• Tidak ada hasil yang ditemukan

Profil KP 2012.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Profil KP 2012."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

P R O F I L

KELAUTAN DAN PERIKANAN

KABUPATEN BANTUL

TAHUN 2012

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL

(2)

Pemerintah Kabupaten Bantul

Dinas Kelautan dan Perikanan

Profil Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul Tahun 2012

Copyright Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul

Editor : Subbag Program

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul Desainer : Zygith

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunia-Nya yang telah diberikan kepada kami, sehingga kami dapat menyusun Profil Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul Tahun 2012.

Profil Kelautan dan Perikanan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran potensi dan kegiatan kelautan dan perikanan di Kabupaten Bantul tahun 2012, sehingga dapat digunakan sebagai arah memanfaatkan serta mengelola sumberdaya yang ada berdasarkan prinsip kerjasama yang selaras, serasi, dan terpadu antara masyarakat pelaku utama perikanan dan pemerintah maupun lembaga-lembaga terkait.

Dalam kesempatan ini, kami sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi terwujudnya Profil Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul Tahun 2012.

Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam penyusunan profil ini, untuk itu kritik dan saran dari berbagai pihak guna penyempurnaan profil ini sangat kami harapkan.

Akhir kata, semoga Profil Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul Tahun 2012 dapat bermanfaat bagi pelaku usaha perikanan pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Bantul, Juni 2013

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Bantul

(3)

DAFTAR TABEL

1. Wilayah Administratif Kecamatan Bantul

2. Peta Satuan Wilayah Pengembangan Kabupaten Bantul 3. Muspida Kabupaten Bantul

4. Jumlah Instansi Kabupaten Bantul 5. Demografi per Kecamatan

6. Sumberdaya Manusia Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul

7. Tempat Pelelangan Ikan di Kabupaten Bantul

8. Kelompok Usaha Bersama Perikanan Tangkap Kabupaten Bantul 9. Produksi Perikanan Tangkap (kg) Kabupaten Bantul

Tahun 2008 - 2012

10. Armada Penangkapan Ikan Kabupaten Bantul

11. Potensi Luas Lahan Budidaya per Kecamatan di Kabupaten Bantul 12. Jumlah Pokdakan dan UPR Kabupaten Bantul Tahun 2008 - 2012 13. Produksi Perikanan Budidaya Kabupaten Bantul Tahun 2008 - 2012 14. Proporsi Produksi Perikanan Budidaya Per Jenis Ikan Tahun 2012 15. Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan Kabupaten

Bantul

16. Sarana Pendukung Pengolahan dan Pemasaran Ikan di Kabupaten Bantul

17. Kelompok Masyarakat Pengawas Kabupaten Bantul

18. Kelompok Masyarakat Pengawas yang Bergerak pada Konservasi Penyu dan Mangrove

19. Balai Benih Ikan Kabupaten Bantul

20. Produksi Benih Ikan dari BBI Tahun 2010 - 2012

21. Jumlah Pendapatan Asli Daerah dari UPT BBI Tahun 2008 - 2012 2

A. Kondisi Geografis B. Tata Ruang C. Pemerintahan D. Demografi

PROFIL KELAUTAN DAN PERIKANAN A. Gambaran Umum

B. Visi dan Misi C. Struktur Organisasi D. Sumberdaya Manusia E. Perikanan Tangkap F. Perikanan Budidaya

G. Bina Usaha dan Pasca Panen Hasil Perikanan H. Konservasi dan Pengawasan Pengendalian

Sumberdaya Kelautan dan Perikanan I. Unit Pelayanan Teknis Balai Benih Ikan

(4)

1. Struktur Organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul 2. Grafik Sumberdaya Manusia Dinas Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Bantul

3. Grafik Produksi Perikanan Tangkap (kg) Kabupaten Bantul Tahun 2008 - 2012

4. Grafik Proporsi Produksi Perikanan Budidaya Per Jenis Ikan Tahun 2012

5. Grafik Konsimsi Ikan Kabupaten Bantul Tahun 2008 - 2012

9

10

13

17 24

Kondisi Geografis

P ro p i n s i D a e r a h I s t i m e w a Yogyakarta mempunyai lima kabupaten dan satu kota, salah satu kabupaten tersebut adalah Kabupaten Bantul. Apabila dilihat dari bentang alamnya, wilayah Kabupaten Bantul terdiri dari daerah dataran yang terletak pada bagian tengah dan daerah perbukitan yang terletak pada bagian timur dan barat, serta kawasan pantai di sebelah selatan. Kondisi bentang alam tersebut relatif membujur dari utara ke selatan. Secara geografis, Kabupaten Bantul terletak antara 07º44'04" 08º00'27" Lintang Selatan dan 110º12'34" - 110º31'08" Bujur Timur. Di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul, di sebelah utara berbatasan dengan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kulon Progo, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia.

Kabupaten Bantul terdapat tiga daerah aliran sungai ( DAS ) yaitu DAS Progo, DAS Opak, dan DAS Oya. DAS Oya mempunyai satu sub-DAS yaitu sub-DAS Oya. Untuk DAS Opak mempunyai 12 sub-DAS yaitu sub-DAS Opak, Gawe, Buntung, Tepus, Kuning, Mruwe, Kedung Semerengan, Code, Gajah Wong, Winongo, Bulus, Belik, dan Plilan. DAS Progo mempunyai satu sub-DAS yaitu sub-DAS Bedog. Secara keseluruhan DAS di wilayah Kabupaten Bantul menempati lahan seluas 45.387,00 Ha. Sungai sungai tersebut merupakan sungai yang berair sepanjang tahun (permanen), meskipun untuk sungai yang kecil pada musim kemarau debit airnya relatif sedikit.

