untuk meneguhkan status individunya perlu diingat bahwa tidak semua motif penyebaran informasi bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan integrasi personal. Sebagian individu yang mengakses Kompas.com karena motif penyebaran informasi, memiliki tujuan lain yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masing-masing individu.
d) Kebutuhan integrasi sosial
Kebutuhan integrasi sosial adalah kebutuhan yang berkaitan dengan peneguhan kontak dengan keluarga, teman, dan dunia konteks penelitian yang sudah dilakukan, salah satu motif mengakses Kompas.com di Intstagram. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, salah satu motif mengakses Kompas.com yang muncul dikalangan mahasiswa UNS adalah adanya motif hubungan sosial, artinya, kemunculan motif hubungan interpersonal dalam mengakses Kompas.com bertujuan untuk memenuhi kebutuhan integrasi sosial seseorang.
Motif hubungan interpersonal terbagi menjadi beberapa kategori. Keempat motif ini muncul bertujuan untuk memenuhi kebutuhan integrasi sosial seseorang. Katergori motif tersebut antara lain motif mendapatkan bahan obrolan, motif berbagi informasi, motif beradaptasi dengan lingkungan pertemanan dan motif mengutarakan pendapat motif ini muncul bertujuan untuk memenuhi kebutuhan integrasi sosial seseorang. Kesimpulan dalam kebutuhan integrasi sosial adalah adanya kebutuhan integrasi sosial didalam diri individu memicu munculnya motif hubungan interpersonal yang mendorong seseorang mengakses Kompas.com.
e) Kebutuhan Pelarian/Pelepasan
Kebutuhan akan pelarian atau pelepasan adalah kebutuhan yang berkaitan dengan menghindarkan tekanan, ketegangan, dan hasrat keanekaragaman kebutuhan ini berkaitan dengan tujuan penggunaan media untuk menghindari dan melepaskan diri dari tekanan-tekanan yang menimpanya
14
dengan adanya motif ini menjaskan bahwa seseorang mengakses Kompas.com di Instagram utk menghabiskan waktu luang dan menghindari interaksi tatap muka dengan orang lain. Waktu luang yang dimiliki seseorang seringkali menimbulkan rasa bosan. Sedangkan adanya motif tersebut menhindari adanyabinteraksi tatap muka dengan orang lain memiliki berbagai alasan yang berbeda tetapi tergantung individunya yang pasti adalah seseorang menghindari hal tersebut karena dia sedang dalam keadaan tidak ingin atau tidak nyaman untuk melakukan interaksi tatap muka dengan orang lain.
Dengan adanya Kebutuhan akan pelarian atau pelepasan adalah kebutuhan yang berkaitan dengan menghindarkan tekanan, ketegangan, dan hasrat keanekaragaman adanya motif melewatkan waktu dalam mengakses Kompas.com di instagram waktu luang yang dimiliki seseorang seringkali menimbulkan rasa bosan.
Kesimpulan
Setelah adanya penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai motif penggunaan media sosial Instagram Kompas.com sebagai pemenuhan kebutuhan informasi Covid-19 di kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret. Berikut beberapa motif dalam penggunaan media sosial Instagram Kompas.com dikalangan mahasiswa UNS sebagai pemenuhan kebutuhan informasi :
A. Motif mahasiswa dalam penggunaan media sosial Instagram Kompas.com sebagai pemenuhan kebutuhan informasi
a. Motif informasi
penggunaan media sosial Instagram Kompas.com di kalangan mahasiswa Universitas Sebelas Maret menunjukan adanya pemenuhan kebutuhan informasi yang berasal dari konten yang diunggah pada feed Instagram disajikan dengan berbagai sub judul yang mudah menarik minat pembaca dengan informasi yang ringkas dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Instagram Kompas.com menjadi media yang mampu memenuhi kebutuhan mahasiswa tentang informasi Covid-19, sehingga mereka akan mendapatkan kepuasan dari media tersebut.
15 b. Motif Identitas Pribadi
Dengan menggunakan media sosial Instagram Kompas.com dapat menjadi acuan untuk mengidentifikasi diri dalam menumbuhkan nilai-nilai akan pemahaman diri. Adanya informasi yang disajikan begitu cepat sesuai dengan real time yang ada membuat penggunanya.
c. Motif Integrasi dan Interaksi Sosial
Dalam penggunaan media sosial Instagram Kompas.com di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret dianggap mampu menjadi media yang sanggup dalam memenuhi kebutuhan penggunanya, hal ini menjadi bagian utama dari keberadaan teori uses and gratifications yang dianggap mewakili kepentingan khalayak untuk memilih media yang sesuai dengan yang dibutuhkannya dan juga bisa dikatakan sebagai Social integrative needs (kebutuhan sosial secara integratif) yang dapat dimanfaatkan dalam beafiliasi dalam teman, keluarga dan lainnya.
