• Tidak ada hasil yang ditemukan

buku panduan permainan lilin plastisin s

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "buku panduan permainan lilin plastisin s"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

▸ Baca selengkapnya: tema wadah lilin berwarna warni karya vera

(2)

PANDUAN

PERMAINAN LILIN PLASTISIN

Sebagai upaya meningkatkan motorik halus

(3)

KATA PENGANTAR

Usia prasekolah yang dimulai sejak usia 3-6 tahun sangat penting karena periode ini merupakan masa paling kritis dalam perkembangan anak, dengan demikian peran keluarga diharapkan dapat memberikan stimulasi sedini mungkin agar perkembangan anak dapat tumbuh secara optimal.

(4)

Orang tua dapat dengan mudah membuat lilin plastisin dari bahan yang mudah diperoleh tanpa bahan kimia, sehingga permainan lilin plastisin ini aman bagi anak-anak.

Semoga dengan adanya panduan ini dapat menjadi penuntun bagi orang tua untuk meningkatkan motorik halus pada anak prasekolah melalui permainan lilin plastisin, sehingga anak memiliki kesiapan belajar pada pendidikan selanjutnya.

Disadari bahwa dalam penulisan ini penuh dengan kekurangan untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan panduan ini.

(5)

BAGAIMANA CARA MENGGUNAKAN

PANDUAN INI?

1. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti

2. Biasakan anak untuk mengamati melalui semua indera 3. Kembangkan keterampilan bertanya pada anak untuk

melatih anak berfikir kreatif

4. Tema yang ada pada panduan ini merupakan contoh, sehingga dapat dilaksanakan sesuai dengan panduan atau orang tua dapat berkreasi sesuai dengan ide kreatif masing-masing

5. Gunakan berbagai media pendukung yang tersedia di lingkungan sekitar

6. Usahakan anak selalu terlibat dalam berbagai permainan 7. Kotor bukan penghalang mereka untuk berkreasi

SELAMAT BERKREASI

BAGAIMANA CARA MENGGUNAKAN

PANDUAN INI?

1. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti

2. Biasakan anak untuk mengamati melalui semua indera 3. Kembangkan keterampilan bertanya pada anak untuk

melatih anak berfikir kreatif

4. Tema yang ada pada panduan ini merupakan contoh, sehingga dapat dilaksanakan sesuai dengan panduan atau orang tua dapat berkreasi sesuai dengan ide kreatif masing-masing

5. Gunakan berbagai media pendukung yang tersedia di lingkungan sekitar

6. Usahakan anak selalu terlibat dalam berbagai permainan 7. Kotor bukan penghalang mereka untuk berkreasi

(6)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR... 2

BAGAIMANA CARA MENGGUNAKAN PANDUAN INI? ... 4

DAFTAR ISI... 5

PENDAHULUAN ... 7

1. Latar belakang... 7

2. Tujuan ... 9

3. Karakteristik anak ... 10

LILIN PLASTISIN ... 12

1. Tujuan ... 12

2. Manfaat... 12

3. Waktu... 13

4. Uraian materi ... 13

5. Bahan lilin plastisin ... 14

PERMAINAN LILIN PLASTISIN ... 18

1. Belajar bangun datar... 18

a. Materi... 18

b. Metode... 18

2. Mengenal angka dan huruf ... 22

(7)

b. Metode... 23

3. Mengenal hewan ... 27

a. Materi... 27

b. Metode... 28

4. Mengenal tumbuhan dan buah ... 30

a. Materi... 30

b. Metode... 30

5. Mengenal transportasi... 33

a. Materi... 33

b. Metode... 34

(8)

PENDAHULUAN

1. Latar belakang

Bayi baru lahir memiliki 100 milyar sel otak yang belum tersambung, pada usia 0-3 tahun terdapat 1000 triliun koneksi (sambungan antar sel), pada saat inilah anak diperkenalkan dengan berbagai hal termasuk komponen perkembangan motorik kasar, motorik halus, lingkungan sosial, bahasa, pengetahuan dan hubungan keluarga untuk merangsang kerja otak agar maksimal. Pada usia prasekolah koneksi ini terus berulang yang pada akhirnya menjadi permanen, adapun koneksi yang tidak dipakai akan dipangkas dan dibuang, untuk itu sebelum usia 6 tahun adalah saat yang tepat untuk mengoptimalkan daya kerja otak anak.

