• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan Ajar Pemrograman Pascal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bahan Ajar Pemrograman Pascal"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

DASAR BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL

STRUKTUR PROGRAM PASCAL

Untuk mempelajari bahasa pemrograman pascal pertama kali yang harus kita pahami adalah

struktur dasar pascal yaitu :

PROGRAM <Nama_Program> USES <nama_unit>

LABEL

<Deklarasi_Nama_Label> CONST

<Deklarasi_Nama_Konstanta> TYPE

<Deklarasi_Tipe_Data> VAR

<Deklarasi_Nama_Variabel>

<Deklarasi prosedur dan fungsi> BEGIN

<Pernyataan> END.

Struktur program diatas merupakan struktur lengkap dari program pascal. Dalam prakteknya tidak

semua struktur dalam pascal dipergunakan, hanya yang benar-benar dibutuhkan saja yang

dipergunakan.

Deklarasi Kepala Program

Kepala progam merupakan nama dari program yang akan dibuat. Deklarasi ini bersifat opsional,

sehingga jika kepala program tidak dideklarasikan tidak akan memperngaruhi progam.

Bentuk deklarasi kepala program :

PROGRAM <Nama_Program>

<Nama_Program>

merupakan nama yang diberikan untuk program yang akan dibuat.

Contoh :

PROGRAM Luas_lingkaran;

Pemakaian Unit

Unit adalah pustaka yang terdiri dari prosedur dan fungsi, yang dapat dicompile terpisah dari

program Turbo Pascal. Keuntungan pemakaian unit adalah program akan dikompilasi lebih cepat

karena bagian dari unit sudah dikompilasi tersendiri. Unit yang tersedia dalam pascal antara lain :

System

Berisi fungsi dan prosedur standar pascal

Crt

Digunakan untuk desain layar

Dos

Berisi fungsi untuk mengkases sistem, sepeti jam sistem

Graph

Berisi fasilitas untuk membuat grafik

(2)

Deklarasi Label

Label digunakan sebagai identitas didalam program berkaitan dengan adanya pertintah

goto

yaitu

perintah yang mengistruksikan untuk meloncat ke pernyataan yang diawali dengan

<Nama_Label>.

Bentuk deklarasi label :

LABEL

<nama_label_1>,<nama_label_2>,...,<nama_label_n>

Contoh program :

{

Contoh program yang mengandung label dan goto }

program LabelDanGoto;

uses crt; {Memanggil unit crt}

{Deklarasi label} label

tengah, akhir, selesai;

{program utama} begin

clrscr; {hapus layar}

writeln('Teks ini diawal program');writeln;

goto akhir;

writeln('Saya ngak pernah tampil dilayar'); writeln;

tengah:

writeln('Teks ini ditengah program'); writeln('Kalau saya tampil dilayar'); writeln;

goto selesai;

akhir :

writeln('Teks ini diakhir program'); writeln('Lompat ketengah dulu ya...'); writeln;

goto tengah;

selesai : readln; end.

Untuk menjalankan program diatas dapat anda dugunakan tombol Ctrl+F9.

Deklarasi Const

Deklarasi const (konstanta) digunakan untuk mendefinisikan pengenal yang mempunyai nilai tetap

(konstan). Nilai pengenal pada konstanta yang telah didefinisikan tidak dapat diubah didalam

bagian pernyataan.

Bentuk deklarasi const :

(3)

<nama_pengenal_1> = <nilai_konstan_1>; ...

<nama_pengenal_n> = <nilai_konstan_n>;

Contoh program :

{

Program menghitung keliling lingkaran }

uses crt; {memanggil unit crt}

{Deklarasi konstanta} const

phi = 3.14;

{Deklarasi variabel} var

jari2 : integer; kel : real;

begin {Prorgam utama} clrscr; {Hapus layar} write('Jari-jari : '); readln(jari2);

kel := 2 * phi * jari2;

writeln('Keliling lingkaran : ',kel:7:2); readln;

end.

Deklarasi Type

Deklarasi ini digunakan untuk menciptakan tipe khusus yang nanti akan digunakan untuk

menentukan tipe variabel dalam deklarasi VAR. Tipe yang dapat diciptakan dalam deklarasi type

adalah tipe-tipe dalam pascal misalanya

real

,

integer

,

byte

,

char

,

boolean

,

string

,

array

,

record

,

pointer

dan sebagainya.

