• Tidak ada hasil yang ditemukan

Distribusi Pembagian Pengeluaran per Kapita dan Indeks Gini

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Distribusi Pembagian Pengeluaran per Kapita dan Indeks Gini"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Daerah Tahun 40% Berpengeluaran Rendah

40% Berpengeluaran Sedang

20% Berpengeluaran

Tinggi Indeks Gini

2010 17,57 36,99 45,44 0,38

2011 16,10 34,79 49,11 0,42

2012 16,00 34,53 49,48 0,42

2013 15,40 34,83 49,77 0,43

2014 15,62 34,89 49,49 0,43

2015 15,83 34,60 49,57 0,43

2010 20,98 38,78 40,24 0,32

2011 19,96 37,46 42,58 0,34

2012 20,60 37,57 41,82 0,33

2013 21,03 37,96 41,00 0,32

2014 20,94 38,40 40,65 0,32

2015 20,42 37,53 42,05 0,33

2010 18,05 36,48 45,47 0,38

2011 16,85 34,73 48,42 0,41

2012 16,98 34,41 48,61 0,41

2013 16,87 34,09 49,04 0,41

2014 17,12 34,60 48,27 0,41

2015 17,10 34,65 48,25 0,41

Catatan:

- Dihitung dengan menggunakan data individu bukan data kelompok pengeluaran seperti pada tahun 1996-1999

Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Triwulan I-2012, Triwulan I-2013 and Triwulan I-2014, BPS

Sumber : Publikasi Statistik Indonesia

Tautan Sumber: http://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/946

Kota

Desa

Kota+Desa

Referensi

Dokumen terkait

Anggaran belanja bidang kesra memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan, ini dapat dilihat dari koefisien sloope yang bertanda negatif yang

Pada pemodelan regresi, parameter yang digunakan sebagai variabel respon berbeda- beda, dimana untuk Lognormal 2 parameter adalah parameter

[r]

Pendugaan sederhana pada area kecil yang didasarkan pada penerapan model desain penarikan contoh (design- based) disebut sebagai pendugaan langsung (direct.. 35

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara indeks pembangunan manusia dan PDRB per kapita, ketika rata-rata lama sekolah,

Menganalis pengaruh GDP per kapita, persentase penduduk usia muda (0-14 tahun), persentase penduduk yang memiliki akses sanitasi, dan persentase konsumsi produk

Dari tabel 4 juga dapat dilihat bahwa , persamaan 1, 2,3 dan 4 menunjukan bahwa perubahan modal sosial, yaitu dalam bentuk perubahan jumlah partisipasi masyarakat

harga, lokasi yang strategis, dan suasana yang ditawarkan dari keempat restoran waralaba cepat saji tersebut, menuntut konsumen untuk memilih manakah yang paling pas untuk