• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. BAB I PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "1. BAB I PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

PENDIDIKAN

KEWARGANEGARAAN

Oleh:

(2)

B I O D A T A

B I O D A T A

NAMA

NAMA :: Prof.DR.Ir.H. SYARIF IMAM HIDAYAT, MMProf.DR.Ir.H. SYARIF IMAM HIDAYAT, MM PANGKAT/NIP

PANGKAT/NIP :: PEMBINA UTAMA MADYA. / IV D, 030202007PEMBINA UTAMA MADYA. / IV D, 030202007 JABATAN

JABATAN :: KEPALA BADAN PENJAMINAN MUTU UPNV JATIMKEPALA BADAN PENJAMINAN MUTU UPNV JATIM

PENDIDIKAN

PENDIDIKAN

1. S1 FAPERTA UPN “VETERAN” JAWA TIMUR, 1982-1987

1. S1 FAPERTA UPN “VETERAN” JAWA TIMUR, 1982-1987

2. S2 MAGISTER MANAJEMEN AGRIBISNIS IPB, BOGOR, 1992-1994

2. S2 MAGISTER MANAJEMEN AGRIBISNIS IPB, BOGOR, 1992-1994

3.

3. S3 PDIP – PPS UNIVERSITAS BRAWIJAYA, MALANG, 2004-2007 S3 PDIP – PPS UNIVERSITAS BRAWIJAYA, MALANG, 2004-2007

(IPK = 3,97 PREDIKAT CUMLAUDE)(IPK = 3,97 PREDIKAT CUMLAUDE)

KURSUS/TAR

KURSUS/TAR

1. SUSCADOSWIR, LEMHANNAS 1997

1. SUSCADOSWIR, LEMHANNAS 1997

2. TAR PPBN DEPHAN, 1996

2. TAR PPBN DEPHAN, 1996

3. TAR P4 120 JAM, TAR P4 TOT, TAR P4 PNS DEP ANGK 6, JKT

(3)
(4)
(5)
(6)

S.S. 2007 6 NOMENKLATUUR/TERMINOLOGI:

PENDIDIDKAN KEWARGANEGARAAN DI DUNIA

• CIVICS, CIVIC EDUCATIONCIVICS, CIVIC EDUCATION (USA)(USA)

• CITIZENSHIP EDUCATIONCITIZENSHIP EDUCATION (UK)(UK)

• TA’LIMATUL MUWWATANAH,TA’LIMATUL MUWWATANAH, (TIMTENG)(TIMTENG)

TARBIYATUL WATONIYAHTARBIYATUL WATONIYAH

• EDUCACION CIVICASEDUCACION CIVICAS (MEXICO)(MEXICO)

• SACHUNTERRICHTSACHUNTERRICHT (JERMAN)(JERMAN)

• CIVICS, SOCIAL STUDIESCIVICS, SOCIAL STUDIES (AUSTRALIA)(AUSTRALIA)

• SOCIAL STUDIESSOCIAL STUDIES (USA, NEW ZEALAND)(USA, NEW ZEALAND)

• LIFE ORIENTATIONLIFE ORIENTATION (AFRIKA SELATAN)(AFRIKA SELATAN)

• PEOPLE AND SOCIETYPEOPLE AND SOCIETY (HONGARIA)(HONGARIA)

• CIVICS AND MORAL EDUCATIONCIVICS AND MORAL EDUCATION (SINGAPORE)(SINGAPORE)

• OBSCESVOVEDINIEOBSCESVOVEDINIE (RUSIA)(RUSIA)

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

(7)

M

A

T

E

R

I D

IK

K

E

W

R

G

(8)

Rencana Pembelajaran Semester

Bab I. Pendidikan Kewarganegaraan sbg MKPKII. Identitas Nasional

III. Negara dan Konstitusi

IV. Hubungan Negara dan Warga NegaraV. Demokrasi Indonesia

U JIAN TENGAH SEMESTER

VI. Negara Hukum dan Hak Asasi ManusiaVII. Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik

Indonesia

VIII. Ketahanan Nasional IndonesiaIX. Integrasi Nasional

(9)

REFERENSI

Referensi Utama : Materi Ajar Mata Kuliah Pendidikan

Kewarganegaraan disusun oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidkan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2013. (bisa di download di dikti.go.id)

Referensi pendukung:

A. Ichlasul Amal & Armaidy Armawi 1998. sumbangan Ilmu

Sosial Terhadap Konsepsi Ketahanan Nasional. Gadjah Mada Universitas Press.

