• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Epidemiologi dalam Penilaian Risik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Peran Epidemiologi dalam Penilaian Risik"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PERAN EPIDEMIOLOGI

DALAM PENILAIAN RISIKO

AIR MINUM

Oleh :

Chyntia Destiany K012171025

Utami Karuniawati K012171038 Dian Ekawaty Halim K012171077

Sumiati K012171116

KONSENTRASI EPIDEMIOLOGI

PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN

(2)

Pendahuluan

Epidemiologi

adalah metode ilmiah untuk menyelidiki korelasi dan pada akhirnya hubungan kausal antara penyakit manusia atau kondisi dan zat atau agen atau aktivitas di tempat kerja, di masyarakat, di rumah, atau di makanan, obat-obatan, atau air.

Epidemiologi

adalah metode ilmiah untuk menyelidiki korelasi dan pada akhirnya hubungan kausal antara penyakit manusia atau kondisi dan zat atau agen atau aktivitas di tempat kerja, di masyarakat, di rumah, atau di makanan, obat-obatan, atau air.

Studi epidemiologis

dapat dilakukan dengan mengambil sampel subyek dari populasi umum dengan lokasi spesifik dengan paparan tinggi atau pengaturan pekerjaan.

Studi epidemiologis

dapat dilakukan dengan mengambil sampel subyek dari populasi umum dengan lokasi spesifik dengan paparan tinggi atau pengaturan pekerjaan.

Data epidemiologi

telah digunakan oleh negara bagian, Amerika Serikat Environmental Protection Asency (USEPA) atau lembaga di negara lain sebagai dasar atau keseluruhan penilaian risiko untuk sejumlah kontaminasi air minum

(3)

Metode Epidemiologi dan Latar Belakang

Insidensi dan

Prevalensi

Insidensi

adalah jumlah orang dengan penyakit yang baru didiagnosis (kasus) selama periode waktu tertentu

Insidensi

adalah jumlah orang dengan penyakit yang baru didiagnosis (kasus) selama periode waktu tertentu

Prevalensi

adalah presentase kasus lama dan baru yang lazim pada populasi pada titik waktu

(4)

Insidensi

Insidensi

(5)

Menilai

Metode epidemiologi yang paling dasar adalah perhitungan nilai.

Metode epidemiologi yang paling dasar adalah perhitungan nilai.

Penilaian biasanya dinyatakan per seratus ribu atau juta orang tahun.

(6)

Rancangan

Studi

Jenis Desain Studi

Epidemimologi Jenis Desain Studi

Epidemimologi

By tempor

al charact

eristic

Investigasi wabah

Investigasi wabah

Cross sectional

Cross sectional

(7)
(8)

Rangkuman metrik Ringkasan Studi

Metrik

Ringkasan

mencakup

Metrik

Ringkasan

mencakup

Rate Rasio (RR)

(9)

Mendefinisikan Penyakit

Definisi-definisi penyakit biasanya

ditetapkan oleh organisasi klinis.

Status penyakit bisa jadi

kompleks karena biasanya ada

spektrum karakteristik yang

terkait dengan masing-masing

penyakit

Informasi tentang status penyakit

subjek dapat diperoleh dengan

(10)

Memperkirakan Paparan

Sumber

paparan zat

beracun

Sumber

paparan zat

beracun

debu

debu

tanah

tanah

udara

udara

air

air

(11)

Paparan Penilaian Air Minum

Paparan kontaminasi pada air minum biasanya dihitung dengan mengalikan ukuran kualitas air dengan jumlah air yang dikonsumsi per unit waktu, untuk air minum, ukuran kualitas air berupa konsentrasi (mg/L) , radiokati (picocuries per liter)f, dan konsumsi air yang diukur dengan (liter/hari) dan reentang waktu seperti jumlah tahun.

Paparan kontaminasi pada air minum biasanya dihitung dengan mengalikan ukuran kualitas air dengan jumlah air yang dikonsumsi per unit waktu, untuk air minum, ukuran kualitas air berupa konsentrasi (mg/L) , radiokati (picocuries per liter)f, dan konsumsi air yang diukur dengan (liter/hari) dan reentang waktu seperti jumlah tahun.

Salah satu tantangan dalam melihat paparan yang telah lama terjadi pada sistem air pada masyarat adalah mengurai kembali paparan dengan benar pada berbagai sistem air yang ada yang mana sumber air berbeda tentu level kontaminasinya pun berbeda.

(12)

Data Analisis

Statistic secara umum dapat dibagi menjadi statistic deskriptif seperti umur (mean, median,range) dan jumlah persentase kategori paparan pada subjek penelitian.

Statistic secara umum dapat dibagi menjadi statistic deskriptif seperti umur (mean, median,range) dan jumlah persentase kategori paparan pada subjek penelitian.

Untuk melihat nilai signifikan suatu penelitian dapat dilihat dari nilai Z, nilai T, chi square test dan berbagai parameter lainnya.

Untuk melihat nilai signifikan suatu penelitian dapat dilihat dari nilai Z, nilai T, chi square test dan berbagai parameter lainnya.

Dosis respon dapat diuji dengan berbagai cara dari uji statistic sederhana sampai pada metode regresi yang paling sulit.

(13)

Menafsirkan Epidemiologi

Isu kualitas studi yang penting dirangkum oleh

Goldberg dkk. [34], seperti yang dijelaskan di

sini:

Apakah tujuan penelitian dinyatakan secara tepat dan jelas?