Hal ini didasari dengan adanya informasi mengenai Covid-19 yang menyajikan pemberitaan untuk penggunanya dalam menyerap informasi tersebut dan membagikan kepada yang lainnya untuk lebih awareness akan menjaga protokol kesehatan.
d. Motif hiburan (entertainment)
Dalam hal ini dapat dilihat dari adanya penyajian informasi yang dibagikan oleh Instagram Kompas.com tidak melulu terkait pemberitaan informasi yang menegangkan terkait kasus Covid-19, namun ada juga beberapa informasi lainnya sebagai penyegaran informasi yang tersedia seperti contohnya informasi tentang life style, tempat wisata yang bisa menjadi referensi penggunanya untuk melepaskan penat dari permasalahan kehidupan yang ada. Hal ini tertuang dalam teori McQuail tentang adanya motif hiburan dari penggunaan media sosial.
B. Motif dan tujuan dalam penggunaan media sosial Instagram Kompas.com dikalangan mahasiswa Universitas Sebelas Maret sebagai pemenuhan kebutuhan informasi covid19.
16
Selayaknya manusia hidup pasti memiliki kebutuhan yang harus di penuhi beberapa dari kebutuhan seseorang yang sangat beragam itu berkaitan dengan penggunaan media termasuk Kompas.com di Instagram. Kebutuhan yang dimaksud berbeda-beda setiap individunya, tergantung pada latar belakang masing-masing individu. Kebutuhan inilah yang mendasari munculkan motif-motif seseorang dalam mengakses Kompas.com. Akibat dari motif atau dorongan tersebut, akhirnya seorang individu mengakses Kompas.com melalui sosial media Instagran. Pengaksesan ini dilakukan demi mencapai tujuan awalnya, yaitu untuk memenuhi kebutuhan terkait penggunaan media. Kesimpulannya, motif dan tujuan penggunaan media adalah dua aspek yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya saling berkaitan satu dengan yang lainnya.
Untuk mengetahui motif seseorang dalam mengakses Kompas.com, sebelumnya harus dicari dahulu hal-hal atau kebutuhan yang mendasari motif tersebut kebutuhan-kebutuhan inilah yang kemudian menjadi tujuan seseorang mengakses Kompas.com dari sinilah diketahui tujuan sebenarnya atas kemunculan motif seseorang dalam mengakses Kompas.com, sehingga, motif dalam mengakses Kompas.com muncul untuk memenuhi tujuan penggunaan media sosial Instagram Kompas.com.
Daftar Pustaka
Littlejohn, S.W., & Karen, A.F. (2009). Teori komunikasi: Theories of human communication. Jakarta: Salemba Humanika.
Mcquail, D. (2011). Teori komunikasi massa mcquail. Jakarta: Salemba Humanika.
Mulyana, D. (2010). Ilmu komunikasi suatu pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Sugiyono.(2012). Memahami penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono.(2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.
West, R., & Lynn H.T. (2008). Teori komunikasi : Analisis dan aplikasi. Jakarta: Salemba Humanika.
17
Hanifah, S. N. (2019). Motif penggunaan media (studi deskriptif kualitatif tentang motif penggunaan akun instagram gosip Oleh follower di kalangan mahasiswa Universitas Sebelas Maret).
Denis McQuail, Teori Komunikasi Massa suatu pengantar, diterjemahkan oleh Agus Dharma dan Aminuddin Ram, (Jakarta: Penerbit Erlangga, 1987). Ardianto, Elvinaro dan Lukiati Komala Erdinaya. (2005). Komunikasi Massa:
Suatu Pengantar (cetakan kedua). Bandung: Simbiosa Rekatama Media. Atmoko, Bambang Dwi. (2012). Instagram Handbook. Jakarta : Media Kita
Effendy, Onong Uchjana. 2003. Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi (cetakan ketiga). Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Hendriansyah, H. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Rakhmat, Jalaluddin. (2009). Psikologi Komunikasi (cetakan keduapuluh tujuh). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.