(5)

Dalam pelaksanakan pembangunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sangat diperlukan di Kabupaten Bantul. Hal tersebut merupakan salah satu upaya perencanaan program pembangunan yang memperhatikan suatu tatanan wilayah yang terpadu dan teratur.

Secara garis besar arah pengembangan dan pembangunan daerah mengacu pada RTRW Kabupaten Bantul yang terbagi menjadi enam Satuan Wilayah Pengembangan (SWP). Sedangkan peta Satuan Wilayah Pengembangan adalah seperti pada tabel berikut.

Salah satu fungsi dari masing masing DAS adalah untuk mengairi area pertanian termasuk untuk kegiatan perikanan. Untuk DAS Opak luas lahan yang diairi adalah 3.380,30 Ha dan untuk DAS Progo luas lahan yang diairi adalah 4.595,29 Ha. Di samping itu air sungai juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

Kabupaten Bantul secara administratif terdiri dari 17 kecamatan, 75 desa dan 933 pedukuhan. Desa-desa di Kabupaten Bantul dibagi lagi berdasarkan statusnya menjadi desa pedesaan (rural area) dan desa perkotaan (urban area). Kecamatan Dlingo mempunyai wilayah paling luas, yaitu 55,87 Km2. Sedangkan jumlah desa dan pedukuhan yang terbanyak terdapat di Kecamatan Imogiri dengan delapan desa dan 72 pedukuhan . Berdasarkan RDTRK dan Perda mengenai batas wilayah kota, maka status desa dapat dipisahkan sebagai desa perdesaan dan perkotaan. Secara umum jumlah desa yang termasuk dalam wilayah perkotaan sebanyak 41 desa, sedangkan desa yang termasuk dalam kawasan perdesaan sebanyak 34 desa.

Tata Ruang

Tabel 1. Wilayah Administratif Kecamatan Bantul

Kecamatan Jumlah Desa

Jumlah Dusun

Luas

2

(Km )

1. Srandakan 2 43 18,32

2. Sanden 4 62 23,16

3. Kretek 5 52 26,77

4. Pundong 3 49 24,3

5. Bambanglipuro 3 45 22,7

6. Pandak 4 49 24,3

7. Pajangan 3 55 33,25

Kecamatan Jumlah Desa

Jumlah Dusun

Luas

2

(Km )

8. Bantul 5 50 21,95

9. Jetis 4 64 21,47

10. Imogiri 8 72 54,49

11. Dlingo 6 58 55,87

12. Banguntapan 8 57 28,48

13. Pleret 5 47 22,97

14. Piyungan 3 60 32,54

15. Sewon 4 63 27,16

16. Kasihan 4 53 32,38

17. Sedayu 4 54 34,36

(6)

Tabel 2. Peta Satuan Wilayah Pengembangan Kabupaten Bantul

Srandakan Sanden

- Jalur Pansela

- Pengembangan Wisata Bahari di Sepanjang Pantai Selatan - Pengembangan Pesisir dan

Pengelolaan Hasil Laut

- Pengembangan Energi Terbarukan dan Konversi energi

- Pengembangan Desa Mandiri Energi

- Jalur Pansela

- Pengembangan Wisata Bahari di Sepanjang Pantai Selatan - Pengembangan Pesisir dan

Pengelolaan Hasil Laut - Pengembangan Agrowisata

Kretek Pundong

- Jalur Pansela

- Pengembangan Destinasi Wisata - Pengembangan Wisata Bahari di

Sepanjang Pantai Selatan - Pengembangan Pesisir dan

Pengelolaan Hasil Laut - Konversi Gumuk Pasir

- Kawasan Rawan Gempa Bumi, Tanah Longsor dan Kekeringan

- Pengembangan Destinasi Wisata - Peningkatan Pelayanan Fasilitas

Wisata dan Akomodasi

Bambanglipuro Pandak

- Pengembangan Pertanian/Lahan Pertanian berkelanjutan - Pengembangan Bio Energi - Pengembangan Bio Arang/Bio

Sampah

- Pengembangan Kawasan Minapolitan - Pengembangan Pertanian/Lahan

Pertanian Pangan Berkelanjutan - Mengendalikan Kegiatan pada Cagar

Budaya

- Pengembangan Bio Energi

Bantul Jetis

- Pengembangan Desa Wisata berbasis Budaya dan Kerajinan pada Desa Wisata Gabusan - Manding - Tembi (GMT)

- Permasalahan Sanitasi Perkotaan - Pengembangan Bio Arang/Bio Sampah

- Kawasan Rawan Gempa Bumi, Tanah Longsor dan Kekeringan

- Pengembangan Pertanian/Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan - Pengembangan Microhydro - Pengembangan Destinasi Wisata

Imogiri Dlingo

- Kawasan Rawan Gempa Bumi, Tanah Longsor dan Kekeringan

- Pengembangan Microhydro - Mengendalikan Kegiatan pada Cagar

Budaya

- Pengembangan Destinasi Wisata

- Pengembangan Agrowisata

- Kawasan Rawan Gempa Bumi, Tanah Longsor dan Kekeringan

Pleret Piyungan

- Mengendalikan Kegiatan Pada Cagar Budaya

- Pengembangan Destinasi Wisata - Kawasan Rawan Gempa Bumi, Tanah

Longsor, dan Kekeringan

- Pengembangan dan Peningkatan Kawasan Industri

- Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Regional Lintas Kabupaten/Kota

