• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KUALITAS API BERBAGAI MEREK BUSI BERDASARKAN VARIASI RPM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS KUALITAS API BERBAGAI MEREK BUSI BERDASARKAN VARIASI RPM"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Komodo Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, Volume 3, Nomor 3, Desember 2019

175

ANALISIS KUALITAS API BERBAGAI MEREK BUSI

BERDASARKAN VARIASI RPM

Deckatama E.J. Ndoen, Edy Suprapto, Priyono, Damianus Manesi

Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Nusa Cendana Jl. Adisucipto, Penfui, Kotak pos 104, Kupang, Indonesia

e-mail: [email protected]

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk masyarakat bisa mengetahui jenis busi Denso, Ngk, dan Iridium yang baik sesuai dengan fungsinya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, penelitian ini di lakukan beberapa tahap, uji ketahanan, pijar, dan spektometer.Metode yang digunakan observasi,studi pustaka dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata dari uji ketahanan busi menunjukan bahwa busi Denso 0,4Ω, busi Ngk 0,6Ω, busi Iridium 0,2Ω. 2) pengukuran panjang pijaran api busi menunjukah bahwa nilai rata-rata busi Denso 14mm, busi Ngk 12mm, busi Iridium 17mm. 3) hasil warna pijaran menunjukan bahwa rata-rata busi Denso Putih kebiruan (7000-7500K) Menyebar, busi Ngk Biru (8500-9000K) Menyebar, busi Iridium Ungu (9700-10000K) Focus. Berdasarkan pengujian sudut pengapian di dapatkan data, busi denso 39º, busi ngk 32º, busi iridium 22º.

Kata Kunci : Kualitas api busi, variasi rpm

Abstract

The purpose of this research for the public to be able to know the types of Denso, Ngk and Iridium spark plugs that are good by their functions. This research is experimental, this research is carried out in several stages, endurance, incandescent, and spectrometer. The method used were observation, literature study and secondary data. The results showed that the average value of the spark plug resistance test showed that the Denso spark plug was 0.4Ω, the Ngk spark plug was 0.6Ω, the Iridium spark plug was 0.2Ω. 2) the measurement of spark plug flare length shows that the average value of Denso spark plugs was 14mm, Ngk spark plugs are 12mm, Iridium spark plugs was 17mm. 3) incandescent color results show that the average bluish-white Denso spark plug (7000-7500K) spreads, Ngk Blue spark plug (8500-9000K) spreads, Purple Iridium spark plug (9700-10000K) Focus. Based on testing the ignition angle obtained data, 39º for Denso spark plugs, 32º for Ngk spark plugs, and 22º for Iridium spark plugs.

Keywords: Spark plug fire quality, rpm variation

PENDAHULUAN

Perkembangan dunia otomotif semakin pesat,selain itu juga diikuti oleh perkembangan dari berbagai komponen pendukungnya. Untuk menghasilkan sepeda motor dengan performa yang tinggi salah satunya meningkatkan torsi dan daya serta konsumsi bahan bakar yang efisien.

Pembakaran didalam motor adalah hal yang sangat menentukan besarnya tenaga yang dihasilkan sepeda motor dengan suplainya sejumlah bahan bakar kedalam silinder motor tersebut. Hal ini disebabkan karena dengan pembakaran inilah tenaga motor dihasilkan.Dengan adanya pembakaran ini maka temperatur ruang bakar akan naik yang mengakibatkan naiknya tekanan didalam silinder dan memungkinkan terjadinya gerakan torak akibat tekanan tersebut dan selanjutnya motor bekerja (Suyanto, 1989).