B. Kaelan. 2012. Pendidikan Kewarganegaraan. Penerbit

Paradigma Jogjakarta

C. Winarno. 2007. Paradigma Baru Pendidikan

(10)

Proses Pembelajaran

Pendidikan Kewarganegaraan

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis

kompetensi menggunakan pendekatan Student

Centered Learning (SCL)

Metode pendekatan SCL meliputi: studi kasus, diskusi,

seminar, kerja lapangan, bermain peran, simulasi, tugas kelompok, permainan, collborative learning,

problem Based Learning, Bola Salju Menggelinding dll.

Sistem Penilaian: penugasan individual/kelompok,

(11)

11 KONDISI

GLOBAL:Persaingan, persyaratan kerja, perubahan orientasi

PERUBAHAN PARADIGMA: Pengetahuan, belajar dan

mengajar

PERUBAHAN PERILAKU PEMBELAJARAN

N KOMPETENSI PERUBAHAN

LULUSAN

PERUBAHAN KURIKULUM

(12)

12

DOSEN

Mahasiswa Sumber

Belajar

Sebagai Fasilitator dan motivator

Pembelajaran

Interaksi menitik

beratkan pada metode inkuiri dan diskoveri

Multi Dimensi Menunjukkan kerja kreatif

Lingkungan Belajar

Terencana, tak terencana dan

Kontekstual

(13)
(14)

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

SEBAGAI MKPK

Dasar:

(a) Kepmendiknas No 232/U/2000 tentang

Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mhs

(b) Kepmendiknas No 045/U/2002 tentang

Kurikulum Inti PT

( c) Kep Dirjen Dikti Depdiknas No

43/Dikti/Kep/2006 tentang rambu-rambu

(15)

MKPK ?

Adalah program pendidikan nilai yang

dilaksanakan melalui proses pembelajaran di

PT dan berfungsi sebagai model

pengembangan jati diri dan kepribadian para

mahasiswa, bertujuan membangun manusia

indonesia yang beriman dan bertaqwa kpd

Tuhan YME, berbudi pekerti luhur,

berkepribadian mantap, dan mandiri, serta

mempunyai rasa tanggungjawab

(16)

Character Building

Ryan dan Bohlin (1999): seperti mengetahui kebaikan,

mencintai kebaikan, dan melakukan kebaikan.

Wiley (1998): dorongan dari dalam yang dapat dipercaya untuk

bertindak dengan moral yang baik, mempunyai kualitas seperti kejujuran dan integritas.

Berkowitz (2002): karakteristik pribadi yang membimbing

seseorang untuk melakukan hal yang benar dalam suatu situasi yang memberikan kesempatan untuk tidak melakukan hal yang benar

Karakter adalah perilaku yang dilandasi oleh nilai-nilai

(17)
(18)

segala sesuatu yang kita lakukan secara sengaja yang

mempengaruhi karakter mahasiswa yang kita ajar

secara umum: beriman dan bertakwa kepada Tuhan

Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara

yang demokratis serta bertanggung jawab.

Lihat Tujuan dan Standar Kompetensi Lulusan.

(19)

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan

dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan

bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa

kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,

berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara

yang demokratis serta bertanggung jawab.

Pasal 3 UU Sisdiknas

5 DARI 8 POTENSI PESERTA DIDIK YG INGIN

(20)

KARAKTER BERASAL DARI BAHASA INGGRIS

CHARACTER YANG BERARTI WATAK.

CHARACTER BERASAL DARI BAHASA

YUNANI CHARASSEIN YANG BERARTI MENGUKIR.

CHARACTER IS PERSONALITY EVALUATED

AND PERSONALITY IS CHARACTER DEVALUATED

(21)

KARAKTER SECARA TERMINOLOGIS

KARAKTER ADALAH SIFAT-SIFAT KEJIWAAN , AKHLAK

ATAU BUDI PEKERTI YANG TERTANAM KUAT (TERUKIR) DALAM DIRI SESEORANG YANG

MEMBEDAKAN SESEORANG DENGAN ORANG LAIN.

