• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perdagangan BAB VII PERDAGANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perdagangan BAB VII PERDAGANGAN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

BAB VII

PERDAGANGAN

Bab ini akan menyajikan data mengenai sector perdagangan di

Kabupaten Bombana selama tahun 2010. Data yang disajikan mengenai

volume, nilai perdagangan, hingga banyaknya fasilitas yang mendukung

sektor tersebut. Komoditi-komoditi potensial yang diperdagangkan antar

pulau di Kabupaten Bombana antara lain adalah hasil pertanian tanaman

pangan, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Total volume

komoditi yang diperdagangkan untuk tahun 2010 adalah sebesar 4.881,75 ton

dan 1.740 m

3

dengan nilainya sebesar Rp 202.383.525.000,-.

Tabel 7.1.2. menyajikan tentang jenis komoditi pertanian tanaman

pangan yang diperdagangkan antar pulau pada Tahun 2010. Dari Tabel

tersebut terlihat bahwa komoditi tertinggi yang diperdagangkan adalah

kacang kedelai dengan volume sebesar 73,6 ton dan nilai sebesar Rp.

736.000.000,-, menyusul komoditi kacang tanah dan jagung dengan nilai

masing-masing Rp. 678.125.000,- dan Rp 410.400.000,-. Sedangkan yang

terakhir adalah komoditi beras ketan sebesar 6 ton dengan nilai Rp.

75.200.000,-. Sedangkan untuk volume dan nilai komoditi tanaman

perkebunan, mete gelondongan memiliki peran yang cukup besar di

perdagangan. Besarnya volume mencapai 2.600 ton dengan nilai Rp 20

800.000.000,-.

Gambaran mengenai volume dan nilai perdagangan antar pulau hasil

perikanan pada Tahun 2010 disajikan pada Tabel 7.1.5. Dari Tabel tersebut

terlihat bahwa total volume komoditi hasil perikanan mencapai 200 ton

dengan nilai sebesar Rp. 3.101.000.000,-. Dari total komoditi hasil perikanan

tersebut, terlihat bahwa komoditi ikan cakalang segar merupakan komoditas

dengan nilai terbesar yaitu mencapai 20 ton dengan nilai Rp. 400.000.000,-.

Selanjutnya Tabel 7.1.6 menyajikan volume dan nilai perdagangan

antar pulau hasil kehutanan. Dari Tabel tersebut terlihat bahwa pada Tahun

2010 terdapat beberapa komoditi yang diperdagangkan diantaranya komoditi

jati olahan dan kayu rimba gergajian dengan volume masing-masing sebesar

700 dan 1.000 m

3

, sedangkan nilainya masing-masing sebesar Rp.

1.890.000.000,- Rp. dan Rp. 1.500.000.000,-. Selain itu, ada juga komoditi

rotan dan madu alam dengan volume masing-masing 40 ton dan 60 liter,

dengan nilai masing-masing Rp 400.000.000,- dan Rp 15.000.000,-

(2)

CHAPTER VII

TRADE

This chapter will present data on trade sector in Bombana during

2010. It presented on volume, trading value, until the number of facilities

that support the sector. Potential commodities traded inter-island in

Bombana included agricultural crops, plantations, livestock, fisheries, and

forestry. Total volume of traded for 2010 amounted to

4.881,75

tons and

1,740 m

3

with value of Rp

202.383.525.000

,-.

Table 7.1.2 reported type of food crops agricultural commodities

traded inter-island in 2010. It shows that highest commodities traded is

soybeans with volume of 73.6 tons and have value of Rp 736 million,

following peanuts and corn with Rp 678,125 million and Rp 410,400

million, respectively. Whereas the lower commodities traded is glutinous

rice amounted to six tons with value of Rp 25.2 million. While the volume

and value of plantation commodities and cashew logs have significant role

in trade. It have total volume reached 2,600 tons with the value of Rp 20,8

billion.

Description of the volume and value of inter-island trade of fishery

products in 2010 are presented in Table 7.1.5. It shows that the total

volume of commodity fisheries reach 200 tons with value of Rp 3.101

billion. Of the total fisheries commodities, it seems that fresh tuna is the

largest commodity value reached 20 tons with value of Rp 400 million.