Bentuk deklarasi type :

TYPE

<nama_pengenal_1> = <tipe_1>; ...

<nama_pengenal_n> = <tipe_n>;

Contoh :

TYPE

Bulat = integer;

Menyatakan bahawa tipe Bulat merupakan tipe baru yang identik dengan tipe integer.

Deklarasi Var

(4)

Bentuk deklarasi var :

VAR

<nama_variabel_1> = <tipe_1>; ...

<nama_pengenal_n> = <tipe_n>;

Contoh :

TYPE

Bulat = integer;

VAR

nama, alamat : string; umur, jumlah : bulat;

Contoh diatas terdapat dua variabel yaitu nama dan alamat yang bertipe string , sedangkan umur

dan

jumlah bertipe bulat (yaitu identik dengan tipe integer yang sudah dideklarasikan dalam

deklarasi type).

Contoh program :

{

Program memasukkan biodata }

uses crt; {memanggil unit crt}

{Deklarasi tipe buatan sendiri} type

bulat = integer;

{Deklarasi variabel} var

nama, alamat : string; umur, jumlah : bulat; begin

clrscr;

writeln('Masukkan Datanya'); Writeln('---'); write('Nama : '); readln(nama);

write('Alamat : '); readln(alamat);

write('Umur : '); readln(umur);

write('Jumlah anak : '); readln(jumlah);

clrscr;

writeln('Data Yang Anda Masukkan'); Writeln('======================='); writeln('Nama : ',nama); writeln('Alamat : ',alamat); writeln('Umur : ',umur); writeln('Jumlah anak : ',jumlah); readln;

end.

Deklarasi Prosedur dan Fungsi

(5)

Bagian Pernyataan

Pada bagian pernyataan selalu diawali dengan

Begin

dan diakhiri dengan

End

. Pada akhir

subprorgam End selalu diakhiri dengan titik koma (;) sedangkan End pada program utama selalu

diakhiri dengan titik (.). Prorgam terpendek dalam Turbo Pascal hanya terdiri dari Begin dan End.

saja.

Komentar Program

Komentar digunakan untuk menjelaskan suatu prorgam berkaitan dengan dokumentasi program.

Dalam Pascal komentar ada dua macam yaitu :

a.

Diawali dengan (* dan diakhiri dengan *).

b.

Diawali dengan { dan diakhiri dengan }.

Pada contoh-contoh prorgam diatas sudah banyak contoh penggunaan simbol komentar dalam

program.

Pernyataan Input-Output

Dalam Pascal untuk melakukan input-output digunakan prosedur standar

write, writeln, read

dan readln.

Read dan Readln

Read

dan

Readln

Berfungsi untuk menerima input dari keyboard dan menampungnya dalam

variabel.

Bentuk :

READ(nama_variabel); READLN(nama_variabel);

nama_variabel digunakan untuk menampung data yang dimasukkan dari keyboard. Perbedaan

antara read dan readln adalah :

Read

Jika input data kelebihan maka data akan masuk ke variabel pada read selanjutnya.

Readln

jika input data kelebihan maka diabaikan.

Write dan Writeln

Write

dan

Writeln b

erfungsi untuk menampilkan nilai variabel, suatu konstanta, suatu fungsi dan

suaru hasil ungkapan pada layar.

Bentuk :

WRITE(nilai_data); WRITELN(nilai_data);

Perbedaan antara

write

dan

writeln

adalah :

Write

Setelah menampilkan nilai data maka kursor ada berada disebelah kanan dari nilai data

tersebut.

Writeln

Setelah menampilkan nilai data maka kursor akan berganti dibaris bawahnya dari nilai

data tersebut.

Mengatur Format Keluaran

(6)

Tipe Char

Bentuk :

Ch : n

Karakter ch akan menempati medan data sebesar n secara rata kanan.

Tipe String

Bentuk :

s : n

String s akan menempati medan data sebesar n secara rata kanan.

Tipe Integer

Bentuk :

i : n

Bilangan i akan menempati medan data sebesar n secara rata kanan.

