• Tidak ada hasil yang ditemukan

JALAN MAYOR SUGIANYAR NO. 19 NEGARA - BALI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JALAN MAYOR SUGIANYAR NO. 19 NEGARA - BALI"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA

INSTALASI PEMERINTAH (LAKIP)

DINAS PENDAPATAN

KABUPATEN JEMBRANA

TAHUN 2013

JALAN MAYOR SUGIANYAR

NO. 19 NEGARA - BALI

(2)

i KEPUTUSAN

KEPALA DINAS PENDAPATAN KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 157 / DISPENDA / 2014

TENTANG

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) DINAS PENDAPATAN KABUPATEN JEMBRANA

KEPALA DINAS PENDAPATAN KABUPATEN JEMBRANA

Menimbang : a. bahwa dalam rangka lebih meningkatkan akuntabilitas dan transparasi pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdaya guna, bersih dan bertanggung jawab, dipandang perlu adanya Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) untuk mengetahui kemampuan dalam penjabaran Visi, Misi, dan Tujuan serta sasaran Organisasi;

b. bahwa untuk melaksanakan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), dipandang perlu menetapkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana;

c. bahwa dengan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a dan b di atas, maka ditetapkan Keputusan Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana tentang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana Tahun 2013;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah – Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur ( Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 122; Tambahan Lembaran Negara Nomor 1655 ) ;

(3)

i

3. Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional; Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 124; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421 ); 4. Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (

Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125; Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437 ). Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menjadi Undang-Undang ( Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548 )

5. Undang – Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 126; Tambahan Lembaran Negara Nomor 4438);

6. Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Jembrana ( Lembaran Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2011 Nomor 15 Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 );

7. Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2013 (Lembaran Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2012 Nomor 31;

8. Peraturan Bupati Jembrana No 59 Tahun 2011 tentang Rincian Tugas Pokok Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana;

(4)

i

MEMUTUSKAN : Menetapkan :

PERTAMA : Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana Tahun 2013.

KEDUA : Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dimaksud dalam diktum PERTAMA merupakan Laporan Capaian Kinerja Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana kepada Bupati Jembrana sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Penetapan Kinerja Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana.

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal 28 Januari 2014. Ditetapkan di : Negara.

Pada tanggal : 21 Februari 2014 Dinas Pendapatan

Kabupaten Jembrana,

I Dewa Gde Kusuma Antara, SE.M.Si Pembina Tk.I

NIP.19691119 199603 1 006

KEPUTUSAN ini disampaikan kepada Yth : 1. Bupati Jembrana di Negara.

2. Ketua DPRD Kabupaten Jembrana di Negara. 3. Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana di Negara. 4. Inspektur Kabupaten Jembrana di Negara.

5. Yang bersangkutan untuk diketahui dan dilaksanakan. 6. A r s i p.

(5)

ii

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa/ Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas tersusunnya Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana Tahun 2013 ini tepat pada waktunya.

Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) ini telah mengacu pada Intruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999, dalam rangka mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana selama Tahun 2013 yang disesuaikan dengan Perencanaan Strategik yang telah dirumuskan sebelumnya.

Kami menyadari bahwa materi LAKIP ini masih jauh dari sempurna, mengingat bahwa masih banyak kendala yang dihadapi, baik ditinjau dari hasil pelaksanaan kegiatan maupun pengumpulan data kinerja serta cara merumuskan indikator kinerjanya. Namun berkat adanya koordinasi dan bimbingan dari berbagai pihak, maka penyusunan LAKIP ini dapat diselesaikan.

Pada kesempatan ini tak lupa kami menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak berperan hingga tersusunnya LAKIP Tahun 2013 ini

Negara, 21 Februari 2014 Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana,

I Dewa Gde Kusuma Antara, SE.M.Si

Pembina Tk.I

(6)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana iii

Halaman

SK PENETAPAN LAKIP 2013 ………... i

KATA PENGANTAR ……….... ii

DAFTAR ISI ………... iii

IKHTISAR EKSEKUTIF... iiii

BAB I PENDAHULUAN ………... 1

A UMUM ...……...………... 1

B DASAR HUKUM... 2

C D PROFIL LAYANAN DINAS PENDAPATAN... STRUKTUR ORGANISASI... 5 6 E SISTEMATIKA... 19

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KERJA...………....………. 20

A. RENCANA STRATEGIK ………..………... 20

1. VISI ………..……….... 20

2. PERNYATAAN MISI…...………... 21

3. TUJUAN ...………... 21

4. SASARAN... 22

5. CARA PENCAPAIAN TUJUAN DAN SASARAN …………... 28

B. C. RENCANA KINERJA TAHUN 2013.………... PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013... 30 40 BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ... 48

A. PENGUKURAN KINERJA... 48

B. ANALISA EVALUASI PENCAPAIAN KINERJA... 52

C. ASPEK KEUANGAN... 66

BAB IV PENUTUP... 74

A. KESIMPULAN... 74

(7)

iiii

menyampaikan hasil kegiatan selama satu tahun. Laporan Akuntabilitas Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana ini memuat informasi tentang pencapaian kinerja selama tahun 2013 yang ditinjau dari realisasi atas pelaksanaan sasaran, program dan kegiatan yang dimuat di dalam Renstra dan Rencana Kinerja Tahunan.

Berdasarkan pada Inpres Nomor 7 Tahun 1999 setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah yang dipimpin Pejabat Eselon II ke atas diwajibkan menyusun Perencanaan Strategik (Renstra) untuk masa lima tahun. Melalui Inpres Nomor 7 tahun 1999 birokrasi baru mampu melaksanakan Akuntabilitas dan Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN dalam tataran wacana. Selanjutnya Pemerintah menerbitkan Intruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi yang mengamanatkan agar setiap penyelenggara pemerintah mewujudkan Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik yang diterapkan dalam bentuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sistem AKIP).

Sistem AKIP merupakan sistem manajemen pemerintahan berfokus pada peningkatan akuntabilitas yang berorientasi pada hasil (Outcomes oriented). Sistem AKIP diimplementasikan secara “self assesment” oleh masing-masing instansi pemerintah membuat perencanaan dan pelaksanaan, serta mengukur/mengevaluasi kinerjanya sendiri dan melaporkannya kepada instansi yang lebih tinggi. Penerapan manajemen pemerintahan berbasis kinerja pada dasarnya adalah mengubah mind-set para birokrat dari sistem yang birokratis ke arah sistem yang bertujuan untuk lebih mewirausahakan birokrasi pemerintah. Dalam bahasa lain, transformasi sektor pemerintahan yang mengubah fokus akuntabilitas dari orientasi pada masukan-masukan

(inputs oriented accountability) dan proses ke arah akuntabilitas pada hasil (result oriented accountability), terutama berupa outcomes. Salah satu cara yang tepat untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan manajemen pemerintahan adalah dengan melakukan reformasi pengelolaan dan pertanggungjawaban kinerja instansi pemerintah.

Penetapan tujuan dalam Renstra pada umumnya didasarkan kepada faktor-faktor kunci keberhasilan yang ditetapkan setelah penetapan Visi dan Misi. Tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan. Tujuan akan dicapai dalam jangka waktu lima tahun mendatang, yaitu:

(8)

iiii yang valid

5. Mewujudkan Sistem Pengelolaan PAD yang Online sehingga ketersediaan Informasi setiap saat bisa diperoleh.

6. Menciptakan tertib Administrasi Pembukuan dan Pelaporan pendapatan daerah. Sasaran menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai melalui-melaui tindakan yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan. Sasaran akan memberikan fokus pada penyusunan kegiatan bersifat spesifik, terinci dapat diukur dan dapat dicapai.

