• Tidak ada hasil yang ditemukan

Promosi kesehatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Promosi kesehatan"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

PROMOSI KESEHATAN

TUGAS INDIVIDU

MANDI YANG BAIK DAN BENAR

DISUSUN OLEH :

AYU NOVITA SARI

P1337420614027

DIV KEPERAWATAN SEMARANG

POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

2015

(2)

2

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat, hidayah serta karunia-Nya sehingga saya berhasil menyelesaikan tugas individu Promosi Kesehatan dengan pokok bahasan “Mandi yang Baik dan Benar”.

Saya menyadari bahwa makalah yang saya selesaikan ini masih jauh dari kesempurnaan. Seperti kata pepatah "tak ada gading yang tak retak", oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran dari semua kalangan yang bersifat membangun guna kesempurnaan makalah saya selanjutnya.

Ucapkan terima kasih saya kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Serta saya berharap agar makalah ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan.

PENULIS

(3)

3 KATA PENGANTAR . . . 2 DAFTAR ISI . . . 3 BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang . . . 4 B. Permasalahan . . . .. . . 5 C. Tujuan . . . 6

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA A. PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) . . . 7

B. Mandi Yang Baik dan Sehat . . . 8

BAB III : STUDY KASUS A. Analisa Situasi . . . .. . . 13

B. Pengamatan. . . 15

C. Hasil Perubahan Perilaku. . . 16

D. Lampiran. . . 18 BAB IV : PENUTUP A. Kesimpulan. . . 28 B. Saran. . . 28 DAFTAR PUSTAKA. . . 29 BAB I PENDAHULUAN

(4)

4

A. Latar Belakang

Kesehatan merupakan kondisi dimana kita berada jauh atau terbebas dari penyakit. Merupakan suatu yang mahal jika dibandingkan dengan hal-hal yang lain. Bagaimana tidak, harta yang melimpah, memiliki paras tampan atau cantik, memiliki badan tegap dan gagah, semuanya itu akan sirna dengan sekejap jika kita terserang penyakit atau tidak sehat. Dengan penyakit harta bisa habis digunakan untuk berobat, paras tampan atau cantik berubah menjadi pucat dan tidak enak untuk dipandang, badan yang tegap dan gagah seketika roboh dikarenakan lemas dan lesu akibat kondisi tubuh yang menurun drastis.

Beginilah alur kehidupan, semuanya menjadi seimbang. Ada sehat dan ada sakit, kita tidak akan selalu sehat dan kita juga tidak akan selalu sakit. Semuanya itu bagaimana kita bisa menjaga diri untuk terhindar dari penyakit sehingga kesehatan itu merupakan hal yang mutlak harus dijaga.

Mencegah sakit adalah lebih mudah dan murah dari pada mengobati seseorang apabila jatuh sakit. Salah satu cara untuk mencegah hal tersebut adalah dengan bergaya hidup sehat. Gaya hidup sehat adalah segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. Dengan semakin banyaknya penderita penyakit tidak menular (degeneratif) seperti jantung, tekanan darah tinggi, kanker, stress dan penyakit tidak menular lainnya yang disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat, maka untuk menghindarinya kita perlu bergaya hidup yang sehat

Tidak jarang istilah PHBS terdengar di masyarakat. Jika dilihat dari kepanjangannya yakni Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, tentu kita

(5)

5

langsung mengetahui apa itu PHBS, singkat kata mengenai perilaku seseorang menyangkut kebersihan yang dapat mempengaruhi kesehatannya. Banyak penyakit dapat dihindari dengan PHBS, mulai dari Diare, DBD, flu burung, atau pun flu babi yang akhir-akhir ini marak.

Tidak hanya dikenal sebagai rutinitas wajib bagi setiap orang, mandi juga berhubungan erat dengan perawatan kesehatan dan kecantikan tubuh.Jika anda sedang lelah dan stres sepulang beraktivitas, mandi tentu dapat menyegarkan tubuh dan mengembalikan semangat anda. Atau kala anda mandi air hangat sebelum tidur, pengaruh air hangat dapat membuat tubuh rileks dan membantu nyenyaknya tidur.

Karena kita melakukan aktivitas yang satu ini sangat sering, 2 hingga 3 kali sehari, kita terkadang menyepelekan bahwa manfaat mandi yang sebenarnya lebih besar daripada membersihkan tubuh dari keringat dan debu saja.Begitu pula saat mandi, sebagian besar orang hanya mementingkan usapan sabun dan membilasnya dengan air. Padahal kegiatan mandi yang sehat dan benar juga dapat mempengaruhi kesehatan dan perawatan kulit.

B. Permasalahan

1. Apa pengertian dari PHBS?

2. Apa tujuan PHBS di tatanan pelayanan kesehatan? 3. Apa manfaat PHBS di tatanan pelayanan kesehatan? 4. Apa pengertian mandi dan kebiasaan mandi?

5. Apa saja tahap-tahap mandi yang benar? 6. Apa manfaat dari mandi?

7. Apa saja tips mandi yang benar dan sehat? C. Tujuan

1. Tujuan Umum

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengubah perilaku dan kebiasaan orang terdekat agar dapat membiasakan mandi yang baik dan sehat. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat perencanaan perubahan perilaku kemudian melakukan promosi kesehatan kepada

(6)

6

orang terdekat untuk mengubah perilaku yang kurang sehat menjadi sehat.

2. Tujuan Khusus

Setelah diberikan pendidikan kesehatan ini diharapkan An. N :

a. Mengetahui tentang pengertian dari PHBS.

b. Mengetahui tujuan PHBS di tatanan layanan kesehatan.

c. Mengetahui manfaat PHBS di tatanan layanan kesehatan. d. Mengetahui pengertian mandi dan kebiasaan mandi. e. Mengetahui tahap-tahap mandi yang benar.

f. Mengetahui manfaat dari mandi.

g. Mengetahui tips mandi yang benar dan sehat.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA A. PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) 1. Pengertian PHBS

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dimasyarakat (Depkes,2012).

2. Tujuan PHBS di tatanan pelayanan kesehatan

a. Mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat di institusi

kesehatan.

b. Mencegah terjadinya penularan penyakit di institusi kesehatan. c. Menciptakan Institusi kesehatan yang sehat.

(7)

7

3. Manfaat PHBS di tatanan pelayanan kesehatan a. Bagi Pasien/Keluarga Pasien/Pengunjung :

a) Memperoleh pelayanan kesehatan di institusi.

b) Kesehatan yang sehat.

c) Terhindar dari penularan penyakit.

d) Mempercepat proses penyembuhan penyakit e) Peningkatan kesehatan pasien.

b. Bagi Institusi Kesehatan :

a) Mencegah terjadinya penularan penyakit di institusi kesehatan. b) Meningkatkan citra institusi kesehatan yang baik sebagai

tempat untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan kesehatan bagi masyarakat.

c. Bagi Pemerintah Daerah :

a) Peningkatan persentase Institusi Kesehatan Sehat menunjukkan kinerja dan citra Pemerintah Kabupaten/Kota yang baik.

b) Kabupaten/Kota dapat dijadikan pusat pembelajaran bagi daerah lain dalam pembinaan PHBS di Institusi Kesehatan.

B. Mandi Yang Baik dan Sehat

1. Pengertian Mandi dan Kebiasaan Mandi

Mandi adalah membersihkan seluruh badan dari kotoran baik yang dapat dilihat ataupun yang tidak terlihat, dengan cara menyiram seluruh badan dengan air dan menggunakan sabun mandi.

Kebiasaan mandiadalah dengan cara langsung mengguyur badan secara keseluruhan. Kebiasaan mandi seperti ini akan merugikan kesehatan badan, terutama berkaitan dengan masalah masuk angin dan influensa. Dengan cara mandi seperti ini akan menyebabkan hawa panas tubuh terperangkap di dalam badan yang akan menyebabkan keseimbangan hawa panas dalam tubuh dan hawa dingin menjadi terganggu.

2. Tahap-Tahap Mandi Yang Benar

Berikut ini adalah cara mandi yang benar yang dapat membantu meningkatkan kesehatan anda, terutama yang sering terserang masuk angin

(8)

8

dan influenza.

Cara memulai mandi yang benar, dengan urutan sebagai berikut :

a. Menyiram mulai dari ujung jari kaki (kanan dan kiri) ke arah atas sampai lutut.

b. Meniyam mulai dari lutut (kanan dan kiri) ke arah atas sampai bagian perut.

c. Menyiram mulai dari bagian perut ke arah atas sampai pundak.

d. Menyiram mulai jari ujung jari tangan (kanan dan kiri) sampai ke pundak.

e. Menyiram mulai dari bagian leher ke arah atas sampai kepala.

f. Menyikat Gigi

Urutan kegiatan seperti tersebut di atas harus berurutan dari 1 sampai 6 dan masing-masing dilakukan sebanyak minimal 3 (tiga) kali kecuali menyikat gigi.

Memulai mandi dari bagian bawah terlebih dahulu dimaksudkan agar hawa panas tubuh terangkat ke bagian atas tubuh dan akhirnya akan terbuang keluar melalui lubang-lubang (rongga) tubuh bagian atas seperti mulut, hidung dan telinga.

Pada saat menyiram bagian perut dan bagian dada (urutan 3&4) biasanya kita akan merasakan merinding, hal ini disebabkan oleh bergeraknya hawa panas tubuh dari bagian bawah badan ke bagian atas.

Pada saat menyiram kepala, orang yang mandi akan merasa sedikit pusing. Rasa pusing ini disebabkan oleh keluarnya hawa panas tubuh melalui rongga bagian atas seperti mulut, hidung dan telinga. Setelah itu baru kita menyikat gigi.

Bila kegiatan mandi ini dilaksanakan terus menerus (konsisten), maka kira-kira dalam waktu 2 (dua) sampai 3 (tiga) bulan anda akan merasakan manfaatnya, badan akan terasa segar, ringan dalam bergerak dan akan terhindar dari sakit influensa dan masuk angin.

3. Manfaat dari Mandi a. Tidak bau badan b. Tidak berkeringat c. Badan sehat dan segar

(9)

9

e. Tidak mengantuk

4. Tips Mandi Yang Baik dan Sehat

a. Air Dingin vs Air Hangat

Sebenarnya baik itu mandi dengan air dingin maupun air hangat tidak menjadi masalah, selama air yang digunakan adalah air bersih. Anda dapat mengetahuinya dari bau dan warna air apakah jernih dan tidak berbau.

Mandi air dingin juga menyenangkan saat badan terasa lengket, kotor dan kita baru melakukan aktivitas di hari yang panas. Air dingin dapat menyegarkan tubuh dan mengembalikan semangat.

Akan tetapi jika anda sering mandi terlambat yaitu di sore hinga malam hari gunakan air hangat. Air hangat dapat membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh dan juga membuat efek rileks yang sangat membantu kita untuk tidur nyenyak.

b. Sabun Batang vs Sabun Cair

Kedua jenis sabun ini tentu bergantung pada selera

pemakainya. Sabun batang dengan harga yang sedikit lebih murah dan praktis lebih sering digunakan karena sabun cair yang harus dipakai dengan menggunakan shower puff atau spon mandi.

Namun tahukah anda bahwa menggunakan sabun cair dapat dikatakan lebih baik ketimbang sabun batangan karena sabun batangan biasanya mengandung alkali yang dapat membuat kulit lebih cepat kering ketimbang sabun cair.

c. Shower Puff berkualitas

Tentu benda yang satu ini tak asing lagi. Shower puff yang berbentuk seperti bunga dengan rongga-rongga untuk membuat busa ini sering digunakan untuk sabun cair, karena selain dapat

(10)

10

membuat lebih banyak busa juga dapat berfungsi sebagai alat scrub kulit.

Namun dari banyaknya shower puff yang bereder pilihlah yang berkualitas baik. Anda dapat melihatnya dari kualitas bahan plastiknya apakah kasar tidak. Menggunakan shower puff yang kasar akan membuat kulit iritasi saat kita menggosoknya. Pilih juga yang memiliki fungsi mengangkat sel kulit mati serta

memperlancar aliran darah.

d. Seluruh Bagian Tubuh

Mungkin terkadang kita sering menggosok bagian tubuh tertentu dan melupakan beberapa anggota tubuh yang lain. Saat mandi, usahakan anda menyabun seluruh anggota tubuh terutama bagian-bagian lipatan yang jarang terjangkau.

e. Keringkan Tubuh dengan Benar dan Lembut

Kita sering mengeringkan tubuh usai mandi dengan cara menggosoknya dengan cepat dan hanya mengeringkan beberapa anggota tubuh saja. Belakang punggung yang cukup sulit

dijangkau sering kita lupakan dan akhirnya badan masih sedikit basah saat akan berpakaian.

Sebaiknya keringkan seluruh tubuh anda hingga benar-benar kering karena jika tubuh masih tergolong basah, hal tersebut dapat menambah kelembaban kulit saat berpakaian dan membuat bakteri lebih cepat berkembang.

Begitu pula dalam menggosok badan, keringkan dengan lembut dan tidak menggosoknya terlalu keras.

(11)

11

Sesaat setelah mandi dan mengeringkan badan,

gunakan lotion atau pelembab tubuh untuk menjaga kehalusan dan kelembapan kulit.

BAB III

STUDY KASUS : PENGAMATAN INTERVENSI DAN HASIL PERUBAHAN PERILAKU

A. Analisa Situasi

1. Karakteristik Objek Pengamatan

An. N merupakan seorang pelajar di SMP Negeri 25 Semarang. Dia adalah orang terdekat saya. An. N berumur 12 tahun. Dia tinggal di Semarang. An. N adalah anak kedua dari dua bersaudara. Ayahnya adalah seorang pegawai swasta dan ibunya adalah ibu rumah tangga. An. N

(12)

12

mempunyai kebiasaan “mandi bebek” atau mandi yang sangat cepat (kurang dari 2 menit).

2. Latar Belakang Objek Pengamatan

An. N mulai melakukan kebiasaan tersebut sejak berumur 11 tahun saat memasuki SMP kelas 1. Dan kebiasaan tersebut berlanjut sampai sekarang. Setiap pagi berangkat sekolah dan saat mandi sore pulang sekolah. An. N biasanya sepulang sekolah, mandi dan berangkat lagi ke sekolah untuk mengikuti ekstrakulikuler. Dia berfikir bahwa mandi hanya mengguyur tubuhnya dan menggosokkan sabun saja, oleh karena itu saat mandi hanya menghabiskan waktu kurang dari 2 menit. Padahal An. Nadalah anak yang aktif dikegiatan ekstrakulikuler dan sering ikut lomba PBB. Orang terdekat An. N sudah sering sekali menceramahinya, tetapi tetap tidak digubris olehnya.

3. Perilaku Awal

Sebelum berumur 11 tahun An. N selalu mandi dengan baik dan waktu yang cukup. Akan tetapi, setelah berumur 12 tahun saat memasuki masa SMP An. Nselalu mandi dengan sangat cepat dan bahkan malas mandi. An. N merubah kebiasaannya tersebut karena saat berumur 12 tahun An. N banyak mengikuti kegiatan di SMP dan dia dihadapkan dengan waktu yang terbatas, harus memanagemen waktu dengan baik, dan kedisiplinan. Akibat dari kegiatan ekstrakulikuler yang dia ikuti berakibat waktu yang tersisa untuk melakukan kegiatan lain tersita, oleh karena itu dia mengusahakan melakukan semua kegiatan dengan waktu yang sesingkat mungkin.

4. Perilaku yang Diharapkan

Setelah dilakukan promosi kesehatan diharapkan An. N mampu:

a. Mengurangi dan menghilangkan kebiasaan mandi yang singkat dan sangat cepat.

b. Melakukan perilaku hidup sehat yaitu dengan mandi yang baik dan benar.

(13)

13

Pendidikan kesehatan pada An. N digunakan untuk mengubah perilaku dari yang tidak sehat menjadi sehat. Ini dapat dilakukan dengan metode wawancara, bimbingan dan penyuluhan. Yang perlu dijelaskan dalam bimbingan dan penyuluhan ini adalah bagaimana cara menghilangan kebiasaan mandi yang kurang sehat.

6. Media yang Digunakan

a. Laptop, digunakan sebagai sarana dalam wawancara, bimbingan dan penyuluhan.

b. Video, digunakan untuk menunjukkan video tentang mandi yang baik dan benar.

B. Pengamatan

1. Pengamatan I, Senin26Oktober 2015

Waktu Hal yang Diamati Hasil Pengamatan Waktu yang dihabiskan

untuk mandi dan jumlah mandi dalam sehari.

Pada saat pagi hari, bangun pagi seperti biasa, dan mandi dengan sangat cepat seperti biasa.

Saat pulang sekolah siang, langsung ganti baju dan berangkat lagi kesekolah untuk kegiatan ekskul. Saat sore hari pulang ekskul, malas mandi dan harus diceramahi orang sekitar dulu baru mandi dan

(14)

14

itu hanya hitungan detik.

2. Pengamatan II, Senin2November 2015

Waktu Hal yang Diamati Hasil Pengamatan Waktu yang dihabiskan

untuk mandi dan jumlah mandi dalam sehari.

Setelah diberikan

penjelasan mengenai mandi yang baik dan benar, manfaat mandi bagi kesehatan, akhirnya An. N mengerti dan memiliki keinginan untuk mandi yang baik demi kesehatan. Namun dia mengatakan sangat sulit untuk

menghentikan kebiasaan ini. Karena apabila tidak seperti ini, dia akan kehilangan banyak waktu berharga.

3. Pengamatan III, Senin 9November 2015

Waktu Hal yang Diamati Hasil Pengamatan Waktu yang dihabiskan

untuk mandi dan jumlah mandi dalam sehari.

Setelah berlatih untuk mandi dengan tenang dan tidak terburu-buru, akhirnya An. Nmencoba untuk membiasakan mandi dengan baik dan sehat. Tetapi waktu yang dihabiskan An. N untuk mandi hanya bertambah

(15)

15

beberapa menit saja.

C. Hasil Perubahan Perilaku

Pada hari pertama pengamatan ditemukan bahwa An. N memiliki kebiasaan mandi terburu-buru dan sangat cepat. Hal ini biasa dilakukan ketika dia merasa terancam oleh waktu. Dia sering melakukan kebiasaan ini saat kegiatan sekolah menunggunya. Dan bahkan sempat tidak mandi karena waktu yang sangat terbatas. Jika tidak di ingatkan atau di awasi An. Nhanya membutuhkan waktu hampir 1 menit saja untuk mandi.

Pada minggu berikutnya setelah dilakukan penyeluhan mandi yang tidak baik dapat mengganggu kesehatan dan mandi yang jarang dapat menimbulkan penyakit kulit,dalam sekali mandi waktu yang digunakan An. N bertambah. Namun, apabila An. F tidak diawasi ataupun tidak diingatkan maka diamelupakannya tetapi waktu yang digunakan tidak separah dulu sebelum penyuluhan.

Pada minggu berikutnya setelah diberikan penjelasan tersebut, An. N mulai menerapkan informasi yang ia dapat untuk mengurangi dampak negatif dari kebiasaan mandi. Menurut ibunya, dalam sekali mandisekarang dia menghabiskan 5 menit karena ditambah dengan keramas. Karena ibu An. N berjanji akan memberikan reward apabila An. N mampu mandi dengan sehat dan menjaga kebersihan dirinya.

D. Lampiran : Bahan Pendidikan Kesehatan Media

(16)

16

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

Mata Ajar : Promosi Kesehatan

Pokok Bahasan : PHBS (Mandi yang Baik dan Benar) Tanggal : 2 November 2015

Pengajar : Ayu Novita Sari

Tempat : Rumah An. N

Sasaran : An. N

A. Latar belakang

Keadaan sehat adalah kehendak semua pihak, tidak hanya di dominasi oleh perorangan, akan tetapi juga harus dimiliki oleh kelompok dan bahkan oleh masyarakat. Dalam UU Kesehatan RI No.36 Tahun 2009, “ Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental,spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap oranguntuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis”. Hal ini berarti bahwa kesehatan pada diri seseorang atau individu itu mencakup aspek fisik, mental, spiritual dan sosial demi tercapainya keadaan yang sejahtera bagi seseorang baik dengan produkivitasnya dan juga ekonominya.

