40
IMPLEMENTATION OF MANAGEMENT INFORMATION
SYSTEMS IN THE INTEGRATED ISLAMIC BASIC
SCHOOL (SD IT) AL IHYA KALIREJO BASED ON
WEBSITE
Evi Gusliana1, Habib Alwi2, Ahmad Khumaidi3
1Prodi Manajemen Pendidikan, STIT Pringsewu, Lampung 2,3Prodi Sistem Informasi,STMIK Pringsewu, Lampung 1Jl. Wonokriyo, Gadingrejo, Pringsewu, Lampung, Indonesia 2,3Jl. Wisama No.09 STMIK Pringsewu, Lampung, Indonesia
E-mail : [email protected]
Abstract
Information is one of the things that is needed in an organization or an agency. Information is also a need for management for an educational institution management. The school's website-based information system is a form of electronic media publication that can be used as a weapon for schools that want to show their identity to the wider community, as well as information media for outsiders who want to know completely the ins and outs of school. On the other hand, the website can also be used as a promotional medium for schools to attract prospective students during the new school year. The results of this study are to determine what efforts were made to implement a Website-Based Management Information System at SDIT Al Ihya Kalirejo. Knowing whether the application of a website-based Management Information System on SDIT Al Ihya Kalirejo is appropriate and knowing the factors that hinder the creation of a website-based Management Information System at SDIT Al Ihya Kalirejo. The division of labor in publications has become wider and the existence of this website-based management information system can be expected to be more efficient in cost, because by using this system the dissemination of information is easier and has a wider reach.
Keywords: Management Information Systems, SDIT, Al Ihya, Website
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Setelah perkembangan teknologi informasi yang demikian pesatnya, maka semakin banyaklah instansi atau organisasi di Indonesia menerapkan Sistem Informasi Manajemen (SIM). Karena mereka mulai menyadari SIM sangat besar manfaatnya bagi peningkatan kinerja organisasi.instansi atau organisasi yang tidak mengikuti perkembangan teknologi informasi dalam hal ini tidak akan unggul di dalam persaingan.
Apabila berbicara tentang Sistem Informasi Manajemen, maka yang diingat adalah komputer dengan sebuah sistem yang saling terhubung dengan berbagai jaringan dalam komputer tersebut atau sekumpulan komponen atau jaringan kerja dari prosedur prosedur yang saling berkaitan dan saling bekerja sama membentuk suatu jaringan kerja untuk mencapai sasaran atau tujuan tertentu. Persepsi seperti ini tentu saja tidaklah semuanya benar, karena teknologi komputer hanyalah sebuah wadah atau fasilitas, yang kehadirannya mempermudah proses dalam Sistem Informasi Manajemen, sedangkan prinsip kerja dan basis dari sebuah Sistem Informasi Manajemen (SIM) itu sendiri adalah
41
ilmu manajemen, karena memang Sistem Informasi Manajemen itu lahir dari manajemen. Artinya, tanpa adanya manajemen maka Sistem Informasi Manajemen itu sendiri sesungguhnya tidak ada.
(Fauzi 2013; R. I. Fauzi 2018) Salah satu fungsi manajemen adalah perencanaan. Dalam proses perencanaan, pihak manajemen berusaha memikirkan apa saja yang akan dikerjakannya, berupa ukuran atau jumlahnya, siapa yang akan melaksanakan dan mengendalikannya agar tujuan organisasi/perusahaan dapat tercapai. Sebuah Penelitian harus memiliki suatu perencanaan yang kaitannya untuk penyampain sebuah informasi yang lebih akurat dan cepat. Alat untuk menyediakan informasi tersebut dapat berupa sebuah Sistem Informasi Manajemen, atau dapat juga usaha khusus seperti pengumpulan data baik internal maupun eksternal, yang nantinya dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan dan memberikan kontribusi pada kinerja pemakai.Jadi, informasi adalah bahan dasar bagi pimpinan organisasi atau manajer dalam membuat rencana, merumuskan kegiatan atau mengambil kebijakan/ keputusan.
Dengan sebuah dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi maka dibutuhkannya sebuah revolusi publikasi dalam membuka sebuah jangkauan informasi yang memiliki jangkauanyang lebih luas dan dapat berguna untuk menyampaikan berbagai jenis informasi mengenai sekolah tersebut, yaitu dengan menggunkan sebuah sistem informasi berbasis website. Salah satunya yaitu SDIT Al Ihya Kalirejo yang merupakan sekolah swasta berlatar belakang ingin mewujudkan pengembangan Siswa yang kompeten berprestasi dan dalam hal kebaikan.
