LAPORAN praktikum biologi
(Fotosintesis spektrum warna
cahaya matahari)
Kelompok:
Asma Meidian
Dwijayanti Onengingtyas
Jella Indriana
Joko Prasetyo
Mutiara Ramadhan
Wahyu Eka Widyawati
SMAN I BANDAR SRIBHAWONO
TH 2013/ 2014
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Pelaksanaan Praktikum
Dalam beberapa aspek fisiologi tumbuhan berbeda dengan fisiologi hewan atau fisiologi sel. Tumbuhan dan hewan pada dasarnya telah berkembang melalui pola atau kebiasaan yang berbeda. Tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang melalui pola atau kebiasaan yang berbeda. Tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang sepanjang hidupnya. Kebanyakan tumbuhan tidak berpindah, memproduksi makanannya sendiri, menggantungkan diri pada apa yang diperolehnya dari lingkungannya sampai batas-batas yang tersedia. Hewan sebagian besar harus bergerak, harus mencari makan, ukuran tubuhnya terbatas pada ukuran tertentu dan harus menjaga integritas mekaniknya unntuk hidup dan pertumbuhan.
Suatu ciri hidup yang hanya dimiliki khusus oleh tumbuhan hijau adalah kemampuan dalam menggunakan zat karbon dari udara untuk diubah menjadi bahan organik serta diasimilasi dalam tubuh tumbuhan. Tumbuhan tingkat tinggi pada umumnya tergolong pada organisme autotrof, yaitu makhluk hidup yang dapat mensintesis sendiri senyawa organik yang dibutuhkannya. Senyawa organik yang baku adalah rantai karbon yang dibentuk oleh tumbuhan hijau dari proses fotosintesis.
B. Rumusan Masalah
1. Faktor apa saja yang mempengaruhi proses fotosintesis? 2. Apakah benar dalam fotosintesis menghasilkan oksigen?
3. Adakah pengaruh warna (spektrum) cahaya terhadap proses fotosintesis? 4. Bagaimana pengaruh suhu terhadap proses fotosintesis?
1. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis; 2. Untuk membuktikan bahwa adanya oksigen yang dihasilkan dalam fotosintesis; 3. Untuk mengetahui adanya pengaruh warna (spektrum) cahaya terhadap proses
fotosintesis;
BAB II
LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS
A.
Landasan Teori
Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya dan sintesis yang berarti penyusunan. Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Akibatnya fotosintesis menjadi
Energi foton yang digunakan untuk menggerakkan elektron melawanan gradient panas di dalam fotosistem I dari sebuah agen dengan tenaga reduksi kuat, yang secara termodinamis mampu mereduksi CO2 di dalam fotosistem II dari air dengan pelepasan O2, jika sebuah molekul pigmen menyerap sebuah foton masuk ke dalam sebuah keadaan tereksitasi, karena satu elektronnya pada keadaan dasar pindah ke orbit (Anwar, 1984).
Orang yang pertama kali menemukan fotosintesis adalah Jan Ingenhousz. Fotosintesis merupakan suatu proses yang penting bagi organisme di bumi, dengan fotosintesis ini tumbuhan menyediakan bagi organisme lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Jan Ingenhosz melakukan percobaan dengan memasukkan tumbuhan Hydrilla Verticillata ke dalam bejana yang berisi air. Bejana gelas itu ditutup dengan corong terbalik dan diatasnya diberi tabung reaksi yang diisi air hingga penuh, kemudian bejana itu diletakkan di terik matahari. Tak lama kemudian muncul gelembung udara dari tumbuhan air itu yang menandakan adanya oksigen (Kimball, 1993).
dimasukkan kedalam alkoholdan ditetesi dengan iodium. Ia menyimpulkan bahwa warna biru kehitaman pada daun yang tidak ditutupi kertas timah menandakan adanya amilum (Malcome, 1990).
Fotosistem ada dua macam, yaitu fotosistem I dan fotosistem II. Fotosistem I tersusun oleh klorifil a dan klorifil b dengan perbandingan 12:1 dan tereksitasi secara maksimum oleh cahaya pada panjang gelombang 700 nm. Pada fotosistem II perbandingan klorofil a dan klorofil b yaitu 1:2 dan tereksitasi secara maksimum oleh cahaya pada panjang gelombang 680 nm (Syamsuri, 2000).
Tumbuhan bersifat autotrof, autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung, dari senyawa anorganik. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Secara singkat reaksi fotosintesis yang manghasilkan glukosa dapat dituliskan sebagai berikut :
12H2O + 6CO2 ---cahaya---> C6H12O6 (glukosa) + 6O2 + 6H2O
B. Hipotesis
BAB III
1. Memasukkan beberapa cabang Hydrilla Verticillata sepanjang kira-kira 5 cm ke dalam corong kaca;
2. Memasukkan corong kaca ke dalam gelas kimia yang berisi air; 3. Menyanggah corong kaca dengan menggunakan 3 kawat; 4. Diamkan selama satu menit untuk menetralkan (tempat teduh);
5. Hitung banyaknya gelembung gas yang dihasilkan Hydrilla Verticillata selama 5 menit;
6. Catat hasil penelitian ke dalam tabel;
7. Letakan tanaman pada tempat yang terkena sinar matahari langsung;
8. Hitung banyaknya gelembung gas yang dihasilkan Hydrilla Verticillata selama 5 menit;
9. Catat hasil penelitian ke dalam tabel;
11. Hitung banyaknya gelembung gas yang muncul dari potongan cabang /ranting yang terjadi selama 5 menit;
12. Catat hasil penelitian ke dalam table;
13. Lakukan langkah no.9 sampai no. 12 dengan menggunakan plastik transparansi warna kuning, hijau, biru, dan ungu.
B.
