• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) PADA PENGOLAHAN KOPI ROBUSTACARA SEMI BASAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENERAPAN STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) PADA PENGOLAHAN KOPI ROBUSTACARA SEMI BASAH"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  2.  menunjukkan  bahwa  grafik  hubungan  antara  biji  baik  (biji  merah)  berbanding  terbalik  dengan  biji  cacat  (kuning,  hitam  dan  rambang),  bila  titik  pada  biji merah berada diatas garis CL maka pada  grafik  biji  cacat  akan  bera
Gambar 3. Grafik proses pulping (a) biji baik (b) kulit yang masih terikut (c) biji lecet (d) biji gelondong
Gambar 4. Grafik proses washing (a) biji baik (b) biji lecet (c)biji gelondong (d) kulit  masih terikut
Gambar 5. Grafik proses hulling biji baik
+2

Referensi

Dokumen terkait

IMPLEMENTASI SISTEM NILAI CACAT (DEFECT SYSTEM) PADA BIJI KOPI ROBUSTA HASIL PROSES PENGOLAHAN KERING DAN SEMI BASAH.. (STUDI KASUS PENGOLAHAN METODE SEMI BASAH DI JEMBER DAN

Pelaksanakaan pengendalian dengan menggunakan peta kendali ketidaksesuaian c-chart dan menggunakan diagram kontrol c dapat diperoleh hasilnya yaitu seluruh data hasil

Gambar 2 di atas menunjukan bahwa proporsi produk cacat berada dalam batas pengendalian, hal ini menunjukan bahwa peta kendali p untuk hasil produksi telur ayam periode

Penelitian ini menghasilkan kesimpulan yaitu persentase kantong pecah pada bulan Juli 2016 hingga Desember 2016 terdapat data yang berada diluar batas kontrol,

Kesimpulan Dari hasil yang telah didapatkan menggunakan metode SPC dapat diketahui bahwa masih terdapat data yang berada diluar batas kendali, sehingga data harus dihitung kembali

Teknik analisis data Teknik analisa data dalam penelitian ini mengacu pada ukuran metode analisis pada Statistical Quality ControlMontgomery 2020 dalam menentukan batas produk

Diagram pareto adalah sebuah grafik batang yang menunjukkan masalah berdasarkan urutan banyaknya jumlah kejadian dari jumlah permasalahan yang paling banyak terjadi sampai yang paling

Untuk mencegah banyaknya barang rusak atau cacat yang dijual di pasar dan untuk memastikan bahwa produk tersebut Pelaku usaha harus mengambil tindakan yang mempunyai pengaruh terhadap