Adapun sasaran yang ingin dicapai dalam Rencana Strategis Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana adalah :

1. Meningkatnya ketersediaan regulasi pengelolaan PAD

2. Meningkatnya penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah.

3. Meningkatnya penerimaan lain-lain Pendapatan Daerah.

4. Tersedianya data obyek/subyek Pajak, Retribusi dan Pendapatan lain-lain.

5. Terwujudnya penyelenggaraan pemungutan pajak daerah yang aspiratif transparan dan akuntabel

6. Meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia sesuai dengan bidang tugasnya.

7. Terciptanya Sistem Pengelolaan Pendapatan Daerah yang handal.

Dalam Rencana Kinerja Tahun 2013 telah ditetapkan 2 (dua) sasaran strategis yang diwujudkan melalui penetapan kegiatan strategis yang dilaksanakan dan harus dicapai selama tahun 2013 oleh Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana. Dari hasil laporan menunjukkan bahwa pencapaian sasaran strategis tersebut secara umum menunjukkan tingkat keberhasilan namun dibeberapa indikator kinerjanya ada target tidak terpenuhi. Faktor penghambat dari ketidak pencapaian target tersebut adalah masih adanya perencanaan kurang baik, kurang adanya koordinasi dan belum terpenuhinya kebutuhan pegawai (SDM) pendukung dari pelaksanaan tugas dan fungsi pada sekretariat dan bidang-bidang.

Capaian kinerja sasaran strategis ditunjukkan melalui program dan kegiatan : • Penyediaan Jasa Surat Menyurat

(9)

iiii • Penyediaan Makanan dan Minuman

• Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah • Penyediaan Upacara/Upakara Keagamaan

• Pengadaan Peralatan Gedung Kantor • Pengadaan Mebeleur

• Pengadaan Penyediaan Jasa Sewa Kendaraan Dinas/Operasional • Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

• Pemeliharaan Rutin/ Berkala Kendaraan Dinas /Operasional • Pemeliharaan Rutin/ Berkala Peralatan Gedung Kantor • Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Kelengkapannya

• Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD • Pendataan dan Penyebaran SKPS Pajak Hotel dan Restoran

• Pendataan Pajak/Retribusi Daerah • Gebyar PBB

• Sosialisasi Pajak Daerah

• Penyusunan Evaluasi Pendapatan Asli Daerah • Penyusunan Proyeksi dan Evaluasi PAD

• Penyebaran Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) • Pembinaan Pengawasan Pendapatan Daerah

• Kegiatan Intensifikasi dan Ekstensifikasi Non Pajak Daerah • Kegiatan Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak Daerah • Penyusunan Kajian Tentang Potensi Pajak Daerah • Penyusunan Kajian Tentang Potensi Retribusi Daerah

(10)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 1 PENDAHULUAN

A. Umum

Dalam rangka pelaksanaan Tap MPR RI Nomor XI / MPR/1998 dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme diterbitkan Inpres Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang mewajibkan instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan, untuk mempertanggung-jawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumber daya dan kebijaksanaan yang dipercayakan.

Untuk dapat melaksanakan kewenangan pengelolaan sumber daya dan kebijakan yang dipercayakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana wajib menyusun perencanaan taktis strategis, yang sesuai kebutuhan dengan mengacu pada Pola Dasar dan Propeda, serta indikator-indikator yang menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pemerintah Daerah, yang mana perencanaan ini disebut dengan Rencana Stratejik (Renstra) untuk masa lima tahun, diwajibkan menyusun Rencana Kinerja Tahunan yang dilengkapi dengan indikator kinerja dan target kinerja sebagai alat ukur keberhasilan pencapaian sasaran dan kegiatan. Rencana Kinerja Tahunan tersebut berfungsi sebagai perencanaan operasional yang menjadi dasar pengajuan anggaran berbasis kinerja.

Rencana Stratejik (Renstra) digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT), RKT ini kemudian dipakai acuan dalam menyusun RAPBD. Setelah RAPBD ditetapkan menjadi APBD oleh Bupati berdasarkan persetujuan bersama antara DPRD dan Bupati, kemudian dilanjutkan untuk dievaluasi oleh Gubernur. Setelah mendapat evaluasi diterbitkan Dokumen Anggaran Satuan Kerja yang memuat tentang

(11)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 2 telah direncanakan sebelumnya.

Bagi Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana, penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Tahunan Anggaran 2013 merupakan bagian dari pertanggungjawaban yang dinilai berdasarkan tolak ukur RENSTRA Pembangunan Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana oleh karena itu penyusunan Laporan Kinerja ini menjadi penting artinya sebagai salah satu materi laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat pada umumnya.

Untuk mengukur/mengetahui sistem dimaksud dapat berjalan dengan baik dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta dalam pengelolaan keuangan berbasis kinerja, sehingga diketahui dana-dana yang digunakan sebagai penunjang pelaksanaan kegiatan, maka perlu disusun LAKIP. Disamping sebagai pengukur sistem akuntabilitas berjalan dengan baik, LAKIP juga merupakan laporan pertanggungjawaban dari tugas pokok dan fungsi instansi pemerintah yang telah disusun dalam dokumen perencanaan stratejik. B. DASAR HUKUM

Dasar hukum penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah pada Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana, adalah sebagai berikut :

(1) Landasan Idiil yaitu Pancasila;

(2) Landasan Konstitusional yaitu UUD 1945; (3) Landasan Operasional :

a. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah

Tingkat II dalam Wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655);

b. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih

(12)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 3 Nomor 3851);

c. Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang-Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3874);

d. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47; Tambahan Lembaran Negara Nomor 4286);

e. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

f. Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan dan Tanggungjawab

Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

g. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor Tahun 2004 Nomor 125; Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437); sebagaiman telah diubah dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-undang (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2005 nomor 108; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);

(13)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 4 Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

i. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2000 tentang Tim

Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2000 Nomor 43; Tambahan Lembaran Negara Nomor

j. Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4578);

k. Peraturan Pemerintah Nomor 65 tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan

Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585);

l. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan dan Kinerja

Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 nomor 25; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);

m. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas

Kinerja Instansi Pemerintah;

n. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan

Pemberantasan Korupsi;

o. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

(14)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 5 Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Jembrana (Lembaran Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2011 Nomor 15, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15);

q. Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2012 tentang Anggaran

Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2013 (Lembaran Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2012 Nomor 21;

r. Peraturan Bupati Jembrana Nomor 52 Tahun 2012 tentang Penjabaran Anggaran

Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2013 (Berita Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2012 Nomor 347);

s. Peraturan Bupati Jembrana Nomor 59 Tahun 2011 tentang Rincian Tugas Pokok

Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana.

t. Surat Keputusan Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana Nomor

157/DISPENDA/2013 tentang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana Tahun 2013.

C. Profil Layanan Dinas Pendapatan

Pendapatan Daerah adalah semua penerimaan uang melalui rekening kas umum daerah, menambah akuitas dana, merupakan hak daerah dalam satu tahun anggaran dan tidak perlu dibayar kembali oleh daerah. Pendapatan daerah dimaksud dapat dikelompokkan atas :

1) Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terdiri dari Pajak Daerah, retribusi Daerah,

Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain – lain pendapatan asli daerah yang sah.

2) Dana Perimbangan yang terdiri dari Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum dan

(15)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 6 Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi kepada Kabupaten/ Kota, Dana Penyesuaian dan Dana Otonomi Khusus dan bantuan keuangan dari Provinsi atau dari pemerintah daerah lainnya.

Sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Daerah Sumber pendapatan daerah yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.

Selama Kurun waktu 2011 kebijakan pengelolaan pendapatan daerah diarahkan pada intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, penerimaan hasil laba BUMD, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan penerimaan lain – lain PAD yang sah. Kebijakan pengelolaan pendapatan daerah juga dilakukan dengan mengoptimalkan dana perimbangan termasuk dana bagi hasil pajak dan dana bagi hasil bukan pajak.