Subsequently, Table 7.1.6 presents the volume and value of

inter-island trade in forestry products. It shows that in 2010 there are several

commodities that are traded like as processed teak and sawn forests timber

each with volume of 700 and 1000 m

3

, and the value of Rp 1.89 billion and

Rp 1.5 billion, respectively. Moreover, there is also rattan and natural

honey commodity with volume of 40 tons and 60 liters and value of Rp 400

million and Rp 15 million, respectively.

(3)

Pembangunan sarana perekonomian di Kabupaten Bombana terus

dikembangkan untuk menunjang roda perekonomian. Bab ini menyajikan

informasi tentang sarana perekonomian di Kabupaten Bombana. Pada Tabel

7.1.7 terlihat bahwa jumlah pasar umum di Kabupaten Bombana sebanyak

25 unit dan pasar ikan sebanyak 1 unit yang tersebar diseluruh kecamatan

yang ada.

Jumlah Kelompok pertokoan di Kabupaten Bombana sebanyak 4

kelompok dan tersebar di empat Kecamatan yaitu Rumbia, Lantari Jaya,

Poleang Timur, dan Poleang, sedangkan jumlah kios/warung sebanyak 3.064

unit yang tersebar di semua kecamatan (Tabel 7.1.8).

(4)

Description of the volume and value of inter-island trade of fishery

products in 2010 are presented in Table 7.1.5. It shows that the total

volume of commodity fisheries reach 200 tons with value of Rp 3.103

billion. Of the total fisheries commodities, it seems that fresh tuna is the

largest commodity value reached 20 tons with value of Rp 400 million.

Subsequently, Table 7.1.6 presents the volume and value of

inter-island trade in forestry products. It shows that in 2010 there are several

commodities that are traded like as processed teak and sawn forests timber

each with volume of 700 and 1000 m

3

, and the value of Rp 1.89 billion and

Rp 1.5 billion, respectively. Moreover, there is also rattan and natural

honey commodity with volume of 40 tons and 60 liters and value of Rp 400

million and Rp 15 million, respectively.

(5)

Grafik / Graph 7.1.

Volume Perdagangan Antar Pulau

Tahun 2010

Inter-island Trade Volume in 2010

(6)

Grafik / Graph 7.2.

Jumlah Sarana Ekonomi Dirinci Menurut Jenisnya

Amount of Economic Facilities Specified by Kind

(7)

7.1 Perdagangan / Trading

Tabel / Table 7.1.1.

Volume (Ton) dan Nilai Perdagangan Antar Pulau (Rp. 000,-) Hasil Bumi dan Tambang Tahun 2010

Volume (Ton) and Value of Inter-island Trading (Rp. 000,) Of Agricultural and Mine Product, 2010

Hasil Bumi, Laut dan Tambang Agricultural, Marine, and Mine Volume Volume Nilai***) Value (1) (2) (3)

1 Pertanian Tanaman Pangan 434,05

2 147 525 2 Perkebunan 3 680 23 920 000 3 Peternakan - - 4 Perikanan 203 3 101 000 5 Kehutanan 1 740*) 3 805 000 6 Hasil Tambang 564,70**) 169 410 000

Sumber / Source : Dinas Perindagkop & Penanaman Modal Kab. Bombana Ket : *) Dalam m3

**) Dalam Kg

(8)

Tabel / Table 7.1.2.

Volume (Ton) dan Nilai Perdagangan Antar Pulau (Rp. 000,-) Hasil Pertanian Tanaman Pangan Tahun 2010

Volume (Ton) and Value of Interisland Trading (Rp. 000,) Of Food Crops, 2010 Jenis Komoditi Commodity Type Volume Volume (Ton) Nilai***) Value (Rp 000,-) (1) (2) (3) 1 Kacang Kedele 73,60 736 000 2 Kacang Hijau 21,60 172 800 3 Kacang Tanah 54,25 678 125 4 Jagung 273,60 410 400 5 Bawang Merah 5 75 000 6 Jeruk - - 7 Beras Ketan 6 75 200 8 Merica - - 9 Lainnya - - Jumlah / Total 434,05 2 147 525

Sumber / Source : Dinas Perindagkop & Penanaman Modal Kab. Bombana Ket : ***) Data Estimasi / Estimation Data

(9)

Tabel / Table 7.1.3.

