• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH IKLIM MIKRO TERHADAP KADAR AIR SERASAH DI HUTAN TRI DHARMA KAMPUS UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH IKLIM MIKRO TERHADAP KADAR AIR SERASAH DI HUTAN TRI DHARMA KAMPUS UNIVERSITAS SUMATERA UTARA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH IKLIM MIKRO TERHADAP KADAR

AIR SERASAH DI HUTAN TRI DHARMA KAMPUS

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

SKRIPSI

Oleh :

RICHIE MIKYANO SIREGAR

031202022 / BUDIDAYA HUTAN

DEPARTEMEN KEHUTANAN

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2010

(2)

PENGARUH IKLIM MIKRO TERHADAP KADAR

AIR SERASAH DI HUTAN TRI DHARMA KAMPUS

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

SKRIPSI

Oleh :

RICHIE MIKYANO SIREGAR

031202022 / BUDIDAYA HUTAN

Skripsi sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana di Fakultas Pertanian

Universitas Utara Medan

DEPARTEMEN KEHUTANAN

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2010

(3)

Judul Skripsi : Pengaruh Iklim Mikro Terhadap Kadar Air Serasah di Hutan Tri Dharma Kampus Universitas Sumatera Utara Nama : Richie Mikyano Siregar

NIM : 031202022 Departemen : Kehutanan Program Studi : Budidaya Hutan

Disetujui Oleh Komisi Pembimbing

Bejo Slamet, S.Hut, M.Si

Mengetahui,

Dr. Ir.Delvian, MP

Sekretaris Departemen Kehutanan

(4)

ABSTRACT

RICHIE MIKYANO SIREGAR. The Micro Climate effect toward water

content of litters in Tri Dharma forest, University of North Sumatera. Under Academic Supervision of BEJO SLAMET, S. Hut, M. Si.

The objective of this research paper is to know difference the micro climate (air temperature, humidity, and wind velocity) that takes place at the location with vegetation and location without vegetation, also to make correlation model between element of the micro climate and water content of litters.

The result of this research shows that it have a big difference between location with vegetation and location without vegetation specially in morning, noon, and evening. Also the result get the correlation model between element of the micro climate and water content of litters.

The average temperature at the vegetative location is lower, 27,85oC than location without vegetation, average temperature is 29,64oC. Average humidity at location with vegetation is higher, 99,43 % than location without vegetation, average humidity is 71,64 %. Average wind velocity at location with vegetation is lower, 5,43 m/s than location without vegetation, average wind velocity is 6,57 m/s.

For average air temperature fluctuation, the place with vegetation is lower, 23,64oC to 27,85oC than place without vegetation, 23,71oC to 29,64oC.average humidity fluctuation at the place with vegetation is higher, 99,43 % to 78,14 % than place without vegetation, 99,43 % to 71,64 %. Average wind velocity fluctuation at the place with vegetation is lower, 0 m/s to 5,43 m/s than place without vegetation, 0 m/s – 6,57 m/s.

For correlation model between element of micro climate with water content of litters is Y = 186,518 – 5,182 X1 + 0,161 X2 – 0,516 X3.

Keywords: micro climate, air temperature, humidity, wind velocity, and correlation model.

(5)

ABSTRAK

RICHIE MIKYANO SIREGAR. Pengaruh Iklim Mikro terhadap Kadar Air

Serasah di Hutan Tri Dharma, Kampus Universitas Sumatera Utara. Di bawah bimbingan BEJO SLAMET, S. Hut, M. Si.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan iklim mikro (suhu, kelembaban udara, dan kecepatan angin) yang terjadi pada areal terbuka dan bervegetasi, membuat model hubungan antara unsur iklim mikro (suhu, kelembaban udara, dan kecepatan angin) dengan kadar air serasah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan iklim mikro yang besar antara areal bervegetasi dan areal terbuka terutama pada pagi, siang dan sore hari. Hasil penelitian juga mendapatkan model hubungan antara unsur iklim mikro dengan kadar air serasah.

