Penataan Pedagang Kaki Lima Dengan Memanfaatka Ruang Terbuka Hijau

15 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA

DENGAN MEMANFAATKAN RUANG TERBUKA HIJAU

(Studi Kasus: Kawasan Lapangan Merdeka Kota Binjai)

TESIS

Oleh

BARINGIN HOT BONAR 117020018/AR

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA

DENGAN MEMANFAATKAN RUANG TERBUKA HIJAU

(Studi Kasus: Kawasan Lapangan Merdeka Kota Binjai)

TESIS

Untuk Memperoleh Gelar Magister Teknik Dalam Program Studi Teknik Arsitektur Pada Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara

Oleh

BARINGIN HOT BONAR

117020018/AR

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

PERNYATAAN

PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA

DENGAN MEMANFAATKAN RUANG TERBUKA HIJAU

(Studi Kasus: Kawasan Lapangan Merdeka Kota Binjai)

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar magister di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka

Medan, 8 Mei 2015

(4)

Judul Tesis : PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DENGAN

MEMANFAATKAN RUANG TERBUKA HIJAU

(Studi Kasus: Kawasan Lapangan Merdeka Kota Binjai)

Nama Mahasiswa : BARINGIN HOT BONAR

Nomor Pokok : 117020018

Program Studi : TEKNIK ARSITEKTUR

Bidang Kekhususan : MANAJEMEN PEMBANGUNAN KOTA

Menyetujui

Komisi Pembimbing

(Prof. Abdul Ghani Salleh, B.Ec, M.Sc,, PhD) (Ir.Samsul Bahri, MT)

Ketua Anggota

Ketua Program Studi Dekan

(Dr. Ir. Dwira Nirfalini Aulia, M.sc) (Prof. Dr. Ir. Bustami Syam, MSME)

(5)

Telah diuji pada 8 Mei 2015

____________________________________________________________________

Ketua Komisi Penguji : Prof. Abdul Ghani Salleh, B.Ec, M.Sc, PhD Anggota Komisi Penguji : 1. Ir. Samsul Bahri, MT

(6)

ABSTRAK

Dalam proses perancangan tata ruang kota fenomena pedagang kaki lima sebagai suatu kegiatan dagang informal tidak dipertimbangkan dalam suatu penetapan zonasi khusus mengingat sifatnya yang sporadik, dilain hal kondisi PKL yang merusak wajah kota, menimbulkan masalah keruangan, yang implikasinya memberikan masalah bagi sistem sanitasi dan kebersihan kota. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi permasalahan dan potensi penataaan pedagang kaki lima di sekitar kawasan Lapangan Merdeka Kota Binjai, menyusun panduan kawasan sebagai arahan penataan ruang dan bentuk kegiatan PKL disekitar Kawasan Lapangan Merdeka Kota Binjai.

Rancangan penelitian yang dilakukan adalah deskritif kualitatif terhadap kondisi eksisting, karakteristik dan aktivitas PKL, prilaku PKL, ekspresi tindakan keruangan PKL disekitar Lapangan Merdeka kota Binjai. Populasi penelitiannya populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PKL yang berkegiatan di lokasi sekitar Lapangan Merdeka kota Binjai yang berjumlah 71 pedagang kali lima. Sampel diambil dengan teknik stratified random sampling 42 pedagang kaki lima dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan dan disarankan (1)Perencanaan penataan PKL di tempat lain di wilayah Kota Binjai terutama yang berkaitan dengan konsep bottom-up development yang mengangkat potensi kemampuan positif para pedagang kaki lima dalam menyiasati keterbatasan sektor informal perekonomian kota (2)Bagi pemerintah Kota Binjai yang sedang mencanangkan program pembangunan penataan kawasan PKL di lapangan Merdeka Binjai maka kajian ini merupakan sumbangan pemikiran bagi analisis penetapan lokasi yang paling cocok bagi relokasi PKL Lapangan Merdeka Binjai yaitu dengan mengikut sertakan kegiatan PKL dalam mewujudkan ruang terbuka kota sebagai citra kota Binjai yang lebih baik dimasa depan; (3) penataan dilakukan menurut pengamat harus disesuaikan (prioritas) PKL yang saat ini ada. Adapun fasilitas yang diinginkan adalah tempat yang tetap, jika tempat permanen maka tidak perlu membongkar lapak-lapak yang ada; (4) Kajian ini merupakan langkah awal dalam mengemukakan potensi pembangunan berbasis partisipasi masyarakat yang digali secara observatif tanpa adanya suatu intervensi/pemaksaan rekayasa dalam mengungkap genius locus (kearifan lokal) sumber daya manusia pembangunan kota.

(7)

ABSTRACT

In the process of urban layout design, the phenomenon of street vendors as an informal business activity is not considered in specific zoning since it is sporadic although their condition can damage urban layout and causes space problems in which the implication brings about the problems of sanitation and hygiene. The objective of the research was to identify the problems and the potency of managing street vendors surrounding Lapangan Merdeka, Binjai, to organize area guidance as the guideline for layout and street vendors’ activities surrounding Lapangan Merdeka, Binjai.