Tipe Boolean

Bentuk :

b : n

Nilai boolean b (True atau False) akan menempati medan data sebesar n secara rata kanan.

Tipe Real

Bentuk :

r : n : m

Nilai r akan menempati medan data sebesar n dengan banyak pecahan sebanyak m.

Contoh program :

{

Contoh program yang mengandung format tampilan }

uses crt; {memanggil unit crt} begin

clrscr;

writeln('STMIK EL RAHMA':20); writeln('STMIK EL RAHMA'); writeln(FALSE:10);

writeln(12345:10); writeln(12345:4); writeln(1234.567); writeln(1234.567:2:2); writeln(1234.567:10:2); writeln(1234.567:0:0); readln;

(7)

Hasil eksekusi :

STMIK EL RAHMA STMIK EL RAHMA

FALSE 12345 12345

1.2345670000E+03 1234.57 1235

TIPE DATA DALAM PASCAL

Tipe Bilangan Bulat

Dalam Pascal terdapat lima macam tipe bilangan bulat yaitu

shortint

,

integer

,

longint

,

byte

dan

word

. Masing-masing tipe data tersebut dibedakan oleh jangkauan nilai yang dapat ditampungnya.

Tipe

Kawasan

Ukuran memori

Shortint

Integer

Longint

Byte

Word

-128 .. 127

-32768 .. 32767

-2147483638 .. 2.147.483.647

0 .. 255

0 .. 65535

1 byte

2 byte

4 byte

1 byte

2 byte

Dalam penggunaan tipe data dalam program harus diperhitungkan besar nilai data yang akan

disimpan untuk menentukan tipe data yang akan digunakan.

Tipe Boolean

Tipe boolean adalah tipe data yang nilai datanya berupa

TRUE

(benar) dan

FALSE

(salah) saja.

Fungsi tipe data ini biasanya untuk menampung hasil pengujian logika.

Tipe Char

Tipe Char adalah tipe data yang hanya dapat menampung sebuah karakter saja. Untuk menyatakan

konstanta dalam tipe char, karakter ditulis dalam tanda petik tunggal.

Contoh :

’a’

karatker a

’b’

karakter b

’3’

karakter 3

Tipe String

Tipe string adalah tipe data yang dapat menampung data berupa kumpulan karatker, angka dan

simbol lainnya. Untuk menyatakan konstanta dalam tipe string, data harus diapit dalam tanda petik

tunggal.

Contoh :

(8)

Tipe Pecahan

Dalam Pascal terdapat lima buah tipe data pecahan yaitu

real

,

single

,

double

,

extended

, dan

comp

.

Tipe

Kawasan

Ukuran memori

Real

Konstanta bilangan pecahan dalam Pascal menggunakan tanda titik bukan koma.

OPERATOR DALAM PASCAL

Dalam Pascal terdapat beberapa operator yaitu :

Operator Aritmatika

Dalam operator aritmatika ada yang bersifat

unary

dan

binary.

Operator unary adalah operator

yang hanya membutuhkan sebuah operand saja, sedangkan operator binary adalh operator yang

membutuhkan dua buah operand.

Operator

Operasi

Sifat

+

Sisa pembagian bulat

Tanda plus

Contoh program :

{

(9)

Operator Boolean

Operator boolean digunakan untuk menghubungkan dua buah operand kondisi menjadi sebuah

kondisi. Dalam Pascal terdapat empat buah operator boolean yaitu

AND

,

OR

,

XOR

dan

NOT

.

Operator

Jenis Operator

Sifat operasi

AND

Akan bernilai False jika salah satu

operand bernilai False

Akan bernilai True jika salah satu

operand bernilai True

Akan bernilai True jika hanya

salah satu operand bernilai True

Akan bernilai True jika operand

bernilai False dan akan bernilai

False jika operand bernilai True

Contoh program :

{

contoh program penggunaan operator boolean }

Operator relasi digunakan untuk membangdingkan dua buah operand yang hasilnya berupa benar

(True) atau salah (False). Operator relasi yang dikenal dalam Pascal adalah :

Operator

Keterangan

=

Tidak sama dengan

Lebih besar

Lebih kecil

(10)

Contoh program :

{

contoh program penggunaan operator boolean }

uses crt; {memanggil unit crt} var

x,y : integer; begin

clrscr; x := 12; y := 54;

writeln('Operasi Hasil'); writeln('---'); writeln(x,' = ',y,' ',x=y); writeln(x,' <> ',y,' ',x<>y); writeln(x,' > ',y,' ',x>y); writeln(x,' < ',y,' ',x<y); writeln(x,' >= ',y,' ',x>=y); writeln(x,' <= ',y,' ',x<=y); readln;

end.