Media informasi yang telah digunakan sebelumya yaitu hanya berupa catatan tangan data guru pada buku induk guru, materi ajar berupa tulisan tangan dalam papan tulis atau penyampaian secara lisan, serta kurangya jangkauan media promosi sekolah berupa brosur, pamvlet, dan baligho. Karena penyajian media informasi seperti ini jangkauannya lebih sempit dalam penyampaian informasinya, yaitu hanya di lingkungan sekitar SDIT Al Ihya Kalirejo saja, sedangkan orang tua/ wali dan masyarakat luas yang ingin mengakses mengenai informasi sekolah yang bersangkutan terkendala oleh jarak dan waktu. Tetapi dengan adanya sistem informasi manajemen berbasis website ini, penyampaian informasi dapat lebih luas dan bisa diakses oleh semua orang kapanpun dan dimanapun itu.
Dengan dibangunnya sistem informasi berbasis website diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam aktivitas aktivitas sekolah seperti proses pencarian informasi tentang data guru ataupun informasi tentang sekolah SDIT Al Ihya Kalirejo yang dibutuhkan oleh orang tua/ wali murid dan tidak perlu lagi mengantri atau harus bertanya tanya untuk dapat mengetahui informasi tentang sekolah.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah seperti penulis uraikan diatas, maka dapatlah penulis rumuskan masalahnya sebagai berikut :
1 Apakah faktor-faktor pendukung dan penghambat pembuatan sistem informasi manajemen berbasis Website pada SDIT Al Ihya Kalirejo.
2 Apakah sudah tepat penerapan Sistem Informasi Manajemen berbasis Website Pada SDIT Al Ihya Kalirejo.
42
3 Usaha apa sajakah yang dilakukan SDIT Al Ihya Kalirejo dalam penerapan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Website pada SDIT Al Ihya Kalirejo. II. TINJAUAAN PUSTAKA
(Sutabri 2003) (Kadir 2014)Pengrerian Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah sistem informasi pada level manajemen yang berfungsi untuk membantu perencanaan, pengendalian, dan pengembalian keputusan dengan menyediakan resume rutin dan laporan laporan tertentu. Sistem informasi Manajemen mengambil data mentah dari tempat informasi itu berada dan mengubahnya menjadi kumpulan data yang lebih berarti serta dibutuhkan manajer untuk menjalankan tanggug jawabnya.
Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menapilkan informasi data teks, data gambar data animasi, suara, video, atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk suatu rngkaian bangunan yang saling terkait dimana masing masing dihubungkan dengan jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website tetap jarang berubah dan isi informasinya sesuai dengan pemilik website.Dan dapat bersifat dinamis apabila isi informasi web selalu berubah ubah dan isinya interaktif atau dari dua arah berasal dari pemilik dan pengguna website.
(M. M. A. Fauzi 2013; Satria 2016) MySQL adalah Sebuah program database server yang mampu menerima dan mengirimkan datanya sangat cepat, multi user serta menggunakan peintah dasar SQL (Structured Query Language) MySQL Merupakan sebuah database server yang free, artinya kita bebas menggunakan database ini untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa harus membeli atau membayar lisensinya. MySQL pertama kali dirintis oleh seorang programmer database bernama Michael Widenius. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama yaitu SQL (Structured Query Language).(Muslihudin 2013) SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database terutama untuk pemilihan/seleksi dan pemasukan data yng memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah dan secara otomatis. Keandalan suatu sistem database dapat diketahui dari cara kerja optimizer nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebuh unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query My SQL dapat sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
Menurut (Janner Simarmata 2006) MySQL adalah sebuah basis data yang mengandung satu atau jumlah table”. Tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris menggandung satu atau sejumlah tabel.Tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris mengandung satu atau sejumlah tabel.
III. METODE PENELITIAN 3.1 Pengumpulan Data
Tahap ini merupakan tahap mengumpulkan data-data yang terkait, yang nantinya untuk diolah sebagai bahan penelitian. Metode pengambilan data yang dilakukan yaitu :
43
Observasi dilakukan dengan cara mengamati secara langsung lingkungan, pihak yang terlibat dan proses dari kegiatan yang berjalan untuk kemudian mendapatkan data penelitian.