D. STRUKTUR ORGANISASI

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Jembrana, Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana dipimpin oleh seorang Kepala Dinas, yang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dibantu oleh seorang Sekretaris Dinas, dan empat orang Kepala Bidang. Sekretaris Dinas dalam menjalankan tugas-tugas kesekretariatan dibantu oleh 3 (tiga) orang Kepala Sub Bagian yang masing-masing memiliki tanggung jawab dalam urusan Keuangan; Program Evaluasi dan Pelaporan; serta Umum dan Kepegawaian. Sedangkan masing-masing Kepala Bidang dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Seksi.

Adapun struktur organisasi dan tata kerja Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana dapat dilihat pada bagan berikut ini :

(16)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 7 Bidang

Pendataan & Pengembangan Pendapatan daerah

Bidang Pajak Daerah

Bidang

Pembinaan, Pendaftaran dan Pengawasan Seksi Pembinaan Seksi Verifikasi Seksi Pengawasan Seksi Penagihan Seksi Pendataan Potensi Pendapatan Daerah Seksi Pengembangan Pendapatan Daerah Bidang Non Pajak Daerah

Seksi Retribusi

Seksi Pendapatan Daerah Lain KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL BUPATI JEMBRANA, I PUTU ARTHA Sekretariat Sub-Bagian Umum & Kepegawaian

Sub-Bagian Program, Evaluasi d Sub-Bagian Keuangan UP Seksi

Pendaftaran dan Penetapan Seksi Penanganan Keberatan Dan Angsuran Seksi Pengkajian Sumber Pendapatan Daerah Seksi Dana Perimbangan

(17)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 8 Kepala Dinas mempunyai tugas pokok: melaksanakan urusan berdasarkan azas otonomi pemerintahan daerah di bidang Pendapatan Daerah dan tugas pembantuan sesuai dengan kewenangannya berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Adapun fungsi Kepala Dinas Pendapatan, sesuai Peraturan Bupati Jembrana Nomor 59 Tahun 2011, adalah sebagai berikut :

a. Perumusan kebijakan teknis sesuai bidang urusannya.

b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang

urusannya.

c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang urusannya

d. Pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh Bupati sesuai dengan

tugas dan fungsinya

Adapun rincian tugas pokok dan fungsi Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana adalah sebagai berikut:

1) Kepala Dinas

- Mengkoordinasikan penyusunan program dengan memberikan arahan

kepada Kepala Bidang dan Sekretaris mengacu pada RPJPD, RPJMD, RKPD, Rencana Strategik Kabupaten, Kebijakan Bupati, dan kondisi objektif serta ketentuan yang berlaku;

- Mengkoordinasikan kegiatan pengelolaan pendapatan dengan

instansi/lembaga terkait;

- Memberi usul, saran dan pertimbangan kepada Bupati tentang

langkah-langkah dalam pelaksanaan tugas;

(18)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 9

- Mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai bidangnya berdasarkan

ketentuan yang berlaku;

- Membina bawahan dalam pencapaian program dinas dengan memberi

petunjuk pemecahan masalah agar bawahan mampu melaksanakan tugas jabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

- Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun yang sudah dan sedang

berjalan berdasarkan rencana dan realisasi sebagai bahan dalam penyusunan sasaran tahun berikutnya;

- Menilai prestasi kerja bawahan berdasarkan rencana kerja, hasil yang di

capai sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karir;

- Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang di berikan oleh atasan

sesuai bidang tugasnya;

- Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada Bupati melalui

sekretaris daerah sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan tugas;

2) Sekretaris Dinas

- Merencanakan operasionalisasi pengelolaan administrasi umum dan

kepegawaian, perencanaan dan pelaporan, serta keuangan;

- Memberi tugas kepada bawahan dalam pengelolaan urusan administrasi

umum dan kepegawaian, perencanaan dan pelaporan serta keuangan

- Mempelajari dan menelaah peraturan perundang-undangan dan naskah

(19)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 10

- Melaksanakan koordinasi dengan kepala bidang dan sub bagian dalam

melaksanakan tugas;

- Melaksanakan urusan umum, kepegawaian, surat menyurat, inventarisasi

dan perlengkapan perencanaan dan pelaporan serta rumah tangga dinas;

- Melaksanakan urusan keuangan;

- Menyelenggarakan urusan perawatan dan perlengkapan peralatan dinas;

- Menerima naskah/ surat-surat dinas yang masuk, mencatat,

mendistribusikan ke Kepala Bidang, sub bagian dan seksi

- Menyimpan data/arsip naskah dinas keluar/masuk

- Merencanakan, melayani dan memelihara kebutuhan peralatan/

perlengkapan dinas;

- Melaksanakan penyusunan bahan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi

Pemerintah ( LAKIP) Dinas;

- Mempersiapkan bahan dan menyusun laporan sesuai bidang tugas,

sebagai bahan pimpinan;

- Menilai kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam

pengembangan karir;

- Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;

- Mengevaluasi tugas yang diberikan kepada kepala sub bagian;

- Menyusun laporan hasil kegiatan ;

- Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang

(20)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 11

3) Bidang Pendataan dan Pendapatan Daerah

- Menyusun rencana dan program kerja Bidang berdasarkan kebijakan

dinas;

- Mengumpulkan, menyiapkan dan mempelajari bahan terkait dengan

penyusunan dan evaluasi ketentuan mengenai pendapatan daerah;

- Melaksanakan pendataan dan pengelolaan data potensi pendapatan

daerah;

- Menyiapkan bahan dan mengumpulkan data untuk keperluan sosialisasi

pendapatan daerah;

- Mengumpulkan data dan menyusun bahan perhitungan potensi serta

proyeksi pendapatan daerah;

- Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap sumber-sumber

pengembangan potensi pendapatan daerah;

- Melaksanakan kajian terhadap pengembangan sumber-sumber

pendapatan daerah;

- Menyusun dan menyiapkan bahan pengembangan pendapatan daerah;

- Menyiapkan bahan kerjasama dalam pengelolaan pendapatan daerah;

- Menyusun laporan terkait dengan pendataan dan pengembangan

potensi-potensi pendapatan daerah;

- Memberikan timbangan/kajian kepada atasan;

- Mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di

(21)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 12

- Mengkoordinasikan Kepala Seksi agar terjalin kerjasama yang baik dan

saling mendukung;

- Memberi petunjuk kepada Kepala Seksi dan bawahan agar pelaksanaan

tugas berjalan sesuai pedoman dan ketentuan yang berlaku;

- Menilai hasil kerja Kepala Seksi dan bawahan dengan jalan memonitor

dan mengevaluasi hasil kerjanya untuk bahan pengembangan karier;

- Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan; dan

- Melaksanakan tugas dinas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan

bidang tugasnya;

4) BIDANG PAJAK DAERAH

- Menyusun rencana dan program kerja bidang berdasarkan kebijakan

dinas;

- Melakukan penataan serta menyiapkan bahan untuk penyusunan produk

hukum dan petunjuk teknis operasional pemungutan/penagihan pajak daerah;

- Melaksanakan koordinasi dalam pengelolaan pajak daerah dengan

instansi terkait;

- Melaksanakan pendataan dan verifikasi terhadap administrasi,

keberadaan serta kewajiban pajak daerah;

- Menyiapkan bahan monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan pajak

daerah;

- Membuat, menyusun dan melaksanakan penatausahaan pengelolaan

(22)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 13

- Melaksanakan penghitungan dan penagihan pajak daerah;

- Mengkoordinasikan dan menyampaikan surat pemberitahuan dan

ketetapan pajak daerah;