(9)

menguasai kemampuan ini pada tahap yang sama karena selain didapat dari faktor genetik juga dipengaruhi oleh stimulasi (rangsangan) yang didapatkannya.

Penyimpangan perkembangan dapat terjadi pada setiap anak. Menurut Heineman bahwa lebih kurang dari 80% dari sejumlah anak mengalami gangguan perkembangan, agar semua aspek dapat berkembang dengan baik maka diperlukan pengembangan kemampuan motorik salah satunya mengembangkan motorik halus pada anak prasekolah.

(10)

sambil belajar atau belajar sambil bermain, dengan diberi terapi bermain lilin plastisin diharapkan anak dapat membuat sesuatu hal yang baru yang memberikan nilai seni sesuai ide dan kreativitas yang dimilikinya.

Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk memperluas rentang perhatian anak, membuat anak memahami dan melaksanakan instruksi, mendukung pengembangan otot kecil dan meningkatkan koordinasi mata-tangan. Permainan lilin plastisin bermanfaat untuk menunjukkan ekspresi dan emosi anak selain itu untuk mempersiapkan keterampilan menulis pada anak prasekolah dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

2. Tujuan

Panduan permainan lilin plastisin sebagai upaya untuk meningkatkan motorik halus memiliki tujuan, diantaranya:

1. Melaksanakan kegiatan yang mengacu pada kelenturan otot –otot, dan koordinasi mata dan tangan

(11)

3. Membantu mengembangakan potensi anak dengan mengembangkan motorik halus

4. Bermain sambil belajar bersama untuk menjalin kedekatan antara orang tua dengan anak

3. Karakteristik anak

Sebelum mulai permainan sebaiknya orang tua perlu tahu tentang hal sebagai berikut :

1. Anak belajar secara bertahap

Kegiatan dilakukan secara bertahap sesuai dengan usia perkembangan anak

2. Cara berfikir anak bersifat khas

Apa yang anak lihat, dengar, rasakan dan maka hal itu yang akan mereka lakukan. Anak memiliki dayaingat dan imajinasi tinggi maka pergunakan kesempatan dengan baik untuk mengajari hal yang positif.

3. Anak belajar melalui bermacam cara

(12)
(13)

LILIN PLASTISIN

1. Tujuan

Setelah orang tua membaca buku panduan ini, diharapkan dapat:

1. Menjelaskan jenis permainan lilin plastisin 2. Membuat lilin plastisin

3. Berkreasi dengan menggunakan lilin plastisin

2. Manfaat

1. Merangsang motorik halus

Kegiatan menguleni, meremas, memilin dan membuat berbagai bentuk dapat melatih motorik halus

2. Soft skill

Dengan menggunakan daya imajinasi anak membayangkan sesuatu sehingga dapat mengasah kreativitas, fokus, dan berfikir secara kritis untuk merubah lilin plastisin menjadi bentuk yang diinginkan.

3. Pengenalan warna

LILIN PLASTISIN

1. Tujuan

Setelah orang tua membaca buku panduan ini, diharapkan dapat:

1. Menjelaskan jenis permainan lilin plastisin 2. Membuat lilin plastisin

3. Berkreasi dengan menggunakan lilin plastisin

2. Manfaat

1. Merangsang motorik halus

Kegiatan menguleni, meremas, memilin dan membuat berbagai bentuk dapat melatih motorik halus

2. Soft skill

Dengan menggunakan daya imajinasi anak membayangkan sesuatu sehingga dapat mengasah kreativitas, fokus, dan berfikir secara kritis untuk merubah lilin plastisin menjadi bentuk yang diinginkan.

(14)

Membuat adonan lilin plastisin dengan

menambahkan warna membuat anak mengenal berbagai macam warna

3. Waktu

Untuk mempelajari ini diperlukan waktu 60 menit

4. Uraian materi

Zaman dulu saat orang tua masih sekolah dasar atau sekolah menengah pasti sering membuat prakarya dari tanah liat (lempung), namun sekarang tanah liat sulit untuk didapat dan anak mulai beralih ke lilin plastisin. Apa itu lilin plastisin? Lilin plastisin berasal dari bahasa inggris “clay” yang berarti lilin, liln plastisin yang berwarna warni yang berfungsi sebagai pengganti tanah liat.