Kinerja mesin dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tenaga yang dihasilkan,torsi yang dihasilkan,jumlah bahan bakar yang dikonsumsi dansistem pengapian. Busi adalah suatu suku cadang

yang dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektroda pada ruang bakar. Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston.Percikkan busi berupa percikkan elektrik.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan disalah satu bengkel dikota kupang ditemukan bahwa masyarakat cenderung memilh beberapa jenis busi untuk digunakan pada sepeda motor, hal ini bertujuan untuk mendapatkan kualitas performa mesin yang lebih baik, bisa dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 1. Data penjualan Merek Busi Merek Busi Jumlah Penjualan (Unit) Total

Bln 1 Bln 2 Bln 3

Denso 48 47 50 145

Ngk 30 32 30 92

Iridium 18 19 20 57

(2)

Komodo Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, Volume 3, Nomor 3, Desember 2019

176

Penelitian yang dilakukan oleh Kurniawan

(2016), dengan judul Pengaruh Penggunaan Busi Standar, Busi Racing, Dan Busi Iridium Terhadap Kinerja Mesin Sepeda Motor 4 Langkah 110cc Pada Berbagai Tekanan Kompresi, dengan hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penggunaan busi standar, busi racing dan busi iridium pada berbagai tekanan kompresi terhadap torsi sepeda motor.Dari penelitian terdahulu variasi penggunaan jenis busi sudah pernah dilakukan tetapi disini saya masih ingin melakukan penelitian terhadap sepeda motor dengan variasi jenis busi dengan peningkatan tekanan kompresi dari tekanan kompresi standar sepeda motor.Penelitian kali ini sedikit berbeda dengan tujuan saya ingin meneliti kualitas api dari berbagai merek busi berdasarkan variasi Rpm sehingga nantinya masyarakat bisa mengetahui jenis busi apa yang cocok untuk digunakan pada sepeda motor yang mereka pakai.Berdasarkan indikasi tersebut, peneliti ingin melakukan penelitian dengan judul “Analisis Kualitas Api Berbagai Merek Busi Berdasarkan Variasi Rpm”.

METODE PENELITIAN

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Menurut Hadi (1985) penelitian ekperimen adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui akibat yang ditimbulkan dari suatu perlakuan yang diberikan secara sengajah oleh peneliti. Tempat perancangan dan penelitian dilakukan dibengkel Program Studi Pendidikan Teknik Mesin.

Tabel 2. Alat dan bahan

No Alat Bahan

1 Bor Busi

2 Tang Isolasi, kabel

3 Cutter Kepala busi

4 Kunci Koil

5 Spektometer Baterai 12 volt 6 Avometer Dinamo star 7 Spark plug tester

Alur Penelitian

Gambar 1. Alur Penelitian

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Tabel 3.hasil pengukuran resistensi busi

Sumber: (Olahan peneliti: 2019)

Gambar 2. Grafik Hasil pengukuran Resistensi Busi

Tabel 4. Hasil pengukuran Panjang Pijaran Api Busi

Tabel 4. Panjang Pijaran Api Busi

(3)

Komodo Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, Volume 3, Nomor 3, Desember 2019

177

Gambar 3. Panjang Pijaran Api Busi

Busi Denso Busi NGK Busi TDR Iridium Putihkebiruan (7000-7500K) Menyebar WarnaBiru (8500-9000K) Menyebar WarnaUnggu (9700-10000K) Focus

Gambar 4. Uji Warna Pijar api busi

Gambar 5. Tingkat panas berdasarkan Warna Berdasarkan warna hasil uji dan pencokcokan dengan tingkatan panas berdasarkan warna, maka diperoleh data sebagai berikut :

1) Warna Putih kebiruan : ± 7000 ºK = 6726,85ºC 2) Warna Biru : ± 8500 ºK = 8226,85ºC 3) Warna Unggu : ± 9700 ºK = 9426,85ºC NGK Pijaran menyebar membentuk sudut 32º Denso Pijaran menyebar membentuk sudut 39º TDR/Iri dium Pijaran fokus membentuk sudut 22º

Gambar 6. Hasil Uji Sudut Pengapian

HASIL DAN PEMBAHASAN

Performa pembakaran mesin ditentukan oleh kualitas bahan bakar, tekanan kompresi dan kualitas pengapian. Sebagai komponen pengapian sepeda motor, busi merupakan salah satu komponen yang vital karna berfungsi untuk memicu munculnya bunga api yang akan digunakan untuk proses pembakaran.