Tempat Penelitian
Laboratorium Biologi SMAN 1 Bandar Sribhawono.
C. Waktu dan Lamanya Penelitian
Pada tanggal 14 Januari 2013D.
Objek Penelitian
Variabel Kontrol : Air, Cahaya;
BAB IV
PEMBAHASAN
A.
Hasil Penelitian
Pada percobaan fotosintesis ini yaitu dengan menggunakan ganggang (Hidrylla Verticillata) memperoleh hasil bahwa oksigen dihasilkan pada ujung ganggang yang dimasukan kedalam air dan disimpan di ruangan yang terkena cahaya matahari secara langsung, pada proses ini oksigen yang dihasilkan sangat banyak dan sangat cepat mengeluarkan gelembungnya (oksigen). Namun ketika mencoba dengan menutupi keliling gelas kimia dengan plastik berwarna merah menghasilkan gelembung lebih sedikit dari percobaan cahaya matahari langsung, begitu juga dengan kecepatannya berbeda, pada percobaan dengan plastik merah lebih lambat kecepatan mengeluarkan gelembungnya. Begitu juga ketika melakukan percobaan dengan plastik berwarna kuning, oksigen dan kecepatan mengeluarkan gelembung yang dihasilkan lebih sedikit dibanding dengan percobaan yang dilakukan dengan plastik merah. Jadi dapat disimpulkan bahwa dari plastik warna Merah, Kuning, Hijau, Biru, Ungu, yang paling cepat mengeluarkan dan banyak menghasilkan oksigen adalah warna merah, dan pada warna berikutnya semakin lambat dan semakin sedikit oksigen yang dihasilkan.
Tetapi suhu juga mempengaruhi banyaknya oksigen yang dihasilkan, semakin panas suhu maka semakin banyak gelembung udara yang dihasilkan. Pada percobaan proses fotosintesis tumbuhan ganggang ditempat tertutup (tanpa cahaya) oksigen yang dihasilkan sangat sedikit dan sangat lama.
B. Tabel Pengamatan
No. Perlakuan Waktu Suhu Banyak Gelembung
1. Cahaya Langsung 5 Menit 35 0C ±360
2. Cahaya Langsung + Plastik Merah 5 Menit 36 0C 164
3. Cahaya Langsung + Plastik Kuning 5 Menit 37 0C 157
4. Cahaya Langsung + Plastik Hijau 5 Menit 39 0C 160
5. Cahaya Langsung + Plastik Biru 5 Menit 38 0C 145
6. Cahaya Langsung + Plastik Ungu 5 Menit 38 0C 137
A.
Kesimpulan
1. Fotosintesis adalah proses pembentukan bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan cahaya dan kloroplas;
2. Salah satu faktor yang mempengaruhi fotosistem adalah suhu dan spektrum cahaya;
3. Warna yang memiliki panjang gelombang pendek sangat cepat mempengaruhi laju fotosin- tesis sehingga menghasilkan banyak gelembung gas;
4. Gelembung-gelembung udara yang dihasilkan membuktikan bahwa adanya oksigen yang dihasil- kan selama proses fotosintesis.
5. Semakin percobaan tersebut diberi perlakuan yaitu langsung terkena cahaya matahari, maka gelembung yang dihasilkan akan semakin banyak.
B. Saran
Percobaan seperti ini memerlukan pengamatan yang harus benar-benar diperhatikan, terlebih lagi saat memperhatikan gelembung udara yang dihasilkan dari proses fotosintesis.
\
Khoeruddin, B., 1999. Fotosintesis. www.lablink.or.id/Bio/Sel/fotosintesis.html
13 Desember 2008.
http://ridwanme.blogspot.com/2011/11/fotosintesis-pada-percobaan-ingenhouz.html
http://setiawanimam19.blogspot.com/2011/01/fotosintesis.html
1. Apakah tujuan perangkat percobaan diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari diberikan plasik berwarna dan berbagai suhu?
Jawab: agar dapat mengetahui perbedaan gelembung yang dihasilkan dari ketiga macam perlakuan tersebut.
2. Adakah gelembung- gelembung udara yang muncul? Jawab: ada.
3. Apakah sebenarnya gelembung- gelembung udara itu? Jawab: gelembung tersebut merupakan oksigen.
4. Bagaimana cara membuktikan bahwa gelembung- gelembung udara tersebut merupakan jawaban pertanyaan nomer 2?
Jawab: Gelembung-gelembung udara yang dihasilkan bahwa adanya oksigen yang dihasil- kan selama proses fotosintesis oleh ganggang (Hydrilla Verticillata).
5. Darimanakah asal gelembung udara tersebut?
Jawab: dari tumbuhan ganggang (Hydrilla Verticillata).
6. Apa kesimpulan yang dapat kamu ambil dari kegiatan ini?
LAMPIRAN
“Hydrilla Verticillata“ “Plastik Warna (Mika)”
“Memilih dan menyusun sebagian
Hydrilla Verticillata“
“Penghitungan gelembung oksigen yang dihasilkan saat proses fotosintesis dengan
cahaya tidak langsung dan langsung“
“Penghitungan gelembung oksigen yang dihasilkan ganggang saat proses fotosintesis
“Penghitungan gelembung oksigen yang dihasilkan ganggang saat proses fotosintesisdengan spektrum cahaya hijau dan biru“
“Penghitungan gelembung oksigen yang