• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PKK 1006329 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PKK 1006329 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Wiwin Windarni, 2014

Pengembangan multimedia animasi pembuatan pola bustie teknik draping Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan tahap-tahap penelitian dan pengembangan multimedia video

pembelajaran pembuatan pola bustie dengan teknik draping yang telah dilaksanakan,

dapat ditarik simpulan sebagai berikut:

1. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, diperoleh data bahwa pembuatan pola

bustie saat ini menggunakan media Power Point melalui LCD dan media realia

berupa dressform serta bahan-bahan untuk membuat pola bustie dengan teknik

draping. Penggunaan media tersebut perlu dikembangkan dalam upaya

pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih optimal.

2. Multimedia video pembelajaran memiliki berbagai keunggulan seperti:

mahasiswa mampu belajar secara mandiri tanpa terikat oleh waktu karena

multimedia bersifat dapat dipelajari dimana saja, mahasiswa dapat belajar

mengikuti kecepatan pemahaman masing-masing karena multimedia video

pembelajaran dapat dioperasikan sesuai dengan kebutuhan, mahasiswa dapat

mengikuti perkembangan IPTEK karena multimedia sendiri merupakan alat

pembelajaran paling baru yang dikembangkan saat ini, proses pembelajaran

mahasiswa akan menyenangkan dengan menggunakan mutimedia video

pembelajaran.

3. Multimedia video pembelajaran yang telah dirancang dan dikemas semenarik

mungkin akan menumbuhkan motivasi belajar mahasiswa sehingga mahasiswa

(2)

68

Wiwin Windarni, 2014

Pengembangan multimedia animasi pembuatan pola bustie teknik draping Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

semangat belajar mahasiswa sehingga tercapai tujuan pembelajaran dan

meningkatkan kualitas pembelajaran.

4. Hasil validasi yang telah dilakukan oleh para ahli menyimpulkan bahwa

multimedia video pembelajaran pembuatan pola buatie dengan teknik draping

sudah dapat digunakan tanpa revisi. Hasil validasi oleh ahli materi didapat

rata-rata persentase kelayakan sebesar 97.5 %, sedangkan hasil validasi oleh ahli

multimedia didapat rata-rata persentase kelayakan sebesar 95 %, sementara

hasil validasi oleh pengguna didapat rata-rata persentase kelayakan sebesar 93.7

%.

5. Para ahli menyepakati bahwa multimedia video pembelajaran pembuatan pola

bustie dengan teknik draping dapat digunakan dengan beberapa aspek yang

perlu diperbaiki untuk mencapai tingkat kelayakan yang lebih optimal.

Berdasarkan hasil validasi dari ahli media, terdapat beberapa revisi yang harus

dilakukan terhadap multimedia interaktif berbasis animasi yang telah

dikembangkan pada pembelajaran pembuatan pola bustie dengan teknik

draping, yaitu :

1. Pada tampilan multimedia, garis vector lebih baik di perhalus kembali.

2. Untuk kualitas suara narator sebaiknya ditingkatkan agar tidak tumpang

tindih dengan suara backsound. Dengan demikian suara narator akan lebih

jelas terdengar.

B. Saran

Terdapat beberapa saran penulis terhadap penelitian pengembangan multimedia

(3)

69

Wiwin Windarni, 2014

Pengembangan multimedia animasi pembuatan pola bustie teknik draping Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

1. Multimedia pembelajaran yang telah dikembangkan diharapkan dapat

diimplementasikan dalam pembelajaran pembuatan pola bustie dengan teknik

draping agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.

2. Multimedia pembelajaran pembuatan pola bustie dengan teknik draping dapat

Referensi

Dokumen terkait

posisi fitur pada wajah seperti mata, hidung, dan mulut sehingga peran dari blok pre- processing cukup vital dalam sistem pengenalan wajah yang telah dibuat,

Keputusan hakim yang menyatakan seseorang bersalah atas perbuatan pidana yang dimaksud dalam pasal 13, menentukan pula perintah terhadap yang bersalah untuk

POS POS - INDIVIDUAL (dalam jutaan) LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN BULANAN.. PT BANK

Tubektomi (Metode Operasi Wanita/ MOW) adalah metode kontrasepsi mantap yang bersifat sukarela bagi seorang wanita bila tidak ingin hamil lagi dengan cara mengoklusi tuba

Prinsip dasar dari percobaan ini layaknya dalam proses ekstraksi pelarut dimana berlaku hokum distribusi yang menyatakan apabila suatu system

berpribadi utuh merupakan subyek didikan dalam kegiatan belajar mengajar. Evaluasi sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar tidak memandang siswa. sebagai obyek

bombycina The fibroins showed variation in amino-acid composition depending on the host plant (Table 2). Alanine and glycine contents were highest in the fibres obtained from larvae

motivasi : apabila menguasai materi ,bilangan berpangkat dengan baik,maka siswa akan dapat memecahkan masalah dengan menggunakan sifat operasi hitung pada