- Menganalisa hasil survey dan pemetaan terhadap potensi pajak daerah;

- Membuat rekapitulasi / pembukuan dan pelaporan secara periodic

terhadap penerimaan, keterlambatan maupun tunggakan pajak daerah;

- Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap tunggakan/ piutang pajak

daerah;

- Menerbitkan surat-surat peringatan, surat teguran, surat usulan penyitaan,

dan surat pelelangan;

- Menerima, meneliti dan mengkaji mengumpulkan bukti, menganalisa dan

menyusun laporan terhadap permohonan keberatan, keringanan, angsuran, dan penghapusan pajak daerah;

- Menerbitkan dan membuat surat keputusan keberatan dan penghapusan

pajak daerah;

- Memberikan pertimbangan/ kajian teknis kepada atasan;

- Mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di

Bidang, serta mencari alternative pemecahannya;

- Mengkoordinasikan Kepala Seksi agar terjalin kerja sama yang baik dan

saling mendukung;

- Memberi petunjuk kepada kepala seksi dan bawahan agar pelaksanaan

(23)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 14

- Menilai hasil kerja Kepala Seksi dan bawahan dengan jalan memonitor

dan mengevaluasi hasil kerjanya untuk bahan pengembangan karier;

- Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan;dan

- Melaksanakan tugas dinas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang

dan tugasnya;

5) BIDANG NON PAJAK DAERAH

- Menyusun rencana dan program kerja Bidang berdasarkan kebijakan

dinas

- Menyiapkan bahan untuk penyusunan produk hukum atau petunjuk teknis

operasional pemungutan/penagihan retribusi daerah;

- Melaksanakan koordinasi dengan instansi pengelola retribusi daerah;

- Melaksanakan verifikasi terhadap pengelolaan/penerimaan retribusi

daerah, kontribusi bagian laba BUMD dan pendapatan lain-lain;

- Menyiapkan bahan monitoring terhadap pelaksanaan dan pengelolaa

retribusi daerah;

- Mengkoordinasikan penerbitan Surat Ketetapan Retribusi Daerah;

- Melaksanakan survei dan pemetaan terhadap potensi retribusi daerah dan

pendapatan lain-lain;

- Melakukan penagihan dan pemungutan retribusi daerah;

- Mencatat/membukukan dan melaporkan penerimaan dan pemungutan

retribusi daerah, kontribusi bagian laba BUMD dan penerimaan pendapatan lain-lain sesuai ketentuan yang berlaku;

(24)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 15

- Melaksanakan monitoring dan evaluari terhadap pengelolaan retribusi

daerah dan kontribusi bagi laba BUMD dan penerimaan pendapatan lain-lain yang sah;

- Menyiapkan proses angsuran/keringanan atau penundaan pembayaran

dan sanksi administratif serta penghapusan piutang retribusi daerah;

- Mengkoordinasikan dan mencatat penerimaan daerah dari dana

perimbangan serta penerimaan bagi hasil pajak dan non pajak;

- Melaksanakan sosialisasi terkait dengan retribusi daerah dan pendapatan

lain-lain yang sah;

- Melakukan upaya optimalisasi terhadap penerimaan bagi hasil pajak dan

non pajak;

- Memetakan, menghitung potensi retribusi dan pendapatan daerah lain;

- Mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di

bidang, serta mencari alternative pemecahannya;

- Mengkoordinasikan Kepala Seksi agar terjalin kerja sama yang baik dan

saling mendukung;

- Memberi petunjuk kepada Kepala Seksi dan bawahan agar pelaksanaan

tugas berjalan sesuai pedoman dan ketentuan yang berlaku;

- Menilai hasil Kerja Kepala Seksi dan bawahan dengan jalan memonitor

dan mengevaluasi hasil kerjanya untuk bahan pengembangan karier;

- Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan; dan

- Melaksanakan tugas dinas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan

(25)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 16

6) BIDANG PEMBINAAN, PENDAFTARAN DAN PENGAWASAN

- Menyusun rencana dan program kerja Bidang berdasarkan kebijakan

Dinas;

- Mengumpulkan dan menyiapkan bahan serta dokumen terkait dengan

pembinaan, pemeriksaan, penyidikan dan penertiban wajib pajak dan retribusi daerah;

- Melaksanakan pembinaan, pendaftaran, penetapan dan pengawasan

terhadap ketaatan kewajiban wajib pajak dan wajib retribusi daerah;

- Melaksanakan pengawasan terhadap laporan yang disampaikan oleh

wajib pajak dan wajib retribusi;

- Menerbitkan surat pernyataan tunggakan berdasarkan hasil evaluasi dan

pengawasan;

- Melaksanakan pendaftaran dan penetapan wajib pajak;

- Menginventarisir, menganalisa dan memvalidasi Surat Ketetapan

pembayaran pajak dan Retribusi Kurang Bayar, Surat ketetapan Pajak Kurang Bayar, dan Surat ketetapan pajak Kurang Bayar Tambahan serta Surat Ketetapan Pajak dan Retribusi Lebih Bayar;

- Membuat Rekapitulasi laporan mengenai pembinaan, penyelidikan, dan

pengawasan terkait dengan pendapatan daerah;

- Mengkoordinasikan hasil pemeriksaan yang dilaksanakan pengawas

fungsional terkait pendapatan daerah;

(26)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 17

- Mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di

bidang, serta mencari alternative pemecahannya;

- Mengkoordinasikan Kepala Seksi agar terjalin kerjasama yang baik dan

saling mendukung;

- Memberi petunjuk kepada Kepala Seksi dan bawahan agar pelaksanaan

tugas berjalan sesuai pedoman dan ketentuan yang berlaku;

- Menilai hasil kerja Kepala Seksi dan bawahan dengan jalan memonitor

dan mengevaluasi hasil kerjanya untuk bahan pengembangan karier;

- Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan;dan

- Melaksanakan tugas dinas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan

bidang tugasnya ;

Dengan pembagian tugas dan pengaturan organisasi sesuai struktur di atas, maka fungsi pelayanan dan pemerintahan pada Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana dapat berjalan dengan baik, dan didukung oleh aparatur yang memadai. Sampai dengan Bulan Desember tahun 2013, terdapat 39 orang PNS dan 38 orang pegawai kontrak. Gambaran tingkat pendidikan Pegawai Negeri Sipil adalah sebagai berikut : Strata 2 (S2) sebanyak 3 orang ; Strata 1 (S1) sebanyak 24 orang; SMA

sebanyak 12 orang;. Dan gambaran tingkat pendidikan pegawai kontrak adalah

sebagai berikut : Strata I (S1) sebanyak 4 orang ; Diploma III sebanyak 1 orang; Diploma I sebanyak 3 orang; SMA sebanyak 30 orang;

Dilihat dari tingkat kepangkatan dan golongan kepegawaian, terdapat 6 orang aparatur dalam golongan IV; sebanyak 27 orang dalam golongan III; sebanyak 6 orang dalam golongan II.

(27)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 18 Data aparatur dapat dilihat pada tabel berikut ini :

TABEL 1.1

DATA PNS BERDASARKAN GOLONGAN

No Golongan Jumlah Keterangan

1 IV 6 orang -

2 III 27 orang -

3 II 6 orang -

Total 39 orang

Sumber:Set Dinas PendapatanTahun 2013 TABEL 1.2

DATA PNS BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN

No Tingkat Pendidikan Jumlah Keterangan

1 Strata 2 3 orang -

2 Strata 1 24 orang -

4 SMA 12 orang -

Total 39 orang

Sumber:Set Dinas PendapatanTahun 2013 TABEL 1.3

DATA PEGAWAI KONTRAK BERDASARKAN PENDIDIKAN

No Tingkat Pendidikan Jumlah Keterangan

1 Strata I 4 orang -

2 Diploma III 1 orang -

3 Diploma I 3 orang -

4 SMA 30 orang -

Total 38 orang

(28)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 19 E. SISTEMATIKA

1. BAB I PENDAHULUAN

Menguraikan tentang latar belakang penyusunan LAKIP Tahun 2013; dasar hukum penyusunan LAKIP Tahun 2013; serta tugas pokok dan fungsi SKPD serta gambaran tentang struktur organisasi Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana Tahun 2013.