Volume (Ton) dan Nilai Perdagangan Antar Pulau (Rp. 000,-) Hasil Perkebunan Tahun 2010

Volume (Ton) and Value of Interisland Trading (Rp. 000,) Of Plantation Crops, 2010 Jenis Komoditi Commodity Type Volume Volume (Ton) Nilai ***) Value (Rp 000,-) (1) (2) (3) 1 Kopra 1 000 2 000 000 2 Mete Gelondongan 2 600 20 800 000 3 Kacang Mete - - 4 Kakao 80 1 120 000 5 Kapas Rakyat - - 6 Biji Kapuk - - 7 Cengkeh - - 8 Lada - - 9 Kemiri Kupas - - 10 Kopi - - 11 Tepung Kelapa - - 12 Asam - - 13 Pinang Biji - - 14 Buah Melinjo - - Jumlah / Total 3 680 23 920 000

Sumber / Source : Dinas Perindagkop & Penanaman Modal Kab. Bombana Ket : ***) Data Estimasi

(10)

Tabel / Table 7.1.4.

Volume (Ton) dan Nilai Perdagangan Antar Pulau (Rp. 000,-) Hasil Peternakan Tahun 2010

Volume (Ton) and Value of Inter-island Trading (Rp. 000,) Of Poultry Product, 2010 Jenis Komoditi Commodity Type Volume Volume (Ton) Nilai Value (Rp 000,-) (1) (2) (3) 1 Kerbau - - 2 Sapi - -

3 Kulit Ternak Besar - -

4 Ternak Kecil - -

5 Unggas - -

6 Telur - -

Jumlah / Total - -

(11)

Tabel / Table 7.1.5.

Volume (Ton) dan Nilai Perdagangan Antar Pulau (Rp. 000,-) Hasil Perikanan Tahun 2010

Volume (Ton) and Value of Inter-island Trading (Rp. 000,) Of Fisheries Products, 2010 Jenis Komoditi Commodity Type Volume Volume (Ton) Nilai ***) Value (Rp 000,-) (1) (2) (3) 1 Agar-agar 30 390 000 2 Cumi-cumi Kering 10 250 000

3 Ikan Kering Campuran 25

- 4 Mabe - - 5 Lola Putih - - 6 Ikan Kayu - - 7 Japing-Japing 1 12 000

8 Ekor Ikan Hiu 1

14 000

9 Daging Ikan Hiu -

-

10 Kulit Ikan Hiu -

-

11 Biji Mutiara -

-

12 Kulit Mutiara -

-

13 Ikan Kering Belahan 10

35 000 14 Ikan Teri 15 150 000 15 Teripang Campuran 2 10 000 16 Siput 2 10 000

Sumber / Source : Dinas Perindagkop & Penanaman Modal Kab. Bombana Ket : ***) Data Estimasi

(12)

Lanjutan Tabel / Continued Table 7.1.5. Jenis Komoditi Commodity Type Volume Volume (Ton) Nilai ***) Value (Rp 000,-) (1) (2) (3) 17 Ikan Layang - - 18 Daging Kepiting 11 385 000 19 Daging Moci - -

20 Sirip Ikan Hiu 1

10 000

21 Kepala Ikan Hiu 1

10 000

22 Tulang Ikan Hiu 1

10 000

23 Rajang Beku/ Udang 15

300 000

24 Ikan Cakalang Segar 20

400 000

25 Ikan Tongkol/ Tuna 10

200 000

26 Ikan Segar 15

225 000

27 Campuran 20

300 000

28 Ikan Sunu Hidup 8

200 000

29 Boli-Boli -

-

30 Ikan Kerapu Hidup -

-

31 Gurita 2

40 000

Jumlah / Total 200 3 101 000

Sumber / Source : Dinas Perindagkop & Penanaman Modal Kab. Bombana Ket : ***) Data Estimasi

(13)

Tabel / Table 7.1.6.

Volume (m3) dan Nilai Perdagangan Antar Pulau (Rp. 000,-)

Hasil Kehutanan Tahun 2010

Volume (m3) and Value of Inter-island Trading (Rp. 000,)

Of Forestry Products, 2010 Jenis Komoditi Commodity Type Volume Volume (Ton) Nilai Value (Rp 000,-) (1) (2) (3) 1 Jati Olahan 700 1 890 000 2 Jati Gelondongan - - 3 Gembol - -

4 Kulit Kayu Galapari -

-

5 Kayu Rimba Log -

-

6 Kayu Rimba Gergajian 1 000

1 500 000 7 Rotan 40 400 000 8 Rotan Polis - - 9 Madu Alam 60**) 15 000 10 Lain-lain - - Jumlah / Total 1 740 3 805 000

Sumber / Source : Dinas Perindagkop & Penanaman Modal Kab. Bombana Ket : **) Dalam Liter

(14)

Tabel / Table 7.1.7.