Namun banyak lilin plastisin/ clay/ play doh yang dijual dengan menggunakan bahan kimia, untuk itu orang tua harus dapat memilih mana maina yang aman untuk anak, untuk itu lilin plastisin yang akan kita buat diganti dengan bahan yang murah dan mudah didapat dengan bahan dasar tepung.

Membuat adonan lilin plastisin dengan

menambahkan warna membuat anak mengenal berbagai macam warna

3. Waktu

Untuk mempelajari ini diperlukan waktu 60 menit

4. Uraian materi

Zaman dulu saat orang tua masih sekolah dasar atau sekolah menengah pasti sering membuat prakarya dari tanah liat (lempung), namun sekarang tanah liat sulit untuk didapat dan anak mulai beralih ke lilin plastisin. Apa itu lilin plastisin? Lilin plastisin berasal dari bahasa inggris “clay” yang berarti lilin, liln plastisin yang berwarna warni yang berfungsi sebagai pengganti tanah liat.

(15)

Orang tua dituntut untuk lebih kreatif dan harus ada nilai pendidikan dalam setiap permainan untuk merangsang motorik halus pada anak.

Bahan yang digunakan dalam membuat lilin plastisin sangat sederhana, anda dapat menggunakan bahan yang ada didapur untuk membuat lilin plastisin. Membuat lilin plastisin bersama anak akan lebih menyenangkan karena selain anak akan belajar tentang bagaimana cara membuat, anak akan belajar tentang bahan apa saja yang harus digunakan, melatih otot halus karena ikut mengolah bahan dengan cara meremas dan mengaduk lilin plastisin serta melatih saraf sensorik dari bahan/ adonan kasar sampai bahan menjadi halus.

5. Bahan lilin plastisin

a. Bahan :

a) 2 gelas tepung terigu (menggunakan gelas belimbing juga bisa)

b) 1 gelas tepung maizena c) 1 gelas garam halus

Orang tua dituntut untuk lebih kreatif dan harus ada nilai pendidikan dalam setiap permainan untuk merangsang motorik halus pada anak.

Bahan yang digunakan dalam membuat lilin plastisin sangat sederhana, anda dapat menggunakan bahan yang ada didapur untuk membuat lilin plastisin. Membuat lilin plastisin bersama anak akan lebih menyenangkan karena selain anak akan belajar tentang bagaimana cara membuat, anak akan belajar tentang bahan apa saja yang harus digunakan, melatih otot halus karena ikut mengolah bahan dengan cara meremas dan mengaduk lilin plastisin serta melatih saraf sensorik dari bahan/ adonan kasar sampai bahan menjadi halus.

5. Bahan lilin plastisin

a. Bahan :

a) 2 gelas tepung terigu (menggunakan gelas belimbing juga bisa)

(16)

d) 7 sendok minyak sayur (dapat diganti dengan minyak goreng atau baby oil)

e) Pewarna makanan

f) Pasta makanan (untuk menambah aroma lilin plastisin)

g) 1 gelas air hangat b. Cara membuat :

a) Campur semua bahan dalam panci, kemudian uleni menggunakan pengaduk dari kayu hingga kalis atau elastis seperti membuat kue.

b) Panaskan dalam panci dan aduk hingga menjadi adonan yang lembut dan mudah dibentuk c) Dengan memanaskan adonan, adonan dapat

bertahan lama (3-7 hari dalam wadah tertutup) d) Apabila tidak dipanaskan cukup dengan

menguleni semua bahan dalam wadah biasa e) Ambil adonan dan bagi menjadi beberapa bagian

kecil

d) 7 sendok minyak sayur (dapat diganti dengan minyak goreng atau baby oil)

e) Pewarna makanan

f) Pasta makanan (untuk menambah aroma lilin plastisin)

g) 1 gelas air hangat b. Cara membuat :

a) Campur semua bahan dalam panci, kemudian uleni menggunakan pengaduk dari kayu hingga kalis atau elastis seperti membuat kue.

b) Panaskan dalam panci dan aduk hingga menjadi adonan yang lembut dan mudah dibentuk c) Dengan memanaskan adonan, adonan dapat

bertahan lama (3-7 hari dalam wadah tertutup) d) Apabila tidak dipanaskan cukup dengan

menguleni semua bahan dalam wadah biasa e) Ambil adonan dan bagi menjadi beberapa bagian

(17)

f) beri warna adonan lilin plastisin dengan pewarna makanan, remas dan uleni hingga warna

tercampur rata

g) ulangi pada adonan yang lain hingga ada beberapa macam warna

Tips:

1. Jangan meremehkan fungsi garam, karena garam yang ditambahkan dalam adonan berfungsi untuk mengikat air sehingga kekenyalan dan kelembaban adonan dapat bertahan lebih lama.