Prioritas opertor boolean dan relasi :

Prioritas tertinggi NOT AND OR XOR

Prioritas terndah = < > <= >= <>

Pernyataan GotoXY

Pernyataan GotoXY

berfungsi untuk menempatkan kursor pada posisi kolom X, baris Y.

Contoh program :

{

contoh program GotoXY }

uses crt; {memanggil unit crt}

begin clrscr;

gotoxy(5,3);write('Teks mulai kolom 5 baris 3'); gotoxy(8,5);write('Teks mulai kolom 8 baris 5'); readln;

(11)

PERNYATAAN DASAR DALAM PASCAL

BLOK PERNYATAAN

Blok pernyataan merupakan sekumpulan baris program yang berada di dalam begin dan end.

Contoh :

begin

x := 10; x := x + 1; end;

Struktur Urut

Pada struktur ini baris program akan dikerjakan secara urut dari atas kebawah sesuai dengan

penulisannya.

Algoritmik

Pseudocode Luas_Pesegi_panjang

// Diketahui sebuah pesegi panjang yang memiliki panjang // dan lebar

//DEKLARASI

int panjang, lebar, luas

//DESKRIPSI {

read(panjang) read(lebar)

luas = panjang * lebar write(luas)

}

{

contoh program menghitung luas pesegi panjang }

uses crt; {memanggil unit crt} var

panjang, lebar, luas : integer;

begin clrscr;

write('Masukkan panjang : '); readln(panjang);

write('Masukkan lebar : '); readln(lebar);

luas := panjang * lebar;

writeln('Luasnya : ',luas); readln;

end.

Algoritmik

Pseudocode Isi_Tabung

(12)

// tabung dan tinggi tabung

//DEKLARASI

int jari_jari, tinggi

float luas_lingk, isi_tabung

//DESKRIPSI {

read(jari_jari) read(tinggi)

luas_lingk = 2 * 3.14 * jari_jari * jari_jari isi_tabung = luas_lingk * tinggi

write(isi_tabung) }

{

contoh program menghitung isi tabung }

uses crt; {memanggil unit crt} var

jari_jari, tinggi : integer; luas_lingk, isi_tabung : real;

begin clrscr;

write('Masukkan jari-jari tabung : '); readln(jari_jari);

write('Masukkan tinggi tabung : '); readln(tinggi);

luas_lingk := 3.14 * jari_jari * jari_jari; isi_tabung := luas_lingk * tinggi;

writeln('Isi tabung : ',isi_tabung:7:2); readln;

end.

Pernyataan Penyeleksian Kondisi

Pernyataan if

Pernyataan

if

digunakan untuk mengambil keputusan berdasarkan kondisi yang diuji. Bentuk

if

dalam pascal terdiri dari 3 bentuk yaitu :

1.

Pernyataan if sederhana

Pada bentuk ini pernyataan

if

hanya memiliki satu kemungkingan pernyataan yang akan dikerjakan

jika kondisi yang diuji bernilai benar.

Bentuk pernyataan

if

sederhana :

if <kondisi> then pernyataan;

<

kondisi

> digunakan untuk menentukan hasil pengujian, jika <

kondisi

> bernilai benar (

true

)

maka pernyataan akan dikerjakan, jika <

kondisi

> bernilai salah (

false

) maka tidak ada pernyataan

yang dikerjakan.

Algoritmik

Pseudocode Kelulusan_Siswa

// Seorang siswa dikatakan lulus jika nilainya >= 60

(13)

int nilai_siswa

//DESKRIPSI {

read(nilai_siswa) if (nilai_siswa >= 60)

write(‘Siswa tersebut lulus’) }

{

contoh program yang mengandung pernyataan if sederhana

}

uses crt; {memanggil unit crt} var

nilai_siswa : integer;

begin clrscr;

write('Masukkan nilai : '); readln(nilai_siswa);

if nilai_siswa >= 60 then

writeln('Siswa tersebut lulus'); readln;

end.

2.

Pernyataan if ... then ... else

Pada bentuk ini pernyataan

if

memiliki dua kemungkinan pernyataan yang akan dikerjakan

berdasarkan hasil pengujian kondisi.

Bentuk pernyataan

if ... then ... else

if <kondisi> then

pernyataan1; else

pernyataan2;

<

kondisi

> digunakan untuk menentukan hasil pengujian, jika <

kondisi

> bernilai benar (

true

)

maka pernyataan1 akan dikerjakan, jika <

kondisi

> bernilai salah (

false

) maka pernyataan2 yang

dikerjakan.

Algoritmik

Pseudocode Kelulusan_Siswa

// Seorang siswa dikatakan lulus jika nilainya >= 60 // jika < 60 maka siswa tidak lulus

//DEKLARASI

int nilai_siswa

//DESKRIPSI {

read(nilai_siswa) if (nilai_siswa >= 60)

write(‘Siswa tersebut lulus’) else

(14)

}

{

contoh program yang mengandung pernyataan if..else }

uses crt; {memanggil unit crt} var

nilai_siswa : integer;

begin clrscr;

write('Masukkan nilai : '); readln(nilai_siswa);

if nilai_siswa >= 60 then

writeln('Siswa tersebut lulus') else

writeln('Siswa tersebut tidak lulus'); readln;

end.

Algoritmik

Pseudocode Pembayaran_Gaji

// Akan dihitung gaji yang diterima pegawai berdasarkan jumlah hari // kerja dan jumlah jam lembur dengan tarif tertentu

//DEKLARASI char nama[20] int jhr_kerja int jjam_lembur float upah

float uang_lembur float trans_lembur float gaji

//DESKRIPSI {

read(nama) read(jhr_kerja) read(jjam_lembur)

upah = jhr_kerja * 30000

uang_lembur = jjam_lembur * 5000 if (jjam_lembur >= 10)

trans_lembur = 0.1 * uang_lembur else

trans_lembur = 0

gaji = upah + uang_lembur + trans_lembur write(upah)

write(uang_lembur) write(trans_lembur) write(gaji)

}

{

contoh program penghitungan pembayaran gaji }

(15)

const

bonus = 0.1; var

nama : string;

jhr_kerja : integer; jjam_lembur : integer; upah : longint; uang_lembur : longint; trans_lembur : real; gaji : real;

begin clrscr;

upah := 0;uang_lembur:=0; write('Masukkan nama : '); readln(nama);

write('Masukkan jml hari kerja : '); readln(jhr_kerja);

write('Masukkan jml jam lembur : '); readln(jjam_lembur);

upah := jhr_kerja * 30000;

uang_lembur := jjam_lembur * 5000;

if jjam_lembur > 10 then

trans_lembur := bonus * uang_lembur else

trans_lembur := 0;

gaji := upah + uang_lembur + trans_lembur;

writeln('Jumlah upah : ',upah:9);

writeln('Jumlah uang lembur : ',uang_lembur:9); writeln('Transpot lembur : ',trans_lembur:9:0); writeln(' --- +');

writeln('Gaji yang diterima : ',gaji:9:0); readln;

end.

3.

Pernyataan nested if (if bersarang)

Pada bentuk ini pernyataan

if

memiliki banyak kemungkinan pernyataan dan memiliki banyak

pengujian kondisi untuk mengerjakan pernyataan.

Bentuk pernyataan

if ... then ... else ...

if <kondisi1> then

pernyataan1;

else if <kondisi2> then pernyataan2;

else if <kondisiM> then pernyataanM;

else

pernyataanN;

<

kondisi1

> diuji, jika hasil pengujian bernilai benar maka

pernyataan1 dikerjakan, jika hasil

pengujian <

kondisi1

> bernilai salah maka akan diuji <

kondisi2

>, jika hasil pengujian bernilai

benar maka

pernyataan2

akan dikerjakan, jika hasil pengujian <

kondisi2

> bernilai salah maka

<

kondisiM

> akan diuji, jika hasil pengujian bernilai benar maka <

pernyataanM

> akan dikerjakan,

jika hasil pengujian <

kondisiM

> bernilai salah maka akan mengerjakan <

pernyataanN

> yang

merupakan alternatif terakhir jika semua kondisi yang diuji tidak terpenuhi.