- Kawasan Rawan Gempa Bumi, Tanah Longsor dan Kekeringan

- Pengembangan Desa Mandiri Energi

Banguntapan Sewon

- Kawasan Strategis Kawasan Perkotaan yogyakarta / KPY (Kaw. Strategis Ekonomis)

- Perubahan Penggunaan Lahan (Konversi Lahan Pertanian Ke Non Pertanian)

- Permasalahan Perbatasan dan Sanitasi Perkotaan

- Kawasan Strategis Kawasan Perkotaan Yogyakarta/KPY (Kaw. Strategis Ekonomis)

- Perubahan Penggunaan Lahan (Konversi Lahan Pertanian ke Non Pertanian)

- Pengolah Air Limbah (IPAL) Sewon Regional Lintas Kabupaten/Kota - Pengembangan Desa Wisata berbasis

Budaya dan Kerajinan pada Desa Gabusan - Manding -Tembi (GMT)

Kasihan Pajangan

- Kawasan Strategis Kawasan Perkotaan yogyakarta/KPY (Kawasan Strategis Ekonomis)

- Perubahan Penggunaan Lahan (Konversi Lahan Pertanian ke Non Pertanian)

- Pengembangan Desa Wisata Cluster Kajigelem (Kasongan, Jipangan, Gendeng, Lemahdadi)

- Permasalahan Perbatasan dan Sanitasi Perkotaan

- Pengembangan Bantul Kota Mandiri - Mengendalikan Kegiatan pada Cagar

Budaya

Sedayu

- Pengembangan Desa Mandiri Energi - Pengembangan Bio Arang/Bio Sampah - Pengembangan dan Peningkatan

(7)

Untuk mendukung program ke c a m a t a n s e b a g a i p u s a t pertumbuhan ekonomi baru, maka tiga kecamatan telah d i j a d i k a n s e b a g a i p u s a t pertumbuhan ekonomi baru, yaitu Kecamatan Piyungan, Pundong, dan Srandakan. Selain penataan wilayah seperti tersebut di atas, pembangunan di Kabupaten Bantul juga mengacu pada Perda No. 04 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bantul Tahun 2010-2030 yang menunjukkan pemanfaatan ruang wilayah. Pembagian pemanfaatan ruang di Kabupaten Bantul secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu: Budidaya Pertanian dan Budidaya Non Pertanian.

Pemerintahan

Tabel 3. Muspida Kabupaten Bantul

No Instansi Jumlah

1. Dinas 15

2. Badan 7

3. Kantor 7

4. Kecamatan 17

5. Sekretariat 2

6. Satpol PP 1

7. Rumah Sakit Umum Daerah 1

8. DPRD 1

Demografi

Tabel 5. Demografi per Kecamatan

No. Kecamatan 2

Kepadatan / km

1. Srandakan 1.560

2. Sanden 1.280

3. Kretek 1.088

4. Pundong 1.335

5. Bambanglipuro 1.644

6. Pandak 1.962

7. Bantul 2.699

8. Jetis 2.284

9. Imogiri 1.030

10. Dlingo 636

11. Pleret 1.880

12. Piyungan 1.495

13. Banguntapan 4.218

14. Sewon 3.835

15. Kasihan 3.410

16. Pajangan 987

17. Sedayu 1.293

Jumlah 1.910

Tabel 4. Jumlah Instansi Kabupaten Bantul

No. Instansi Jumlah

1. Dinas 15

2. Badan 7

3. Kantor 7

4. Kecamatan 17

5. Sekretariat 2

6. Satpol PP 1

7. Rumah Sakit Umum Daerah 1

(8)

Struktur Organisasi

Sumberdaya Manusia

Rincian tugas dan fungsi organisasi tertuang dalam Peraturan Bupati Bantul Nomor 66 Tahun 2009 tentang Rincian Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul. Struktur organisasi dapat dilihat pada gambar berikut.

Sumberdaya manusia sebagai modal dasar organisasi dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut.

Gambaran Umum

Visi dan Misi

Dasar pembentukan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul adalah Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 15 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Pembentukan Organisasi Dinas Daerah Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 17 Tahun 2011 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Pembentukan Organisasi Dinas Daerah Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Visi

Misi

VISI DKP BANTUL TERPENUHINYA PRODUKSI PERIKANANKABUPATEN BANTUL TAHUN 2015

MISI 1

Menghasilkan produk perikanan yang cukup baik kualitas maupun kuantitasnya.

Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM aparatur dan masyarakat perikanan yang berbasis IPTEK guna meningkatkan kesejahteraannya.

Melestarikan dan memanfaatkan sumberdaya alam pendukung perikanan secara optimal

MISI 2

MISI 3

Gambar 1. Struktur Organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul

KEPALA DINAS

SEKRETARIS

SUB BAGIAN UMUM

SUB BAGIAN PROGRAM

SUB BAGIAN KEUANGAN &

ASET

BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN TANGKAP

BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN BUDIDAYA

BIDANG BINA USAHA DAN

WASDAL SDKP

SEKSI PENGEMBANGAN PENANGKAPAN DAN SARANA PRASARANA

SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR

SEKSI PRODUKSI BUDIDAYA

DAN PERBENIHAN SEKSI PENGEMBANGAN

KELEMBAGAAN, TEKNOLOGI DAN SDM

SEKSI BINA USAHA

SEKSI PENGAWASAN PENGENDALIAN SDKP

UPT BALAI BENIH IKAN KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL

No. Jenis Kelamin Tahun 2010 2011 2012

1 Laki-Laki 58 55 47

2 Perempuan 16 15 12

Total 74 70 59

Tabel 6. Sumberdaya Manusia Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul

PROFIL KELAUTAN

(9)

Perikanan Tangkap

Kabupaten Bantul mempunyai panjang pantai 17 km yang meliputi 3 kecamatan pesisir (Srandakan, Sanden dan Kretek) dan 11 desa pesisir. Prasarana pendukung perikanan tangkap di Kabupaten Bantul saat ini berupa 6 buah TPI (Tempat Pelelangan Ikan).

