• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MASALAH SOSI (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MASALAH SOSI (1)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

RESUME BUKU STRATEGI MENGAJAR ILMU SOSIAL (JAMES A BANKS) Mata Kuliah : Teori dan Prinsip Pendidikan IPS

Dosen : Prof. Dr. Idrus Affandi, SH

BAB I

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MASALAH SOSIAL DAN INDIVIDU

A. Masalah Sosial Dalam Masyarakat Amerika

Pengalaman nasional Amerika Serikat adalah salah satu permasalahan yang paling menakjubkan dalam sejarah manusia. Lahir dari harapan dan aspirasi imigran Eropa, dari daerah yang jarang dihuni menjadi salah satu bangsa yang berteknologi sangat maju dan sejahtera di dunia. Dalam kurun waktu kurang dari dua abad, Amerika berkembang dari daerah yang penduduknya sedikit menjadi masyarakat yang sangat kompleks.

Pada akhir dekade abad ke-20, masyarakat Amerika harus mengambil tindakan keras dan tegas untuk mempertahankan cita-cita demokrasi mereka dan dasar institusi Amerika. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, demokrasi Amerika dan demokrasi di seluruh dunia berhadapan dengan masalah, seperti: skandal politik, meningkatnya kelangkaan sumber daya, ketegangan rasial dan politik, meningkatnya inflasi, melebarnya jurang antara orang kaya dan miskin serta hubungan luar negeri.

Orang Amerika harus bekerja keras untuk menghilangkan jurang pemisah antara cita-cita dan realitas sosial Amerika dan mencoba menyelesaikan masalah kemanusiaan. Protes dari etnis minoritas Amerika, kelompok perempuan, konsumen, antiperang dan sebagainya menandakan bahwa mereka masih mencari American Dream yang diidam-idamkan.

Orang Amerika menyakini bahwa untuk memecahkan masalah sosial, ekonomi dan politik diperlukan kerjasama dengan Negara lain. Hal ini berarti orang Amerika tidak cukup memikirkan dan mengatasi kemiskinan hanya di Amerika secara nasional, namun harus juga memikirkan dan mengatasi kemiskinan negara lain di dunia.

(2)

B. Masalah Individu Pada Masyarakat Amerika

Masalah yang dihadapi individu dalam masyarakat Amerika diantaranya: 1. Perceraian

Tingkat perceraian di Amerika telah menunjukkan kenaikan yang konsisten selama beberapa dekade terakhir. Masyarakat Amerika juga banyak yang menikah muda, sehingga para remaja terpaksa memikul tanggung jawab orang dewasa. Barangkali, inilah salah satu penyebab terjadinya perceraian karena secara sosial dan psikologis mereka belum siap.

2. Kejahatan

Peningkatan tajam terjadi pada jumlah orang yang ditangkap karena pencurian, membawa dan memiliki senjata, melanggar undang-undang, minuman keras.

3. Penggunaan obat-obatan terlarang

Di kalangan SMP, SMA dan Mahasiswa penyalahgunaan obat-obatan terlarang telah menjadi masalah yang sangat serius. Sampai tahun 1972 telah terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh 5.721 terdakwa.

C. Pengambilan Keputusan Dan Masalah Kemanusiaan

Tinjauan sepintas terhadap maslah sosial dan pribadi dalam masyarakat Amerika dan dunia menunjukkan bahwa ada kebutuhan mendesak bagi institusi sekolah untuk mempersiapkan warga Negara menangani masalah ini.

Program studi sosial di sekolah umum, seharusnya didesain untuk membantu siswa mencapai keterampilan yang dibutuhkan untuk mengenali dan memecahkan masalah kemanusiaan, menganalisis dan menjelaskan nilai kemanusisaan tersebut dan membuat ukuran, keputusan rasional yang akan memberikan kontribusi untuk keberlangsungan dan perkembangan demokrasi Amerika dan terhadap resolusi efektif tentang permasalahan global.

Sekolah, pada umumnya telah memuat kurikulum yang dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan membuat berbagai keputusan tertentu. Studi sosial harus memikul tanggungjawab utama untuk mengambil keputusan pada masalah yang berkaitan dengan hubungan manusia.

D. Komponen Penting Dalam Proses Pengambilan Keputusan 1. Pengetahuan

Pengetahuan sosial adalah komponen yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. Misalnya, jika seorang pasangan kulit putih harus memutuskan apakah akan menjual rumah mereka dan keluar dari perubahan lingkungan yang sedang diserbu oleh orang Puerto rico, mereka perlu tahu sesuatu tentang bagaimana perubahan lingkungan, sejarah dan ekonomi untuk dapat membuat keputusan rasional.

2. Metode dan cara mencapai pengetahuan

(3)

Metode keuletan, (2). Metode otoritas (berdasarkan pendapat ilmuwan), (3). Metode Apriori ( membangun pengetahuan berdasarkan teori bukan dari pengalaman), (4). Metode ilmu pengetahuan.

3. Metode Ilmiah: Sebuah Cara Mencapai Pengetahuan

Keterbatasan keuletan, otoritas dan metode apriori dalam memecahkan beberapa masalah sosial menunjukkan bahwa diperlukan metode yang lebih andal, yakni metode ilmu pengetahuan. Metode ini digunaka oleh ilmuwan sosial dalam mengkaji berbagai masalah sosial. Pemanfaatn metode ini oleh para ilmuwan sosial, telah diperoleh pengetahuan dalam bentuk fakta, konsep, generalisasi dan teori.pada dasarnya, metode ini diawali dengan identifikasi masalah sosial, merumuskan hipotesis, serta pengumpulan dan evaluasi data.