2. Apabila menginginkan adonan menjadi lebih keras dapat ditambah dengan tepung terigu

3. Lilin plastisin dapat disimpan dalam wadah tertutup dan dimasukkan dalam lemari es sehingga dapat bertahan kurang lebih 3-7 hari.

4. Lilin plastisin aman untuk anak, sehingga dapat dimakan, anada juga bisa menambahkan sedikit gula pada adonan untuk memberi rasa manis pada lilin plastisin.

5. Jika permukaan plastisin mengering anda dapat membasahi permukaan dengan air sedikit kemudian f) beri warna adonan lilin plastisin dengan pewarna

makanan, remas dan uleni hingga warna tercampur rata

g) ulangi pada adonan yang lain hingga ada beberapa macam warna

Tips:

1. Jangan meremehkan fungsi garam, karena garam yang ditambahkan dalam adonan berfungsi untuk mengikat air sehingga kekenyalan dan kelembaban adonan dapat bertahan lebih lama.

2. Apabila menginginkan adonan menjadi lebih keras dapat ditambah dengan tepung terigu

3. Lilin plastisin dapat disimpan dalam wadah tertutup dan dimasukkan dalam lemari es sehingga dapat bertahan kurang lebih 3-7 hari.

4. Lilin plastisin aman untuk anak, sehingga dapat dimakan, anada juga bisa menambahkan sedikit gula pada adonan untuk memberi rasa manis pada lilin plastisin.

(18)

uleni hingga kalis, maka lilin plastisin siap untuk digunakan kembali

6. Apabila lilin plastisin terlalu keras, anda bisa menambahkan minyak sayur/ minyak goreng/ baby oil. uleni hingga kalis, maka lilin plastisin siap untuk digunakan kembali

(19)

PERMAINAN LILIN PLASTISIN

1. Belajar bangun datar a. Materi

Coretan pertama anak biasanya garis yang tidak beraturan atau bentuk lingkaran tidak sempurna, sering kita jumpai anak bosan menulis, untuk itu dengan permainan lilin plastisin anak berlatih membuat bentuk dengan tangan mereka sendiri (tidak dituntut langsung menggambar) disertai metode yang menyenangkan maka anak akan lebih mudah mengingat konsep bangun yang diajarkan (lingkaran, seggitiga, segi empat).

b. Metode

(20)

yang mereka buat di buku catatan mereka, bagi beberapa anak yang belum bisa membentuk lingkaran dengan baik, lilin plastisin bisa di pipihkan dan ditempelkan ke catatan, lalu anak diminta mengikuti pola yang ada. Setelah selesai menggambar, tanamkan konsep bahwa yang mereka buat dalam di sebut dengan lingkaran

2. Setelah selesai dengan lingkaran, pola yang bisa digunakan adalah membuat segi empat, jangan lupa menghubungkan ke dunia nyata dengan menyebutkan barang-barang apa saja yang ada di sekitar mereka yang berbentuk persegi empat, pola yang sama juga dilakukan seperti lingkaran. Dengan tambahan penjelasan bahwa kenapa disebut segi empat, karena mempunya sisi yang sama panjang (ajak anak merasakan ke empat sisi dari plastisin/lilin/malam buatan mereka sendiri).

(21)

panjang. Anak diharapkan mengerti bahwa perbedaan persegi panjang dan persegi empat terletak pada bagian bawahnya yang lebih panjang 4. Hal terakhir adalah membuat segitiga, adalah wajar

(22)
(23)

2. Mengenal angka dan huruf a. Materi

Pendidikan untuk anak perlu disesuaikan dengan minat serta tahap perkembangan anak. permainan yang dinikmati anak dapat digunakan untuk menarik perhatian serta mengembangkan pengetahuan mereka. Bermain juga digunakan sebagai media untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan tertentu pada anak. Bermain sangatlah penting bagi anak karena melalui bermain anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan, tanpa paksaan, baik menggunakan alat maupun tanpa menggunakan alat permainan serta mendapat pengetahuan baru dan mampu mengembangkan berbagai aspek dalam dirinya.