Sebagian besar nelayan di Kabupaten Bantul tergabung dalam beberapa kelompok usaha bersama (KUB). Saat ini terdapat sebanyak 28 KUB yang tersebar dari ujung timur kecamatan Kretek sampai dengan ujung barat Kecamatan Srandakan. Data lengkap KUB seperti pada tabel berikut.

Gambar 2. Grafik Sumberdaya Manusia Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul

Tabel 7. Tempat Pelelangan Ikan di Kabupaten Bantul

No. Nama TPI Alamat

1 TPI Depok Depok, Parangtritis, Kretek

2 TPI Mancingan Mancingan, Parangtritis, Kretek

3 TPI Samas Samas, Srigading, Sanden

4 TPI Patihan Patihan, Gadingsari, Sanden

5 TPI Kuwaru Kuwaru, Poncosari, Srandakan

6 TPI Pandansimo Ngentak, Poncosari, Srandakan

Tabel 8. Kelompok Usaha Bersama Perikanan Tangkap Kabupaten Bantul

No. Nama KUB Alamat Jumlah

Anggota Nama Ketua

1 Wukir Samudra Grogol IX, Parangtritis, Kretek 11 Dasuki Triwidada

2 Mina Bahari 45 Depok, Parangtritis, Kretek 23 Sudarwan

3 Mina Bahari 45 II Depok, Parangtritis, Kretek 23 Daryono

4 Mina Tirtohargo Baros, Tirtohargo, Kretek 45 Turbinoto

5 Mina Samudro Samas, Srigading, Sanden 15 Tri Jarwanto

6 Tirta Bahari Samas, Srigading, Sanden 12 Pulung Aryadi

7 Mino Karya Baran Dk. XIX, Srigading, Sanden 18 Sudiya

8 Usaha Mina Soge Sanden, Srigading, Sanden 12 Mugari

9 Manunggal Jaya Ngemplak, Srigading, Sanden 14 Saronto

10 Mina Raharja Patihan, Gadingsari, Sanden 21 Subagya

11 Mina Sari Wonoroto, Gadingsari, Sanden 12 Sujiyanto

12 Fajar Arum Kuwaru RT 003, Poncosari, Srandakan 18 Punijo

13 Pukat Bahari Kuwaru RT 004, Poncosari, Srandakan 11 Hardi Nugroho

14 Bahari Persada Kuwaru RT 005, Poncosari, Srandakan 12 Widaryanto

15 Duta Bahari Krajan RT 002, Poncosari, Srandakan 12 Mukharir

16 Ngudi Rejeki Karang RT 019, Poncosari, Srandakan 14 Slamet

17 Pandan Arum Ngentak, Poncosari, Srandakan 25 Kardiman

18 Pandan Mina Bahtera Ngentak, Poncosari, Srandakan 11 Suyanta

(10)

Armada penangkapan ikan yang digunakan oleh nelayan berupa Perahu Motor Tempel (PMT) dan kapal motor. Jumlah armada penangkapan ikan seperti pada tabel berikut.

Produksi perikanan tangkap (kg) dari tahun 2008-2012 dari laut dan perairan umum seperti pada tabel berikut.

No. Nama KUB Alamat Jumlah

Anggota Nama Ketua

20 Bahari Sejahtera Krajan RT 004, Poncosari, Srandakan 14 Sasli Asmoro

21 Berkah Berlimpah Ngentak RT 004, Poncosari, Srandakan 12 Rusdi Rahanto

22 Mina Mili Artha Ngentak RT 004, Poncosari, Srandakan 15 Kawijan

23 Mina Manunggal Karya

Karanganyar RT 005, Gadingharjo, Sanden

28 Ngadiranta

24 Mina Jaya Tegalrejo RT 067, Srigading, Sanden 18 Tri Awanto

25 Mina Mulyo Ngepet RT 061, Srigading, Sanden 29 Priyanto/Nur Cholis

26 Mino Segoro Kidul Karang RT 001, Tirtohargo, Kretek Bantul

22 Sujar

27 Misaya Mina Grogol X RT 001, Parangtritis, Kretek 16 Tri Handoyo

28 Nelayan Sejahtera Bongos II Dk. VIII RT 002, Gadingsari, Sanden

14 Sidik Burhanudin

Jumlah 488

No. Jenis

Tahun

2008 2009 2010 2011 2012

1 Laut 213.083 459.800 518.119 592.524 541.359

2 Perairan umum 525.250 292.400 378.454 399.888 609.139

Jumlah 738.333 752.200 896.574 992.412 1.150.498

Tabel 9. Produksi Perikanan Tangkap (kg) Kabupaten Bantul Tahun 2008 - 2012

Gambar 3. Grafik Produksi Perikanan

T

angkap (kg)

Kabupaten Bantul

T

ahun 2008 - 2012

Tabel 10. Armada Penangkapan Ikan Kabupaten Bantul

No. Jenis Armada Jumlah (unit) Keterangan

1 Perahu Motor Tempel 89

-2 Kapal Motor 5-10 GT 4 Melabuh di PPI Sadeng, Gunungkidul

(11)

Dinas Kelautan dan Perikanan melalui Bidang Perikanan Budidaya senantiasa melakukan pembinaan dan pendampingan pada Kelompok Pembudidaya Ikan (pokdakan) dan UPR (Unit Perbenihan Rakyat) untuk meningkatkan kinerja, kapasitas, wawasan, keterampilan serta produktivitasnya. Jumlah pokdakan dan UPR di Kabupaten Bantul terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Seiring peningkatan jumlah pokdakan dan UPR tersebut, produksi perikanan budidaya dan benih ikan juga meningkat. Berikut produksi perikanan budidaya dan produksi benih ikan di Kabupaten Bantul.