3.1.2. Studi Pustaka
Digunakan untuk memperoleh dasar-dasar dan pendapat secara tertulis yang dilakukan dengan cara mempelajari berbagai literatur yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Hal ini juga dilakukan untuk mendapatkan data sekunder yang akan digunakan sebagai landasan perbandingan antara teori dengan prakteknya di lapangan. Data sekunder melalui metode ini diperoleh dengan browsing di internet, membaca berbagai literatur, hasil kajian dari peneliti terdahulu, catatan perkuliahan, serta sumber-sumber lain yang relevan atau tahap ini dilakukan dengan cara mencari tahu di sebuah buku buku yang berkaitan dengan masalah yang ada dan jurnal, serta pelnelitian-penelitian
3.1.3. Wawancara
Wawancara pada penelitian ini dimaksudkan agar peneliti dapat memperoeh informasi melelui proses tanya jawab. wawancara adalah proses pembekalan verbal, di mana dua orang atau lebih untuk menangani secara fisik, orang bisa melihat mukayang orang lain dan mendengarkan suara telinganya sendiri, ternyata informasi langsung alat pemgumpulan pada beberapa jenis data sosial, baik yang tersembunyi (laten) maupun manifest.
3.1.4. Dokumentasi
Teknik pengumpulan data melalui peninggalan tertulis maupun gambar berupa arsip- arsip dan termsuk juga buku- buku tentang teori atau dalil dalil yang lain yang berkenaan dengan masalah- masalah penyelidikan. 3.2 Model Perancangan
Perancangan system informasi manajemen berbasis website pada SDIT Al Ihya Kalirejo digambarkan melalui pemodelan UML (Unifield Modelling language) (Muhammad Muslihudin 2016) Untuk dapat melihat system yang dapat mencakup proses input dan proses output dinyatakan dengan UML (Unifield Modelling language) yang diperjelas dengan diagram alir (Flow Chart). Pada bagian ini digunakan notasi notasi Untuk menggambarkan arus data dimana akan sangat membantu dalam proses komunikasi dengan pemakai. Sedangkan diagram alir digunakan Untuk menggambarkan system baru yang akan dikembangkan secara logis tanpa adanya pertimbanagn pada lingkungan fisik dimna sisitem ini akan digunakan.
3.3 Analisis Data
Dari data yang diperoleh melalui proses survey dan wawancara selama penelitian berlangsung maka perlu diadakannya proses analisa. Maka dapat dikatakan pada tahapan
44
ini membutuhkan kebutuhan proses, dari hasil analisa kebutuhan proses masukan dan keluaran dapat ditentukan bahwa kebutuhan system ini adalah sebagai berikut :
Tabel 1 keterangan Analisa Kebutuhan system informasi manajemen berbasis website pada SDIT Al Ihya Kalirejo.
USER KEBUTUHAN
ADMIN - Melakukan log in
- Mengisi informasi tentang kegiatan sekolah dan hal hal yang berkenaan tentang sekolah
- Mengedit informasi (pembaruan informasi - Melakukan pengelolaan atau input data
- Menindak lanjuti laporan dari guru dan siswa tentang informasi dari website
- Log out GURU &
SISWA
- Mencari informasi yang berkenaan tentang sekolah - Menerima konfirmasi dari admin berupa notifikasi
IV. PEMBAHASAN 4.1. Perancangan
Perancangan sistema informasi manajemen berbasis website pada SDIT Al Ihya Kalirejo menggunakan metode yang berorientasi pada obyek dengan menggunakan UML
(Unifield Modelling Language) sebagai bahasa pemodelan. Dengan objek oriented,
programmer dapat mendisain program dalam bentuk obyek dan antar obyek saling berhubungan Untuk kemudian dimodelkan dalam system nyata. Arsitektur pada system dalam desain dimodelkan dengan package-package yang dikelompokkan menjadi utility sitem, data base system, interface system dan server system informasi manajemen berbasis website pada SDIT Al Ihya Kalirejo sebagai berikut :
Gambar 1 package dari system informasi manajemen berbasis website pada SDIT Al Ihya kalirejo.
45
Tabel 2 keterangan package dari system informasi manajemen berbasis website pada SDIT Al Ihya Kalirejo.
No Nama Object Keterangan
1 Utility System Merupakan gambaran sebuah himpunan servis yang disediakan oleh modul modul yang ada di system informasi manajemen berbasis website pada SDIT Al Ihya
2 User Interface System
Merupakan sebuah elemen model yang mendefinisikan sebuah himpunan dari berbagai perilaku (oprasi) yang ditawarkan oleh kelas, sub system atau komponen.
