• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Yuridis Terhadap Pelaksanaan Pembagian Harta Warisan Yang Dikuasi Oleh Salah Satu Pewaris (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung No. 2134 K Pdt 1989)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Yuridis Terhadap Pelaksanaan Pembagian Harta Warisan Yang Dikuasi Oleh Salah Satu Pewaris (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung No. 2134 K Pdt 1989)"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

9 Dengan demikian perjanjian pembagian harta warisan adalah suatu perjanjian yang dibuat oleh para ahli waris dalam. rangka untuk melaksanakan pembagian

Jika ketika C meninggal dunia, hanya meninggalkan ahli waris J seorang anak perempuan, tidak ada yang lain, maka J memperoleh ½ ditambah dengan kelebihan (radd) harta

Lubis dan Komis Simanjuntak, Hukum Waris Islam , (Jakarta: Sinar Grafika, 2007).. mengurus dan memanfaatkan sebahagian harta warisan suaminya dan beberapa ahli warisnya.

Jika ketika C meninggal dunia, hanya meninggalkan ahli waris J seorang anak perempuan, tidak ada yang lain, maka J memperoleh ½ ditambah dengan kelebihan (radd) harta

Pemberian harta melalui wasiat dengan akta wasiat maupun pembagian harta warisan pewaris terhadap para ahli waris dalam hukum adat Minangkabau hanya dapat

Pembagian warisan pada masyarakat muslim Tionghoa, wasiat adalah suatu wasiat yang diberikan kepada ahli waris atau kerabat yang tidak memperoleh bagian harta warisan dari

Hambal menurut penulis, pendapat yang seharusnya kita gunakan dalam pembagian harta warisan anak zina yang belum menikah dan tidak memiliki ahli waris ashabah adalah

Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menganjurkan untuk memberi hibah kepada kerabat yang hadir dalam pembagian harta warisan, meskipun mereka tidak termasuk ahli waris yang berhak