Suhu udara rata-rata pada lokasi yang bervegetasi lebih rendah yaitu 27,85oC daripada lokasi tanpa vegetasi, suhu udara mencapai 29,64oC. Sementara kelembaban udara rata-rata pada lokasi yang bervegetasi lebih tinggi yaitu 99,43 % daripada lokasi tanpa vegetasi, kelembaban udara rata-rata mencapai 71,64 %. Kecepatan angin rata-rata pada lokasi yang bervegetasi lebih rendah yaitu 5,43 m/s daripada lokasi tanpa vegetasi, kecepatan angin rata-rata mencapai 6,57 m/s.

Untuk fluktuasi suhu rata-rata pada lokasi bervegetasi lebih rendah yaitu 23,64oC – 27,85oC, dibandingkan fluktuasi suhu rata-rata pada lokasi tanpa vegetasi yaitu 23,71oC – 29,64oC. Fluktuasi kelembaban udara rata-rata pada lokasi bervegetasi lebih tinggi yaitu 99,43 % - 78,14 %, dibandingkan fluktuasi kelembaban rata-rata pada lokasi tanpa vegetasi yaitu 99,43 % - 71,64 %. Fluktuasi kecepatan angin rata-rata pada lokasi bervegetasi lebih rendah yaitu 0 m/s – 5,43 m/s, dibandingkan fluktuasi kecepatan angin rata-rata pada lokasi tidak bervegetasi yaitu 0 m/s – 6,57 m/s.

Untuk model hubungan antara unsur iklim mikro dengan kadar air serasah adalah Y = 186,518 – 5,182 X1 + 0,161 X2 – 0,516 X3.

Kata kunci: iklim mikro, suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin, dan model hubungan

(6)

RIWAYAT HIDUP

Richie Mikyano Siregar dilahirkan di Sibolga pada tanggal 01 November

1985 dari Ayah Alm. Richard Sahat Siregar dan Ibu Merya Sihite. Penulis

merupakan anak keempat dari empat bersaudara.

Pada tahun 1997, penulis menyelesaikan pendidikan dasar di SD RK No.

IV Sibolga. Pada tahun 2000, penulis menyelesaikan pendidikan menengah

pertama di SMP Swasta Fatima Sibolga. Pada tahun 2003, penulis menyelesaikan

pendidikan menengah atas di SMA Swasta Katolik Sibolga dan pada tahun yang

sama penulis diterima di Universitas Sumatera Utara, Fakultas Pertanian,

Departemen Kehutanan, Program Studi Budidaya Hutan melalui jalur Seleksi

Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB).

Selama mengikuti perkuliahan, penulis menjadi asisten Dasar

Perlindungan Hutan Sub Kebakaran Hutan dan Rancangan Percobaan pada tahun

2006 dan 2007. Penulis aktif dalam organisasi mahasiswa baik internal maupun

eksternal USU yaitu terdaftar sebagai anggota dari Himpunan Mahasiswa Sylva

(HIMAS), Komunitas Pembibitan (KOMBIT). Penulis juga terdaftar sebagai

anggota dari Unit Kegiatan Mahasiswa Kebaktian Mahasiswa Kristen Universitas

Sumatera Utara Unit Pelayanan Fakultas Pertanian (UKM KMK USU UP FP),

Penulis melaksanakan kegiatan Praktek Pengelolaan dan Pembinaan Hutan

(P3H) pada tahun 2005 di Hutan Mangrove bandar Khalipah, Kabupaten Serdang

Bedagai dan Hutan Pegunungan Tahura Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pada

tahun 2007, penulis juga melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Perum

(7)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dimana

atas kasih karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini tepat pada

waktunya.

Terimakasih penulis ucapkan kepada Bapak Bejo Slamet, S.Hut, M.Si

selaku komisi pembimbing, atas semua masukan serta bantuan dan motivasi

dalam penyelesaian skripsi ini.

