• Tidak ada hasil yang ditemukan

Alat Ala Hitung Andri Pranolo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Alat Ala Hitung Andri Pranolo"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Alat Hitung

Alat Hitung

(2)

Sumber Acuan

Sumber Acuan

Lecure Notes

Lecure Notes

Komputer & Masyarakat by Erik Iman HU

http //lecture eingang org/

http://lecture.eingang.org/

(3)

Perhitungan : Era Primitif

(

d

h

k)

(Tradisi Shamanistik)

Awalnya, manusia menghitung sesuatu dengan jarinya

y ,

g

g

g

j

y

Dalam kehidupannya berkelompok (suku) ada yang 

bertanggung jawab dalam menentukan perhitungan‐

hit

t k f ti l/ it

l k

perhitungan untuk festival/ritual keagamaan; masa

panen;  berburu; dll. Æ Dukun (Shaman)

Shaman harus mampu “menghitung hari” dan

Shaman harus mampu  menghitung hari dan

memprediksi musim. 

Dari tradisi perdukunan, berkembang mekanisme 

penghitungan primitif– diantaranya perhitungan

menggunakan takik pada tongkat kayu atau 

tanda/coretan di dinding gua.

tanda/coretan di dinding gua.

(4)

Stonehenge: Kalender Primitif

(

)

(3100 SM)

• Diyakini merupakan bentuk kuno sebuah kalender yang y p y g

didesain untuk “menangkap” cahaya matahari saat titik balik musim panas.

(5)

Abacus : Kalkulator primitif (2600 SM)

Abacus : Kalkulator primitif (2600 SM) 

Sempoa (Abacus) lahir

p

(

)

dari kebutuhan

perhitungan pedagang

cina

cina.

Sempoa merupakan alat

pengingat status 

perhitungan, bukan mesin

hitung otomatis.

Penentuan nilai biji biji

Penentuan nilai biji‐biji

pada sempoa berdasarkan

posisi baris/kawatnya. 

Sumber: 

(6)

Perintis Perhitungan Modern

Perintis Perhitungan Modern

Gottfried Wilhelm Leibniz (1646 – 1716) Charles Babbage(1623 1662) Blaise Pascal (1623 – 1662) http://www.devonperspectives.co.uk/ http://listverse.com http://listverse.com (1646 – 1716)   (1623 – 1662)   (1623 – 1662)  

(7)

Lebih dari seribu tahun setelah Cina 

menemukan sempoa, tidak banyak kemajuan

untuk mengotomatisasi penghitungan dan 

g

p

g

g

matematika. 

Pembuktian rumus matematika dan teorema

Pembuktian rumus matematika dan teorema

harus dikerjakan dengan tangan melibatkan

tim Sehingga membutuhkan waktu

tim. Sehingga membutuhkan waktu

berminggu‐minggu atau berbulan‐bulan. Æ

Sebagian besar tabel integral logaritma dan

Sebagian besar tabel integral, logaritma, dan 

trigonometri berhasil dengan cara ini.

(8)

Kalkulator Mekanis Pertama

Kalkulator Mekanis Pertama

Tahun 1642, Blaise Pascal 

,

(Perancis) membuat alat

hitung mekanik Æ

Pascaline

Pascaline

Dapat melakukan proses

penambahan dan

p

pengurangan sampai 6 

angka

Pemanfaatan prinsip

Pemanfaatan prinsip

dasarnya sekarang: 

(9)

Mesin Pembeda

Charles Babbage (1822) membuat sebuah prototipe mesin “Difference sebuah prototipe mesin Difference  Engine” dan dengan bantuan

pemerintah Inggris akan diwujudkan

i h d

mesin yang sesungguhnya pada tahun 1823. 

• berukuran besar

• bekerja dengan tenaga uap • Full otomatisasi

• mencetak tabel astronomimencetak tabel astronomi

• dikendalikan dengan sebuah program  instruksi yang tetap. 

(10)

Mesin Analitis

Mesin Analitis

Charles Babbage juga membuat mesin analitis : merupakan penghitung desimal paralel yang dapat beroperasi pada

“kata” 50 desimal dan mampu menyimpan 1000 nomor desimal. 

• Memiliki sejumlah operasi semacam kontrol kondisional,  yang mengijinkan instruksi‐instruksi mesin dapat dijalankan dalam perintah yang khusus dan bukan dalam perintah

ik numerik. 

• Instruksi‐instruksi untuk mesin ini disimpan pada kartu‐

kartu berlubang (punched cards) seperti yang dikenal pada

k t i t

komputer generasi pertama.