3 Database Sistem Merupakan sebuah media penyimpanan yang dibuat dalam membangun sebuah data base yang terdiri atau memuat beberapa tabel dengan fields-nya
4 Server system Merupakan computer yang digunakan Untuk menyimpan dokumen dokumen website, computer akan melayani permintaan dokumen website dari system.
4.2 Implementasi
4.2.1. Component diagram
Pada system informasi manajemen berbasis website pada SDIT Al Ihya Kalirejo terdapat 3 subsistem yaitu seperti pada gambar berikut :
Gambar 2 Diagram Component Sistem Informasi Manajenem Berbasis Website Pada SDIT Al Ihya Kalirejo.
a) Sub system admin yang mengelompokkan komponen- komponen yang terkait dengan tugas dan fungsi admin di sistem Informasi berbasis website pada SDIT Al Ihya Kalirejo untuk melakukan proses pengecekan kebenaran data dan pemeliharaan system.
b) Sub system guru mengelompokkan komponen komponen yang terkait dengan akses fungsi yang dapat dilakukan oleh seorang guru.
c) Sub system siswa mengelompokkan komponen yang terkait dengan mengakses informasi seorang siswa.
Komponen komponen yang saling terhubung pada sub system admin pada system digambarkan digambarkan dengan diagram component seperti ditunjukan pada gambar 3 :
46
Gambar 3 diagram component system guru dan siswa dalam sisitem informasi manajemen berbasis website pada SD IT Al Ihya Kalirejo.
4.3 Pembahasan 4.3.1. Actor
Actor yang terlibat dalam system informasi manajemen berbasib web ini adalah : 1. Admin
Admin disini merupakan user yang mempunyai hak akses sepenuhnya dalam system informasi ini.
2. Guru
Pada system ini guru adalah sebagai user pengguna yang mengakses system ini untuk melakukan sebuah pencarian informasi.
3. Siswa
Siswa juga memiliki peran sebagai user pengguna yang diamana para siswa berkunjung ke website ini untuk mencari sebuah informasi
Tabel 3 Deskripsi batasan pengguna system.
No Actor Deskripsi
1 Admin Dapat mengelola database dengan prosedur yang resmi 2 Guru Dapat mencari informasi yang berkaitan tetang sekolah
secara Online
3 Siswa Melakukan pencarian informasi yang berkaitan dengan sekolah
V. KESIMPULAN
Sistem informasi manajemen berbasis website ini maka dapat diambil kesimpulan pembagian kerja dalam publikasi menjadi lebih luas dan dengan adanya system informasi manajemen berbasis website ini maka dapat diharapkan dapat lebih efisien dalam biaya, karena dengan menggunakan system ini penyebaran informasi lebih mudah dan jangkauannya pun lebih luas.
DAFTAR PUSTAKA
Fauzi. 2013. Manajeman Itu Mudah. Jakarta: Rajawali.
Fauzi, M.Miftahul Amin. 2013. Program Database Visual Basic 6 and SQL Server 2000. ed. Putri Cristian. Yogyakarta.
47
Fauzi, Rita Irviani. 2018. Penagntar Manajeman Edisi Revisi. ed. Putri Chistian. Yogyakarta: Andi Offset.
Janner Simarmata. 2006. Aplikasi Mobile Commerce Menggunakan PHP dan MySQL. ed. Fl. Sigit Suyantoro. Yogyakarta: Penerbit Andi Yogyakarta.
Kadir, Abdul. 2014. “Pengenalan Sistem Informasi.” American Enterprise Institute for
Public Policy Research (August): 1–19.
https://www.aei.org/wp-content/uploads/2011/10/03-DPO-2009g.pdf.
Muhammad Muslihudin, Oktafianto. 2016. Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Menggunakan Model Terstruktur Dan UML. Yogyakarta: Andi Offset.
Muslihudin, Muhamad. 2013. “Sistem Informasi Penjualan Batik Basurek Berbasis Web Pada Basurek Collection Bengkulu.” Jurnal TAM ( Technology Acceptance Model ) 1(1): 59.
Satria, Fiqih. 2016. Pemrograman WEB (HTML, CMS dan JavaScript). ed. Erang
Risanto. Yogyakarta: Andi Offset.
https://books.google.co.id/books?id=F005DgAAQBAJ&printsec=frontcover&dq=f
iqih+satria&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwi2-tyEzcvfAhVDT30KHRBWA5cQ6AEILTAA#v=onepage&q=fiqih satria&f=false. Sutabri, Tata. 2003. Sistem Informasi Managemen.