• Tidak ada hasil yang ditemukan

Effects of inclusion Aspergillus niger fermented shrimp waste meal in broiler diets on live performance and digestive organ weight

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Effects of inclusion Aspergillus niger fermented shrimp waste meal in broiler diets on live performance and digestive organ weight"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Komposisi pakan perlakuan (%)  Bahan  PR0 PR1 PR2  PR3 PR4  Jagung kuning             55,0                     55,0                     55,0                 55,0                     55,0  Bekatul  8,5 9,5 9,5  9,5 9,5  Bkl
Tabel 2 menampilkan data pengaruh penggunaan  limbah udang hasil fermentasi (LUF) terhadap  performan ayam broiler
Tabel 3. Bobot organ pencernaan broiler (per 100 g bobot hidup)  Parameter P0 P1 P2 P3  P4  Proventrikulus  0,45 ± 0,04  0,47  ± 0,14  0,50 ± 0,08  0,53 ± 0,02  0,63 ± 0,09 Gizzard    3,11 ± 0,27  b 2,03  ± 0,25 a    2,44 ± 0,05 a  2,45 ± 0,22 a  3,00 ± 0,

Referensi

Dokumen terkait

Hasil Uji Jarak Berganda Duncan dalam Tabel 5 terhadap bobot kering tanaman menunjukkan pengaruh perlakuan P0 tidak sama dengan pengaruh perlakuan P1, P2 dan P3

But insignificantly different P3 P4 Levels of omega-3 fatty acids plus L-carnitine (P2) does not increase when compared to the P0 and P1 in line with the opinion (Owen et al.,

Kelompok P0 sebagai kontrol negatif diberi akuades, kelompok P1 sebagai kontrol positif diberi ibuprofen, sedangkan kelompok P2, P3, dan P4 diberikan ekstrak metanol batang

Besarnya nilai pertumbuhan bobot mutlak dan panjang mutlak tubuh ikan patin pada perlakuan P1, P2, P3, P4 dan P5 diduga karena penambahan tepung daun jambu biji

Berdasarkan uji lanjut, perlakuan P0 (kontrol) tidak berbeda nyata dengan P3 (campuran) namun berbeda nyata dengan perlakuan P1 (daun) dan P2 (batang).Sedangkan

porang (P0) memiliki nilai daya potong lebih tinggi dibandingkan dengan (P1), (P2), (P3) dan (P4) namun penambahan tepung porang 0,4 % (P4) jauh lebih rendah, hal ini

Retensi protein tertinggi pada perlakuan P1 dan laju pertumbuhan pada perlakuan lebih tinggi dibanding perlakuan lain, karena pakan pada perlakuan ini kadar proteinnya

Grafik keasaman pH Berdasarkan gambar 5 terlihat bahwa standar error bar P0 dan P1 signifikan dibandingkan P2, P3, P4, P5 dan P6 karena Yoghurt sari kacang komak Lablab purpureus