Kualitas pengapian yang dihasilkan busi juga ditentukan oleh impendance (ketahanan) dan Flame respon perfromnace (kinerja respon nyala).Pengukuran warna pijaran api busi dilakukan dengan menggunakan alat sparkplug tester. Pengujian dilakukan pada setiap merek busi dengan prosedur dan perlakuan yang sama.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pengujian warna pijaran api adalah busi Denso Putih Kebiruan Suhu 7000-7500K, Busi Ngk Warna Biru Suhu 8500-9000K, Busi Iridium Warna ungu Suhu 9700-10000K. Maka dilihat dari hasil penelitian, ketiga busi tersebut dinyatakan mencapai hasil yang kategorinya baik, tetapi busi iridium lebih mencapai hasil yang lebih baik karena menghasilkan hasil suhu yang lebih tinggi di bandingkan busi Denso dan busi Ngk, karena busi Iridium menghasilkan proses pembakaran yang lebih sempurna. Fiandri (2016). Pengujian karakteristik percikan bunga api dengan variasi 3 jenis busi, didapatkan hasil bahwa busi DURATION double iridium merupakan busi lainnya.

Hal ini ditunjukan dengan besarnya percikan bunga api yang cukup konstan dan warna percikan bunga api yang berwarna biru tua dengan kisaran temperatur sekitar 8000-9000 kelvin sesuai dengan colour temperature.

Warna api busi yang baik untuk proses pembakaran adalah suhu 7000-7500K warna putih kebiruan, warna sedikit normal dan memiliki peforma irit dan bertenaga. Suhu 8500-9000K warna biru, warna lebih sedikit dari normal dan memiliki peforma irit bertenaga dan terasa enteng, pembakaran bersih dan mesin bekerja pada suhu paling ideal.Suhu 9700-10000K warna ungu, warna normal dan memiliki peforma sedikit lebih sedikit irit dan bertenaga, pembakaran bersih dan mesin bekerja ideal.

(4)

Komodo Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, Volume 3, Nomor 3, Desember 2019

178

Ketahanan busi adalah sifat ketahanan dari suatu

busi dan perawatan agar bisa bertahan lama, bisa juga dengan dibersihkan bukan berarti bisa dipakai selamanya.Tetap ada batas dan waktu untuk menggantinya.Dengan jangka waktu usia busi itu 8.000 sampai 10.000 km. hasil penelitian menunjukan bahwa ketahanan busi Denso adalah 0,4 Ω Busi NGK adalah 0,6 Ω dan busi iridium adalah 0,2 Ω. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar nilai impendansi (ketahanan) menunjukan bahwa busi tersebut tahan terhadap panas, menghasilkan tenaga atau hasil pembakaran yang maksimal dan busi tersebut bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Panjang pijaran api busi Setelah di lakukan pengukuran api busi, busi denso, busi ngk, dan busi iridium. Menndapatkan hasil pengukuran yaitu, busi denso 14 mm, busi ngk 12 mm, busi iridium 17 mm. Maka semankin panjang api busi menunjukan bahwa busi tersebut mampu mensuplai pengapian secara maksimal.

Pengujian sudut pengapian dilakukan pada setiap merek busi dengan prosedur dan perlakuan yang sama. Berdasarkan pengujian sudut pengapian di dapatkan data, busi denso 39º, busi ngk 32º, busi iridium 22º. Maka dilihat dari hasil penelitian, semakin kecil sudut pengapian menunjukan bahwa pola pengapian lebih terfokus dan tidak membias atau menyebar.