• Sistem Kondisional Babbage memiliki aras pernyataan (input), titik kondisional, dan aras keluaran (output). 

(11)
(12)

ƒ Augusta Ada Lovelace, bertemu Babbage tahung , g 1833. 

ƒ Mendeskripsikan Mesin Analitis sebagai

/ j li “ l l lj b ti

menenun/menjalin “pola‐pola aljabar seperti perkakas tenun Jacquard menenun bunga dan daun pada kain”. 

ƒ Analisis yang dipublikasikannya merupakan rekaman terbaik dari sejarah pemrograman zaman dulu Ia melukiskan dasar dasar

zaman dulu. Ia melukiskan dasar‐dasar

pemrograman komputer termasuk analisis data, looping, dan pengalamatan memori ! ƒ Lady Ada dianggap sebagai programmer 

komputer pertama,sehingga namanya

diabadikan dalam salah satu bahasa komputer diabadikan dalam salah satu bahasa komputer ,  yaitu bahasa ADA. . 

(13)

Mesin Tabulasi Hollerith

Mesin Tabulasi Hollerith

• Kartu lubang merupakan langkah maju

k h k t i t ti

ke arah komputasi otomatis.

• Herman Hollerith dari Biro Statistik Amerika Serikat (Baltimore) telah Amerika Serikat (Baltimore) telah

menggunakannya dengan sukses (1890) terkenal dengan “Mesin Tabulasi Hollerith”, perangkat yang secara otomatis membaca

p g y g

informasi sensus dalam bentuk lubang-lubang di kartu.

H b t i tid k k id

• Hebatnya : ia tidak menemukan idenya dari sistem Babbage, tetapi timbul dari

memperhatikan kondektur kereta api yang melubangi karcisnya. e uba g a c s ya

(14)

ƒ Sebagai hasil dari ditemukannya sistem kartu lubang ini,  kesalahan membaca data menurun drastis, aliran kerja kesalahan membaca data menurun drastis, aliran kerja meningkat pesat.

ƒ Tumpukan kartu berlubang ini bisa digunakan menjadi

penyimpanan memori dengan kapasitas yang tak terbatas.  ƒ Permasalahan yang berbeda dapat disimpan pada kumpulan

sejenis sehingga saat akan digunakan bisa cepat ditemukan sejenis, sehingga saat akan digunakan bisa cepat ditemukan.  ƒ Hollerith mendirikan perusahaan Tabulating Machine 

Company untuk memasarkan mesinnya : bergabung

denganbebrapa perushaan membentuk International Business 

Machine (IBM). 

ƒ Mesin Hollerith memiliki keterbatasan : Hanya bisa untukMesin Hollerith memiliki keterbatasan :  Hanya bisa untuk membuat tabulasi ;  Kartu lubang tidak bisa digunakan untuk penghitungan yang lebih kompleks. 

(15)

Bilangan Biner

Bilangan Biner

ƒ Gottfried Wilhelm von Leibniz (1646‐1716) menemukan

(

)

bilangan biner : bilangan yang terdiri atas dua angka : 

“0” dan “1”. 

T h

1671 i

i hit

di b t

ƒ Tahun 1671 ia merancang mesin hitung yang disebut

“mesin pinion” : dapat bekerja secara mekanis untuk

empat perhitungan kalkulus trigonometri

p

p

g

g

ƒ Sayang : mesin ini tidak bisa bekerja akurat karena sulitnya

membuat roda‐roda gigi yang akurat pada masa itu. 

ƒ Pada awal abad 18 De Colmar membuat mesin yang

ƒ Pada awal abad 18 De Colmar membuat mesin yang 

disebut “aritmometro” yang diproduksi secara masal

(terjual 1500 buah).

(16)
(17)

ƒ Tahun 1938, Konrad Zuse (Jerman) membangun sejumlah mesin perhitungan, memperkenalkan penghitung yang bisa diprogram

t k t k li

untuk pertama kalinya.

Dirancang untuk menyelesaikan persamaan-persamaan rekayasa yang kompleks, dan disebut Z1.

ƒ Pengontrolan mesin ini menggunakan strip-strip perforasi dari

film bekas, dengan informasi data berbasis sistem biner. g

mesin pertama yang menggunakan sistem biner,

sementara pada saat itu kebanyakan mesin menggunakan sistem desimal. mesin menggunakan sistem desimal.

ƒ Tahun 1939 disusul dengan Z2 yang sudah menggunakan sistem elektromekanik berupa 2600 buah relay

elektromekanik berupa 2600 buah relay.