KARAKTER ADALAH KUALITAS ATAU KEKUATAN

(22)

BERBAGAI ISTILAH

o KARAKTER/WATAK o AKHLAK

o MORAL

o KEPRIBADIAN

PERILAKU

….AKU DIUTUS UNTUK MENYEMPURNAKAN AKHLAK …

(23)

23

PROSES PEMBUDAYAAN DAN PEMBERDAYAAN

Agama, Pancasila, UUD 1945, UU No. 20/2003 ttg

Sisdiknas

Teori Pendidikan, Psikologi, Nilai,

Sosial Budaya

Pengalaman terbaik

(best practices)dan praktik nyata

Nilai-nilai Luhur

PERANGKAT PENDUKUNG Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya,

Lingkungan, Sarana dan Prasarana, Kebersamaan, Komitmen pemangku kepentingan.

GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER di INDONESIA

KELUARGA

SATUAN PENDIDIKAN

(24)

Latar Belakang Pembelajaran

Pendidikan Kewarganegaraan

A. Perubahan Pendidikan ke masa depan :

UNESCO (1998) : (1) pendidikan tdk hanya

mentransfer ipteks tetapi hrs melahirkan warga negara dg kesadaran ttg bgs dan kemanusiaan, (2) mempersiapkan TK masa depan yg produktif, (3) mengubah cara berfikir, sikap hidup dan perilaku dlm perubahan sosial ke arah kemajuan yg adil

B. Dinamika Internal Bangsa Indonesia: lemahnya

(25)

Tujuan Pembelajaran Pendidikan

Kewarganegaraan :

A. mengembangkan sikap dan perilaku

kewarganegaraan yang mengapresiasi nilai-nilai moral etika dan religius

B. menjadi warga negara yang cerdas, berkarakter,

menjunjung tinggi nilai kemanusiaan

C. menumbuhkembangkan jiwa dan semangat

nasionalisme, dan rasa cinta pada tanah air

D. mengembangkan sikap demokrasi berkeadaban

dan bertanggungjawab, serta mengembangkan kemampuan kompetitif bangsa di era globalisasi

(26)

OLAH HATI/KALBU

CERDAS SPIRITUAL

OLAH RASA

CERDAS EMOSIONAL DAN SOSIAL

CERDAS

OLAH PIKIR

CERDAS INTELEKTUAL

OLAH RAGA

(27)

Pancasila sebagai Nilai Dasar

Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganegaraan harus berbasis

dari implementasi nilai-nilai Pancasila

Kelima dasar nilai Pancasila sbg pedoman

dan sumber orientasi penyusunan dan

(28)

28

28

PADAMU NEGERI

KAMI BERJANJI PADAMU NEGERI

KAMI BERBAKTI PADAMU NEGERI

KAMI MENGABDI BAGIMU NEGERI

JIWA RAGA KAMI

PADAMU NEGERI

KAMI BERJANJI PADAMU NEGERI

KAMI BERBAKTI PADAMU NEGERI

KAMI MENGABDI BAGIMU NEGERI

(29)
(30)

Referensi

Dokumen terkait

g. Menumbuhkan kesadaran siswa untuk siaga menghadapi bencana.. Menumbuhkan kesadaran etika berlalu lintas 2. Membentuk insan yang beriman, bertaqwa, dan berbudi pekerti luhur sesuai

1.. mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti

mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu menusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan

Gava Media, 2014), hlm.. mencetak generasi bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, cerdas,

Berkaitan dengan ini, masalah pendidikan agama yang tujuan dasarnya adalah menciptakan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt serta berbudi luhur, tentu

Sebagaimana yang tertuang di dalam GBHN 1999 bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk menciptakan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur,

Visi SD NEGERI KAPUK 03 PAGI ” Mewujudkan Peserta Didik yang Beriman, Bertaqwa, Berbudi Pekerti Luhur, Berkompetensi Tinggi, dan Berwawasan Luas Sesuai Dengan Profil Pelajar Pancasila”

Membentuk warga sekolah yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur dengan mengembangkan sikap dan perilaku religius baik didalam sekolah maupun diluar sekolah