2. BAB II RENCANA STRATEGIK DAN PENETAPAN KINERJA DINAS

PENDAPATAN KABUPATEN JEMBRANA TAHUN 2013

Menguraikan tentang perencanaan strategis dan rencana kinerja Tahun 2013 yang menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan tahun berjalan; Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, Program, dan Kegiatan;

3. AKUNTABILITAS KINERJA

Menguraikan tentang pencapaian kinerja selama Tahun 2013 hambatan dan peluang yang berpengaruh, dikaitkan dengan Program dan Kegiatan yang dilaksanakan; serta analisis anggaran dan realisasi.

4. PENUTUP

Menguraikan tinjauan secara umum tentang keberhasilan dan kegagalan, permasalahan dan kendala utama yang berkaitan dengan kinerja Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana, serta strategi pemecahan masalah yang akan dilaksanakan di tahun mendatang.

(29)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 20 BAB II

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KERJA

A. RENCANA STRATEGIK

Perencanaan Strategik merupakan suatu proses awal dalam usaha menuju tujuan yang ingin dicapai. Dalam Perencanaan Strategik harus memperhatikan Lingkungan Internal (Kekuatan dan Kelemahan) serta Lingkungan Eksternal (Peluang dan Tantangan) suatu organisasi. Rencana Strategik mengandung visi, misi, tujuan, program dan kegiatan yang realistis dengan mengantisipasi perkembangan masa depan.

1. Visi

Setiap organisasi perlu memiliki visi agar mampu eksis dan unggul dalam persaingan yang semakin ketat dalam lingkungan yang berubah dengan cepat. Perumusan visi Kabupaten Jembrana mencerminkan apa yang ingin dicapai, memberikan arah dan fokus strategi yang jelas, mampu menjadi perekat seluruh komponen Pemerintah Kabupaten beserta rakyat yang menjadi subjek dan objek pembangunan, sehingga memiliki orientasi masa depan, mampu menumbuhkan komitmen, dan mampu menjamin kesinambungan pembangunan daerah.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana dapat menyusun Visi yang ingin diwujudkan. Adapun Visi Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana adalah :

“ Terwujudnya Kemandirian Daerah Dalam Pembiayaan Pembangunan Melalui Peningkatan Pendapatan Asli Daerah”

(30)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 21 Kemampuan keuangan daerah dicirikan antara lain pelaksanaan Otonomi Daerah secara micro sudah dapat dibiayai dengan skala prioritas dan pelaksanaan pembangunan menitik beratkan pada kesejahteraan masyarakat. Disamping itu Sumber Daya Manusia yang terdidik, sarana dan prasarana cukup mendukung dalam kegiatan operasional.

Peningkatan pendapatan asli daerah dicirikan antara lain perencanaan Pendapatan Asli Daerah secara umum setiap tahun dapat terpenuhinya penerimaan yang direncanakan dalam APBD dan ada pertumbuhan yang cukup signifikan terhadap PDRB.

2. PERNYATAAN MISI

Dalam upaya mencapai harapan yang terkandung dalam Visi tersebut diatas maka Misi Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan Pendapatan Daerah melalui program Ekstensifikasi dan

Intensifikasi.

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan melalui perbaikan Sumber

Daya Manusia dan sarana prasarana.

3. Meningkatkan pengelolaan PAD melalui penerapan sistem online

4. Meningkatkan kesadaran masyarakat atas kewajiban terhadap perpajakan.

3. TUJUAN

Penetapan tujuan pada umumnya didasarkan kepada faktor-faktor kunci keberhasilan yang ditetapkan setelah penetapan Visi dan Misi. Tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan misi yang ingin dicapai dimasa mendatang. Sehubungan dengan visi dan misi peningkatan pendapatan dan yang diuraikan diatas, maka tujuan peningkatan pendapatan kedepan dirumuskan sebagai berikut :

(31)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 22

a. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

b. Meningkatkan akurasi data objek pajak, retribusi dan pendapatan lain-lain.

c. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada

d. Menyempurnakan data objek pajak bumi dan bangunan sehingga terwujud

data yang valid

e. Mewujudkan Sistem Pengelolaan PAD yang Online sehingga ketersediaan

Informasi setiap saat bisa diperoleh.

f. Menciptakan tertib Administrasi Pembukuan dan Pelaporan pendapatan

daerah. 4. SASARAN

Sasaran menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai melalui

tindakan-tindakan yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Sasaran akan memberikan fokus pada penyusunan kegiatan bersifat spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai.

Adapun sasaran yang ingin dicapai dalam renja tahun 2013, adalah :

a. Meningkatnya ketersediaan regulasi pengelolaan PAD

b. Meningkatnya penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah.

c. Meningkatnya penerimaan lain-lain Pendapatan Daerah.

d. Tersedianya data obyek/subyek Pajak, Retribusi dan Pendapatan lain-lain.

e. Terwujudnya penyelenggaraan pemungutan pajak daerah yang aspiratif

transparan dan akuntabel

f. Meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia sesuai dengan bidang

tugasnya.

(32)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 23 Tabel 2.1

Tujuan dan Sasaran

No Tujuan Sasaran Sasaran

1 Meningkatkan Pendapatan Asli

Daerah

- Meningkatnya ketersediaan regulasi

pengelolaan PAD

- Meningkatnya penerimaan Pajak dan

Retribusi Daerah.

- Meningkatnya penerimaan lain-lain

Pendapatan Daerah.

- Tersedianya data obyek/subyek Pajak,

Retribusi dan Pendapatan lain-lain.

- Terwujudnya penyelenggaraan

pemungutan pajak daerah yang aspiratif transparan dan akuntabel

- Meningkatnya kualitas Sumber Daya

Manusia sesuai dengan bidang tugasnya.

- Terciptanya Sistem Pengelolaan

(33)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 24 Masing–masing sasaran Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana, dijabarkan dalam sasaran kegiatan sebagai berikut :

Tabel 2.2

Penjabaran Sasaran Dinas Pendapatan Pada Masing-masing kegiatan

No Sasaran Sasaran Kegiatan

1 Meningkatnya ketersediaan

regulasi pengelolaan PAD

- Meningkatnya jumlah peraturan

daerah

2 Meningkatnya potensi pajak

daerah yang tergali

- Meningkatnya jumlah objek dan

subjek pajak daerah dan retribusi daerah

- Terwujudnya penatausahaan PAD

3 Meningkatnya Rasio PAD terhadap

pendapatan daerah

- Meningkatnya penyebaran SKPS

dan SKRS ke masing-masing wajib pajak daerah

- Meningkatnya pendapatan pajak

bumi dan bangunan

- Meningkatnya pendapatan pajak

daerah

4 Meningkatnya rasio PAD dari

non pajak daerah terhadap pendapatan daerah

- Meningkatnya penerimaan PAD dari

sektor Retribusi Daerah

(34)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 25

No Sasaran Sasaran Kegiatan

lain-lain PAD yang sah

- Tersusunnya laporan PAD dari Non

Pajak Daerah

- Tercatatnya penerimaan PAD dari

transfer dana perimbangan

5 Meningkatnya kepatuhan wajib

pajak dalam pembayaran pajak daerah

- Meningkatnya Tertib Administrasi

bagi WP sesuai aturan yang berlaku

- Meningkatnya Pemahaman Wajib

Pajak terhadap kewajiban membayar pajak

- Terlaksananya Rapat Evaluasi

sesuai rencana kegiatan.

