KONSEPSI JIHAD DALAM PERSPEKTIF YUSUF
AL-QARDHAWI DAN ABDULLAH AZZAM
OLEH: INDAH ZURYA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI
BANJARMASIN
i
KONSEPSI JIHAD DALAM PERSPEKTIF YUSUF
AL-QARDHAWI DAN ABDULLAH AZZAM
SKRIPSI
Diajukan kepada Fakultas Syariah untuk Memenuhi Sebagian Syarat
Guna Mencapai Gelar Sarjana dalam Ilmu Hukum
Oleh: Indah Zurya
1601121333
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI
FAKULTAS SYARIAH
HUKUM TATANEGARA (SIYASAH SYARIYYAH)
BANJARMASIN
ii
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Indah Zurya
Nim : 1601121333
Tempat/Tanggal Lahir : Beringin Makmur I, 25 November 1997 Program Studi : Perbandingan Mazhab
Fakultas : Syariah
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini benar-benar merupakan hasil karya sendiri, bukan merupakan pengambil alihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai tulisan atau pikiran saya sendiri. Jika dikemudian hari terbukti ini merupakan duplikat, tiruan, plagiat, atau dibuat oleh orang lain secara keseluruhan atau sebagian besar, maka skripsi dan gelar yang diperoleh karenanya batal demi hukum.
Banjarmasin, 08 Juni 2020
Yang membuat pernyataan,
iii
PERSETUJUAN
Skripsi yang berjudul
Ditulis oleh NIM Fakultas Program Program Studi Tahun Akademik
Tempat dan Tanggal Lahir Alamat : : : : : : : :
Konsepsi Jihad Dalam Perspektif Yusuf Al-Qardhawi dan Abdullah Azzam
Indah Zurya 1601121333 Syariah Strata satu (S-1) Perbandingan Mazhab 2019/2020
Beringin Makmur I, 25 November 1997
Jl. Kayu Merbau, Komplek Griya Zahra, Blok C12, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan
Setelah diteliti dan diadakan perbaikan seperlunya, kami dapat menyetujuinya untuk dipertahankan di depan Sidang Tim Penguji Skripsi Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin.
Pembimbing I
Dra. Hj. Yusna Zaidah, M.H NIP. 196708121993032006 Banjarmasin, 14 Syawal 1441 H 06 Juni 2020 Pembimbing II Sa’adah, S.Ag, M.H NIP. 197005291995032002 Mengetahui:
Ketua Prodi Perbandingan Mazhab Fakultas Syariah
UIN Antasari Banjarmasin Imam Alfiannor, M.HI NIP. 197501082005011007
iv
PENGESAHAN
Skripsi yang berjudul “Konsepsi Jihad Dalam Perspektif Yusuf Al-Qardhawi dan Abdullah Azzam.” Ditulis oleh Indah Zurya (1601121333), telah diujikan dalam Sidang Tim Penguji Skripsi Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin pada:
Hari : Selasa Tanggal : 16 Juni 2020
Dinyatakan LULUS dengan Predikat: “A” Dengan Nilai : 83
Dekan Syariah
UIN Antasari Banjarmasin
Dr. H. Jalaluddin, M.Hum. NIP. 19661126 199102 1 002
Tim Penguji
Nama Tanda Tangan
1. Dra. Hj. Yusna Zaidah, M.H. (Ketua)
1
2. H. Fuad Luthfi, S.Ag., M.H. (Anggota)
2
3. Sa‟adah, S.Ag., M.H. (Anggota)
3 4. Imam Alfiannoor, S.Ag. M.HI
(Anggota)
v ABSTRAK
Indah Zurya. 2020. Konsepsi Jihad Dalam Perspektif Yusuf Al-Qardhawi dan
Abdullah Azzam. Skripsi, Program Studi Perbandingan Mazhab Fakultas
Syariah. Pembimbing (I) Dra. Hj. Yusna Zaidah, M.H. (II) Sa‟dah, S.Ag., M.H.
Kata Kunci: Konsepsi Jihad, Yusuf Al-Qardhawi, Abdullah Azzam
Penelitian ini dilatarbelakangi dari berawal dari problematika di masyarakat mengenai konsepsi jihad dalam perspektif Yusuf Al-Qardhawi dan Abdullah Azzam.
Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk mengetahui konsepsi jihad dalam perspektif Yusuf Al-Qardhawi dan Abdullah Azzam, serta mengetahui alasan dan dasar Yusuf Al-Qardhawi dan Abdullah Azzam berbeda dalam memberikan makna jihad yang sebenarnya.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif (library reseacrh), bahan hukum penelitian yang digunakan adalah buku-buku yang ada di perpustakaan kemudian disajikan secara deskriptif, yaitu dengan mengurai, menjelaskan, dan menggambarkan sesuai dengan permasalahan yang erat dengan penelitian ini. Peneliti dalam mengumpulkan bahan hukum melakukan penjajakan pendahuluan di perpustakaan. Setelah bahan hukum terkumpul kemudian diolah melalui proses editing dan deskripsi. Kemudian bahan hukum tersebut dianalisis menggunakan deskriptif analitis dengan mengacu pada landasan teori.
Hasil yang dapat diambil dari penelitian ini adalah ditemukan pemikiran bahwa Yusuf Al-Qardhawi mendefinisikan jihad lebih luas dari makna perang, mencakup segala sendi kehidupan. Al-Qardhawi juga membagi jenis jihad menjadi dua kategori yaitu jihad perang dan jihad non perang. Kemudian ia juga membagi hukum jihad perang menjadi dua hal, hukum yang pertama fardhu „ain dengan syarat sebagai upaya perlawanan dari penindasan dan hukum yang ke dua
fardhu kifayah dengan syarat sebagai tindakan kewaspadaan. Adapun Abdullah
Azzam mendefinisikan jihad mutlak bermakna memerangi orang-orang kafir. Dia menyatakan membagi jihad hanya sebatas perang dan tidak ada pembagian kategori jihad di luar perang. Abdullah Azzam membagi dua hukum jihad, pertama fardhu kifayah sebagai hukum jihad di masa-masa awal kemunculan Islam, dan hukum yang ke dua hukum jihad adalah fardhu „ain. juga merupakan hukum yang relevan saat ini hanyalah fardhu „ain. Adapun persamaan dari ke duanya adalah sepakat dengan makna jihad perang, bentuk-bentuk jihad perang dan adanya pembagian hukum jihad. Sedangkan perbedaan antara ke duanya adalah berselisih pendapat makna jihad yang lebih luas dari perang, dan pembagian jihad ke dalam kategori jihad non perang serta hukum jihad yang lebih relevan saat ini.
vi
MOTTO
َ س
َ فا
َ رَ ت
َ دَ
َ عَ و
َ ض
َ عَا
َ م
َ نَ
َ ت
َ فَ
راَ
قَ ه
َ وَ،
اَ ن
َ ص
َ ب
ََ فَ إ
َ نَ
َ لَ ذ
َ يَ ذ
ََ لا
َ عَ ي
َ ش
َ
َ ف
َ َّلاَ
َ ص
َ ب
َ،
َ إ
َ ّنَ
َ رَ أَ ي
َ ت
ََ و
َ ق
َ و
َ ف
ََ لا
َ م
َ ءا
ََ ي
َ ف
َ س
َ دَ ه
َ إَ،
َ نَ
َ س
َ حا
ََ
ط
َ با
ََ وَ إ
َ نَ
َ لَ
َ ي
َ رَ
َ لَ
َ يَ ط
َ ب
“Merantaulah, engkau akan menemukan pengganti
orang-orang yang ditinggalkan. Berpeluhlah engkau
dalam usaha dan upaya, karena lezatnya kehidupan
baru terasa setelah engkau melalui payah dan peluh
dalam berusaha. Sungguh aku telah melihat air
yang tergenang, yang justru membuatnya menjadi
keruh. Jika saja air tersebut mengalir, tentu ia akan
menjadi jernih dan menyegarkan, namun hal
tersebut tidak akan terjadi jika ia tidak mengalir.”
(Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i
al-Muthalibi al-Qurasyi)
vii
KATA PERSEMBAHAN
ِِمي ِح َّرلٱِن َٰ م ۡح َّرلٱِهَّللٱِم ۡسِب
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” Sujud syukurku kusembahkan kepada Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang yang selalu memberikan nikmat yang tidak terkira kepada setiap hamba-hambanya. Shalawat serta salam selalu kucurahkan kepada Baginda
Nabi Muhammad saw.
Dengan segala kerendahan hati dan segenap rasa hormat, ku persembahkan karya sederhana ini untuk orang istimewa yang telah banyak
menginspirasiku:
Kedua Orangtuaku Tercinta dan Kekasih Halal
“Ibu dan Bapak tercinta Saidil Arfi dan Elly Aprianingsih, terima kasih atas do‟a mu yang selalu mengiringi langkahku. Tak pernah henti memberikan semangat, nasehat serta pengorbanan yang tak terhingga. Karya sederhana ini sebagai salah satu wujud baktiku padamu agar bisa membahagiakanmu. Dan juga kepada calon suami, yang dinanti kehadirannya, yang juga ikut berpartisipasi dalam pembuatan tugas akhir ini, tidak hanya itu, mulai dari awal kuliah hingga sampai saat ini selalu menyemangati, membantu, dan mendoakan Mudahan kelak menjadi suami yang inshaaAllah membimbing keta‟atan untuk menggapai ridho-Nya.”
