• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Pengelolaan Persediaan Bahan Baku Penolong Rokok Sigaret Kretek Mesin Dengan Pendekatan Just in TIME (Studi Kasus PT. Cakra Guna Cipta Malang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perencanaan Pengelolaan Persediaan Bahan Baku Penolong Rokok Sigaret Kretek Mesin Dengan Pendekatan Just in TIME (Studi Kasus PT. Cakra Guna Cipta Malang)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Data Persediaan dan Kebutuhan Oktober    s/d Desember 2013
Gambar 1. BOM Tree Rokok Tipe 12
Tabel 5. Rencana Produksi Oktober s/d    Desember2013  Jenis  Rokok  SKM  Oktober 2013  November 2013  Desember 2013  Rokok  Tipe 16    42.067.200 Rokok  36.700.800 Rokok  40.003.200 Rokok  Rokok  Tipe 12    33.824.000 Rokok  30.528.000 Rokok  30.592.000 R
Tabel 7. Jarak Berdasarkan Google Maps
+3

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa meskipun banyak pemustaka yang berkunjung pada ruang local content akan tetapi pemustaka lebih memilih

Alternatif lain yang bisa digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi adalah bahan dari alam atau obat tradisional dimana Indonesia merupakan negara yang memiliki

Variabel paritas daya beli berdasarkan rasio inflasi antara Indonesia dan Amerika Serikat terbukti tidak berpengaruh terhadap perubahan nilai tukar Rupiah/Dollar Amerika Serikat

Prestasi yang berhasil diraih SMK PN 2 sepanjang tahun 2015 antara lain, peringkat 3 Pencak Silat G Putra tingkat Provinsi, peringkat 3 Festival dan Lomba Seni Siswa

Pestisida flusilazol yang mengandung atom silikon yang selama ini disintesa dengan beberapa tahap reaksi dengan metode konvensional, maka pada penelitian ini akan

Pada dosis pupuk kandang ayam yang sama, bobot kering tajuk kolesom asal stek lebih tinggi daripada asal benih.. Hal ini diduga karena adanya perbedaan fase

Dengan demikian, dapat dikatakan, konstruksi frasa nomina pada klausa negatif seperti pada kasus di atas tidak perlu memperhatikan jenis dan jumlah nomina untuk menentukan

Terdapat tiga komponen lalu lintas yaitu manusia sebagai konsumen, kendaraan dan jalan yang saling melakukan interaksi dalam pergerakan kendaraan yang memenuhi kondisi