- Terselesaikannya penyusunan

(35)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 26 Sasaran kegiatan terpilih dan Indikator Kinerja Utama Dinas Pendapatan Tahun 2013 sebagai mana tabel berikut :

Tabel 2.3

Sasaran Kegiatan Terpilih dan Indikator Kinerja Utama Tahun 2013

No Sasaran Sasaran Kegiatan IKU

2. Meningkatnya potensi pajak

daerah yang tergali

- Meningkatnya jumlah

objek dan subjek pajak daerah dan retribusi daerah

- Terwujudnya

penatausahaan PAD

- Persentase potensi

pajak yang tergali terhadap potensi pajak yang tersedia

3. Meningkatnya Rasio PAD

terhadap pendapatan daerah

- Meningkatnya

penyebaran SKPS dan SKRS ke masing-masing wajib pajak daerah dan wajib retribusi daerah

- Meningkatnya

pendapatan pajak bumi dan bangunan

- Meningkatnya

- Rasio PAD Pajak

Daerah terhadap Pendapatan Daerah Meningkat

(36)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 27

No Sasaran Sasaran Kegiatan IKU

pendapatan pajak daerah

4. Meningkatnya rasio

PAD dari Non Pajak Daerah terhadap Pendapatan Daerah

- Meningkatnya

penerimaan PAD dari sektor Retribusi Daerah

- Meningkatnya

penerimaan PAD dari lain –lain PAD yang sah

- Tercatatnya

Penerimaan PAD dari transfer-transfer Dana Perimbangan

- Tersusunnya laporan

PAD dari non pajak daerah

- Rasio PAD Non

Pajak Daerah terhadap Pendapatan Daerah

(37)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 28

No Sasaran Sasaran Kegiatan IKU

5. Meningkatnya kepatuhan wajib

pajak dalam pembayaran pajak daerah

- Meningkatnya Tertib

Administrasi bagi WP sesuai aturan yang berlaku - Meningkatnya pemahaman Wajib Pajak terhadap kewajiban membayar pajak - Terlaksananya rapat evaluasi sesuai rencana kegiatan - Terselesaikannya penyusunan pelaporan pendapatan asli daerah

- Rasio Wajib Pajak

membayar Pajak terhadap

keseluruhan Wajib Pajak

5. Cara Pencapaian Tujuan dan Sasaran

Dalam merealisasikan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan maka ditempuh melalui kebijakan, program dan kegiatan. Agar tujuan dan sasaran dapat tercapai dengan optimal diperlukan cara mencapainya.

(38)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 29

1) Kebijakan

Kebijakan merupakan ketentuan-ketentuan yang akan dijadikan pedoman dan petunjuk bagi setiap kegiatan di masing-masing Bagian dibawah Dinas Pendapatan. Setiap tahun dalam perencanaan strategik ditetapkan kebijakan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Kebijakan merupakan keputusan-keputusan yang dibuat yang akan dijadikan pedoman dan petunjuk pengambilan kebijakan.

Adapun kebijakan yang ditempuh antara lain :

a. Ekstensifikasi objek pajak/retribusi dan pendapatan lain-lain.

b. Mengintensifikan pemungutan PAD dan PBB

c. Mengefektifkan penyusunan peraturan daerah

d. Peningkatan profesionalisme SDM

e. Meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap wajib pajak.

f. Meningkatkan sarana dan prasarana.

2) Program

Program merupakan penjabaran dari kebijakan yang telah ditetapkan sebagaimana di atas. Program ini merupakan dukungan nyata bagi keberhasilan pelaksanaan tujuan dan sasaran serta kebijakan, dengan demikian program disusun secara nyata, sistematis dan terpadu.

Program dipilih dari sejumlah program yang telah di tetapkan dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 sebagaimana telah diubah menjadi Permendagri nomor 59 tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

(39)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 30 Adapun Program Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana yang terpilih pada tahun anggaran 2013 adalah sebagai berikut :

a. Peningkatan dan pengembangan pengelolaan Keuangan Daerah.

B. RENCANA KINERJA TAHUN 2013

Rencana kinerja merupakan penjabaran dari RENSTRA Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana tahun 2011-2016 Renstra Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana selanjutnya dijabarkan dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT), RKT disusun setiap tahun.

RKT memuat informasi tentang : (a) Tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam tahun yang bersangkutan; (b) Cara mencapai tujuan dan sasaran berupa (c) : Kebijakan, Program, dan Kegiatan serta indikator kinerja kegiatan dan target capaiannya.

Sasaran yang ingin dicapai Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana selama tahun 2013 dengan indikator dan target capaiannya dibawah ini dan secara rinci disajikan dalam formulir Rencana Kinerja Tahunan (RKT) sebagaimana terlampir dalam lampiran II.

Tabel 2.4

Target Sasaran Dinas Pendapatan Kabupeten Jembrana

No Sasaran Kegiatan IKU Target

1 - Meningkatnya jumlah peraturan daerah Jumlah regulasi pengelolaan PAD 1 Perda 2 Perbub

(40)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 31

No Sasaran Kegiatan IKU Target

objek dan subjek pajak daerah dan retribusi daerah

- Terwujudnya

penatausahaan PAD

yang tergali terhadap potensi pajak yang tersedia 100% 3 - Meningkatnya penyebaran SKPS dan SKRS ke masing-masing wajib pajak - Meningkatnya pendapatan pajak bumi dan bangunan

- Meningkatnya

pendapatan pajak daerah

Rasio PAD pajak daerah terhadap pendapatan daerah

(41)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 32

No Sasaran Kegiatan IKU Target

4 - Meningkatnya

penerimaan PAD dari sektor Retribusi Daerah

- Meningkatnya

penerimaan PAD dari lain –lain PAD yang sah

- Tersusunnya laporan

PAD dari Non Pajak Daerah

- Tercatatnya laporan PAD

dan transfer dana perimbangan

Rasio PAD Non Pajak Daerah terhadap Pendapatan Daerah

100%

5 - Meningkatnya Tertib

Administrasi bagi WP sesuai aturan yang berlaku

- Meningkatnya

Rasio Wajib Pajak membayar Pajak terhadap keseluruhan Wajib Pajak

(42)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 33

No Sasaran Kegiatan IKU Target

pemahaman Wajib Pajak terhadap kewajiban membayar pajak

- Terlaksananya rapat

evaluasi sesuai rencana kegiatan

- Terselesaikannya

Penyusunan pelaporan Pendapatan Asli Daerah

Tabel 2.5

Target Pencapaian Indikator Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana

NO INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET

1 2 3 4

1 Jumlah terlaksananya penyebaran SKPS

pajak hotel dan restoran

Kali 24

2 Jumlah terlaksananya pendataan

pajak/retribusi daerah

Kali 26

3 Jumlah terlaksanya gebyar pajak daerah Kali 2

4 Jumlah terlaksananya sosialisasi pajak

daerah

(43)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 34

5 Jumlah terlaksananya penyusunan

laporan pendapatan asli daerah

Kali 12

6 Jumlah penyusunan proyeksi PAD Kali 4

7 Jumlah terselenggaranya penyebaran

ketetapan retribusi daerah

Kali 6

8 Terlaksananya pengawasan dan

pembinaan pajak daerah

Kali 14

9 Jumlah terdatanya subyek dan obyek

Wajib Retribusi

Kali 7

10 Jumlah terdatanya subyek dan obyek

pajak daerah

WP 40

11 Jumlah tersusunnya kajian tentang pajak

daerah

Paket 1

12 Jumlah tersusunnya kajian tentang

retribusi daerah

(44)