Guru-guru dan Dosen Pembimbingku
“Terima kasih yang tiada tara yang telah mengajarkanku banyak hal dengan penuh kesabaran. Begitu banyak ilmu yang sangat berharga dan berguna untukku kelak. Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa yang tak kenal lelah berbagi ilmu untuk anak didikmu.”
viii
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-INDONESIA
Fonem konsonan Bahasa Arab yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf, dalam transliterasi ini sebagian dilambangkan dengan huruf dan sebagian dilambangkan dengan tanda, atau sebagian lagi dengan huruf dan tanda sekaligus
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama RI dan Menteri pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 158/1987 dan 0543 b/U/1987, tanggal 22 Januari 1988, sebagai berikut:
A. Konsonan Tunggal
Huruf Arab Nama Huruf Latin Keterangan
ا Alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan
ة Ba‟ B Be
ث Ta‟ T Te
ث Sa‟ Ś es (dengan titik di atas)
ج Jim J Je
ح Ḥa ḥ ha (dengan titik di bawah)
خ Kha Kh Ka dan ha
د Dal D De
ذ Ża Ż zet (dengan titik di atas)
ر Ra R Er
ز Zai Z Zet
ش Sin S Es
ش Syin Sy es dan ye
ix
ض Ḍad ḍ de (dengan titik di bawah)
ط Ṭa Ṭ te (dengan titik di bawah)
ظ Ẓa ẓ zet (dengan titik di bawah)
ع „Ain „ Koma terbalik di atas
غ Gain G Ge ف Fa F Ef ق Qaf Q Qi ك Kaf K Ka ل Lam L „el و Mim M „em ٌ Nun N „en و Waw W We ِ Ha‟ H Ha ء Hamzah „ Apostrof ى Ya‟ Y Ye
B. Konsonan rangkap karena syaddah ditulis rangkap
ٍيدقعتي Ditulis Muta‟aqqidin
ةدع Ditulis „iddah
C. Ta’ marbutah
x
تبه Ditulis Hibbah
تيسج Ditulis Jizyah
(ketentuan ini tidak diperlukan bagi kata-kata Arab yang sudah terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti shalat, zakat dan sebagainya, kecuali apabila dikehendaki lafal aslinya).
Bila diikuti dengan kata sandang “al” serta bacaan kedua itu terpisah, maka ditulis dengan h.
ءبينولأا تيرك Ditulis Karāmah al auliyā‟
1. Apabila ta‟ marbutah hidup atau dengan harakat, fathah, kasrah dan dhammah ditulis t. رطفنا ةبكز Ditulis Zakātul-fiṭri D. Vokal pendek ِ Kasrah Ditulis I ِ fatḥah Ditulis A ِ ḍammah Ditulis U E. Vokal panjang 1 Fathah + alif تيههبج Ditulis Ā Jāhiliyyah
2 Fathah + ya‟ mati يعسي Ditulis
Ā
yas‟ā
3 Kasrah + ya‟ mati
ىيرك Ditulis
Ī
Karīm
4 Dhammah + wawu mati
ضورف Ditulis
Ū
xi F. Vokal rangkap
1 Fathah + ya‟ mati
ىكُيب Ditulis
Ai Bainakum
2 Fathah + wawu mati
لوق Ditulis
Au Qaulun
G. Vokal pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan apostrof
ىتَأأ Ditulis A‟antum
ثدعأ Ditulis U‟iddat
ىتركش ٍئن Ditulis La‟in syakartum
H. Kata sandang alif + lam
1. Apabila diikuti huruf qamariyyah ditulis dengan menggunakan huruf “al”
ٌأرقنا Ditulis al-qur‟ān
شبيقنا Ditulis al-qiyās
2. Apabila diikuti huruf syamsiyyah ditulis dengan menggunakan huruf syamsiyyah yang mengikutinya, dengan menghilangkan huruf “al” nya.