(24)

pada usia prasekolah dikarenakan pada usia ini memang lebih ditekankan bahwa belajar angka dan huruf dengan menyenangkan.

b. Metode

1. Perkenalkan pada anak bahwa mereka akan bermain angka dan huruf

2. Ambil kertas dan gambar salah satu angka dengan garis putus-putus, kemudian ajak anak untuk mempertebal garis tersebut dengan menggunakan spidol besar. Awalnya mungkin sulit bagi anak untuk mengikuti, namun pelan –pelan anak akan dapat mempertebal garis

3. Gambar kotak pada bagian bawah angka sebanyak 10 kotak (sambil mengajarkan anak cara membuat kotak)

(25)

5. Apabila sudah selesai mencetak angka, lanjutkan pada kotak yang ada dibawah angka.

6. Ajarkan anak bagaimana cara untuk membentuk bulatan kemudian isi kotak sebanyak angka sambil berhitung, contoh : “ayo dek, bersama menghitung bulatan sesuai angka dan dimasukkan ke kotak.... 1....2....3....4”

7. Ulangi langkah yang sama untuk membentuk huruf, sebaiknya saat membentuk huruf orang tua memakai huruf besar dan huruf kecil

8. Mengajarkan anak untuk menyebut huruf misalnya huruf “A” Apel, “B” Bebek dan seterusnya agar anak tidak hanya menghafal tapi anak dapat berimajinasi untuk meningkatkan daya kerja otak sehingga anak lebih mudah mengingat apa yang orang tua ajarkan. 9. Lakukan sampai anak bisa mandiri tanpa gambar, hal

(26)

sama, untuk itu orang tua dituntut lebih kreatif dalam permainan pembelajaran.

Sumber : Pinterest

sama, untuk itu orang tua dituntut lebih kreatif dalam permainan pembelajaran.

(27)
(28)

3. Mengenal hewan a. Materi

(29)

pertanyaan dengan baik, sampaikan apa yang ingin diketahui oleh anak. jadikan pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari anak sebagai sebuah kesempatan bagi orang tua untuk memperluas pengetahuan anak tentang berbagai hal yang berkaitan dengan hewan.

b. Metode

1. Minta anak untuk menyebutkan nama hewan yang diketahui, misalnya hewan yang hidupnya di air suka berenang namanya apa ? hewan yang jalannya lambat namanya apa? Dan seterusnya

2. Kemudian minta anak agar menentukan ingin membentuk hewan seperti apa?

3. Ajak anak untuk bermain dengan membentuk hewan yang diinginkan dengan lilin plastisin

4. Biarkan dia berimajinasi dengan membentuk hewan yang disukainya

(30)
(31)

4. Mengenal tumbuhan dan buah a. Materi

Melalui pengamatan langsung di lingkungan sekitar anak akan lebih mudah menyerap informasi, untuk itu kenalkan juga dengan berbagai jenis tumbuhan dan buah-buahan disekitarnya, dengan demikian selain anak mengenal berbagai jenis tumbuhan dan buah serta manfaatnya, anak juga belajar bagaimana cara merawatnya.

b. Metode

1. Beri penjelasan pada anak tentang berbagai tumbuhan yang dia temui disekitarnya

2. Ajak anak untuk mengumpulkan berbagai jenis daun atau bunga atau bagian tumbuhan lainnya

3. Setelah berbagai macam daun dikumpulkan ajak anak untuk membuat cap pada liin plastisin dengan berbagai bentuk daun

(32)

anak, apapun bentuknya tetap berikan apresiasi atas kerja kerasnya, dengan demikian anak akan merasa dihargai dan meningkatkan rasa percaya diri

(33)
(34)

5. Mengenal transportasi a. Materi

(35)

b. Metode

1. Ajak anak mengamati alat transportasi dilingkungannya

2. Menanyakan alat transportasi apa yang dia sukai dan mengapa memilih alat transportasi tersebut, tanyakan bagian apa saja yang ada pada alat transportasi tersebut, dalam hal ini orang tua membantu memancing jawaban anak apabila anak kurang paham.

