ABSTRAK. Model Pengembangan Desain Kelembagaan Pabrik Gula di Kabupaten Situbondo
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Analisis Nilai Tambah dan Desain Metrik Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Tebu (Kasus di Pabrik Gula Mojo Kabupaten Sragen). Dibawah bimbingan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Besarnya rata-rata pendapatan per petani pengrajin dari usaha agroindustri gula kelapa kristal dalam kurun waktu satu tahun yaitu
Hasil analisis kesesuaian lahan berdasarkan karakteristik jenis tanah, ketinggian tempat dan iklim dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) menunjukkan terdapat
pengembangan gula tumbu di Kabupaten Kudus menunjukkan bahwa hasil analisis dapat diterima dengan Overall Inconsistency Ratio sebesar 0,09. Prioritas alternatif
Respon petani metode temu lapang berada pada kriteria tinggi, menunjukkan bahwa metode temu lapang sudah baik, sesuai, dan efektif dalam menyampaikan informasi
biaya produksi pada usahatani yang terkena dampak menunjukkan erupsi Gunung. Sinabung juga mempengaruhi besarnya pendapatan yang diterima oleh
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa besarnya pendapatan yang diperoleh petani Responden tergantung besarnya tingkat