ƒ Menyusul mesin Z3, elektromekanis, dan sempat digunakan untuk membant penghit ngan di masa perang d nia II Mamp melak kan membantu penghitungan di masa perang dunia II. Mampu melakukan penghitungan dengan empat fungsi operasi ditambah perhitungan akar.

(18)

ABC

ABC

Tahun 1937 John Vincent Atanasoff

Tahun 1937 , John Vincent Atanasoff, 

professor dari IOWA STATE COLLEGE dibantu

asistennya Clifford Berry mengembangkan

asistennya Clifford Berry, mengembangkan

sebuah prototipe komputer elektronik dengan

nama ABC (Atanasoff Berry Computer)

(19)

Harvard Mark‐I

Tahun 1944. Howard Aiken (Harvard University) bekerjasama

dengan insinyur di IBM membuat komputer digital otomatis berkapasitas besar berbasis pada komponen elektromekanis IBM yang standar. 

M i Aik di b H d M k I

Mesin Aiken, disebut Harvard Mark‐I :

• Mampu menangani bilangan sejumlah 23 desimal.  • Dapat menampilkan empat operasi aritmatik : jumlah, 

kurang, bagi, kali memiliki program khusus yang built‐in atau subrutin untuk menangani fungsi logaritma dan

trigonometri trigonometri. 

• Dikendalikan dari pita kertas berlubang tanpa provisi untuk pembalikan (reversal) sehingga instruksi‐instruksi “transfer  k t l” tid k d t di k

kontrol” tidak dapat diprogramkan.

• Keluarannya berupa lubang‐lubang kartu dan mesin ketik elektrik. 

(20)

• Walaupun Mark‐I menggunakan roda‐roda penghitung

berputar dari IBM sebagai komponen kunci di samping relay‐ berputar dari IBM sebagai komponen kunci di samping relay relay elektromekanis, mesin ini tetap diklasifikasikan sebagai sebuah “komputer relay”. Karaktristik :

• Bekerja lambat : memerlukan 3‐5 detik untuk menghitung perkalian. (Tetapi lebih cepat dibanding mesin Z3). 

• Bisa bekerja otomatis penuh.

• Dapat menyelesaikan perhitungan‐perhitungan panjang

i i i

tanpa intervensi manusia. 

• Mampu melakukan perhitungan 4 fungsi aritmatik,  logaritmik eksponensial dan kalkulus trigonometri logaritmik, eksponensial, dan kalkulus trigonometri.

• Kapasitas 23 digit dan kecepatan proses penjumlahan 0.03  detik

(21)

Merupakan integrasi dari 78 buah mesin hitung, 

perlu kawat listrik sepanjang 800 km untuk

perlu kawat listrik sepanjang 800 km untuk

menyambung komponen‐komponennnya dan

3.000 buah relay. Bobot mesin keseluruhan

3.000 buah relay. Bobot mesin keseluruhan

(termasuk roda‐roda gigi di mesin

penghitungnya) : 5 ton ! Harganya ? $ 400.000 !

Mesin ini digunakan di Harvard hingga tahun

1959 walaupun saat itu telah ada beberapa mesin

yang lebih baik, karena digunakan untuk

Referensi

Dokumen terkait

Observasi dan Orientasi kelas merupakan tahapan pertama yang dilakukan oleh mahasiswa praktikan dalam melaksanakan kegiatan PPL2. Observasi dan Orientasi tersebut

Terjadi karena obstruksi total saluran napas sehingga udara tidak dapat masuk ke parenkim distal, akibatnya oksigen yang terjerat akan diabsorbsi

• Pelat mikro dengan kepadatan lebih tinggi (pelat mikro 384 atau 1536 sumur) biasanya digunakan untuk aplikasi skrining, ketika banyak jumlah sampel per hari yang diproses

3 Landasan Bimbingan Konseling Islam 4 Latar balakang Bimbingan Konseling Islam 5 Subjek dan objek Bimbingan Konseling Islam 6 Ruang Lingkup Bimbingan Konseling Islam. 7

Karena manfaat yang ada pada log tersebut, maka pada penelitian ini log akan dimanfaatkan dalam bidang pendidikan yaitu untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan

Based on the result and the a formentioned description, it can be concluded that: (1) the use of libraries is influenced by the existence of important features of

Wawancara Komunikasi Efektif dengan Pemilik Warung Makan. DOSEN

Pada tahap skema PF mampu mengubah kalimat verbal ke dalam kalimat matematika dengan membuat model matematika dari masalah program linear, mampu menggunakan