Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah Dengan Pendekatan Etnomatematika Berbasis Budaya Lokal Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika Disekolah
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Data kuantitatif skor penilaian yang diperoleh dari hasil pengisian angket ahli media pembelajaran, ahli materi bidang studi, dan siswa. dianalisis dengan acuan
(2) Penilaian dari ahli media pada aspek tampilan diperoleh skor sebesar 4,05 dengan kriteria baik ; aspek penyajian diperoleh skor sebesar 4,20 dengan kriteria baik ; dan
Data kevalidan LKS diperoleh dari hasil penilaian LKS oleh ahli materi, hasil penilaian oleh ahli media, dan hasil penilaian dari guru. Data yang diperoleh akan
Penilaian dari ahli media di tahap I uji ahli sebelum dilakukan revisi pada modul berbasis kearifan lokal diperoleh skor sebanyak 74 poin dari skor perolehan maksimal
Persentase kevalidan produk media pembelajaran KOKOSIS diperoleh dari hasil validasi para ahli yang meliputi, ahli media pembelajaran 92%, ahli desain pembelajaran 83%, ahli
Analisis kuantitatif digunakan untuk mendeskripsikan kualitas media berdasarkan penilaian dosen ahli materi, dosen ahli media, guru mata pelajaran matematika, dan respon siswa
nilainya, maka matematika adalah pengetahuan yang ”tidak bebas budaya” ( not free cultures ) dan ”tidak bebas nilai” ( not free values ) karena terikat sosio kultur
Analisis data kuantitatif digunakan untuk mengetahui kelayakan dari media interaktif ethnomatematika dengan penyebaran berupa angket penilaian dari para ahli yaitu ahli