• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi deskriptif penerapan prinsip Enam Tepat dalam pemberian obat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Studi deskriptif penerapan prinsip Enam Tepat dalam pemberian obat"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 menggambarkan mayoritas perawat berada pada usia 25-35 tahun (63,7 %), mayoritas berjenis  kelamin perempuan sebanyak 83 perawat (66,9 %)
Gambar 1. Prosentase penerapan prinsip “Enam Tepat” dalam pemberian obat pada perawat (n=124)  Perawat yang telah memenuhi aspek tepat pada gambar 1 dengan nilai skor 20 sejumlah 74 perawat atau  59,7 %, sedangkan yang tidak tepat sejumlah 50 perawat atau
Tabel 2 menunjukkan bahwa pada prinsip tepat obat seluruh perawat telah mengecek obat, dosis, waktu,  rute, pasien dan dokumentasi yang dilakukan dengan program terapi dokter serta menanyakan alergi ke  pasien

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip enam benar pemberian obat melalui intravena dalam mencegah kejadian medication error dengan pendekatan

Hasil penelitian yang Rosseptalia (2006) menyatakan bahwa transparansi kebijakan publik memiliki pengaruh yang positif dan signifikan pada pengaruh pengetahuan dewan

Tabel: 4.6. menunujukkan bahwa nilai rata-rata data pre test sebesar 6.87; sedangkan rata-rata data post test sebesar 7.60. Rata- rata data tingkat nyeri pre test

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan ilmiah baru tentang peranan membran selulosa bakteri coating kitosan – kolagen yang dapat digunakan sebagai

Berdasarkan permasalahan tersebut diatas maka diperlukan sebuah sistem penunjang keputusan (SPK) yang dapat membantu orang tua dalam menentukan pilihan masuk ke

Sistem Informasi banyak mengalami perubahan yang cukup Sistem Informasi banyak mengalami perubahan yang cukup signifikan dalam pola pengambilan keputusan yang dilakukan oleh

terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan cara-cara penanganan limbah di SMK Caruban Nagari Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon.Untuk mengkaji apakah ada perbedaan

Program Kabupaten Bebas Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) atau Open Defecation Free (ODF) merupakan salah satu pilar dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)