• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan FGD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " Laporan FGD"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Focus Group Discussion

Kelompok 4, Persyaratan/izin Pendirian SMA dan SMK Koordinator : Qurniadi, M.Pd

Operator : Martian

Ketua : Baharudin Sitepu, M.Pd.T Sekretaris : Sayid Juni Riauan, S.Si

Dasar Hukum :

1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan

2. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pendirian, Perubahan, Dan Penutupan Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah

Persyaratan Berdasarkan PP dan Permendikbud dimaksud meliputi: 1. Hasil studi kelayakan

2. Isi pendidikan

3. Jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan 4. Sarana dan prasarana pendidikan

5. Pembiayaan pendidikan 6. Sistem evaluasi dan sertifikasi 7. Manajemen dan proses pendidikan

Penjelasan: 1. Pengajuan

a. Pengajuan usulan 9 bulan sebelum tahun pelajaran dilengkapi hasil studi kelayakan dan diketahui oleh Kepala Dinas, Kepala UPTD dan Camat

b. Akta Notaris Pendirian Badan/Yayasan penyelenggara satuan pendidikan swasta c. Sertifikat kepemilikan tanah/lahan

d. Izin mendirikan bangunan 2. Hasil studi kelayakan

a. Studi kelayakan dilakukan tim dari Dinas Pendidikan b. Syarat radius antar satuan pendidikan:

a. Tingkat SMA/SMK/MA ditetapkan minimal 1.000 meter b. Dalam hal dianggap khusus dapat dipertimbangkan c. Studi kelayakan pendirian berisi:

1. Latar belakang dan tujuan 2. Bentuk dan nama sekolah

3. Lokasi sekolah dan dukungan masyarakat 4. Sumber peserta didik

5. Guru dan tenaga kependidikan serta rencana pengembangan 6. Sumber biaya selama 5 tahun sebagai biaya operasional 7. Fasilitas kelengkapan penunjang penyelenggara pendidikan 8. Kesimpulan studi kelayakan

3. Jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan

a. Untuk SMA  1 orang kepala sekolah, 1 orang guru BK, 1 orang TU, 1 orang penjaga sekolah, 12 orang guru pelajaran

(2)

4. Sarana dan prasarana pendidikan

Badan pengelola berkewajiban menyediakan sarana dan prasarana: 1. Lahan sekolah

2. Ruang kelas

3. Ruang Kepala Sekolah 4. Ruang guru

10. Ruang instalasi daya dan jasa 11. Tempat olahraga

12. Ruang UKS dan BP 5. Pembiayaan pendidikan

Sumber biaya/dana:

1. Tiga tahun pertama biaya disediakan oleh badan penyelenggara pendidikan

2. Wajib menyediakan jaminan deposito di bank pemerintah, besarnya deposito SMA/SMK/MAK (Swasta) sejumlah Rp. 500.000.000

6. Sistem evaluasi dan sertifikasi

Gambaran RPS (Rencana Pengembangan Sekolah meliputi: 1. Visi/misi

2. Tujuan

3. Sarana dan prasarana 4. Kurikulum

5. Ketenagaan 6. Peserta didik

7. Peran serta masyarakat 8. Manajemen sekolah 9. Pembiayaan

10. organisasi

7. Manajemen dan proses pendidikan

Syarat jumlah siswa: paling sedikit jumlah peserta didik 20 orang 8. Pendirian satuan pendidikan wajib mendapat rekomendasi:

1. Rekomendasi dan penetapan dari Kepala Dinas (SMA/SMK/MA swasta) 2. Rekomendasi dan penetapan dari Bupati/Walikota (SMA/SMK/MA negeri) 9. Persyaratan tambahan menunjang kearifan lokal:

Bangunan sekolah harus berarsitektur/berornamen ciri khas melayu

Catatan tambahan:

(3)
(4)

SABKI BAHARUDDIN SITEPU, M.Pd.T

Drs. MASTUR, M.MPd

Drs. SOEMANTRI AGUS SAHRIR, M.Pd ZURPRIHARDI, S.Pi Drs. SYAHRIAL, M.Pd NURSYA’BANI, M.Pd M. KHAIRUN

TENGKU JULIA ASPARIDA,

S.Pd, Kons SUYONO, S.Pd.I ARYS WAHYU NUGROHO,S.Pd UNTUNG SURYANTO, SE ERMALA MEILINA, S.Sos TARSIN TARIGAN, S.Pd

RUKIAH JUMADI, S.Pd LIA ASTRIA, S.Pd

SAYID JUNI RIAUAN, S.Si SUHONO, S.Pd IMAM SUDARYANTO, SP

HAMZAH, S.Pd JOKO PRASETIYO FITRA SURANA

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 28

6. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 181074/A.A3/KU/2014 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor

sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik lndonesia Nomor l93lPl20l2 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pendidikan dan

Berdasarkan Pasal 243 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata KerJa Kementerian Pendidikan dan

sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 193/P/2012 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pendidikan dan

Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 234/U/2000 Tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi dan yang diperbaharui oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan

Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri, Dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin