• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kumpulan Qashidah (Arab - Indonesia)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kumpulan Qashidah (Arab - Indonesia)"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Qosidah Assalamu’alaika

Salam sejahtera bagimu wahai Nabi yang paling mulia

Salam sejahtera bagimu wahai Pemimpin orang-orang yang bertaqwa

Salam sejahtera bagimu wahai Pemimpin orang-orang Sufi

Salam sejahtera bagimu wahai Pemimpin orang-orang yang suci

Salam sejahtera bagimu wahai Ahmad wahai kekasihku

Salam sejahtera bagimu wahai Thaaha wahai pelipur hatiku

Salam sejahtera bagimu wahai keharumanku dan pewangi hatiku

(3)

Salam sejahtera bagimu wahai yang menghindarkan bencana-bencana

Salam sejahtera Atas Nabi yang memiliki charisma dan wajah yang indah

Salam sejahtera bagimu wahai bulan purnama yang terang benderang

Salam sejahtera bagimu wahai cahaya yang menerangi kegelapan

Salam sejahtera bagimu wahai Nabi yang paling mulia

Salam sejahtera atas pemimpin yang terkemuka

Salam sejahtera atas pemberi kabar gembira dengan keselamatan

(4)

Qosidah Qod Kafani

Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa Penciptaku Maha Mengetahui Segala Permintaanku dan Usahaku

Maka do’a do’a dan jeritan hatiku sebagai saksiku atas kefakiranku (dihadapan kewibawaanMU)

Maka demi rahasia kefakiranku (dihadapan KewibawaanMu) aku selalau mohon (padaMu) disaat kemudahan dan kesulitanku

Aku adalah hamba yang kebangganku adalah dalamnya kemiskinannku dan besarnya kebutuhanku (padaMu)

Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa penciptraku Maha Mengetahui segala permohonan dan usahaku

Wahai Tuhanku Wahai yang memiliki diriku, Engkau Maha Mengetahui bagaimana keadaanku

Dan dari segala yang memenuhi hatiku dari kegundahan dan kesibukanku (hingga terlupakan dari mengingatMu)

(5)

Wahai Yang Maha Pemurah Dzatnya, tolonglah aku, dengan pertolongan yang dating sebelum sirna kemampuanku dalam bersabar

Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa penciptaku mengetahui segala permohonan dan usahaku

Wahai Yang Maha cepat mendatangkan pertolongan, temukan kami dengan pertolongan dari Mu yang mendatangi kami dengan segera

Pertolongan yang merubuhkan segala kesulitan, dan mendatangkan segala yang kami harap harapkan

Wahai Yang Maha Dekat, Wahai Yang Maha Menjawab segala rintihan, Wahai Yang Maha Mengetahui,Wahai Yang Maha Mendengar

Sungguh aku telah benar-benar meyakini kelemahan dan ketidakmampuanku, kerendahan dan keluluhanku

Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa penciptaku Maha Mengetahui Segala Permohonan dan usahaku

(6)

Dan di Lembah Anugerah Kasih SayangMu aku berdiam maka abadikanlah keadaanku ini

Maka bersangka baik padaMu adalah hal yang mesti bagiku,sangka baik atasMu adalah pakaianku dan janjiku

Dan hal itulah (sangka baik padaMu) yang menjadi penenang hatiku,dan selalu (sangka baik pada Mu) menemaniku sepanjang siang dan malam

Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa penciptaku Maha Mengetahui Segala permohonan dan usahaku

Segala kebutuhan dalam diriku Wahai Penciptaku maka selesaikanlah, Wahai sebaik-baik yang menyelesaikan kebutuhan

Dan tenangkanlah ruhku dan sanubariku dari gejolak dan gemuruhnya (nafsu, kemarahan, kesedihan, kebingungan, dan penyakit penyakit hati)

Agar hatiku dan ruhku selalu dalam ketentraman dan kedamaian dalam apa2 yang telah engkau Ridhoi

Mka kegembiraan dan kebahagiaan menjadi keadaanku selalu, dan menjadi lambing kehidupanku dan selubung perhiasanku

Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenangan bahwa penciptaku Maha Mengetahui Segala permohonan dan usahaku

(7)

Qosidah Allahu Allahu Rabbi

Allah… Allah… Allah…Allah… Allah…Allah… Allah…Allah…

Allah…Allah… Wahai Yang Maha Mengasuhku, Maha Menolongku, Maha Mencukupi Tiada bagiku Selain –Nya,

Wahai Yang Maha Membasahi kaum shalih dengan Semerbak Indah Kelembutan –Nya yang menyeluruh, hinggamembuat mereka tenggelam dalam Keasyikan dan Kelezatan Munajat,

Setelah Mereka tenggelam dalam Asyiknya Kerinduan Pada –Mu, maka terlantunlah kalimat indah dari bibir mereka dan mereka meneriakkan Mutiara Hikmah Indah itu tak henti-hentinya hingga mereka kehabisan suara karena asyiknya,

Wahai yang mendengki padaku biarkan aku bersama regukan asyikku dengan kekasihku, tahukah engkau apakah yang kumaksud dengan regukan kenikmatan?,

Tidaklah kukatakan pada hatiku: “Dimanakah Engkau Wahai Dzat yang Kurindukan ?” , maka Dia (Allah) menjawab panggilan hatiku dengan ucapan: “INILAH DIA DZAT YANG KAU SERU …” (Allah selalu menjawab panggilan Hamba Nya yang merindukan Nya,

Aku merindukan Yang Maha Agung bila terbuka Gerbang Limpahan Keindahan dan Kemegahan Nya, Maka Bulan Purnama yang terang benderang pun membias indah dari Cahaya Keindahan Nya,

Dan tidaklah aku mampu untuk selalu memanggil Nama –Nya, maka apabila telah memuncak Gejolak Dahsyatnya Kerinduanku padaNya maka bergeraklah bibirku memanggil Nya : “WAHAI DIA” (“Wahai

(8)

Dia” yang dimaksud adalah Wahai Dia yang dengan Segala Keindahan Kesempurnaan Nya, penulis syair tak mampu mengucapkan “Wahai Engkau” karena terlalu Dahsyatnya Kerinduan)

Qosidah Yaa Rasulullah

Wahai Rasulullah (saw) Salam Sejahtera, Wahai Yang Sangat Tinggi Martabat dan

Derajatnya.

Semua Rumah yang Kau duduki tak lagi membutuhkan Pelita Penerang,

Semua orang sakit yang kau jenguk, segera diberi Allah Kesembuhan,

Wajahmu yang Indah adalah Harapan kami di hari manusia dihujani pertanyaan,

Maka semoga Allah membalas Jasamu dengan semulia mulia balas Jasa, Wahai Penerang

Alam dengan Cahaya dan Ketenangan,

(9)

Bagaikan Bintang bintang Gemerlap yang harum sebagaimana yang telah dikabarkan,

Wahai Rabbi maka Berilah kami Manfaat dengan Keberkahan mereka, dan Tunjukilah kami

kepada Kemuliaan Demi Kehormatan mereka,

Dan Wafatkanlah kami dalam Thariqat mereka, dan terlindungi dari fitnah keduniawian,

Qosidah Yaa Habibi

(10)

(11)
(12)
(13)
(14)

Qosidah Yaa abaz zahro

(15)

Qosidah Qolbi Yunadi Yaa Rabb

(16)

Qosidah Aktsir Ukhoyya

(17)

Qosidah Innal Habibal Mushthofa

(18)

Qosidah Sidnan Nabiy

(19)

Qosidah Yaa Izzana

(20)

Qosidah Ummi

(21)

Qosidah Busyro Lana

ا

(22)

Qosidah Yaa Sayyidi Khudz Biyadi

(23)
(24)
(25)
(26)

Qosidah Bi Rasulillah Wal Badawi

(27)

Qosidah Yaa Thoybah

(28)





















(29)

(30)

(31)
(32)

Qosidah Ajib Daiyal Maula

(33)

(34)

Qosidah Allahu Allahu Yaa Allahu

x



(35)













(36)





Qosidah Rabbi Kholaq Thohaa

(37)

Qosidah Sholawat Badar

(38)
(39)

Qosidah Waqtus sahar

Waktu larut malam adalah saat termuliakannya keadaan orang orang suci, dan pada waktu itu pula semakin pemurah Sang Maha Mulia dengan anugerah untuk mereka yg menepati janji untuk mengunjungi Nya (shalat malam),

Berapa banyak orang orang yg dimurkai dan ditimpa musibah yg diwaktu larut malam itu (mereka bermunajat pada Nya) maka mereka mendapatkan kesejukan dan pencabutan atas musibahnya, dan berapa banyak banyak pula para hamba yg termuliakan dengan terhubung hatinya dengan sang Nabi saw,

(40)

Maka ia disambut dengan anugerah anugerah yg terlihat dan yg tersembunyi (permasalahan dunia dan akhiratnya), dan turunlah untuknya kasih sayang dan kelembutan kelembutan dari yg sangat Indah kelembutan Nya.

dari kehinaan kehinaan dan setiap dosa, anugerah maaf Nya pun melimpah, dan pijaran cahaya kemuliaan dan keluhuran untuknya terus bercahaya indah,

Maka cukuplah kedermawanan Tuhan kita Yang Maha Tinggi dan Maha Mencukupi segenap hamba Nya, dan sampai disinilah wahai yang memahami, terhenti ucapan dan kata kata..

Siapakah pula yg mampu menggambarkan kemegahan curahan hujan rahmat Nya bila sedang melimpah.., wahai Tuhan tambahkan bagi kami pemberian pemberian, wahai Tuhan kami tambahkanlah sesuatu yg berharga,

Maka berlemah lembutlah pada kami, sungguh engkau sebaik baik yg berlemah lembut, dan limpahkanlah kemuliaan bagi kami dengan sambutan kemegahan kamar kamar istana Mu,

(41)

Dan limpahkanlah shalawat selalu atas Nabi Muhammad saw dan keluarganya yg mulia, beserta para sahabatnya dan para pembawa petunjuk dan semua yg mengikuti jejak mereka,

Dan segala puji bagi Allah Tuhanku, Yang Maha Melindungi kami dengan kecukupan.

Qosidah Bi Fathimah

ج

Dengan Fathimah telah tersucikan keadaanku dan kudapatkan segala cita-cita luhurku,

Sebahagian tubuh Muhammad Habibullah SAW sebaik-baik manusia.

Allah telah mengagungkan derajat Fathimah dengan Keluhuran dan Maqam Mulia Kesucian

yang tersuci dalam Samudra Keridhaan Ilahi, Cahaya segala Kegelapan.

(42)

Ibu Hasan dan Husein pemilik maqam puncak kemuliaan,

Atas mereka limpahan Anugerah dari Sang Pencipta Pemilik Anugerah terbesar.

Merekalah pembesar ahli surga yang luhur wahai anak,

Maka yang mencintai mereka dengan kesungguhan akan menghuni surga Darussalam.

Dan yang berpegang dengan mereka akan beruntung mendapatkan cita-citanya,

Mulialah engkau wahai sebahagian tubuh yang terpuji (Al Hamid) maka limpahilah kami

kemuliaan.

Perhatikanlah dengan lembut budakmu ini, dengan kedekatan sebagai anugerah agung,

Agar kami tegak memegang Panji Dakwah Al Hamid dengan tegak sempurna.

(43)

Hingga tersebar dakwahnya di seluruh dunia kepada seluruh manusia,

Hingga kami memakai baju Warisanmu yang bercahaya terang benderang tak tersifatkan oleh

kalimat.

Wahai cahaya hatiku, wahai ibuku kuucapkan salam,

Setiap waktu, kejap dan saat dengan abadi.

Atasmu limpahan shalawat Tuhanku, juga atas Ayahmu Sang Imam,

Pemuka semua pemuka dari semua golongan khusus dan awam.

Pemilik Syafa’at idaman dan tujuan di Hari Pertemuan dan Perkumpulan,

Hari para malaikat berseru pada seluruh manusia.

Tundukkan pandangan kalian untuk lewatnya Putri Nabi dengan Salam Sejahtera …..!

Tundukkan kepala kalian…, Maqam yang alangkah Agungnya Demi Allah.

Apakah mengingatkan saat itu untuk masuk dan lewati shirath bersamamu dan bersama

mereka yang termuliakan,

(44)

Bocah kesayanganmu m

engharapkan kasih sayang dan perhatian ini,

Engkaulah cita-cita dan maksud, dan semulia-mulia cita-cita.

Wahai Putri Tha Haa, sanubariku bergejolak dalam mahabbah padamu,

Demi Allah, Engkau maksudku di dunia dan di hari kebangkitan.

Dan aku ini hanyalah karenamu Wahai Pembesarku, Wahai Imam mulia,

Atasmu bersama ayahmu sesuci-suci shalawat dan salam.

Dan atas Ahlul Kisa serta Ahlul Baitnya para maqam yang luhur,

(45)

Qosidah Muhammadun

Wahai Tuhanku limpahkan shalawat dan salam selalu dan abadi,

atas Kekasih Mu sebaik-baik ciptaan seluruhnya

Muhammad SAW semulia-mulia manusia dari segala bangsa,

Muhammad SAW sebaik-baik makhluk yang berjalan (menginjak bumi)

Muhammad Saw mahkota para rasul dan pemuka mereka,

Muhammad SAW selalu jujur dalam ucapan dan perkataanya (ucapannya adalah Al

Hadits,perkataanya adala Al Qur’an)

Muhammad SAW adalah hakim yang sangat adil dan pemilik kemuliaan,

(46)

Muhammad SAW dengan mengingatkannya menenangkan hati kami,

Muhammad SAW yang menyukurinya wajib bagi umat

Muhammad SAW penghias bumi dan kemegahannya

,

Muhammad SAW pelebur bencana dan kegelapan

Muhammad SAW selalu tersenyum pada para tamunya dan memuliakan mereka,

Muhammad SAW yang dekat padanya demi Allah takkan disia-siakan

Muhammad SAW pada hari bangkitnya seluruh manusia pemberi kami syafaat

,

(47)

Qosidah Allah Allahu Shofat Lii

(48)

(49)

Ya Allah biha

(50)
(51)

Sungguh aku telah memohon pertolongan Mu Wahai Penciptaku untuk mengobati penyakit hatiku dan melepaskan ikatan ikatan kesulitanku, maka lihatlah dan pandanglah dengan kasih sayang Mu kepada kegelisahanku yang berkobar.

Wahai Penciptaku, Wahai sebaik-baik yang mencukupi hamba-Nya limpahkanlah atas kami kesembuhan-kesembuhan (kesembuhan hati dan jasmani) hingga tidak tersisa sedikitpun, atas-Mu lah segala perincian dan ringkasan masalah.

Wahai Pencipta hamba-Mu tegak di pintu-Mu, merisaukan pedihnya siksa dan sangat mengharapkan ganjaran dan derasnya Rahmat-Mu yang sangat lebat.

(52)

Dan hamba-Mu telah dating kepada-Mu dengan kehinaan dan segala kelemahan dan dengan hati yang hancur dan dengan kemiskinannya. Maka musnahkanlah dengan kemudahan-Mu segala kesulitannya dengan limpahan kemurahan-Mu dan anugrah-Mu yang agung.

Dan anugerahkanlah kepadanya taubat dengan siraman yang memandikannya dari setiap kotoran. Dan lindungilah ia dari keburukan tempat kembali, dari apa yang telah menimpanya dari segala kehinaan.

Maka Engkau adalah raja dari para raja yang tunggal dalam kesempurnaan. Dan dengan segala ketinggian dan keluhuran maka engkau telah teragungkan dari segala yang dicontohkan atas-Mu.

Kemurahan-Mu, Anugerah-Mu dan kasih sayang-Mu sangat diharapkan, dan kemurkaan-Mu serta kemarah-Mu sangat dirisaukan, maka mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu merupakan kewajiban demikian pula pujian kepada-Mu dan pengagungan atas-Mu.

(53)

Wahai pencipta, Engkau adalah penolongku maka pertemukanlah aku kepada setiap perlakuan baikku, jadikanlah surga-Mu sebagai tempat kembaliku dan jadikanlah akhir hidupku dengan keimanan.

Dan shalawat pada setiap keadaan-Nya ats penghapus segala kebhatilan (SAW) yang telah berbicara kepada seekor kijang, Muhammad pemberi hidayah dan petunjuk.

Dan segala puji bagi Allah dan syukur atas ni’mat-ni’mat-Nya yang berlimpah, kami memuji-Nya dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan pada pagi dan sore.

(54)

Yaa Sayyidiy

(55)

____####### #*______ _________ _________ __*######## #####____ _________ _________ __########## ######___ _________ _______ . _########### #######__ _______** ##*______ __########## ########_ ____*#### ######___ __########## ########_ __*###### #######__ ___######### ########* _######## #######*_ ____######## ######### ######### #######*_ ______###### ######### ######### #######__ _______#### ##I LOVE MUHAMMAD SAW.## #####___

____=### ################## #####____ ______## ######### ######### ####____ _____* ######### ######### ##=___ ______ *######## ######### #___ ______ _*####### ########_ ___ ___ ___###### #######__ ___ ___ ____##### #####______ _____=#### ###*_____ _ _ _____#### ##_______ ______### #______ _____### ______

Referensi

Dokumen terkait

Maha suci Allah (Dzat) yang menundukkan (kendaraan dan perjalanan) ini kepada kami, sedang sebelumnya kami tidak mampu1. dan sesungguhnya kami akan kembali kepada

Memiliki penguasaan pengetahuan yang baik, terutama dalam Memahami panggilan hidupnya sebagai umat Allah (Gereja) dengan menentukan langkah yang tepat dalam menjawab panggilan

Rekoleksi Hari Bumi: Menjawab Panggilan Allah, Wujudkan Bumi yang Adil dan Beradab Panggilan merawat bumi dan keutuhan ciptaan, tidak pertama-tama dimulai dengan aksi menanam pohon

menjawab, ”Islam adalah, engkau bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah; menegakkan shalat;

Ya Allah limpahkan shalawat kepada Nabi Muhammad, nabi yang ummi, dan keluarganya serta ara sahabatnya kesejahteraannya dengan Shalawat ini Engkau Mengampuni dosa-dosa kami, dosa

wasallamdariku?” Thalq menjawab, “Tidak demi Allah, bahkan engkau lebih paham terhadap Kitab Allah dan lebih mengetahui tentang sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam

wasallamdariku?” Thalq menjawab, “Tidak demi Allah, bahkan engkau lebih paham terhadap Kitab Allah dan lebih mengetahui tentang sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam

Dokumen ini merupakan ucapan greeting dan pemujaan kepada Allah SWT serta panggilan untuk melaksanakan shalat Jumat secara berjamaah di Masjid Shiratul