Tabel 11. Potensi Luas Lahan Budidaya per Kecamatan di Kabupaten Bantul

No. Nama Kecamatan Luas Lahan 2

Budidaya (m )

Luas Wilayah

2

(m ) Persentase

1 Srandakan 88.990 18.320.000 0,49%

2 Sanden 64.197 23.160.000 0,28%

3 Kretek 32.637 27.770.000 0,12%

4 Pundong 23.292 23.680.000 0,10%

5 Bambanglipuro 27.164 22.700.000 0,12%

6 Pandak 18.906 24.300.000 0,08%

7 Bantul 22.493 21.950.000 0,10%

8 Jetis 25.617 24.470.000 0,10%

9 Imogiri 27.874 54.490.000 0,05%

10 Dlingo 30.181 55.870.000 0,05%

11 Pleret 31.197 22.970.000 0,14%

12 Piyungan 109.124 32.540.000 0,34%

13 Banguntapan 310.485 28.480.000 1,09%

14 Sewon 119.971 27.160.000 0,44%

15 Kasihan 19.964 32.380.000 0,06%

16 Pajangan 12.157 33.250.000 0,04%

17 Sedayu 25.562 34.360.000 0,07%

Jumlah 989.810 507.850.000 3,67%

Perikanan Budidaya

Potensi perikanan budidaya di Kabupaten Bantul sangat besar. Survei potensi desa yang dilakukan pada tahun 2010 menginformasikan potensi lahan yang cukup besar untuk kegiatan perikanan budidaya. Potensi luas lahan budidaya dibandingkan dengan luas wilayah per kecamatan di Kabupaten Bantul tertera dalam tabel berikut.

Tabel 12. Jumlah Pokdakan dan UPR Kabupaten Bantul Tahun 2008 - 2012

No. Kelompok Tahun

2008 2009 2010 2011 2012

1 Pokdakan 218 251 480 577 740

2 UPR - 33 61 61 62

Tabel 13. Produksi Perikanan Budidaya Kabupaten Bantul Tahun 2008 - 2012

No. Produksi Tahun

2008 2009 2010 2011 2012

1 Perikanan Budidaya (kg)

1.231.840 2.579.670 10.374.388 12.968.000 10.980.671

2 Benih ikan (ekor)

(12)

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul selalu berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Selain pendampingan dan pembinaan terhadap pokdakan, berbagai kegiatan dan fasilitasi sarana prasarana produksi perikanan budidaya juga telah dilakukan dan diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama para pembudidaya ikan. Sarana prasarana yang diberikan berupa paket terpal, benih dan pakan, paket calon induk lele maupun gurami, paket UPR, serta bantuan modal usaha bersumber dari APBN melalui program Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Perikanan Budidaya.

Kegiatan peningkatan produksi harus didukung oleh kegiatan-kegiatan pengembangan usaha pasca panen maupun pengawasan dan pengendalian sumber daya kelautan dan perikanan.

Bina Usaha dan Pasca Panen Hasil Perikanan Komoditas utama ikan yang dibudidayakan oleh

pokdakan di Kabupaten Bantul berturut-turut adalah lele, nila, gurame, bawal dan patin serta ikan mas, tawes, dan mujair dalam jumlah kecil.

Proporsi produksi perikanan budidaya per jenis ikan pada tahun 2012 seperti pada tabel berikut.

Tabel 14. Proporsi Produksi Perikanan Budidaya Per Jenis Ikan Tahun 2012

No. Jenis Ikan Jumlah Produksi (kg) Persentase (%)

1 Lele 6.554.066 59,69

2 Nila 1.710.900 15,58

3 Gurami 1.594.478 14,52

4 Udang Vannamei 504.598 4,60

5 Bawal 337.798 3,08

6 Patin 172.641 1,57

7 Mas 61.024 0,56

8 Tawes 18.163 0,17

9 Mujair 15.457 0,14

10 Lain-lain 11.546 0,11

Gambar 4. Grafik Proporsi Produksi Perikanan Budidaya Per Jenis Ikan

T

(13)

Selain kelompok-kelompok pembudidaya (Pokdakan) dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan, di Kabupaten Bantul juga telah terbentuk Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) yang beranggotakan para pengolah dan pemasar hasil kelautan dan perikanan.

Usaha perikanan di Kabupaten Bantul saat ini masih didominasi oleh usaha tradisional yang memiliki berbagai keterbatasan dalam hal sarana prasarana untuk penanganan, pengolahan, distribusi, pemasaran ikan, serta kurangnya aplikasi sistim rantai dingin pasca panen.