Jumlah Pasar Dirinci Menurut Jenisnya dan Kecamatan Tahun 2010

Amount of Market Specified by Type and Subdistrict in 2010

Kecamatan

Subdistrict

Pasar Umum Pasar Ikan

(1) (2) (3) 1 Kabaena 1 1 2 Kabaena Utara 2 - 3 Kabaena Selatan 1 - 4 Kabaena Barat 1 1 5 Kabaena Timur 3 - 6 Kabaena Tengah 1 - 7 Rumbia - - 8 Mata Oleo 2 2 9 K. Masaloka Raya 1 - 10 Rumbia Tengah 2 1 11 Rarowatu 1 1 12 Rarowatu Utara 1 - 13 Lantari Jaya 1 1 14 Mata Usu 1 - 15 Poleang Timur 1 1 16 Poleang Utara 1 1 17 Poleang Selatan 1 - 18 Poleang Tenggara 1 - 19 Poleang 1 1 20 Poleang Barat 1 1 21 Tontonunu 1 - 22 Poleang Tengah - - Jumlah / Total 25 11

(15)

Tabel / Table 7.1.8.

Jumlah Toko dan Kios/Warung Menurut Kecamatan Tahun 2010

Amount of Shops and Minishops by Subdistrict in 2010 Kecamatan Subdistrict Kelompok Pertokoan Groups of Shops Kios/Warung Minishops (1) (2) (3) 1 Kabaena - 54 2 Kabaena Utara - 66 3 Kabaena Selatan - 82 4 Kabaena Barat - 189 5 Kabaena Timur - 129 6 Kabaena Tengah - 66 7 Rumbia 1 182 8 Mata Oleo - 116 9 K. Masaloka Raya - 36 10 Rumbia Tengah - 150 11 Rarowatu - 183 12 Rarowatu Utara - 504 13 Lantari Jaya 1 204 14 Mata Usu - 24 15 Poleang Timur 1 31 16 Poleang Utara - 154 17 Poleang Selatan - 97 18 Poleang Tenggara - 52 19 Poleang 1 398 20 Poleang Barat - 259 21 Tontonunu - 50 22 Poleang Tengah - 38 Jumlah / Total 4 3 064

(16)

Referensi

Dokumen terkait

(The party was for a bachelor, but the man getting married was nothing like the bachelors we had seen on TV. Oh, he was handsome. He had nice eyes and he was always laughing—at

kota, antarkota, !aupun antarnegara" Akan tetapi, banyak  keadian seperti ke'elakaan kera di kereta api salah satu 'ontohnya tabrakan antar kereta api atau tabrakan

Penilaian postur kerja yang tidak alamiah dengan menggunakan metode REBA pada pengendara sepeda motor dengan skor akhir 9 (kategori level tinggi) dan diperlukan

Sebagaimana yang dinyatakan oleh Brian (2011, hlm. 281) “kegemukan atau obesitas dapat diartikan sebagai lebih dari 20% di atas berat badan ideal, atau lebih dari 20% lemak untuk

Anggota-anggota sebagai tersebut dalam ayat (1) pasal ini ditunjuk oleh masing-masing jawatan yang bersangkutan sedang yang dari partikelir diangkat oleh Pemerintah Kotapraja

Justeru, pengetahuan dan kemahiran mengguna serta mengintegrasikan TMK di tahap awal pendidikan adalah sangat penting dalam membentuk dan menaik taraf pendidikan dalam kalangan

Bagian ini merupakan bagian spesifik dari suatu resort and recreation hotel, yaitu menangani semua kebutuhan tamu yang berhubungan dengan fasilitas dan pelayanan akan rekreasi bagi

Juga terdapat "organisasi para militer mahasiswa yang kokoh dikendalikan oleh AAD -- yang berpola ROTC AS dan dipimpin oleh seorang kolonel AD (Djuhartono) yang baru saja pulang