Penulis tak lupa mengucapkan terimakasih kepada orangtua, serta semua

pihak yang telah membantu penulis dalam penyelesaian penelitian ini.

Skripsi ini berjudul Pengaruh Iklim Mikro terhadap Kadar Air

Serasah di Hutan Tri Dharma Kampus Universitas Sumatera Utara. Kiranya

skripsi ini bermanfaat dan dapat menjadi bahan masukan bagi pihak-pihak yang

membutuhkan.

Medan, Maret 2010

(8)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRACT ... ii

ABSTRAK ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... ix PENDAHULUAN ... 1 Latar Belakang ... 1 Tujuan Penelitian ... 3 Hipotesis Penelitian ... 3 Manfaat Penelitian ... 3 TINJAUAN PUSTAKA ... 4 Kebakaran Hutan ... 4

Serasah sebagai Bahan Bakar... 9

Iklim Mikro ... 11

Dampak Perubahan Iklim Mikro terhadap Serasah ... 15

Pengaruh Iklim Mikro terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan ... 17

METODE PENELITIAN ... 19

Waktu dan Lokasi Penelitian ... 19

Letak dan Luas ... 19

Bahan dan Alat ... 20

Prosedur Penelitian ... 21

Analisis Data ... 23

HASIL DAN PEMBAHASAN ... 24

Iklim Mikro ... 24

Pengaruh Iklim Mikro terhadap Kadar Air Serasah ... 29

KESIMPULAN DAN SARAN ... 32

Kesimpulan ... 32

Saran ... 32

DAFTAR PUSTAKA ... 33

(9)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

1. Prinsip Segitiga Api ... 6

2. Tempat Penelitian dengan Menggunakan Google Earth ... 22

3. Lokasi Penelitian ... 23

4. Fluktuasi Suhu antara Hutan dan Tempat Terbuka ... 24

5. Fluktuasi Kelembaban Udara antara Hutan dan Tempat Terbuka ... 26

(10)

DAFTAR TABEL

Halaman

1. Fluktuasi Suhu Harian dari ke-4 Lokasi Penelitian ... 25

2. Fluktuasi Kelembaban Udara dari ke-4 Lokasi Penelitian ... 27

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

1. Data Fluktuasi Suhu ... 35

2. Data Fluktuasi Kelembaban Udara ... 35

3. Data Fluktuasi Kecepatan Angin ... 36

4. Gambar Fluktuasi Suhu ... 37

5. Gambar Fluktuasi Kelembaban Udara ... 38

6. Gambar Fluktuasi Kecepatan Angin ... 39

7. Data Model Persamaan Kadar Air Serasah dengan Suhu, Kelembaban Udara, dan Kecepatan Angin ... 40

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisis perhitungan diatas menunjukkan bahwa kinerja keuangan yang ditinjau dari perhitungan rasio likuiditas tidak baik dikarenakan tidak mencapai

Dari tahun 2005 hingga tahun 2007 terjadi peningkatan di indeks harga saham Indonesia, namun pada tahun 2008 dan tahun 2011 pada saat terjadinya krisis global

Fenomena body shame seringkali dianggap wajar. Banyak orang yang menganggap mengomentari tubuh dan penampilan fisik seseorang adalah suatu hal yang wajar dan dan

Besar kecilnya persoalan yang dihadapi tergantung dari pandangan dan cara mereka menyelesaikan persoalan tersebut, tidak sedikit dari pasangan suami istri merasa bahwa

[r]

Pendidikan jarak jauh (PJJ) dalam Undang-undang Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003 diatur pada pasal 31 sebagai berikut. 1) Pendidikan jarak jauh

Sastra menampilkan gambaran kehidupan yang mencakup hubungan antara masyarakat, antara masyarakat dengan seseorang, dan antarmanusia; peristiwa-peristiwa yang terjadi