KESIMPULAN DAN SARAN

Bedasarkan hasil pengujian data serta pembahasan yang telah dilakukan tentang pengaruh penggunaan busi Denso, busi NGK, dan busi iridium terhadap kualitas api busi sebagai berikut :

1. Dari hasil penelitian di dapatkan api dari busi Denso adalah Putih Kebiruan Suhu 7000-7500K, Busi Ngk adalah Biru Suhu 8500-9000K, Busi Iridium adalah Ungu Suhu 9700-10000K. Sehingga di dapatkan bahwa ketiga busi menghasil yang baik. Namun demikian busi Iridium masi mendapatkan hasil lebih baik di antara 2 jenis busi lainya. Karena dari hasil penelitiannya lebih tinggi.

2. Dari hasil penelitian panjang pijaran api dengan menggunakan observation blackbox adalah ruangan gelap dalam kotak tertutup dengan satu sisi yang dipasang kaca dan sudah dilengkapi skala panjang. Pada satu sisi box dipasangi busi yang terhubung dengan kabel busi dari koil, sedangkan sisi lain dipasang batang logam yang dihubungkan dengna massa body sepeda motor. Mula-mula jarak antara lepala busi dan batang logam diseting pada jarak 2 mm. kemudian sedangkan motor dihidupkan dengan cara diberikan start tangan ( hand contact switch )

start tangan diberikan dengan cara terus-menerus sambil batang logam diputar menjauh dari kepala busi, sampai tidak ada pijaran lagi. Maka hasil penelitian panjang pijaran api busi adalah busi denso 14 mm, busi ngk 12 mm, busi iridium 17 mm. Maka semankin panjang api busi menunjukan bahwa busi tersebut mampu mensuplai pengapian secara maksimal.

3. Berdasarkan hasil penelitian maka di dapatkan hasil pengujian warna api busi, busi Denso warna Putih Kebiruan Suhu 7000-7500K, Busi Ngk Warna Biru Suhu 8500-9000K, Busi Iridium Warna ungu Suhu 9700-10000K. Ketahanan busi, busi Denso adalah 0,4 Ω Busi NGK adalah 0,6 Ω dan busi iridium adalah 0,2 Ω. Dan sudut pengapian busi, busi denso 39º, busi ngk 32º, busi iridium 22º. Dari hasil pengujian dapat di simpulkan bahwa busi Denso, busi Ngk, busi Iridium mendapatkan hasil yang baik dan dapat digunakan. Namun demikian busi Iridium menghasilkan yang lebih baik karena dari tahapan pengujuan busi Iridium mendapatkan hasil lebih tinggi sehingga proses pembakaran akan lebih baik.

Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan beberapa hal sebagai berikut :

1. Untuk masyarakat awam paham dengan penggunaan fungsi busi yang baik sesuai dengan kapasitas pembakaran pada sepeda motor.

2. Dengan adanya penelitian ini masyarakat bisa mengetahui jenis busi apa yang cocok untuk digunakan pada sepeda motor yang mereka pakai. 3. Dengan adanya penelitian ini masyarakat bisa membandingkan antara busi denso,ngk, dan busi iridium. Sehingga masyarakat mengetahui jenis busi yang baik dengan spesifikasi kendaraan yang digunakan

DAFTAR PUSTAKA

Arinda, Satrio, Lutfi, Taufik (2016).

Pengaruh Busi Aktif Terhadap Konsumsi

Bahan Bakar, Putaran Mesin Sudut Pengapian

Dan Sudut DWELL. Universitas Negeri

Semarang.

Fiandry. B (2016). Pengaruh Penggunaan

Variasi 3 Jenis Busi Terhadap Karakteristik

Percikan Bunga Api Dan Kinerja Motor

Honda Blade 110cc Berbahan Bakar Premium

Dan

Pertamax

95.

Universitas

(5)

Komodo Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, Volume 3, Nomor 3, Desember 2019

179

Ghuri Ainul (2015). Simulasi pembakaran

dengan ansys fluent.Universitas Udayana.

Hadi, sutrino (1985) Metedeologi Research

Jilid 4. Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas

Psikologi UGM.