No Program & Kegiatan Indikator Kinerja Target Lokasi Kegiatan Anggaran 1 2 3 4 5 6 1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Presentase Cakupan Layanan Administrasi Perkantoran 90 % Dinas Pendapatan 643.194.200,00

Penyediaan Jasa Surat Menyurat Jumlah penyediaan prangko dan materai 840 Lembar Materai 480 Lembar Prangko Dinas Pendapatan 14.280.000,00 Penyediaan Jasa Komunikasi Sumber daya Air dan Listrik

Jumlah pembayaran rekening air dan telepon

12 kali Dinas Pendapatan 55.200.000,00

Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Jumlah tersedianya alat-alat kebersihan kantor 19 jenis bahan pembersih Dinas Pendapatan 19.372.700,00

Penyediaan Alat Tulis Kantor Jumlah ketersediaan alat tulis kantor 55 macam ATK Dinas Pendapatan 133.383.000,00 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Jumlah ketersediaan barang cetakan dan penggandaan

7 macam cetakan

(45)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 36

Logistik Kantor logistik kantor

Penyediaan Makanan dan Minuman

Jumlah penyediaan makan dan minum

48 kali Dinas Pendapatan 10.000.000,00

Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke luar Daerah

Jumlah terlaksananya rapat-rapat koordinasi dalam daerah dan luar daerah 22 kali luar provinsi 50 kali dalam provinsi Dinas Pendapatan 199.480.000,00 Penyediaan Upacara/Upakara Keagamaan Jumlah pelaksanaan upakara/upacara 24 kali purnama tilem Dinas Pendapatan 15.880.000,00 2 Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana Aparatur Presentase cakupan sarana dan prasarana aparatur 90% 625.875.000,00 Pemeliharaan Rutin Berkala Gedung Kantor

Jumlah pemeliharaan gedung kantor 2 jenis barang Dinas Pendapatan 30.000.000,00 Pengadaaan Peralatan Gedung Kantor Jumlah peralatan gedung kantor 5 jenis barang Dinas Pendapatan 226.000.000,00

Pengadaan Mebeleur Jumlah pengadaan

mebeleur

6 jenis barang

Dinas Pendapatan 80.000.000,00

Pengadaan

Penyediaan Jasa Sewa Kendaraan Dinas/

Jumlah penyediaan jasa sewa

kendaraan dinas/

(46)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 37 Pemeliharaan Rutin/ Berkala Kendaraan Dinas/ Operasional Jumlah pemeliharaan kendaraan dinas

2 unit Dinas Pendapatan 28.245.000,00

Pemeliharaan Rutin /Berkala Peralatan Gedung Kantor Jumlah pemeliharaan gedung kantor

1 jenis Dinas Pendapatan 44.000.000,00

Pengadaan Kendaraan Dinas Operasional

Jumlah Kendaraan Dinas yang Di Beli

1 unit Dinas Pendapatan 105.000.000,00

3 Program Peningkatan Disiplin Aparatur Presentase cakupan disiplin aparatur 90 % Dinas Pendapatan 21.275.000,00 Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Kelengkapannya Jumlah pakaian olahraga

1 tahun Kab. Jembrana 21.275.000,00

4 Program Peningkatan

Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Jumlah laporan capaian kinerja

90% Dinas Pendapatan 37.500.000,00

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD Jumlah laporan capaian kinerja 6 jenis laporan Dinas Pendapatan 14.000.000,00 Penyusunan Buku Profil Dinas Pendapatan

(47)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 38 dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah meningkatnya penerimaan PAD Intensifikasi dan Ekstensifikasi Non Pajak Daerah Jumlah wajib retribusi yang dikelola 2.183 WR Dinas Pendapatan 2.305.634.475,00 Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak Daerah Jumlah peningkatan pendapatan pajak daerah 277.676 WP Dinas Pendapatan 488.459.935,00 Pendataan dan Penyebaran SKPS Pajak Hotel dan Restoran

Jumlah

Tersebarnya SKPS Pajak hotel dan restoran

12 kali Dinas Pendapatan 71.275.000,00

Gebyar PBB Jumlah

terselenggaranya gebyar pajak daerah

6 kali Dinas Pendapatan 104.590.125,00

Sosialisasi Pajak Daerah/Retribusi Jumlah terselenggaranya sosialisasi pajak daerah

11 kali Dinas Pendapatan 253.746.325,00

Laporan PAD Jumlah

Tersusunnya Laporan PAD

12 kali Dinas Pendapatan 35.198.000,00

(48)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 39 proyeksi PAD Penyebaran Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) Jumlah Tersebarnya SKRD ke Masing-Masing Wajib Retribusi

5 kali Dinas Pendapatan 9.807.000,00

Bimbingan teknis Pajak dan Restoran

Jumlah Bimbingan Teknis Pajak Daerah

1 kali Dinas Pendapatan 30.555.000,00

Pembinaan PAD Terpenuhinya

Palaksanaan Pembinaan PAD

20 kali Dinas Pendapatan 22.320.000,00

Penyusunan Kajian Tentang Pajak Daerah

Tersedianya kajian Tentang Pajak daerah

1 paket Dinas Pendapatan 75.000.000,00

Pengawasan PAD Jumlah

terlaksananya pembinaan dan pengawasan

20 kali Dinas Pendapatan 31.240.000,00

(49)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 40 Penetapan Kinerja merupakan suatu dokumen pernyataan kinerja/kesepakatan

kinerja/perjanjian kinerja yang sangat penting antara atasan dan bawahan untuk mewujudkan

target kinerja tertentu berdasarkan pada sumber daya yang dimiliki oleh instansi. Penting karena

merupakan wahana proses yang akan memberikan perspektif mengenai apa yang diinginkan untuk dihasilkan. Perencanaan kinerja yang dilakukan oleh instansi akan dapat berguna untuk menyusun prioritas kegiatan yang dibiayai dari sumber dana yang terbatas. dengan perencanaan kinerja tersebut diharapkan fokus dalam mengarahkan dan mengelola program atau kegiatan instansi akan lebih baik, sehingga diharapkan tidak ada kegiatan instansi yang tidak terarah.

Berdasarkan pada Perda Kabupaten Jembrana Nomor.16 Tahun 2012 dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2013, terdapat intisari kegiatan yang akan diperjanjikan oleh Kepala Dinas Pendapatan Kebupaten Jembrana sebagai berikut :

(50)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 41 PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA

DINAS PENDAPATAN

Jln. Mayor Sugianyar No. 7 Telp. (0365) 41210 Ext. 3606 N E G A R A

PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA TINGKAT UNIT ORGANISASI ESELON II / SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH DINAS PENDAPATAN

Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Ir. I Made Yasa, M.Si

Jabatan : Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana.

Selanjutnya disebut Pihak Pertama

Nama : Gede Gunadnya, SH, MH.

Jabatan : Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana.

Selaku atas nama Bupati Jembrana Selaku atasan langsung Pihak Pertama

Pihak pertama pada tahun 2013 ini berjanji akan mewujudkan target kinerja tahunan sesuai lampiran perjanjian ini dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab Pihak Pertama.

Pihak Kedua akan memberikan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan Evaluasi akuntabilitas kinerja terhadap capaian kinerja dari perjanjian ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka pemberian penghargaan dan sanksi.