(16)

Pseudocode Konfersi_Nilai

// Diketahui nilai angka seorang siswa yang akan // dikonfersikan ke nilai huruf

//DEKLARASI char nama[20] int nilai_angka char huruf

//DESKRIPSI {

read(nama)

read(nilai_angka) if (nilai_angka >= 80) huruf = ‘A’

else if (nilai_angka >= 70) huruf = ‘B’

else if (nilai_angka >= 60) huruf = ‘C’

else if (nilai_angka >= 50) huruf = ‘D’

else

huruf = ‘E’ write(nama)

write(huruf) }

{

contoh program yang mengandung pernyataan nested if }

uses crt; {memanggil unit crt} var

nama : string;

nilai_angka : integer; huruf : char;

begin clrscr;

write('Masukkan nama : '); readln(nama);

write('Masukkan nilai angka : '); readln(nilai_angka);

if nilai_angka >= 80 then huruf := 'A'

else if nilai_angka >= 70 then huruf := 'B'

else if nilai_angka >= 60 then huruf := 'C'

else if nilai_angka >= 50 then huruf := 'D'

else

huruf := 'E';

writeln; writeln;

writeln('Nama : ',nama); writeln('Nilainya : ',huruf); readln;

(17)

4.

Pernyataan case ... of

Pernyataan

case

digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan

pilihan. Permilaihan pada pernyataan

case

berdasarkan nilai dari ungkapan dan nilai dari

penyeleksi.

Bentuk pernyataan

case

:

case (ungkapan) of begin

case ungkapan1 : pernyataan1; case ungkapan2 : pernyataan2; end;

(ungkapan)dalam pernyataan case dapat berupa konstanta atau variabel, sedangkan ungkapan1, ungkapan2,

dapat berupa konstanta bertipe

int

atau

char

.

Proses pencocokan (ungkapan) dengan

ungkapan1, ungkapan2

dilakukan berurutan mulai

ungkapan1, ungkapan2

dan seterusnya. Jika

cocok maka pernyataan yang mengikuti

case

akan dikerjakan. Eksekusi akan berakhir jika

ditemukan pernyataan

break

. Pernyataan

default

akan dikerjakan jika ungkapan dalam

case

tidak

ada yang cocok dengan ungkapam dalam

switch

.

{

contoh penggunaan pernyataan case..of }

uses crt; {memanggil unit crt} var

pilih : char;

rusuk, isi_kubus : integer; alas, tinggi : integer; luas_segi3 : real;

begin clrscr;

writeln('Menu Pilihan'); writeln('============'); writeln('1. Isi kubus'); writeln('2. Luas segitiga'); writeln('3. Selesai');

write('Pilihan anda [1..3] : '); readln(pilih);

case pilih of '1' : Begin

write('Panjang rusuk : '); readln(rusuk);

isi_kubus := rusuk * rusuk * rusuk; writeln('Isi kubus : ',isi_kubus); end;

'2' : begin

write('Panjang alas segitiga : '); readln(alas);

write('Tinggi segitiga : '); readln(tinggi);

luas_segi3 := 0.5 * alas * tinggi;

writeln('Luas segitiga : ',luas_segi3:7:2); end;

(18)

writeln('Terima kasih...'); readln;

end; end;

readln;

end.

Pernyataan Pengulangan

1.

Pernyataan for

Pernyataan

for

berfungsi untuk mengulang satu atau beberapa pernyataan sebanyak syarat yang

diberikan.

Bentuk pernyataan

for

:

for(ungkakapan1;ungkapan2;ungkapan3)

pernyataan;

Keterangan :

ungkakapan1

merupakan pernyataan inisialisasi awal dari perulangan

for

ungkakapan2

merupakan kondisi yang menentukan pengulangan terhadap

pernyataan

atau tidak

ungkakapan2

digunakan sebagai pengatur variabel yang digunakan dalam

ungkakapan1

Algoritmik

Pseudocode Cetak_Angka_For

// Akan dicetak angka 1 sampai 10 dengan perulangan for

//DEKLARASI int i

//DESKRIPSI {

for(i=1; i<=10; i++) {

write(i) }

}

{

contoh program perulangan for }

uses crt; {memanggil unit crt} var

i : integer; begin

clrscr;

for i := 1 to 10 do

writeln('Isi i = ',i); readln;

end.

(19)

Pseudocode Cetak_bilangan_genap_for

// Akan dicetak bilangan genap dengan batas akhir diinputkan

//DEKLARASI

int batas_akhir

//DESKRIPSI {

read(batas_akhir) for(i=1; i<=10; i++) {

if( i%2 = 0) write(i) }

}

Hasil eksekusi :

Jumlah perulangan : 30

2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30

Pascal

{

Mencetak bilangan genap dengan perulangan for }

uses crt; {memanggil unit crt} var

i : integer;

batas_akhir : integer; begin

clrscr;

write('Jumlah perulangan : '); readln(batas_akhir);

for i := 1 to batas_akhir do if (i mod 2 = 0) then write(i,' '); readln;

end.

for bersarang (Nested for)

for

bersarang merupakan pernyataan for yang berada dalam pernyataan

for

(

for

dalam

for

). Sebagai

contoh misalkan akan dibentuk segitiga yang tersusun dari karakter * dengan

for

bersarang.

*

**

***

****

*****

Algoritmik

Pseudocode Segitiga_Bintang

// Dicetak karakter * yang membentuk bangun segitiga

(20)

int tinggi

//DESKRIPSI {

read(tinggi)

for(i=1;i<=tinggi;i++) for(j=1;j<=i;j++) write(‘*’) endl

}

Pascal

{

Contoh for bersarang }

uses crt; {memanggil unit crt} var

i,j,tinggi : integer; begin

clrscr;

write('Tinggi segitiga : '); readln(tinggi);

for i := 1 to tinggi do begin

for j := 1 to i do write('* ');

writeln; end; readln;

end.

2.

Pernyataan while

Pernyataan

while

berfungsi untuk mengulang satu atau beberapa pernyataan sebanyak syarat yang

diberikan dengan cara syarat diuji terlebih dahulu baru mengerjakan pernyataan.

Bentuk pernyataan

while

:

while (ungkapan)

pernyataan;

pernyataan

yang mengikuti

while

akan dikerjakan jika

ungkapan

yang diuji bernilai benar (sama

dengan 1). Pada pernyataan

while

,

ungkapan

akan diuji terlebih dahulu sebelelum

pernyataan

dikerjakan, sehingga ada kemungkinan bagian

pernyataan

pada

while

tidak akan dikerjakan sama

sekali jika

ungkapan

yang diuji bernilai salah (sama dengan nol).

Algoritmik

Pseudocode Cetak_Angka_While

(21)

//DEKLARASI int i

//DESKRIPSI {

i = 1

while(i<=10) {

write(i) i++ } }

Pascal

{

Contoh program menggunakan while }

uses crt; {memanggil unit crt} var

i : integer; begin

clrscr; i := 1;

while (i <= 10) do begin

writeln('Isi i = ',i); i := i + 1;

end; readln; end.

Algoritmik

Pseudocode Cetak_bilangan_genap_while

// Akan dicetak bilangan genap dengan batas akhir diinputkan

//DEKLARASI

int batas_akhir

//DESKRIPSI {

read(batas_akhir) i = 1

for(i; i<=10; i++) {

if( i%2 = 0) write(i) }

}

Pascal

{

(22)

}

uses crt; {memanggil unit crt} var

i,batas_akhir : integer; begin

clrscr; i := 1;

write('Jumlah perulangan : '); readln(batas_akhir);

while (i <= batas_akhir) do begin

if (i mod 2 = 0) then write(i,' '); i := i + 1;

end; readln; end.

3.