No. PoklahsarNama

Bidang Usaha

Alamat Ketua Telepon

Pengolahan Pemasaran

1 Ulam Arum Sari Kuliner Serba Ikan

- Pandansimo,

Ngentak, Srandakan

Nrima Atmini 02748357640

2 Polosiyo - Pemasar Gurami

Konsumsi

3 Mina Arum Kuliner Serba

Ikan

- Babakan,

Poncosari, Srandakan

Sri Rahayu 02746615420

4 Lestari Pengolah Ikan

Goreng

- Ngentak,

Poncosari, Srandakan

Purwanti 08179416681

5 Berkah Bahari Pengolah ikan Goreng

Pemasar hasil perikanan

TPI Kuwaru, Poncosari, Srandakan

Ipuk Haryanti 085743581642

6 Mina Asih Pengolah Ikan

Goreng

- Ngentak,

Poncosari, Srandakan

Ngadirah 087839763425

7 Mina Mulya Pengolah Ikan

Goreng

Pemasar hasil perikanan

Ngentak, Poncosari, Srandakan

085743300918

8 Mina Sejahtera - Pemasar hasil

perikanan

Ngentak, Poncosari, Srandakan

Suyanto 081931720378

9 Pesisir Asri Kuliner Ikan - Pantai Pandan

Simo Baru,

Alamat Ketua Telepon

Pengolahan Pemasaran

10 Ngudi Mino Kuliner Ikan - Pantai Pandan

Simo Baru, Poncosari, Srandakan

Prihatin 02746595110

11 Makaryo Makarti Kuliner Ikan - Pantai Pandan

Simo Baru, Poncosari, Srand

Warsiyem 087839954708

12 Pangegar Rasa Kuliner Ikan - Pantai Pandan

Simo Baru, Poncosari, Srand

Aryani 085292633667

13 Mina Agung Kuliner Ikan - Pantai Pandan

Simo Baru, Poncosari, Srand

Suparjiyo

14 Nila Sari Kuliner ikan, pangsit ikan

15 Mekar Asri Kuliner ikan, peyek

ikan olahan Pemasar Ikan Segar

Krajan Poncosari Srandakan

Sudarsini 087739501649

17 Baruno Wati Kuliner Ikan - Pantai Pandan

Simo Baru, Poncosari, Srandakan

Mujiyah 081931174737

18 Gemah Ripah Kuliner ikan, krupuk udang dan ikan

Dwi Maryani 082138290295

19 KUB Mina Bahari 45

Pengolah Ikan Goreng

- Depok,

Parangtritis, Kretek

Sarjuno 02749179524

20 Mino Lestari - Pemasar Ikan

Segar

Depok, Parangtritis, Kretek

Wariso 087739208114

(14)

No. Nama Poklahsar

Bidang Usaha

Alamat Ketua Telepon

Pengolahan Pemasaran

21 KUB Mina Lestari

Pengolah Kripik ikan laut

- TPI Depok,

Parangtritis, Kretek

Sri Suharni 08156887698

22 Wukir Samudra Pengolah Ikan Goreng

- Grogol IX,

Parangtritis, Kretek

Dasuki 085726896601

23 Pokda Keliling Mina Bahari 45

- Pedagang Ikan

Keliling

Bungkus, Parangtritis, Kretek

Riyanto 087738165981

24 Kel. Wanita Tani Baros Maju

Abon, Otak-otak, Bakso ikan

- Baros,

Tirtohargo, Kretek

Suminem 081904186842

25 KUB Kuliner Mina Bahari 45

Kuliner Serba Ikan

- Depok,

Parangtritis, Kretek

Wisnu M

26 Niswati Bahari - - Mancingan XI

Parangtritis, Kretek,Bantul

Tugiyarti 087738271125

27 Mina Mandiri Peyek jingking, peyek ikan

- Bungkus,rt.I

Parangtritis, Kretek.

Turmiyati 0813280000807

28 Ngudi Rejeki Peyek jingking, peyek ikan

- Bungkus,

Parangtritis, Kretek

Kanisem 085293148948

29 Sido Makaryo Peyek jingking, peyek ikan

- Bungkus,

Parangtritis, Kretek

Wiri Atmirah 085326718725

30 KUB Bareng Mukti

Pengolah Ikan Goreng

Pengolah Ikan Presto

- Patihan,

Gadingsari, Sanden

Tukiyah 02747836877

32 Taruna Makaryo Kuliner - Sanden,

Murtigading,

33 Pangenggar Rasa

Kuliner - Patehan,

Gadingsari, Sanden

Dwi Aryani

34 Pemuda Bahari Yudha Putra

Pengolah Abon Lele

Alamat Ketua Telepon

Pengolahan Pemasaran

35 Putro Samudro - - Ngemplak,

Srigading, Sanden

-

-Mina Bersama - - Samas,

Srigading

-

-36 Mentari Mulyo Pengolah Lele Asap, Krupuk Lele

- Derman,

Sumbermulyo, Bmbglip

Ngadimah 081327524406

37 Ngudi Rejeki Pengolah Abon Lele

- Krapakan,

Caturharjo, Pandak

Suratmi 02747004501

38 Maju Makmur - Pemasar Benih

Ikan

Jigudan Triharjo Pandak

Lambang Santoso

085861559142

39 Abon Sari Pengolah Abon

Ikan

- Kuroboyo

Caturharjo Pandak

Purwanti 081392545417

40 Anggrek Pengolah Abon

Ikan

- Kwalangan

Wirejo Pandak

Sumarsih 081904107005

41 Rajamina Group - Pemasar Benih

Lele &

42 Guwosari Sukses Makmur

Pengolah Wader Goreng

- Santan,

Guwosari, Pajangan

Supriyadi 02746603349

43 Agro Mino Kuliner - Mangir Kidul,

Sendang sari, Pajangan

Basri 087838412298

44 KUB Mina Karya Sejahtera

Pengolah Belut Goreng, tahu Bakso Tuna

45 Ngudi Rejeki Pengolah Bandeng Presto

- Neco,

Sabdodadi, Bantul

Sugiyem 081804131447

46 Segar Utama - Pemasar Ikan

Segar

Pasar Bantul Wahyu

47 Karna Mina Sejahtera

- Guyengan, RT

2, Palbapang

(15)

Berdasarkan hasil survei saat ini terdapat 42 orang pemasar, 29 orang distributor (pedagang besar), dan 555 orang pengecer. Selain itu terdapat 139 restoran/rumah makan, 146 catering, dan 2 restoran hotel.