The research used descriptive qualitative method on the existing condition, the characteristics and activities of street vendors, their behavior, and the expression of their spatial action surrounding Lapangan Merdeka, Binjai. The population was 71 street vendors surrounding Lapangan Merdeka, Binjai, and 42 of them were used as the samples, taken by using stratified random sampling technique. The data were gathered by using questionnaires and conducting interviews and observation.

It is recommended that (1) structuring street vendors to another place at Binjai, especially which is related to the concept of bottom-up development, establishes their potency of positive capacity in investigating the limitation of informal sector in urban economy; (2) for Binjai City Government that is announcing the program of structuring the space for street vendors at Lapangan Merdeka, Binjai, this research is expected to help those who are in charge of determining the right location for the relocation of street vendors from Lapangan Merdeka, Binjai, by making them participate in creating urban open space for the good image of Binjai in the future; (3) the structuring, according to observers, should prioritize the street vendors by finding permanent location so that their stands will not be broken down; and (4) This research was the initial step in presenting the potency of public participation-based development which was dug out in an observation method without any intervention/coercion and engineering in revealing local wisdom of human resources in urban development.

(8)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Pengasih hanya oleh

berkat dan kasih-Nya tesis yang berjudul “PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA

DENGAN MEMANFAATKA RUANG TERBUKA HIJAU” dapat terselesaikan

guna memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Magister Teknik

dalam Program Studi Teknik Arsitektur pada Fakultas Teknik Universitas Sumatera

Utara.

Dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang

sebesar-besarnya kepada Ibu Ir. Dwira N.Aulia, Msc, PhD selaku Ketua Program Studi

Magister Teknik Arsitektur yang selama ini memberi pengajaran dan ilmu yang

sangat berharga. Komisi pembimbing, yaitu Prof. Abdul Gahni Salleh, B.Ec, MSc,

PhD dan Bapak Ir. Samsul Bahri, MT yang selalu membimbing dan memberi

saran-saran hingga tesis ini dapat diselesaikan. Kemudian pastinya komisi pembanding dan

penguji yang banyak memberi saran dan masukan dalam penyempurnaan tesis ini.

Penulis juga memberikan rasa terima kasih khusus kepada rekan-rekan

mahasiswa/i strata 2 Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Sumatera

Utara Angkatan 2011 yang terus memberi motivasi dan kerjasama dalam

penyelesaian tesis ini. Kepada Bapak Walikota Binjai yang telah memberikan

kesempatan kepada penulis untuk mengikuti pendidikan jenjang Strata 2 di Program

(9)

Akhir kata penulis mempersembahkan tesis ini kepada orangtua dan mertua

tersayang dan istri tercinta Novita Maria Sitorus, serta keempat anak kami Christoper

Sintong, Putri Anaya, Angelique Sere, dan Bagas Fritzi atas dukungannya dalam

penyelesaian pendidikan ini. Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari

sempurna, untuk ini penulis mengharapkan saran dan tanggapan yang bersifat

membangun untuk perbaikan tesis ini. Akhirnya harapan penulis semoga tesis ini

bermanfaat bagi kita semuanya.

Medan, 15 Mei 2015

(10)

RIWAYAT HIDUP

Nama : BARINGIN HOT BONAR PASARIBU

Tempat /Tanggal Lahir : PADANG SIDEMPUAN/5 MARET 1974

Agama : KRISTEN PROTESTAN

Alamat : JALAN SEI BRANTAS NO 45 MEDAN

RIWAYAT

PENDIDIKAN

Tahun 1980 - 1986 : SD ST ANTHONIUS I MEDAN

Tahun 1986 – 1989 : SMP ST THOMAS I MEDAN

Tahun 1989 - 1992 : SMA NEGERI 1 MEDAN

Tahun 1992 – 1994 : UNIVERSITAS PARAHYANGAN BANDUNG

Tahun 1994 – 1999 : INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

Tahun 2011 – 2015 : SEKOLAH PASCA SARJANA PROGRAM

STUDI MANAJEMEN PEMBANGUNAN KOTA

JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

RIWAYAT PEKERJAAN

Tahun 2000- Sekarang : PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH KOTA

(11)

DAFTAR ISI

1.6.Sistematika Pembahasan ... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA……….. 11

(12)

2.5 Pengertian persepsi dan preferensi ... 31

2.6 Aspek-aspek yang dipertimbangkan dalam mengidentifikasi pedagang kaki lima berdasarkan persepsi masyarakat ... 32

2.7 Kebijakan pemerintah kota ... 34

3.4 Lingkungan Wilayah Penelitian ... 43

3.5 Metode Analisa Data ... 44

BAB IV GAMBARAN UMUM TINJAUAN PEDAGANG KAKI LIMA DIKAWASAN LAPANGAN MERDEKA KOTA BINJAI……. 50

4.1 Gambaran Umum Kota Binjai ... 50

4.2 Gambaran Kegiatan Kecamatan Binjai Kota ... 51

4.2.1 Administrasi Kecamatan ... 51

4.2.2 Karakteristik Kependudukan Kecamatan Binjai Kota ... 52

4.2.3 Arahan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Binjai Kota 53 4.3 Gambaran Lapangan Merdeka Kota Binjai ... 57