Metode imiah yang digunakan untuk pengambilan keputusan, meskipun bukan merupakan metode yang sempurna, dipercaya bahwa metode itu adalah cara yang paling efektif dan efisien untuk mendapatkan pengetahuan.

4. Penyelidikan dan Pengambilan Keputusan

Tujuan penyelidikan ilmu sosial adalah untuk memperoleh pengetahuan sosial dalam bentuk fakta, analisis konsep, generalisasi dan teori. Tujuannya adalah untuk mengakumulasi sebagai pengetahuan sebanyak mungkin. Ilmuwan sosial lebih tertarik kepada produksi pengetahuan, sementara pembuat keputusan atau actor sosial rasional tertarik bagaimana pengetahuan diperoleh dari para ilmuwan sosial yang dapat diguanakan untuk membantu pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Sehingga penyelidikan ilmu sosial menghasilkan pengetahuan. Dalam pengambilan keputusan, pengetahuan yang terdiri atas memilih, menyintesis dan menerapkannya.

5. Struktur dan proses pengambilan keputusan

dalam sebuah buku penting yang diterbitkan tahun 1960, proses pendidikan Jerome Bruners, mempopulerkan konsep struktur sebuah disiplin. Terdiri atas beberapa konsep kunci, generalisasi, dan teori ilmu sosial serta model unik/khas dalam penyelidikan yang diguankan di dalamnya.

Ada empat kategori konsep, pengetahuan, generalisasi dan teori yaitu:

(4)

6. Komponen Nilai Pada pengambilan Keputusan

Penyelidikan nilai adalah komponen yang sangat penting dari proses pengambilan keputusan. Nilai penyelidikan harus membantu pembuat keputusan mengidentifikasi sumber nilainya, menentukan bagaimana mereka konflik, mengidentifikasi alternative lain dan memilih bebas dari mereka. Siswa harus didorong memprediksi dan mempertimbangkan kemungkinan akibatnya dari nilai alternatif dan membantu mengklarifikasi nilai yang bertentangan, menyimpang dan membingungkan.

7. Merumuskan Tujuan Perilaku untuk Penyelidikan, penilaian dan Pengambilan Keputusan

Tujuan utama studi sosial adalah membantu siswa mengembangkan kemampuan membuat keputusan yang rasional dan bertindak cerdas. Pengetahuan diturunkan oleh proses penyelidikan dan nilai dianalisis serta diperjelas oleh penelitian nilai, merupakan komponen penting dari proses pengambilan keputusan. Hubungan antara komponen ini diilustrasikan pada gambar di bawah ini, pembuat keputusan harus memilih, menyintesis dan menerapkan pengetahuan dari semua disiplin ilmu sosial dan memperjelas nilainya sebelum dia dapat bertindak rasional pada berbagai maslah rumit.

Keputusan -Masalah

Nilai Klarifikasi Penyelidikan Nilai

Pengetahuan Sosial Penyelidikan Sosial

Keputusan Rasional Produk pertanyaan

sebelumnya oleh ilmuwan sosial

(5)

E. Contoh Tujuan Untuk Latihan Inquiry Salah satu contohnya adalah:

Ketika disajikan dengan masalah seperti,”Apa penyebab konflik sosial?”, siswa akan mampu:

1. Menyatakan hipotesis yang relevan 2. Mengumpulkan data yang bersangkutan

3. Mengevaluasi data (mengatakan apakah itu adalah sah dan dapat diandalkan, menyatakan apakah itu terkait untuk masalah ini).

4. Menulis sebuah generalisasi tentatif

5. Merevisi generalisasi ketika disajikan dengan data tambahan yang terkait dengan masalah.

F. Contoh Latihan Untuk Menghargai Siswa akan dapat:

1. Mengidentifikasi dan menyatakan keputusan-masalah yang dihadapi karakter secara terbuka

2. Menyatakan apa program aksi yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah mereka 3. Menyatakan kemungkinan konsekuensi setiap tindakan yang dinyatakan

4. Menyatakan fakta, konsep, dan generalisasi yang membantu dia untuk memperediksi kemungkinan konsekuensi dari setiap tindakan yang dinyatakan

5. Menyatakan nilai yang akan berperan dalam masing-masing program mungkin untuk dilakukan

6. Menyatakan tindakan yang dia akan ambil dan mengapa

(6)

Referensi

Dokumen terkait

Perspektif teori keagenan menyatakan bahwa manajer sebagai agen yang ditunjuk oleh pemegang saham seharusnya konsisten dengan tugasnya untuk melakukan peningkatan nilai

dengan fungsinya sebagai kepala sekolah yang profesional. Sumber daya manusia yaitu aktivitas untuk mencapai keberhasilan organisasi mencapai keberhasilan

!da beberapa teknik yang dapat digunakan manajer untuk membantu mereka membuat keputusan yang lebih kreati# yang diungkapkan oleh Fred .uthans 61'$$7 Misalnya,

Aplikasi yang dibuat dapat digunakan untuk membantu dalam pengolahan data pelanggaran tata tertib sekolah khususnya pelanggaran siswa pada SMP

Pada hakekatnya, pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakekat suatu masalah yang difokuskan untuk memecahkan masalah secepatnya dimana

Pendekatan Sosial Humaniora dalam Studi Islam. Humaniora bertujuan untuk memajukan manusia sehingga mencapai.. kemanusiaan yang sesungguhnya. Pandangan humanistis

Dokumen ini membahas tentang peluang empirik yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan peluang dan pengambilan

Konseling kesehatan klien di sekolah bertujuan untuk membantu siswa mencapai kesejahteraan fisik, mental, dan