ءبًسنا Ditulis as-samā
صًشنا Ditulis asy-syams
I. Penulisan kata-kata dalam rangkaian kalimat
ضورفنا ًوذ Ditulis żawī al-furūd
xii KATA PENGANTAR
الله الرحمن الرحيم م س ب
َ يْ م لا عل اَ ّب رَللهَ د م لْ ا
َ ه ل اَ ىل ع وَ,ٍد م مُ نَ لا و م وَ نَ د ّي سَ يْ ل سَ ر م لا وَ ءا ي ب نَ لا اَ ف ر ش اَ ىل عَ م لا سلا وَ ة لا صلا و
َ د ع بَا م اَ.َ يْ ع جْ اَ ه ب ح ص و
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya penyusun dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Konsepsi Jihad dalam Perspektif Yusuf Al-Qardhawi dan Abdullah Azzam”. Shalawat serta salam selalu dihaturkan keharibaan junjungan Nabi Besar Muhammad SAW beserta para sahabat, kerabat, serta pengikutnya hingga akhir zaman. Pada kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih yang mendalam atas segala bantuan yang diberikan kepada penyusun selama pembuatan skripsi ini. Ucapan terima kasih penyusun tujukan kepada yang terhormat:
1. Bapak Dr. H. Jalaluddin, M. Hum, selaku Dekan Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin.
2. Bapak Imam Alfiannoor, S.Ag., M.HI, selaku ketua jurusan Perbandingan Mazhab Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin yang memberikan bimbingan dan pengetahuan selama peneliti berstudi di Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin.
3. Ibu Dra. Hj. Yusna Zaidah, M.H, selaku pembimbing I dan Ibu Sa‟adah, S.Ag., M.H, selaku pembimbing II yang memberikan bimbingan dan pengetahuan selama peneliti berstudi dan telah banyak memberikan bimbingan, kritik dan saran kepada peneliti dalam penelitian skripsi ini.
xiii
4. Seluruh Dosen yang telah berjasa dalam memberikan pengetahuan, mendidik, dan membimbing peneliti, baik dalam perkuliahan maupun sampai penyusunan skripsi ini.
5. Kepala Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin dan Kepala Perpustakaan Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin beserta seluruh staf karyawan dan karyawati yang telah melayani peneliti dalam peminjaman sejumlah literatur untuk menyusun skripsi ini.
6. Kepala bagian tata usaha Fakultas Syariah beserta stafnya yang telah memberikan pelayanan dalam membantu mengurus keperluan perkuliahan hingga kelengkapan penyusunan skripsi.
7. Semua pihak yang namanya tidak dapat disebutkan oleh peneliti satu-persatu, yang telah banyak memberikan dukungan dan bantuan dalam penyelesaian skripsi ini.
Semoga amal baik yang telah diberikan diterima oleh Allah SWT dan mendapat limpahan rahmat dari Nya. Aamiin Yaa Robbal „Alamin.
Banjarmasin, 14 Januari 2020 Penyusun,
xiv DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN... ii
PERSETUJUAN ... iii
PENGESAHAN ... iv
ABSTRAK ... v
MOTTO... vi
KATA PERSEMBAHAN ... vii
PEDOMAN TRANSLITERASI ... viii
KATA PENGANTAR ... xii
DAFTAR ISI ... xiv
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah... 7 C. Tujuan Penelitian ... 8 D. Signifikansi Penelitian ... 8 E. Definisi Operasional ... 8 F. Kajian Pustaka ... 10 G. Sistematika Penulisan ... 11
BAB II LANDASAN TEORI A. Konsepsi Fiqih Perbandingan ... 17
B. Jihad ... 19
1. Pengertian Jihad ... 19
2. Keutamaan berjihad ... 22
3. Jihad Dalam Posisi Islam ... 27
C. Maqashid Syariah ... 37
1. Pengertian Maqashid Syariah ... 37
2. Pengertian Adh-Dharuriyat Al-Khamsah ... 41
BAB III TEMUAN DAN ANALISIS A. Pengertian Jihad Menurut Yusuf Al-Qardhawi ... 48
1. Macam-Macam Jihad Menurut Yusuf Al-Qardhawi ... 52
2. Hukum Jihad Menurut Yusuf Al-Qardhawi ... 60
3. Pengertian Jihad Menurut Abdullah Azzam ... 72
4. Macam-Macam Jihad Menurut Abdullah Azzam ... 75
5. Hukum Jihad Menurut Abdullah Azzam ... 77
B. Analisis Perbandingan Konsepsi Jihad Menurut Yusuf Al-Qardhawi dan Abdullah Azzam ... 79
xv BAB V PENUTUP A. Simpulan ...111 B. Saran ...112 DAFTAR PUSTAKA ...113 LAMPIRAN-LAMPIRAN