Pernyataan do...while

Pernyataan

do...while

berfungsi untuk mengulang satu atau beberapa pernyataan sebanyak syarat

yang diberikan dengan cara syarat diuji setelah pernyataan dikerjakan.

Bentuk pernyataan

do...while

:

do

pernyataan; while (ungkapan);

pernyataan

yang mengikuti

do...while

akan dikerjakan terlebih dahulu, setelah itu baru diuji

ungkapan dalam

while,

jika

ungkapan

yang diuji bernilai benar (sama dengan 1) maka pernyataan

akan dikerjakan kembali, begitu seterusnya sampai ungkapan yang diuji bernilai salah (sama

dengan nol).

Algoritmik

Pseudocode Cetak_Angka_do_While

// Akan dicetak angka 1 sampai 10 dengan perulangan do…while

//DEKLARASI int i

//DESKRIPSI {

i = 1 do {

write(i) i++

} while(i<=10) }

Pascal

{

Contoh program perulangan dengan repeat...until }

(23)

i : integer; begin

clrscr; i := 1; repeat

writeln('Isi i = ',i); i := i + 1;

until(i > 10); readln;

end.

Algoritmik

Pseudocode Cetak_bilangan_genap_do_while

// Akan dicetak bilangan genap dengan batas akhir // diinputkan

//DEKLARASI

int batas_akhir

//DESKRIPSI {

read(batas_akhir) i = 1

do {

if( i%2 = 0) write(i)

} while ( i <= batas_akhir) }

Pascal

{

Mencetak bilangan genap menggunakan repeat...until }

uses crt; {memanggil unit crt} var

i,batas_akhir : integer; begin

clrscr; i := 1;

write('Jumlah perulangan : '); readln(batas_akhir);

repeat

if (i mod 2 = 0) then write(i,' '); i := i + 1;

until(i > batas_akhir); readln;

(24)

Latihan Pengulangan :

1.

Buatlah pseudocode dan program untuk mencari rata-rata dari sejumlah angka yang diinputkan

dengan menggunakan pengulangan.

2.

Buatlah pseudocode dan program untuk mencari angka terbesar dan angka terkecil dari

sejumlah angka yang diinputkan dengan menggunakan pengulangan.

3.

Buatlah pseudocode dan program untuk mencetak angka 1 sampai 1000 dengan menggunakan

perulangan. Angka dicetak per 10 kolom dan 10 baris, pada baris pertama jika angka sudah

dicetak 10 kolom maka dilakukan pergantian baris, jika sudah 10 baris maka ditampilkan pesan

“Tekan enter untuk melanjutkan”. Begitu seterusnya sampai angka ke 1000.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 Tekan enter untuk melanjutkan...

(25)

Referensi

Dokumen terkait

Pada akhir abad ke-18 gerakan pembaruan tarekat, dengan maksud yang sama, juga muncul di Indonesia (Minangkabau) di kalangan tarekat Syaththârîyah, yang sangat

Kepada Perusahaan yang termasuk dalam Daftar Pendek di atas , selanjutnya akan dikirimkan Undangan resmi dari Kelompok Kerja (pokja) Multy Years Unit Berdasarkan Pengesahan

Meskipun suatu artikel telah diterbitkan oleh Jurnal yang masuk dalam katagori jurnal inernasional bereputasi tetapi Tim PAK tetap memperhatikan tata cara penulisan karya ilmiah

Otto turned back to Seth and shook his head unhappily. “More of

Selain itu, Peradilan Agama juga dihadapkan pada persoalan yang lain, hal yang terpenting tersebut yakni terkait kewenangan dalam hal sengketa perbankan syari’ah. Dimana pasca

Kebanyakan spesies Pseudomonas tidak menyebabkan infeksi pada manusia, tetapi kuman ini penting karena bersifat oportunis patogen, dapat menimbulkan infeksi

Hasil dari uji 10 kasus ini dapat dijadikan persentase bahwa dengan pengetahuan pakar yang dipergunakan didapatkan hasil 100% nilai kebenaran, jika dengan faktor

1) Menyajikan kosa kata baru. 2) Membaca wacana dialog 3) Menjawab pertanyaan tentang wacana dialog. 5) Membaca wacana teks 6) Menjawab pertanyaan tentang wacana