Negara, 09 September 2013

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA

AN. BUPATI JEMBRANA KEPALA DINAS PENDAPATAN

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN JEMBRANA,

GEDE GUNADNYA, SH, MH IR. I MADE YASA, M.Si

PEMBINA UTAMA MADYA PEMBINA TK .I

(51)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 42

PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013 DINAS PENDAPATAN KABUPATEN JEMBRANA

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Program/Kegiatan Anggaran Ket

1 2 3 4 5 6 7

Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan

Keuangan Daerah

1. Jumlah penerimaan pajak daerah Presentase meningkatnya

pendapatan asli daerah

100% Pendataan dan penyebaran

SKPS pajak hotel dan restauran

131.046.400,00

2. Jumlah terdatanya wajib pajak daerah dan

retribusi daerah

Presentase meningkatnya pendapatan asli daerah

100% Pendataan pajak/ retribusi daerah 221.577.700,00

3. Jumlah terselenggaranya Gebyar PBB Presentase Pendapatan PBB

meningkat

100% Gebyar PBB 248.484.300,00

4. Jumlah terselenggaranya sosialisasi pajak

daerah

Presentase meningkatnya pendapatan asli daerah

100% Sosialisasi pajak daerah 116.608.800,00

5. Jumlah laporan hasil PAD Terpenuhinya laporan hasil PAD 100% Penyusunan evaluasi pendapatan

asli daerah

35.130.000,00

6. Jumlah laporan proyeksi PAD Terpenuhinya target proyeksi

pendapatan asli daerah

100% Penyusunan proyeksi dan

evaluasi pendapatan asli daerah

9.250.000,00

7. Jumlah penyebaran wajib retribusi daerah. Presentase meningkatnya retribusi

daerah

100% Penyebaran ketetapan retribusi

daerah (SKRD)

10.043.000,00

(52)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 43 daerah

10. Jumlah wajib retribusi yang di kelola Presentase meningkatnya retribusi

daerah

100% Kegiatan intensifikasi dan

ekstensifikasi non pajak daerah

2.792.636.800,00

11. Jumlah peningkatan pendapatan pajak

daerah

Presentase meningkatnya pendapatan asli daerah

100% Kegiatan intensifikasi dan

ekstensifikasi pajak daerah

634.888.000,00

Jumlah Anggaran Program 4.365.749.800,00

Negara, 20 Januari 2013

An. Bupati Jembrana Kepala Dinas Pendapatan

Sekretaris Daerah, Kabupaten Jembrana,

Gede Gunadnya, SH, MH Ir. I Made Yasa, M.Si

Pembina Utama Madya Pembina Tk.I

(53)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 44

PENETAPAN KINERJA PERUBAHAN TAHUN 2013 DINAS PENDAPATAN KABUPATEN JEMBRANA

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja

Sebelum Perubahan Setelah Perubahan

KET. Target Program/Kegiatan Anggaran (Rp.) Target Program/Kegiatan Anggaran (Rp.)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah 4.365.749.800,00 Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah 4.457.669.500,00 1. Jumlah Penerimaan Pajak Daerah Presentase meningkatnya pendapatan asli daerah 100% Pendataan dan penyebaran SKPS pajak hotel dan restauran

131.046.400,00 100% Pendataan dan

penyebaran SKPS pajak hotel dan restauran

309.836.400,00

2. Jumlah terdatanya wajib pajak daerah dan retribusi daerah Presentase meningkatnya pendapatan asli 100% Pendatan pajak/ retribusi daerah 221.577.700,00 100% Pendatan pajak/ retribusi daerah 268.218.000,00

(54)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 45 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 daerah 3. Jumlah terselenggaranya gebyar PBB Presentase pendapatan PBB meningkat 100% Gebyar PBB 248.484.300,00 100% Gebyar PBB 350.534.300,00 4. Jumlah terselenggaranya sosialisasi pajak daerah

Presentase meningkatnya pendapatan asli daerah 100% Sosialisasi pajak daerah 116.608.800,00 100% Sosialisasi pajak daerah 34.108.800,00

5. Jumlah laporan hasil PAD

Terpenuhinya laporan hasil PAD

Penyusunan evaluasi pendapatan asli daerah 35.130.000,00 100% Penyusunan evaluasi pendapatan asli daerah 36.080.000,00

6. Jumlah laporan proyeksi PAD Terpenuhinya target proyeksi pendapatan asli daerah 100% Penyusunan proyeksi dan evaluasi 9.250.000,00 100% Penyusunan proyeksi dan evaluasi 9.250.000,00

(55)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 46

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

7. Jumlah penyebaran

wajib retribusi daerah

Presentase meningkatnya retribusi daerah 100% Penyebaran ketetapan retribusi daerah (SKRD) 10.043.000,00 100% Penyebaran ketetapan retribusi daerah (SKRD) 10.043.000,00 8... Jumlah terlaksananya pembinaan dan pengawasan pendapatan daerah Presentase meningkatnya pendapatan asli daerah 100% Pembinaan pengawasan pendapatan daerah 139.084.800,00 100% Pembinaan pengawasan pendapatan daerah 138.134.800,00 9. Jumlah tersusunnya

kajian pajak daerah

Tersusunnya kajian pajak daerah

100% Penyusunan kajian

tentang pajak daerah

90.000.000,00 100% Penyusunan kajian

tentang pajak daerah

10. Jumlah wajib retribusi yang di kelola

Presentase meningkatnya retribusi daerah

100% Kegiatan Intensifikasi dan ekstensifikasi non pajak daerah

2.729.636.800,00 100% Kegiatan Intensifikasi

dan ekstensifikasi non pajak daerah 2.576.576.200,00 11. Jumlah peningkatan pendapatan pajak daerah Presentase meningkatnya pendapatan asli 100% Kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah 634.888.000,00 100% Kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah 634.888.000,00

(56)

Lakip 2013 Dinas Pendapatan Kabupaten Jembrana 47

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

daerah

12. Jumlah tersusunnya

kajian tentang potensi pajak daerah Tersusunnya kajian tentang potensi pajak daerah 100% 100% Penyusunan kajian

tentang potensi pajak daerah

47.500.000,00

13. Jumlah tersusunnya

kajian tentang potensi retribusi daerah Tersusunnya kajian tentang potensi retribusi daerah 100% 100% Penyusunan kajian

tentang potensi pajak daerah

42.500.000,00

Jumlah Anggaran 4.365.749.800,00 Jumlah Anggaran 4.457.669.500,00

Negara, 09 September 2013

An. Bupati Jembrana Kepala Dinas Pendapatan

Sekretaris Daerah, Kabupaten Jembrana,

Gede Gunadnya, SH, MH Ir. I Made Yasa, M.Si

Pembina Utama Madya Pembina Tk.I

Referensi

Dokumen terkait

An effect ive inform at ion ar chit ect ure com es An effect ive inform at ion ar chit ect ure com es fr om under st anding business obj ect ives and fr om under st anding

Dengan melakukan penelitian terhadap struktur ekonomi potensi wilayah di Kota Tegal, maka akan diketahui pergeseran-pergeseran pada sektor-sektor ekonomi di Kota

Diharapkan para dosen penguji dapat memahami tugas atau capaian yang perlu dilakukan oleh tiap mahasiswa ketika mengerjakan tugas penulisan ilmiah yang diberikan oleh dosen

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengungkap pemaknaan khalayak terhadap tayangan iklan layanan SMS premium versi ramalan paranormal. Teori utama yang digunakan

Milestone ini menjelaskan apa yang harus dilakukan tiap orang dan capaian yang diharapkan, dan indikator dari capain tersebut. Sehingga pada tabel setiap oragn dijabarkan apa yang

Menyimak dari  kajian  literatur/media  dan  menyimpulkannya tentang  pengetahuan,  bahan, alat,  teknik, dan proses pembuatan  rekayasa alat 

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2011 mengumumkan Daftar Pendek pekerjaan Pengawasan Sistem Resi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang makna pariwisata syariah bagi pelaku wisata , potensi pariwisata syariah di Daerah Istimeya Yogyakarta dan Jawa Tengah,