Sejalan dengan itu menurut Bloom (1974), derajat kesehatan dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu faktor lingkungan, faktor perilaku, faktor keturunan dan faktor pelayanan kesehatan. Dari ke-4 faktor tersebut, faktor ke-2 yaitu faktor perilaku sangat berpengaruh dalam kesehatan seseorang, terutama dalam penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) baik dilingkungan pribadi, keluarga, maupun masyarakat.

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan langkah yang harus dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi setiap orang. Kondisi sehat tidak serta merta terjadi, tetapi harus senantiasa kita upayakan dari yang tidak sehat menjadi hidup yang sehat serta menciptakan lingkungan yang sehat. Upaya ini harus dimulai dari menanamkan pola pikir sehat yang menjadi tanggung jawab kita kepada masyarakat dan harus dimulai dan diusahakan oleh diri sendiri. Upaya ini adalah untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya sebagai satu investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif. Dalam mengupayakan perilaku ini dibutuhkan komitmen

(17)

17

bersama-sama saling mendukung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya keluarga sehingga pembangunan kesehatan dapat tercapai maksimal.

Masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Harapan tersebut dapat terwujud apabila masyarakat diberdayakan sepenuhnya dengan sumber daya dimilikinya untuk dapat menerapkan PHBS dalam kehidupannya sehari-hari baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja.

Mandi merupakan kebutuhan manusia sehari-hari yang tidak bisa dilupakan bahkan di tinggalkan. Membasuh tubuh setiap hari dengan menggunakan sabun dan air bertujuan agar tubuh bersih dan wangi. Hal ini dilakukan juga untuk menjaga kebersihan tubuh dan menghilangkan kuman yang menempel.

Namun, sudah benarkah cara Anda mandi setiap hari?Sebagian besar orang mandi dengan sembarangan karena terburu-buru atau dalam keadaan yang terdesak. Kurangnya perhatian terhadap cara mandi yang benar dapat berakibat buruk pada kulit dan organ lainnya. Untuk itu, perlu dilakukan cara mandi yang benar.

B. Tujuan

1. Tujuan Instruksional Umum

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengubah perilaku dan kebiasaan orang terdekat agar dapat membiasakan mandi yang baik dan sehat. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat perencanaan perubahan

(18)

18

perilaku kemudian melakukan promosi kesehatan kepada orang terdekat untuk mengubah perilaku yang kurang sehat menjadi sehat.

2. Tujuan Instruksional Khusus

Setelah diberikan pendidikan kesehatan ini diharapkan An. N : a. Memahami pengertian mandi dan keramas.

b. Mengetahui manfaat mandi dan keramas. c. Mengetahui pelaksanaan mandi dan keramas. d. Mengetahui cara mandi dan keramas.

e. Mengetahui tips cara mandi yang baik dan benar. f. Mempraktekkan cara mandi dan keramas.

(19)

19

C. Sasaran

An. N murid SMP N 25 Semarang.

D. Pengorganisasian dan Uraian Tugas

Penyaji : Ayu Novita Sari Berperan sebagai :

a. Membuka acara b. Memperkenalkan diri

c. Menyampaikan tujuan dari penyuluhan d. Membaca isi penyuluhan

e. Memberikan dan menjawab pertanyaan f. Menyimpulkan hasil penyuluhan g. Melaksanakan evaluasi

h. Menutup acara

E. Target

An. N mendapatkan pengetahuan bahwa mandi terburu-buru tidak bersih dan dapat memicu adanya penyakit kulit. Sehingga dengan pengetahuan tersebut diharapkan An. N mampu mandi secara bersih dan benar.

F. Strategi Pelaksanaan

Pelaksanaan penyuluhan akan dilaksanakan pada: 1. Tanggal : Senin, 2 November 2015

2. Waktu : 16.00 – 16.30 WIB

3. Tempat : Rumah An. N Semarang

G. Susunan Acara No

.