Apakah tujuan penelitian dinyatakan secara tepat dan jelas?

Apakah desain penelitian sesuai untuk tujuan itu? Apakah desain penelitian sesuai untuk tujuan itu?

Apakah populasi penelitian mewakili populasi sasaran tanpa bias yang cukup besar?

(14)

Apakah subyeknya cukup? Apakah subyeknya cukup?

Apakah ukuran hasil dan keterpaparan dapat diandalkan dan sah?

Apakah ukuran hasil dan keterpaparan dapat diandalkan dan sah?

(15)

Faktor-faktor yang digunakan untuk analisis

Kriteria inklusiKriteria inklusi

KesempatanKesempatan

Bias publikasiBias publikasi

Penilaian heterogenitas secara keseluruhan

Penilaian heterogenitas secara keseluruhan

Metode meta-analitik yang dapat digunakan untuk membandingkan

studi.

Metode meta-analitik yang dapat digunakan untuk membandingkan

studi.

(16)

Penentuan Kausalitas

Pertimbangan dalam

penentuan kausalitas

Pertimbangan dalam

penentuan kausalitas

Kekuatan asosiasi

Konsistensi

Spesifisitas

Hubungan

temporal

(diperlukan

untuk

mendahului konsekuensi)

Gradien biologis (hubungan dosis-respon)

Masuk akal secara biologis

Koherensi

Percobaan (reversibilitas)

(17)

Kebijkan kesehatan masyarakat dan

kepekaan subpopulasi

Pendekatan perlindungan kesehatan

masyarakat penting dalam penilaian

risiko dan diakui oleh Bradford Hill [43].

Namun

asumsi,

pendekatan,

serta

perlindungan

kesehatan

masyarakat

digunakan oleh instansi pemerintah

dalam menerapkan toksikologi dan

epidemiologi data untuk penilaian risiko

(18)

Contoh Epidemiologi dalam Penilaian

Risiko

Contoh : Radium

Radium (Ra) seperti kalsium yang

siserap dalam tubuh sampai ke tulang.

Isotop radium ada 3 jenis yaitu :

a. radium -224,

b. radium-226, memiliki potesi tinggi

c. radium-228 memiliki potensi tinggi dan memiliki partikel alfa

Radium (Ra) seperti kalsium yang

siserap dalam tubuh sampai ke tulang.

Isotop radium ada 3 jenis yaitu :

a. radium -224,

b. radium-226, memiliki potesi tinggi

(19)

Contoh : arsenik

Menelan atau mengkonsumsi Arsenik (As) adalah penyebab dari kanker kulit pada manusia dan kanker dalam, khususnya kandung kemih dan paru-paru, serta titik akhir non-karsinogenik, terutama penyakit pembuluh darah perifer umumnya dikenal sebagai penyakit kaki hitam, serta kardiovaskular penyakit

Menelan atau mengkonsumsi Arsenik (As) adalah penyebab dari kanker kulit pada manusia dan kanker dalam, khususnya kandung kemih dan paru-paru, serta titik akhir non-karsinogenik, terutama penyakit pembuluh darah perifer umumnya dikenal sebagai penyakit kaki hitam, serta kardiovaskular penyakit

Berdasarkan penasehat kesehatan USEPA yang ada [96] untuk arsenik dikembangkan oleh USEPA Integrated Risk Information System (IRIS) Konsentrasi air minum sesuai dengan umur 10-4 Risiko kanker adalah 2 μg / L.

Karena MCL federal saat ini 10 μg / L, Risiko kanker seumur hidup di atas biasa 1-2 × 10-4 dipertimbangkan diterima oleh USEPA.

Berdasarkan penasehat kesehatan USEPA yang ada [96] untuk arsenik dikembangkan oleh USEPA Integrated Risk Information System (IRIS) Konsentrasi air minum sesuai dengan umur 10-4 Risiko kanker adalah 2 μg / L.

Referensi

Dokumen terkait

Di Amerika Serikat seperti dijelaskan oleh Romli Atmasasmita, putusan yang sangat banyak dengan precedent yang saling bertentangan di beberapa negara bagian di

Di Amerika Serikat seperti dijelaskan oleh Romli Atmasasmita, putusan yang sangat banyak dengan precedent yang saling bertentangan di beberapa negara bagian di

Dari banyaknya berita mengenai isu LGBT sejak Mahkamah Agung Amerika Serikat memberikan status legal untuk perkawinan sesama jenis di seluruh negara bagian di Amerika Serikat,

Negara ini masih tertinggal dengan negara-negara lain seperti Amerika Serikat yang telah memiliki aturan khusus yang menjamin perlindungan terhadap pengungkap

eksternal, adanya sisi kompleksitas hubungan antar negara yang terjadi di kawasan Asia Timur membuat kebijakan Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan militer tanpa

Dengan jalan mengontrol lembaga-lembaga keuangan internasional yang mendesain kebijakan pemulihan ekonomi pasca krisis di sejumlah kawasan, Amerika Serikat mengendalikan

Epidemiologi analitik lebih menekankan pada dasar hubungan antara paparan atau karakteristik dengan penyebab dari penyakit itu sendiri. Keadaan ini memerlukan

Amandemen ke empat belas, yang disahkan pada tahun 1868, menyatakan bahwa semua orang yang lahir atau dinaturalisasikan di Amerika adalah waga negara Amerika Serikat dan negara bagian