• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan antara Elastisitas dengan Penda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Hubungan antara Elastisitas dengan Penda"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Hubungan antara Elastisitas dengan Pendapatan Total

(Total Revenue)

Posted by JOEL FARUK SOFYAN on June 4, 2012 in Ekonomi Mikro

Teori permintaan menyatakan adanya hubungan negatif antara tingkat harga dengan jumlah yang diminta—ketiga harga suatu barang naik, maka permintaan akan barang tersebut turun. Untuk menghitung seberapa besar dampak perubahan harga terhadap kuantitas yang diminta secara lebih spesifik, maka digunakan konsep elastisitas. Elastisitas merupakan suatu konsep umum yang digunakan untuk mengkuantifikasi respon atau tanggapan suatu variabel (terikat) ketika variabel lainnya (bebas) mengalami perubahan. Hal lain yang menarik untuk dipelajari adalah bagaimana pengaruh perubahan harga terhadap pendapatan total (total revenue). Jawaban terhadap pertanyaan ini tidak lepas dari bagaimana bentuk kurva permintaan itu sendiri—

pendapatan total bisa meningkat atau turun tergantung bagaimana bentuk kurva permintaan yang dihadapi. Materi berikut membahas secara lebih mendetail pengaruh bentuk kurva permintaan— yang dicerminkan melalui nilai elastisitas permintaannya (price elasticity of demand) terhadap pendapatan total.

Pendapatan total didefinisikan sebagai jumlah total yang dibayarkan konsumen atau jumlah total yang diterima oleh produsen. Dalam bentuk pasar apapun, pendapatan total adalah harga barang dikali jumlah barang yang dijual atau secara matematika dilambangkan: TR = P x Q. Secara visual, pendapatan total merupakan luas wilayah persegi empat P0 x Q0:

(2)

1. Ketika permintaan adalah elastis—persentase perubahan dalam kuantitas yang diminta lebih besar dibandingkan persentase perubahan dalam harga, kenaikan harga akan menyebabkan penurunan pendapatan total

TR1 adalah 10 x 100 (= 1000). Ketika harga naik menjadi 12, TR2 berubah menjadi 12 x 40 (= 480). Besarnya TR2 < TR1.

Ketika kurva permintaan elastis, hal ini berarti besarnya perubahan di kuantitas akan lebih besar dibandingkan besarnya perubahan dalam harga. Sesuai dengan hukum permintaan, terdapat hubungan tidak searah antara harga dengan kuantitas, ketika harga naik (+) maka kuantitas yang diminta akan turun (-). Karena pendapatan total adalah harga (P) dikali dengan kuantitas (Q), maka ketika terjadi kenaikan harga pada kurva permintaan yang elastis, efek pengurangan pendapatan total karena turunnya kuantitas akan lebih besar dibandingkan efek penambahan pendapatan total yang disebabkan peningkatan harga. Hal inilah yang menyebabkan pendapatan total setelah kenaikan harga lebih kecil dibandingkan sebelum kenaikan harga.

Efek pemotongan harga pada permintaan yang elastis menyebabkan peningkatan pendapatan total.

(3)

TR1 adalah 10 x 100 (= 1000). Ketika harga naik menjadi 14, TR2 berubah menjadi 14 x 80 (= 1120). Besarnya TR2 > TR1.

Ketika kurva permintaan inelastis, hal ini berarti besarnya perubahan di kuantitas akan lebih kecil dibandingkan besarnya perubahan dalam harga. Maka ketika terjadi kenaikan harga pada kurva permintaan yang inelastis, efek penambahan pendapatan total karena naiknya harga akan lebih besar dibandingkan efek pengurangan pendapatan total yang disebabkan turunnya

kuantitas. Hal inilah yang menyebabkan pendapatan total setelah kenaikan harga akan lebih besar dibandingkan sebelum kenaikan harga.

Efek pemotongan harga pada permintaan yang inelastis menyebabkan penerimaan total turun.

3. Ketika permintaan adalah elastic-uniter, kenaikan harga tidak memberikan pengaruh terhadap penerimaan total (penerimaan total sama)

TR1 adalah 50 x 70 (= 3500). Ketika harga naik menjadi 14, TR2 berubah menjadi 70 x 50 (= 3500). Besarnya TR2 = TR1.

Ketika kurva permintaan elastic-uniter, hal ini berarti besarnya perubahan di kuantitas akan sama dengan besarnya perubahan dalam harga. Maka ketika terjadi kenaikan harga pada kurva

permintaan yang elastic-uniter, efek penambahan pendapatan total karena naiknya harga akan sama dengan efek pengurangan pendapatan total yang disebabkan turunnya kuantitas. Hal inilah yang menyebabkan pendapatan total setelah kenaikan harga akan sama dengan besarnya total pendapatan sebelum kenaikan harga.

Referensi:

1. Mankiw, N. Gregory, Principles of Economics 5th edition, Cengage Learning

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor yang diduga menyebabkan tidak terdapatnya hubungan antara harga diri dengan perilaku merokok

pembelian selama 1 tahun maka diperlukan laporan mengenai bagian pembelian yang mencakup kuantitas pembelian, total pembelian, penawaran harga terbaik yang diberikan oleh

dikatakan signifikan karena kenaikan skor kecerdasan emosional akan diikiti oleh kenaikan skor efektivitas kepemimpinan pada arah yang sama (garis linear) yaitu 0,66X1 dengan

Oleh karena itu jumlah telur yang diminta pada tingkat harga yang baru lebih banyak, ada kenaikan jumlah telur yang diminta (digambarkan oleh pergerakan sepanjang kurva permintaan

Jadi, menurut para ekonom elastisitas silang adalah pengukuran perubahan respon jumlah permintaan satu barang terhadap perubahan harga barang lain, yang berarti : Jika

1) Tingkat bunga berpengaruh terhadap permintaan uang sebagai tujuan dari transaksi, karena seseorang dalam memegang uang terdapat opportunity cost. 2) Dalam penggunaan

Dilhat dari koefesien tiap variabel pendapatan mempunyai nilai positif terhadap total konsumsi, artinya semakin besar nilai pendapatan mahasiswa akan mampu meningkatkatkan total

Harga diri tinggi selain sangat berguna untuk motivasi diri untuk menjadi lebih baik juga sangat berguna untuk memberikan kesiapan diri pada peserta didik, karena kegagalan dalam