Sarana prasarana pendukung dalam pengolahan maupun pemasaran ikan antara lain adalah seperti tabel berikut.

No. Nama

Poklahsar

Bidang Usaha

Alamat Ketua Telepon

Pengolahan Pemasaran

48 Barokah Pengolah

Nugget, Bakso dan Otak-Otak

49 Mina Laras Pengolah Keripik Rumput Laut. Nata Rumput Laut

- Ngrukem,

Pendowoharjo, Sewon

Fakhrudin Al Rozi, S.Pi

02747483242

50 Mina Sukses Kuliner Ikan Bakar

51 Banyu Dadi - Pemasar Benih

Lele dan Lele

52 Gurami Segar Ibiss

- Pemasar Ikan

Segar Konsumsi

Pelem Kidul RT 06 RW 02 Baturetno, Banguntapan

Suparmi 081804076023

53 Mina Sejahtera Olahan rolade lele

- Kepuh Kulon,

Wirokerten, Banguntapan

Siti Maisaroh 02747436133

54 Mitra Lestari Pengolahan ikan air tawar

- Ngentak Pelem,

Baturetno, Banguntapan

Slamet Prayogo

081904241871

55 Sambel Welut Pak Sabar

- - Dokaran,

Tamanan, Banguntapan

Sabar 085743826161,

02747150015, 08282753770

56 Fresh Fish - Pemasar Fillet

Tuna / Marline

Sonopakis,

Pengolah Abon Lele

- Kwasen,

Srimartani, Piyungan

Siti Nafsiyah 085878790230

58 Berkah Setiawan

Keripik Belut dan Belut Segar

- RT 3 Tintang

Sumberagung Jetis

Heri Setiawan 082138218279

Tabel 16. Sarana Pendukung Pengolahan dan Pemasaran Ikan di Kabupaten Bantul

No Sarana Pendukung Tempat Sumber Dana Pengelola

1 Pasar Ikan Segar Depok,

Parangtritis,Kretek

TP 2012 Kelompok Mina Bahari 45

2 Pabrik Es Depok,Parangtritis,Kretek TP 2012 Kelompok Mina Bahari 45

3 Pasar benih ikan Sawo, Sumberagung, Jetis

TP 2012 Kelompok Mino Kencono

4 Depo ikan hias Tirto Agung Sejahtera

Gilangharjo, Pandak TP 2012 Asosiasi Non Konsumsi

5 Iptekmas Balitbang KP :

- Ice masker - Sarana

Pengolahan

Pandansimo, Poncosari, Srandakan

Krapakan, Caturharjo, Pandak

APBN

APBN

Kelompok Bayu Baru Poklahsar.Ngudi Rejeki

(16)

Sebagai upaya pengawasan terhadap kelestarian sumberdaya ikan, telah terbentuk 26 Pokmawas (Kelompok Masyarakat Pengawas) Perairan Umum Daratan seperti pada sebagai berikut.

Angka konsumsi makan ikan Kabupaten bantul selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada grafik berikut.

Peningkatan produksi hasil perikanan baik budidaya maupun tangkap, seyogyanya diikuti dengan upaya-upaya perlindungan terhadap sumberdaya ikan itu sendiri, sehingga potensinya tetap lestari. Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam upaya konservasi antara lain:

