• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGOPTIMALAN PENGGUNAAN MATERIAL AGGREGAT LOKAL SEBAGAI BAHAN PERKERASAN JALAN DI KABUPATEN LAMANDAU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGOPTIMALAN PENGGUNAAN MATERIAL AGGREGAT LOKAL SEBAGAI BAHAN PERKERASAN JALAN DI KABUPATEN LAMANDAU"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.  Jumlah Benda Uji
Gambar  1.  Bagan Alir Penelitian
Tabel  3.  Berat Jenis dan Penyerapan terhadap Air dari Agregat Kasar Merak
Tabel  6.  Hasil Pengujian Abrasi terhadap Agregat Lokal eks. Nanga Bulik (AL)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Lapis Aspal Beton Pondasi Bawah (LASTON BAWAH) pada umumnya merupakan lapis perkerasan yang terletak antara lapis pondasi dan tanah dasar jalan yang terdiri dari campuran agregat

Konstruksi perkerasan jalan terdiri dari lapis permukaan, lapis pondasi atas, lapis pondasi bawah dan tanah dasar. Lapis permukaan biasanya terdiri dari campuran

Lapis Aspal Beton Pondasi Bawah (LASTON BAWAH) adalah pada umumnya merupakan lapis perkerasan yang terletak antara lapis pondasi dan tanah dasar jalan yang terdiri dari

Lapis Aspal Beton Pondasi Bawah (LASTON BAWAH) pada umumnya merupakan lapis perkerasan yang terletak antara lapis pondasi dan tanah dasar jalan yang terdiri dari campuran agregat

Lapis Aspal Beton Pondasi Bawah (LASTON BAWAH) adalah pada umumnya merupakan lap is perkerasan yang terletak antara lapis pondasi dan tanah dasar jalan yang terd iri dari

Lapis Aspal Beton Pondasi Bawah (LASTON BAWAH) adalah padaumumnya merupakan lapis perkerasan yang terletak antara lapis pondasi dantanah dasar jalan yang terdiri dari campuran

16 DAERAH TIMBUNAN LAPIS PONDASI BASE LAPIS PONDASI BAWAH SUBBASE LAPIS PERMUKAAN SURFACE RMJ RUANG MILIK JALAN RUANG MANFAAT JALAN RUMIJA BADAN JALAN TALUD BAHU DIPERKERAS JALUR

Sketsa konstruksi perkerasan jalan beton untuk perdesaan ditunjukan pada gambar di bawah ini: 4.2 Lapis Pondasi Bawah/Sirtu Lapis pondasi bawah berupa campuran 50 % batu pecah dan 50