3. Mulailah dengan membentuk alat transportasi yang diinginkan anak

4. Biarkan anak berkreasi sekehendak hatinya 5. Berikan motivasi pada anak bahwa dia bisa

menyelesaikan hal tersebut

6. Jangan membantu anak dengan menyelesaikan bagian – bagian kecil, karena itu akan menghambat anak untuk mandiri, biarkan dia dengan imajinasinya.

(36)

kecilnya menguatkan jari jemarinya agar saat dia belajar ke jenjang lebih tinggi dia dapat menulis dan memggambar bentuk dengan baik dan rapi. Dengan tanpa bantuan dari orang lain secara tidak langsung anak akan terlatih untuk memecahkan masalahnya secara mandiri

8. Marah, menangis, merasa tidak mampu itu wajar pada saat anak membuat prakarya namun dengan motivasi orang tua (bukan dengan menyelesaikan pekerjaannya) anak mulai belajar bahwa segala sesuatu harus dimulai dengan berusaha dan kerja keras agar menghasilkan bentuk yang diinginkan.

(37)
(38)

BELAJARLAH MENJADI ORANG TUA YANG BIJAK, KARENA TIDAK SELAMANYA

(39)

DAFTAR PUSTAKA

Aisiyah, Siti Dkk. (2010).Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Amir, M.Taufiq.2016.Ruang belajar. Pengajar muda indonesia mengajar

Hasan, Maimunah. 2009.PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Jakarta : Diva Press

Heineman. (2010).Kumpulan Pedoman Pembelajaran Taman Kanak-Kanak. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta: PT Bina Pustaka

National Association for the Education Of Young Children. (2005). Playdough: What’s Standard. March (100-109)

Oktay, A. (2005). Exchanges which occur when reaching to the 21. Century and Early Childhood Education. Morpa Culture Publishing, pp. 18-30

Pinterest

Prasetyanti, Dhita. (2017).Pengaruh permainan lilin plastisin terhadap perkembangan motorik halus pada danak prasekolah. Jurnal penelitian keperawatan. 3 (2) : 131-137

Rudianto. (2005)Perkembangan Pada Anak. Bandung. UPI Soedjiningsih. (2008).Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC Waldi, Maksum Eka. (2014). Pengaruh Bermain Playdough

(40)
(41)

Lampiran

Contoh Permainan Lilin Plastisin Lampiran

(42)
(43)
(44)
(45)

Referensi

Dokumen terkait

Jelaga asap lilin merupakan hal yang tidak wajar untuk dijadikan medium dalam melukis. Karena ketidak wajaran tersebut, ada tantangan tersendiri untuk membuat karya dengan

Bahan benang yang digunakan dalam membuat karya seni patung ini merupakan bahan yang sangat akrab dalam kehidupan penulis sehingga menjadi inspirasi untuk membuat

Anda dapat menggunakan tombol navigasi Bluetooth® Kendali Jauh untuk meramban layar Beranda atau bernavigasi antar aplikasi pada perangkat tersambung.. Anda juga dapat membuat

Anda dapat menggunakan tombol navigasi Bluetooth® Kendali Jauh untuk meramban layar Beranda atau bernavigasi antar aplikasi pada perangkat tersambung.. Anda juga dapat membuat

Metode yang digunakan untuk pembuatan mikrokapsul adalah emulsifikasi-penguapan pelarut, yaitu bahan penyalut (PCL dan lilin lebah) dan bahan aktif (MPA) dilarutkan

Cara yang lebih sederhana dalam pemberian warna Stroke bisa menggunakan warna-warna yang ada di bagian bawah Inkscape, dengan memilih objek tertentu kemudian klik kanan pada salah

Untuk membuat pola kontur pada lembaran lilin sangat sederhana sekali, dengan menggunakan ballpoint atau pensil dan kertas A4 (yang mempunyai gambar peta topografi) ditekan

Kegiatan pelatihan yang diberikan berupa keterampilan dalam pemanfaatan buah melon grade D sebagai bahan tambahan pembuatan lilin aromatherapy dan selanjutnya mitra membuat kelayakan