Tahap Kegiatan Waktu

1. Pembukaan  Mengucapkan salam

 Perkenalan diri

5 menit

2. Proses  Penyampaian materi tentang tata cara mandi yang baik dan benar.

 Melihatkan video cara mandi yang baik dan benar.

15 menit

3. Penutup  Mengevaluasi An. N tentang materi yang telas disampaikan

(20)

20

dengan mencoba menjelaskan kembali cara mandi yang baik dan benar.

 Kontrak waktu untuk pertemuan selanjutnya.  Menutup pertemuan dan mengucapkan salam. H. Metode Pengajaran 1. Ceramah

2. Diskusi dan tanya jawab

I. Media Pengajaran

1. Laptop 2. Video

J. Materi Pengajaran

1. Memahami pengertian mandi dan keramas. 2. Mengetahui manfaat mandi dan keramas. 3. Mengetahui pelaksanaan mandi dan keramas. 4. Mengetahui cara mandi dan keramas.

5. Mengetahui tips cara mandi yang baik dan benar.

K. Evaluasi

Kriteria Evaluasi

1. Evaluasi Struktural

a. Mahasiswa dan peserta berada pada posisi yang sudah direncanakan b. Tempat dan alat tersedia sesuai perencanaan

c. Pre planning telah disetujui

(21)

21

2. Evaluasi Proses

a. Pelaksanaan Kegiatan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan b. Peran dan tugas mahasiswa sesuai dengan perencanaan

c. Peserta mampu mengikuti penyuluhan

d. Peserta berperan aktif selama kegiatan berjalan 3. Evaluasi Hasil

a. Kegiatan pendidikan kesehatan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

b. Mengetahui pemahaman target mengenai materi yang disampaikan dengan mempraktekkan cara mandi yang baik dan benar agar tubuh sehat.

(22)

22

MATERI A. MANDI

1. Pengertian

Mandi adalah mencuci tubuh dengan air dengan cara menyiramkan air ke badan atau merendam badan di dalam air.

2. Manfaat mandi

a. Menghilangkan bau keringat, debu. b. Menjaga kesehatan

c. Mempertahankan penampilan agar tetap rapi dan bersih. d. Setelah mandi badan akan terasa segar dan bersih. 3. Pelaksanaan mandi

Mandi dilaksanakan 2 kali tiap harinya, yaitu pagi dan sore. 4. Cara mandi

a. Lepaskan pakaian dan celana b. Basahi badan dengan air c. Gosok tubuh dengan sabun

d. Basahi kembali tubuh dengan air sampai tidak ada busa sabun e. Gosok kulit dengan tangan, agar daki hilang

f. Bilas lagi dengan air

g. Handuki badan sampai kering h. Pakai baju yang bersih

(23)

23

B. Keramas

1. Pengertian

Membasahi kulit kepala dan rambut dengan air dan menggunakan sampo. 2. Manfaat keramas

a. Menghilangkan bau, debu b. Membuat rambut sehat

c. Membuat rambut terbebas dari kutu 3. Pelaksanaan keramas

Keramas dilakukan bersamaan saat mandi dan dilakukan maksimal 3 hari sekali.

4. Cara keramas

a. Basahi rambut dengan air

b. Tuang sampo dan gosok ke rambut, c. Bilas dengan air

d. Tuang sampo dan gosok ke rambut lagi e. Bilas dengan air sampai tidak ada busa sampo f. Handuki rambut sampai kering

(24)

24

C. Tips Cara Mandi yang Baik dan Benar

1. Sisir Rambut

Menyisir rambut sebelum mandi merupakan salah satu hal yang penting. Namun, jangan menyisirnya saat rambut dalam kondisi basah karena ini akan membuat rambut menjadi rontok.

2. Bilas dengan Benar

Sebelum memberikan sabun pada tubuh dan rambut Anda, bilas terlebih dahulu agar kotoran yang menempel dapat terhapuskan sebelum menambahnya dengan sampo dan sabun.

3. Beri Sabun dan Sampo

Saat Anda mencuci rambut, jangan melakukannya secara terburu-buru. Seringkali beberapa orang melakukan mandi kilat dengan sampo dan sabun yang asal

menempel ke tubuh. Luangkan waktu yang cukup setidaknya satu menit untuk memijat dan membiarkan rambut Anda dipenuhi sampo secara merata.