üRestoking di Perairan Umum

üPeningkatan Kapasitas Pokmaswas

üSosialisasi Pelestarian Sumber Daya Ikan

üOperasi Pengawasan Perairan Umum

üPengelolaan dan Konservasi Wilayah Pesisir dan Laut

Konservasi dan Pengawasan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan

Gambar 5. Grafik Konsimsi Ikan Kabupaten Bantul

T

ahun 2008 - 2012

Tabel 17. Kelompok Masyarakat Pengawas Kabupaten Bantul

No. Nama Kelompok Alamat Ketua

1 Mino Mandiri Ngampon, Sitimulyo, Piyungan Sunardi W

2 Mina Usaha Kwasen, Srimartani, Piyungan Mudhofar

3 Mino Murakapi Pos Piyungan, Srimartani, Piyungan Sabdoho

4 Mina Opak Klenggetan, Srimulyo Bambang S.

5 Mino Gawe Rukun Payak Cilik, Srimulyo Ngadimun

6 Mina Lestari Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan Maryono

7 Rowo Rejo Ngestiharjo, Kasihan Jiyono

8 Onggomino Rahayu Ngestiharjo, Kasihan Ponimin

9 Mas Kliwon Jogonalan Kidul, Tirtonirmolo, Kasihan Nuryanto

10 Mina Sonki Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kasihan Sudi Rahmat

11 Widuri Sabdo Jeblog, Tirtonirmolo, Kasihan Saryanta

12 Pandan Mino Ngentak, Poncosari Tumijan

13 Fajar Arum Kuwaru, Poncosari Punijo

14 Sumber Ikan Ngentak, Poncosari Sumarji

15 Mina Lestari Cangkring, Poncosari Muslih N.

16 Andini Sari Kaliurang, Argomulyo, Sedayu Sawal W.

17 Minarejo Karanglo, Argomulyo Parijan

18 Ngudi Lestari Kaliberot, Argomulyo Rahmin

19 Mino Lestari Sewon, Timbulharo, Sewon Ibnu Khoiru

20 Mina Mitra Usaha Miri, Timbulharjo Ngatijo

21 Tunas Muda Peduli Garon, Panggungharo Hermawan

22 Tito Aji Jogodayoh, Sumbermulyo, Bb.lipuro Priyo R.

23 Mino Manunggal Tempel, Sidomulyo F.X. Hasan

24 Mino Samodra Ngepet, Srigading, Sanden Sadino

25 Rekso Mino Wonoroto, Gadingsari Apandi

(17)

Selain terbentuk Pokmaswas Perairan Umum Daratan, di wilayah pesisir juga terbentuk Pokmaswas yang bergerak pada konservasi penyu dan mangrove.

Sebagai Negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi, Indonesia memiliki potensi sumberdaya alam yang berlimpah, khususnya di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Kabupaten Bantul sebagai daerah yang memiliki laut juga memiliki potensi sumberdaya alam pesisir yang melimpah baik berupa sumber daya hayati maupun non hayati.

Unit Pengelola Teknis Balai Benih Ikan (UPT BBI) merupakan unit pengelola teknis pada Dinas Kelautan dan Perikanan yang mempunyai tugas utama sebagai penyedia benih ikan untuk masyarakat. UPT BBI dibentuk berdasarkan Peraturan Bupati No. 70 Tahun 2009 tentang Pembentukan Unit Pengelola Teknis pada Dinas Kelautan dan Perikanan.

Kabupaten Bantul memiliki 4 unit BBI (Tabel 19) dengan jumlah produksi benih ikan dari keempat BBI selama 3 tahun terakhir pada Tabel 20.

Unit Pelayanan Teknis Balai Benih Ikan

Jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari UPT BBI selama 5 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 18. Kelompok Masyarakat Pengawas yang Bergerak pada Konservasi Penyu dan Mangrove

No. Nama Kelompok Alamat Ketua

1 Kelompok Konservasi Penyu Mino Raharjo

Goa Cemara, Patihan, Gadingsari, Sanden Subagyo

2 Forum Komunikasi Penyu Bantul

Samas, Srigading, Sanden Rudjito

3 Kelompok Konservasi Penyu Mancingan

Mancingan, Parangtritis,Kretek Dasuki Triwidada

4 Kelompok Pemuda Peduli Penyu Pandansimo

Pandansimo, Srandakan Marlin

5 Kelompok Pemuda Pemudi Baros

Baros Tirtohargo Kretek Novita

Tabel 19. Balai Benih Ikan Kabupaten Bantul

No. Nama BBI Alamat Luas Lahan (Ha)

1 BBI Barongan Barongan, Sumberagung, Jetis, Bantul 1,25

2 BBI Sanden Ngentak, Murtigading, Sanden, Bantul 1,10

3 BBI Gesikan Gesikan, Wijirejo, Pandak, Bantul 1,10

4 BBI Krapyak Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Bantul 0,90

Tabel 20. Produksi Benih Ikan dari BBI Tahun 2010 - 2012

No. Nama BBI Produksi (ekor) 2010 2011 2012

1 BBI Barongan 392.437 794.462 664.196

2 BBI Sanden 132.650 420.060 379.358

3 BBI Gesikan 71.550 236.630 188.800

4 BBI Krapyak 72.967 259.470 399.732

Jumlah 669.604 1.710.622 1.632.086

Tabel 21. Jumlah Pendapatan Asli Daerah dari UPT BBI Tahun 2008 - 2012

No. Tahun PAD (Rp)

1 2008 32.396.500

2 2009 35.014.900

3 2010 37.051.500

4 2011 40.864.000

(18)

Gambar

Tabel 1. Wilayah Administratif Kecamatan Bantul
Tabel 2. Peta Satuan Wilayah Pengembangan Kabupaten Bantul
Tabel 4. Jumlah Instansi Kabupaten Bantul
Tabel 8. Kelompok Usaha Bersama Perikanan Tangkap Kabupaten Bantul
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Pada dasarnya, tujuan utama dari pembelajaran bahasa adalah kemampuan dalam menggunakan bahasa tersebut se-natural mungkin (meskipun hal itu tidak selalu menjadi tuntutan),

Karakterisasi meliputi tipe buah, bentuk buah, tekstur kulit busa, panjang buah, lebar buah, bobot buah, warna kulit buah, daging buah, warna daging buah, rasa daging buah,

Kendala lain yang dihadapi dalam pembenihan kelapa adalah buah yang memiliki sifat rekalsitran, yaitu tidak dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama dikarenakan biji

Hasil wawancara dengan NB, anggota JKT48 Surakarta pada tanggal 6 Juni

[r]

Peraturan Menteri Kelautan Perikanan Nomor PER.25/PERMEN-KP/2012 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Perubahan suhu setting juga tidak banyak mempengaruhi harga koefisien tekanan pada kedua konfigurasi dan semua bilangan Reynolds. Hal diatas tidak berbeda dengan

Pada sistem kurs tertambat, suatu negara menambatkan nilai mata uangnya dengan sesuatu atau sekelompok mata uang negara lainnya yang merupakan negara mitra dagang