4.3.1 Tinjauan umum perilaku PKL di Lapangan Merdeka ... 57

4.3.2 Perilaku PKL dalam tinjauan pemanfaatan lahan ... 59

4.3.3 Perilaku PKL tinjauan penataan aksessibilitas kawasan ... 60

4.3.4 Perilaku PKL dalam tinjuan fisik arsitektural ... 61

4.3.5 Perilaku PKL dalam tinjauan lingkungan ... 64

4.3.6 Perilaku PKL dalam tinjauan peraturan daerah kota ... 65

(13)

5.1.1 Karakteristik PKL disekitar Lapangan Merdeka Binjai ... 72

5.1.2 Tipologi PKL di Lapangan Merdeka Binjai ... 75

5.2 Kajian Persepsi PKL terhadap penataan Lapangan Merdeka ... 77

5.3 Kajian perilaku dan persepsi pengunjung Lapangan Merdeka ... 82

5.3.1 Karakteristik pengunjung di Lapangan Merdeka Binjai ... 82

5.3.2 Kajian persepsi pengunjung terhadap penataan PKL di Lapangan Merdeka Kota Binjai ... 85

5.4 Pembahasan Penataan PKL Dengan Memanfaatkan Ruang Terbuka Hijau ... 87

5.4.1 Karakteristik pedagang dan pengunjung PKL Di Lapangan Merdeka Binjai ... 87

5.4.2 Potensi Lapangan Merdeka dan keberadaan PKL sebagai Citra Kota ... 88

5.4.3 Lapangan Merdeka Binjai sebagai elemen perancangan kota 92 5.4.4 Legalitas dan probalitas PKL memanfaatkan Lapangan Merdeka Kota Binjai ... 99

5.5 Arahan penataan PKL dalam memanfaatkan ruang terbuka hijau Lapangan Merdeka Kota Binjai ... 102

BAB VI KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 6.1. Kesimpulan ... 107

6.2. Rekomendasi ... 112

(14)

DAFTAR TABEL

No. Judul Hal

2.1. Rangkungan Ciri PKL Terhadap Pemanfaatan Ruang ... 21

2.2 Pemanfaatan Ruang Lapangan Merdeka Terhadap Ciri PKL ... 22

3.1 Rincian Jumlah Sampel Yang Diperlukan Pada Populasi PKL Disekitar Lapangan Merdeka Kota Binjai ... 40

4.1 Administrasi Kecamatan Binjai Kota ... 51

4.2 Distribusi dan Kepadatan Penduduk Kecamatan Binjai Kota 2011 ... 53

4.3 Luas Rencana Pola Ruang Kecamatan Binjai Kota Tahun 2029 ... 56

4.4 Keterkaitan Potensi Elemen Perancangan Kota dengan Pembentukan Citra Kota Binjai ... 58

5.1 Karakteristik Pedagang Kaki Lima Di Lapangan Merdeka Binjai ... 74

5.2 Tipologi Pedagang Kaki Lima Di Lapangan Merdeka Binjai ... 75

5.3 Persepsi Pedagang Kaki Lima Terhadap Lapangan Merdeka Binjai ... 78

5.4 Indikator Pedagang Kaki Lima Terhadap Penataan Lapangan Merdeka 79 5.5 Karakteristik Pengunjung Lapangan Merdeka Binjai ... 83

5.6 Indikator Pengunjung Terhadap Penataan Lapangan Merdeka ... 85

5.7 Indentifikasi Lapangan Merdeka Sebagai Elemen Citra Kota ... 90

(15)

DAFTAR GAMBAR

No. Judul Hal

1.1 Kerangka Konseptual ... 8

1.2 Kerangka Pikir Kajian ... 9

2.1 Foto Bentuk dan Sarana Berdagang PKL ... 15

2.2 Pola Penyebaran Mengelompok PKL ... 16

3.1 Peta Lokasi Penelitian ... 45

3.2 Peta Wilayah Administrasi Kota Binjai ... 46

4.1 Gambaran Perilaku PKL Dalam Tinjauan Pemanfaatan Lahan Di Lapangan Merdeka Binjai ... 62

4.2 Gambaran Perilaku Dalam Tinjauan Akessibilitas Di Lapangan Merdeka 63 4.3 Gambaran Perilaku PKL Dalam Tinjauan Fisik Arsitektural ... 67

4.4 Gambaran Permasalahan disebabkan Keberadaan PKL dan Lokasi Sarana Toilet Umum ... 68

4.5 Gambaran Singunggan Antara Lokasi Dagangan, dan Parkir Kendaraan di Lapangan Merdeka Binjai ... 69

4.5 Gambaran Singunggan Antara Lokasi Jualan, dan Pejalan Kaki di Lapangan Merdeka Binjai ... 70

5.1 Contoh Kendaraan Modifikasi sebagai Moda Usaha ... 105

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...