4. Gunakan Kondisioner

Saat mencuci rambut usahakan untuk selalu menggunakan kondisioner untuk hasil yang maksimal. Gunakan kondisioner pada rambut dan bukan pada bagian

akarnya.

5. Bersihkan Seluruh Bagian Tubuh

Walaupun Anda sudah membasuh tubuh dengan sampo yang turun dari atas kepala, namun Anda juga perlu untuk membersihkan seluruh bagian tubuh. Jangan biarkan sisa sampo Anda menempel pada leher dan bahu. Kurangi untuk

menggunakan sabun yang membuat kulit Anda kering. 6. Mencukur

(25)

25

Ketika Anda mencukur bulu di tubuh Anda, pastikan untuk menggosoknya dengan scrub terlebih dahulu. Jangan gunakan pisau cukur yang tumpul dan usahakan untuk selalu menggunakan pisau cukur yang baru setiap mencukur.

(26)

26

PENUTUP

A. Kesimpulan

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dimasyarakat (Depkes,2012).

Mandi adalah membersihkan seluruh badan dari kotoran baik yang dapat dilihat ataupun yang tidak terlihat, dengan cara menyiram seluruh badan dengan air dan menggunakan sabun mandi.

Kita melakukan aktivitas yang satu ini sangat sering, 2 hingga 3 kali sehari, kita terkadang menyepelekan bahwa manfaat mandi yang sebenarnya lebih besar daripada membersihkan tubuh dari keringat dan debu saja.

Begitu pula saat mandi, sebagian besar orang hanya mementingkan usapan sabun dan membilasnya dengan air. Padahal kegiatan mandi yang sehat dan benar juga dapat mempengaruhi kesehatan dan perawatan kulit.

B. Saran

Semoga makalah yang saya buat dapat bermanfaat bagi sasaran dan semua orang yang membacanya. Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat membantu mata kuliah “Promosi Kesehatan”. Selain itu diperlukan lebih banyak referensi dalam penyusunan makalah ini agar lebih baik.

(27)

27

Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. PT. Rhineka Cipta : Jakarta.

Amanda. 2013. 6 Tips dan Cara Mandi yang Benar dan Sehat. Diakses tanggal 1 November 2015: http://www.teruskan.com/28344/6-tips-dan-cara-mandi-yang-benar-dan-sehat.html

Musdalipa. 2012. Manfaat Mandi Setiap Waktu Bagi Kesehatan. Diakses tanggal 1 November 2015:

http://makalahkomunikasikesehatan.blogspot.co.id/2012/09/manfaat-mandi-setiap-waktu-bagi.html

Mutia. 2015. Tips Cara Mandi yang Baik dan Benar. Diakses tanggal 1

November 2015: http://lifestyle.liputan6.com/read/2192351/tips-cara-mandi-yang-baik-dan-benar

Referensi

Dokumen terkait

Menimbang, bahwa terlepas dari ketentuan-ketentuan formil sebagaimana terurai di atas, dalam perkara aquo, disamping ada kepentingan hukum Para Pemohon, juga

• Proyeksi adalah metode untuk merubah permukaan lengkung (3D) menjadi representasi dalam bidang datar (2D), atau.. • Proyeksi: metode penggambaran scr sistematis garis 2 yg

* Dihitung berdasarkan perbandingan nilai anggaran masing-masing indikator dengan Nilai total Belanja Barang/Jasa. 0% 20% 40% 60%

Berapakah pendapatan usaha agribisnis terpadu peternakan sapi dan tanaman hortikultura yang ada di Science Techno Park di Desa Bakung Kecamatan Indralaya

GHS - Klasifikasi Kata Sinyal Tidak ada Bahaya Kesehatan Tidak diklasifikasikan pernyataan berbahaya Tidak berlaku.. pernyataan tindakan pencegahan

Dari hal ini, target dan program yang akan dicapai Kabupaten Karanganyar juga merupakan informasiyang harus di teruskan kepada masyarakat, untuk itu humas Dinas

[r]