Indra, Agus, Nuryasin (2015). Trouble

Shooting Pada Sistem Pengapian CDI-AC

Sepeda Motor Honda Astrea Grand Tahun

1997. Politeknik Harapan Bersama. Mataram

Indrawan, Aris (2015). Pengaruh Variasi

Tingkat Panas Busi Terhadap Peforma Mesin

Dan Emisi Gas Buang Sepeda Motor 4

Tak.Universitas Negeri Surabaya.

Joko, Ahcmad, Haryana (2010). Pengaruh

Tipe Busi Terhadap Konsumsi Bahan Bakar

Dan

Emisi

Gas

Buang

Sepeda

Motor.Universitas Negeri Yogyakarta.

Jalius Jama (2008) Tekanan kompresi.

Kurniawan, H (2016). Pengaruh Penggunaan

Busi Standar, Busi Racing, Dan Busi Iridium

Terhadap Kinerja Mesin Sepeda Motor 4

Langkah 110cc Pada Berbagai Tekanan

Komprensi. Universitas Negeri Semarang.

Kustiawan. F (2016). Analisa Variasi Busi

Terhadap

Peforma

Motor

Bensin

4

Langkah.Universitas

Muhammadiyah

Surakarta.

Leiwakabessy (2016. Kaji Toritik Pengaruh

Variasi Penggunaan Tipe Busi Terhadap

Kinerja Motor Jupiter Mx 135cc. Universitas

Pattimura Ambon.

Latipun

(2002).

Psikologi

Eksperimen.

Malang: Universitas Muhammadiyah Malang

Press.

Nugraha S (2005). Modul Sistem Pengapian.

Universitas Negeri Yogyakarta.

Reso. A (2017). Pengaruh Penggunaan Busi

Denso Sc16hrn, Iridium Dan Ldr7tdi Double

Iridium Terhadap Laju Konsumsi Bahan

Bakar Pada Mobil Toyota Avansa 1,3 E Tahun

2016. Politeknik Negeri Samarinda

Suyanto,Wardan

(1989).

Teori

Motor

Bensin.Jakarta : Depdikbud

Tjatur. S (2013). Pemeliharaan Kelistrikan

Gambar

Gambar 1. Alur Penelitian
Gambar 6. Hasil Uji Sudut Pengapian  HASIL DAN PEMBAHASAN

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui perbandingan torsi, daya, kbbs pada motor bensin 4 langkah yang dihasilkan dari busi standar,kaki dua, platinum,

menyelidiki pengaruh putaran mesin terhadap emisi gas buang CO sepeda motor Yamaha Jupiter Z tahun 2009, (3) menyelidiki pengaruh bersama (interaksi) variasi jumlah busi

Dari hasil penelitian yang membandingkan antara kerja busi dan koil standar dengan busi dan koil racing pada mesin 4 langkah dapat diketahui nilai torsi, daya,

Grafik Perbandingan Konsumsi Bahan Bakar dengan Variasi 3 jenis busi yaitu busi DENSO Standar, NGK Platinum, dan DURATION Double Iridium Menggunakan Bahan Bakar Premium dan

Dari data pengujian percikan bunga api busi dan kinerja mesin yang meliputi torsi, daya dan konsumsi bahan bakar, dapat dilihat dari busi Denso Iridium IU27 yang

Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa penggunaan variasi busi berpengaruh terhadap kinerja mesin sepeda motor 4 langkah yang dimana busi standar sangat cocok untuk

Daya paling besar diperoleh dari motor bensin 4 langkah dengan penggunaan koil yang memiliki panjang kabel busi 25 % dari panjang kabel busi mula mula yaitu 8,0 Hp pada 7750

Skripsi berjudul “Pengaruh Pengunaan Koil dan Busi Racing Dengan Variasi Bahan Bakar Terhadap Unjuk Kerja Mesin 4 Langkah ” telah diuji dan disahkan oleh